Tourism

PROFIL BUPATI BENGKULU TENGAH

H. Ferry Ramli, SH., MH.
 
Beliau dilahirkan di Kota Bengkulu pada tanggal 28 Oktober 1964. Penganut Agama Islam yang taat, beristrikan Nyonya Elvita Meidianti dan berputera empat orang ini adalah tokoh masyarakat yang sangat gigih memperjuangkan kemajuan daerahnya.
 
Setelah 3 kali mengalami pergantian Carekater Bupati Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) akhirnya harus mendapatkan Bupati dan Wakil Bupati definitif periode 2012 - 2017 itu setelah dua pengusaha sekaligus politisi H. Ferry Ramli, SH.,MH dan Muhammad Sabri, S.Sos Selasa 17 April ditarik oleh bupati dan wakil bupati benteng oleh PLT gubernur Bengkulu
Haji Junaedi Alamsyah SMP dalam rapat paripurna istimewa DPRD benteng
Ferry Ramli adalah politisi Partai Golkar titik dia menjabat wakil ketua DPD Partai Golkar benteng sekaligus menjabat ketua DPRD benteng titik Ferry diangkat menjadi Bupati benteng menggantikan pejabat Bupati benteng Haji Nana sudjana snsg berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri nomor 131 17-219 tahun 2012 tentang pemberhentian pejabat pejabat Bupati benteng dan pengesahan pengangkatan Bupati benteng titik
beliau berjanji akan siap menjalankan amanah rakyat dan membangun benteng lebih maju melangkah bersama melaksanakan visi dan misi yang tertuang pada saat pencalonan Pilkada waktu lalu titik namun Beliau juga meminta petunjuk dan dukungan agar dapat melaksanakan tugas sesuai harapan masyarakat titik beliau akan menggali potensi yang belum tergali selama ini di benteng dan siap membenahinya

KABUPATEN BENGKULU TENGAH

Bnegkulu tengah 152x200

 

img hardware

 

Kondisi Geografis

Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (disingkat OKU Selatan) adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan hasil pemekaran dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berdasarkanUndang-Undang No.37 Tahun 2003 tanggal 18 Desember 2003 dan Kabupaten ini diresmikan pada 16 Januari 2004 di Muaradua, ibu kota Kabupaten OKU Selatan. Kabupaten ini memiliki Slogan/motto ”Serasan Seandanan” yang mempunyai makna : Serasan berarti se-iya se-kata, searah setujuan; sedangkan Seandanan berarti saling asih saling asuh. Secara harfiah “Serasan Seandanan” berarti masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dalam mencapai tujuan untuk mensukseskan pembangunan di berbagai bidang selalu didasari musyawarah dan dilaksanakan secara gotong royong.

Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan terletak di antara 103O22’ – 104O21’ Bujur Timur dan antara 04O14’ – 04O55’ Lintang Selatan. Luas wilayah 5.493,94 Km2 atau 549.394 Ha, dengan batas-batas wilayahnya meliputi: sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Ulu Ogan, Kecamatan Pengandonan, dan Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu; sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung; sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu dan Kecamatan Semendo Darat Ulu Kabupaten Muara Enim; dan sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Martapura Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung.

Wilayah Kabupaten OKU Selatan terdiri atas 19 kecamatan, yaitu Kecamatan Runjung Agung; Banding Agung; Buay Runjung; Buay Sandang Aji; Kisam Tinggi; Mekakau Ilir; Muaradua; Muaradua Kisam; Pulau Beringin; Simpang; Warkuk Ranau Selatan; Buana Pemaca; Tiga Dihaji; Sindang Danau; Buay Pematang Ribu Ranau Tengah; Sungai Are; Buay Rawan; dan Kisam Ilir.

Topografi

Klimatologi

Demografis

Penduduk Kabupaten ini terdiri dari bermacam-macam suku yang berbeda adat dan budayanya. Suku asli yang berada di Kabupaten ini adalah Suku Daya, Haji, Semendo, Ranau, Kisam, Ogan dan Komering. Sedangkan penduduk pendatang antara-lain dari Suku Jawa, Sunda, Bali, Minang, Batak dan sebagainya. Jumlah penduduk Kabupaten OKU Selatan mencapai 339.424 jiwa (2014) yang terdiri atas 178.285 laki-laki dan 161.139 perempuan (rasio 110,64), dengan kepadatan rata-rata 61,78 jiwa/Km2.

Laju pertumbuhan penduduk tercatat 1,41% per tahun, dengan 89.884 rumah-tangga. Penduduk Kabupaten ini sebagian besar (+ 363.908 orang atau 99,87%) adalah pemeluk Agama Islam dengan 418 masjid dan 195 surau/langgar/ musolah. Pemeluk agama Protestan tercatat 310 orang, Katholik sebanyak 215 orang dengan 11 gereja, Hindu tercatat 936 orang dengan 11 Pura dan Budha sebanyak 85 orang dengan 1 Wihara.

Ekonomi

 

Visi dan Misi

Strategi Dan Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Bidang Investasi Dan Penanaman Modal

Strategi dan Kebijakan

  1. Menawarkan dan menggandeng Pihak Swasta dalam Pengelolaan Ruang Kawasan Wisata Danau Ranau serta ikut Mempromosikan Karakteristik dan Identitas Kabupaten OKU Selatan dengan Sejuta Pesona Wisata yang dimiliki sebagai Daya Tarik yang Kompetitif bagi Wisatawan Domestik dan Mancanegara untuk mewujudkan Kabupaten OKU Selatan sebagai salah satu Tujuan Wisata Indonesia (Wisata Alam Pegunungan Seminung, Wisata Danau Ranau, Wisata Seni Budaya dan Wisata Kuliner serta Wisata Sejarah dan lain-lain) pada Dunia Internasional.
  2. Menjalin Kerjasama dengan Pihak Swasta dalam Penyediaan Sarana dan Prasarana dan Keindahan Kawasan Objek Wisata Kabupaten OKU Selatan.
  3. Mewujudkan dan membuka Peluang Iklim Investasi Industri Pariwisata yang Kondusif Khususnya pada ruang kawasan Danau Ranau sebagai Kawasan Pariwisata yang produktif dan berkelanjutaan.

Tujuan

  1. Dikenalnya Kabupaten OKU Selatan di tingkat Nasional dan Internasional.
  2. Peningkatan kerjasama antar Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dengan Pemerintah Pusat dan Propinsi, BUMN, BUMD serta Buyers atau Penanam modal dalam rangka pengembangan Pariwisata Daerah Kabupaten OKU Selatan.
  3. Peningkatan Kunjungan Wisatawan Domestik dan Wisatawan Mancanegara di Kabupaten OKU Selatan.
  4. Sebagai dasar dalam penyusunan Strategi Pengembangan Promosi dan Pemasaran Pariwisata Daerah untuk mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Selatan dalam Pembangunan Jangka Panjang dalam Pengelolaan Kawasan Objek Wisata dan Industri Pariwisata Indonesia.
  5. Terjaganya Kebersihan dan Keindahan Kawasan Objek Wisata secara maksimal.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan merupakan kontributor terbesar pada PDRB atas dasar Harga Berlaku (36,84%) disusul oleh Sektor Perdagangan Besar dan Eceran (17,35%), dan Sektor Konstruksi (16,38%). Sedangkan PDRB atas dasar Harga Konstan 2000, tercatat Sektor Pertanian (38,27%), Sektor Perdangan Besar dan Eceran (16,76%) dan Sektor Konstruksi (15,35%).

 

 

 

PROFIL BUPATI

Popo Ali Murtopo, B.Commerce

Beliau dilahirkan di Desa Saung Naga pada tanggal 10 Mei 1982 dari pernikahan bapak H. Rosali dan Ibu Hj. Jauleha. Penganut Agama Islam yang taat ini memulai pendidikan formalnya di Sekolah Dasar (SD) Jakarta, kemudian melanjutkannya ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muaradua. Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMAN No.3 ) Palembang, beliau melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi di DAEKIN UNIVERSITY, MELBORNE AUSTRALIA (Strata-1). Beliau menikah dengan Isyana Lonitasari, Amd., dan dikaruniai 1 putri dan 1 putra (Chloe Aisya Saka Ali. & M. Vito Alvaro Zali).

Karir yang dimiliki oleh beliau adalah sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (2009-2014).dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Karir yang melambung tersebut tidak terlepas dari pengalaman beliau dalam berorganisasi, yakni sebagai Ketua KNPI OKU Selatan, Ketua IMI OKU Selatan. Adapun partai yang mengusung beliau dalam PILKADA 2015, dan megantarkan beliau menjadi bupati OKU Selatan Periode 2016-2021 adalah: Partai Golkar, Partai Nasdem, PKB, Partai HANURA, Partai Demokrat, Gerindra dan PKPI.

Back to top
Go to bottom
iden
200045
TodayToday218
YesterdayYesterday1140
This_WeekThis_Week2613
This_MonthThis_Month23864
All_DaysAll_Days200045

Free Joomla! template by L.THEME