Kabupaten Soppeng
Kabupaten Soppeng

SAMBUTAN

KABUPATEN SOPPENG 

logo

 

SAMBUTAN

  1. Bupati
  2. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Soppeng

SAMBUTAN BUPATI SOPPENG

bupati

H.A. KASWADI RAZAK, SE.

Salam sejahtera bagi kita semua,

Pembangunan regional merupakan bagian penting dari pembangunan nasional, sehingga perlu dipacu pelaksanaannya guna mencapai tujuan pembangunan tersebut yaitu keadaan masyarakat yang lebih makmur dan sejahtera. Dalam mendukung suksesnya pelaksanaan pembangunan, salah satu instrumen yang dibutuhkan adalah terbukanya iklim investasi baik dari dalam maupun dari luar negeri dengan memanfaatkan data yang akurat, tepat waktu, berkesinambungan dan efektif, sehingga sasaran yang diharapkan dapat dicapai secara maksimal dan optimal.

Diharapkan penerbitan buku berjudul “Profil Investasi Kabupaten Soppeng Tahun 2018” ini mampu menarik minat para Investor dalam upaya mendukung program pembangunan di Kabupaten Soppeng sehingga wilayah ini menjadi semakin maju sejajar dengan wilayah-wilayah lainnya di Indonesia, sekaligus sebagai salah satu upaya dalam mensejahterakan rakyat Kabupaten Soppeng.

Terima kasih kepada semua pihak yang membantu mempublikasikan potensi dan peluang investasi di Kabupaten Soppeng ini. Harapan saya, semoga buku ini bermanfaat dan meningkatkan ketertarikan para pemilik modal untuk berinvestasi di Kabupaten Soppeng.

SAMBUTAN KEPALA DINAS PENANAMAN M DAL DAN
PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN SOPPENG

Kadis Penanaman Modal

Firman, SP, MM

Puji syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa, dengan ijinNya, akhirnya penyusunan Profil Investasi Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018 dapat kami selesaikan dengan baik..

Buku profil dan peluang investasi ini, memberi gambaran umum terhadap kondisi dan potensi wilayah Kabupaten Soppeng, baik dari sisi letak geografisnya maupun potensi alam yang membutuhkan penataan dan pengembangan ke depan, pada beberapa Sektor unggulan.

Peluang investasi masih terbuka lebar dengan prospek yang tidak mengecewakan. Pada Sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan/Kelautan dan Kehutanan masih memungkinkan untuk membuka investasi terutama dalam peningkatan produksi, pengolahan dan pemasarannya. Sektor Kepariwisataan dengan banyaknya lokasi tujuan wisata akan cukup menarik perhatian para Investor untuk turut serta berpartisipasi dalam pengembangan potensi wisata di Kabupaten ini. Demikian juga pada Sektor Pertambangan dengan potensi batubara-nya yang memiliki sumberdaya tereka sejumlah 2,65 juta ton.
Untuk menarik minat para investor, kami memberikan berbagai kemudahan dalam perijinan investasi.

Terima kasih kepada semua pihak dan seluruh staf Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Soppeng yang telah berpartisipasi dalam mewujudkan pelaksanaan penyusunan Buku Profil Investasi Kabupaten Soppeng Tahun 2018 ini. Terima kasih juga kami sampaikan atas kerjasama dengan Pusat Informasi Data Investasi Indonesia (PIDII) dalam menyusun, mnerbitkan dan mendistribusi buku ini. Semoga bermanfaat untuk semuanya !!

SAMBUTAN

 KONDISI UMUM

Geografi

  1. Letak Wilayah
    a. Letak Astronomis Kabupaten Soppeng terletak antara 4°06’-4°32’ Lintang Selatan dan 119°42’18”-120°06’13” Bujur Timur.
    b. Letak Administrasi Kabupaten Soppeng berbatasan dengan Kabupaten Sidenreng Rappang di sebelahUtara; Kabupaten Wajo dan Bone di sebelahTimur; Kabupaten Bone di sebelah Selatan; dan Kabupaten Barru di sebelah Barat.
    c. Letak Geomorfologis Letak Geomorfologis Kabupaten Soppeng terletak di depresiasi sungai Walennae, yang terdiri dari daratan dan perbukitan. Daratan Luasannya ± 700Km2 berada pada ketinggian rata-rata ± 60M
    di atas permukaan laut.
  2. Luas wilayah 
    Luas Wilayah Daratan seluas ± 700 Km dan Perbukitan seluas± 800 Km.

Iklim

Temperatur udara berada pada 27 – 32oC ; Angin berada pada kecepatan lemah sampai sedang; dan Curah Hujan rata-rata per tahun1.756 mm dengan 123 hari hujan.

Topografi

Topografi Jenis Tanah: Kabupaten ini memiliki jenis tanah: Litosol; Litosol Coklat Tua; Gromusol; Rensina; Ragusol; Hidromorph Kelabu Tua; dan Alluvial.

Administrasi Pemerintahan

Administrasi Pemerintahan Kabupaten/Kota:Kabupaten Soppeng terdiri dari 8 Kecamatan yang terbagi ke dalam 21 Kelurahan dan 49 Desa.

Demografi

Jumlah Penduduk Kabupaten ini pada tahun 2017 tercatat 226.466 orang yang terdiri dari:119.872 perempuan dan 106.594 laki-laki (rasio:89).

Indikator Ekonomi

  1. Struktur ekonomi dalam PDRB
    Struktur perekonomian Kabupaten Soppeng masih didominasi oleh Sektor Pertanian yang memperlihatkan kecenderungan semakin meningkat. Pada tahun 2017, peranan Sektor Pertanian sebesar 30,60%, meningkat dibandingkan pada tahun 2015 (28,47%) dan 2016 (30,20%). Sektor lain yang juga memegang peranan cukup besar adalah Sektor Industri Pengolahan dengan peranan pada tahun 2017 sebesar 10,47%, Sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor dengan peranan sebesar 12,63% pada tahun 2017. Demikian juga Sektor Konstruksi memberikan konstribusi sekitar 12,59% terhadap total PDRB Kabupaten Soppeng.

    Tabel 1.1  Distribusi Presentase PDRB  Kabupaten Soppeng Seri 2010 Menurut Lapangan Usaha di Kabupaten, 2017

    Lapangan Usaha

    2015

    2016

    2017

    1.      Pertanian, Kehutanan dan Perikanan

    28,47

    30,20

    30,60

    2.      Pertambangan dan Penggalian

    4,20

    4,57

    4,29

    3.      Industri pengolahan

    10,67

    10,37

    10,47

    4.      Pengadaan Listrik dan Gas

    0,08

    0,08

    0,08

    5.      Pengadaan Air,Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang

    0,05

    0,04

    0,05

    6.      Konstruksi

    12,94

    12,12

    12,59

    7.      Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor

    12,64

    12,55

    12,63

    8.      Transportasi dan Pergudangan

    3,22

    3,35

    3,06

    9.      Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum

    1,52

    1,43

    1,43

    10.  Informasi dan Komunikasi

    2,72

    2,75

    2,93

    11.  Jasa Keuangan dan Asuransi

    3,44

    3,49

    3,30

    12.  Real Estate

    5,63

    5,60

    5,50

    13.  Jasa Perusahaan

    5,63

    0,20

    0,20

    14.  Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib

    7,36

    6,57

    6,27

    15.  Jasa Pendidikan

    4,52

    4,34

    4,24

    16.  Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial

    1,63

    1,62

    1,63

    17.  Jasa Lainnya

    0,71

    0,71

    0,72

    PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO

    PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TANPA MIGAS

    100

    100

    100

    100

     

  2. Pertumbuhan Ekonomi  (harga konstan ) 3 tahun terakhir

    Selama tahun 2015 perekonomian Kabupaten Soppeng mengalami pertumbuhan sebesar 5,10%, diikuti tahun 2016 dengan pertumbuhan 8,20%. Selanjutnya pada Tahun 2017 mengalami pertumbuhan ekonomi sedikit lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 8,34%. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh terjadinya peningkatan produksi beberapa komoditas palawija. Sebagaimana diketahui, Sektor Pertanian adalah pembentuk utama PDRB Kabupaten Soppeng (Tabel 1.1 ).

  3. No

    Tahun

    PDRB ( juta Rp )

    Atas Dasar Harga Berlaku

    Atas Dasar Harga Konstan

    1

    2

    3

    4

    5

    2013

    2014

    2015

    2016

    2017

    5.401.349.4

    6.172.928.6

    6.828.423,2

    7.935.787,2

    8.947.107,05

    -

    -

    5.131.819,10

    5.554.053,77

    6.012.107,71

     

     RATA-RATA

       
  4.  Nilai PDRB persektor ( harga konstan harga berlaku) 3 tahun terkhir PDRB KAB.SOPPENG TAHUN 2013-2017
    Tabel 1.2 PDRB atas harga berlaku menurut lapangan usaha Kabupaten Soppeng Tahun 2013-2017

    Lapangan Usaha

    2013

    2014

    2015

    2016

    2017

     (1)

    (2)

    (3)

    (4)

    (5)

    (6)

    1.       Pertanian, Kehutanan dan Perikanan

    1.624.249,9

    1.672,433,1

    1.943.945,6

    2.396.900,5

    2.737.431,56

    2.         Pertambangan dan penggalian

    186.531,2

    241.563,2

    286.945,4

    362,460,5

    384.274,79

    3.         Industri Pengolahan

    512.316,0

    5.490,3

    728.525,0

    822.460,5

    936.725,33

    4.         Pengadaan Listrik dan Gas

    5.120,2

    3.184,6

    5.569,6

    6.096,4

    7.449,31

    5.         Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Uang

    3.085,3

    797.349,6

    3.233,6

    3.553,3

    4.050,12

    6.         Bangunan (konstruksi)

    721.711,5

    756.952,1

    883.337,5

    961.744,9

    1.126.405,11

    7.         Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor

    702.571,1

    182.400,5

    862.811,3

    9955.641,1

    1.130.293,69

    8.         Transportasi dan Pergudangan

    145.015,4

    95.310,2

    236.863,9

    266.121,4

    273.810,84

    9.         Penyediaan Akomodasi dan Makan minum

    82.604,3

    177.822,1

    103.983,5

    113.746,1

    128.335,83

    10.     Informasi dan Komunikasi

    175.946,0

    212.162,1

    185.991,4

    218.035,4

    261.882,19

    11.     Jasa Keuangan dan Asuransi

    186.326,2

    335.697,0

    234.857,6

    277.034,0

    295.267,61

    12.     Real Estate

    283.950,3

    12.046,5

    384.530,3

    444.364,4

    491.969,06

    13.     Jasa Perusahaan

    11.012,6

    433.626,6

    13.540,7

    15.896,0

    17.835,64

    14.     Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib

    386.273,3

    278.642,9

    500.564,6

    521.439,5

    561.179,30

    15.     Jasa Pendidikan

    251.835,5

    99.776,4

    308.564,4

    344.555,7

    379.408,45

    16.     Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial

    86.967,6

    41.305,9

    111.467,5

    128.931,5

    145.963,14

    17.     Jasa Lainnya

    35.772,9

    41.305,9

    48.440,2

    56.708,3

    64.825,10

    PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
    PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TAMPA MIGAS

    5.401.349,4

    6.172.928,6

    6.843.172,4

     

    7.935.787,2

    8.947.107,05

Kondisi Infrastruktur

  1. Sarana perhubungan Darat
    Jaringan jalan yang ada di Kabupaten Soppeng (2017) terdiri dari jalan daerah sepanjang 898.881 km serta jalan provinsi sepanjang 159,20 Km yang menghubungkan sentra-sentra produksi dan daerah pemasaran yang tersebar pada delapan Kecamatan. Seluruh panjang jalan tersebut sekitar 55,47% dalam kondisi sudah beraspal.
  2. Listrik
    Di Kabupaten Soppeng (2017), daya tersambung mencapai 34.456,15 KVA untuk sejumlah 29.248 pelanggan (Ranting Soppeng) dengan nilai terjual Rp. 48.288.743.402.
  3. Air Bersih
    Untuk memenuhi kebutuhan air di Kabupaten Soppeng, disuplai oleh PDAM dengan kapasitas 265 ltr/detik, dengan jumlah Produksi sekitar 1,37 juta m3. Sedangkan kapasitas terpasang sebanyak 7,439 pelanggan.
  4. Komunikasi
    Kondisi komunikasi di Soppeng telah dilayani sentral telepon otomatik sebanyak 3.008 Sambungan Induk dengan jumlah 1.185 pelanggan yang dapat menjangkau 4 kecamatan sedangkan pelayanan telpon seluler dapat diakses pada 8 Kecamatan, dengan 80 menara Base Transceiver Station (BTS). Sedabgkan jumlah Kantor Pos tercatat 4 Kantor Pos Cabang dengan 8 Kantor Pos Pembantu.

Kondisi Ketenaga Kerjaan

Jumlah Angkatan Kerja pada tahun 2017 adalah 105.086 orang terdiri dari 102.239 orang yang bekerja dan 2.847 pengangguran terbuka. Tingkat pendidikan pencari kerja menurut pendidikan yang ditamatkan adalah sebagai berikut:

Pendidikan

Tahun 2017

Pria

Wanita

Jumlah

SD

0

0

0

SMP

5

0

5

SMA

190

66

256

Diploma I - II

1

0

1

Diploma III

10

72

82

Diploma IV /S 1

119

135

254

S2 – S3

3

5

8

a. Angkatan kerja per Sektor Usaha Tahun 2017

Lapangan Usaha

Jumlah Tenaga Kerja

Industri Pengolahan

6.409

Bangunan dan konstruksi

-

Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel

18.677

Angkutan, Perhubungan dan Komonikasi

-

Jasa-jasa Kemasyarakatan Sosial dan hiburan

18.558

Pertanian

47.015

Lainnya

11.580

 

b. Tingkat upah minimum : Sampai saat ini Kab.Soppeng belum memiliki standar Upah Minimun Regional, hal ini disebabkan belum adanya Assosiasi Tenaga Kerja sebagai salah satu pihak yang berkepentingan dalam penentuan besaran upah minimun regional.

 

SAMBUTAN

 POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

 

Sektor Pertanian 2017

NO

Jenis
Komoditi

Sentra
produksi

Produksi (Ton/tahun)

Luas Tanam

Peluang
Investasi

Keterangan
produktifitas

1

Padi Sawah

Marioriwawo
Lalabata
Liliriaja
Ganra
Citta
Lilirilau
Donri-Donri
Marioriawa

 

30.955  (ton)
39.332  (ton)
47.924  (ton)
41,565  (ton)
  3.382  (ton)
17.912  (ton)
46.952  (ton)
81.804  (ton)

Total 309.816

 

4.798  (ha)
6.906   (ha)
8.811   (ha)
5.903   (ha)
   906   (ha)
3.113   (ha)
6.711   (ha)
10.792 (ha)

Total 48.002

Perdagangan dan Pengolahan

 

2

Kacang Hijau

Citta
Donri-Donri
Marioriawa

 

    10  (ton)
      6  (ton)
   38 (ton)

Total  54 ton

 

     5  (ha)
   3,5  (ha)
   23  (ha)

Total 31,5

Perdagangan

 

3

Jagung

Lilirilau
Marioriwawo
Lalabata
Liliriaja
Ganra
Donri-Donri
Citta
Marioriawa

 

26.451 (ton)
10.023 (ton)
 7.005 (ton)
15.202 (ton)
  5.094 (ton)
  4.315 (ton)
  3.409 (ton)
13.269 (ton)

Total  84.759

 

3.198 (ha)
1.689 (ha)
 1.691 (ha)
 2.917 (ha)
     861 (ha)
 1.124  (ha)
 1.096 (ha)
 2.919 (ha)

Total 15.496

Perdagangan & Pengolahan Industri pakan Ternak

 

4

Ubi Kayu

Marioriawa
Liliriaja
Ganra

 

  28 (ton)
339 (ton)
  98 (ton)

Total 465 ton

 

  2 (ha)
16 (ha)
  7 (ha)

Total 25 ha

Perdagangan & Pengolahan Perdagangan

 

5

Kacang Tanah

Marioriwawo
Lalabata
Donri-Donri
Marioriawa

 

  - (ton)
33 (ton)
91 (ton)
21 (ton)

Total 145 ton

 

    4 (ha)
16,5 (ha)
  3,5 (ha)
   10 (ha)

Total  34 ha

Perdagangan

 

6

Kedelai

Marioriawa

 

1.319  (ton)

    Total  1.319

 

436 (ha)

Total  436

Perdagangan Budi Daya Pengolahan

 

10

Cabe Rawit

Lalabata
Liliriaja
Ganra
Citta
Donri-Donri
Marioriawa

 

    4,6 (ton)
  40,2 (ton)
    7,1 (ton)
  67,5 (ton)
    0,2 (ton)
    2,1 (ton)

    Total  121,7

 

  2 (ha)
19 (ha)
  5 (ha)
  7 (ha)
  2 (ha)
     -

Total 35 ha

Pengolahan dan perdagangan

 

11

Cabe Merah Besar

Lalabata
Liliriaja
Ganra
Lilirilau
Donri-Donri
Marioriawa

 

21,2 (ton)
  26,6 (ton)
   8,7 (ton)
   4,6 (ton)
   3,7 (ton)
 13,5 (ton)

    Total  78,3

 

  3 (ha)
15 (ha)
  5 (ha)
  2 (ha)
  6 (ha)
  2 (ha)

Total 33 ha

Pengolahan dan perdagangan

 

12

Bawang Merah

Marioriwawo
Lilirilau
Donri-Donri
Marioriawa

 

49,5 (ton)
  6,5 (ton)
  6,0 (ton)
48,5 (ton)

Total  110,5

 

7 (ha)
  1 (ha)
  2 (ha)
  9 (ha)

Total  19

Pengolahan dan perdagangan

 

Sektor Perkebunan

NO

JENIS KOMODITI

SENTRA PRODUKSI

PRODUKSI (Ton/Tahun)

LUAS LAHAN

PELUANG INVESTASI

KETERANGAN

1

Kakao

8 Kecamatan

12.361,32

18.719,77

Pengolahan dan perdagangan

 

2

Kemiri

8 Kecamatan

1 .242,24

2.871,00

Pengolahan dan perdagangan

 

3

Jambu Mente

7  Kecamatan

221,1

4 072,00

Pengolahan dan perdagangan

 

4

Aren

7 kecamatan

153,96

195,00

Pengolahan dan perdagangan

 

5

Kelapa Dalam

 8 Kecamatan

2.933,22

4.080

Pengolahan dan perdagangan

 

6

Kelapa Hibrida

8  Kecamatan

73,90

333

Pengolahan dan perdagangan

 

7

Cengkeh

7 kecamatan

--

408,80

Pengolahan dan perdagangan

 

8

Lada

8 kecamatan

3,92

109,72

   

9

Kopi Robusta

8 Kecamatan

65,88

329,13

Pengolahan dan perdagangan

 

Sektor Perikanan

 

NO

JENIS KOMODITI

SENTRA PRODUKSI

PRODUKSI (Ton/Tahun)

LUAS LAHAN

PELUANG INVESTASI

KETERANGAN

1

Nila

8 Kecamatan

1.935,84

 

Pengolahan

 

2

Rebon

Marioriawa
Donri-Donri

50,71

 

Pengolahan

 

3

Tawes

7 Kecamatan

1.269,32

 

Pengolahan

 

4

Gabus

Ganra,
Donri-Donri, Marioriawa

89,60

 

Pengolahan

 

5

Sepat Siam

7 Kecamatan

930,71

 

Pengolahan

 

6

Mas

8 Kecamatan

252,84

 

Pengolahan

 

7

Betok

7 Kecamatan

287,7

 

Pengolahan

 

8

Bungo

Donri-Donri Mariorawa

186,6

 

-

 

9

Nilem

7 Kecamatan

290,80

 

-

 

10

Bawal Tawar

Lalabata
Citta

7,34

 

-

 

11

Lele

8 Kecamatan

79,79

 

Pengolahan

 

Sektor Peternakan

NO

JENIS KOMODITI

SENTRA PRODUKSI

POPULASI

LUAS LAHAN

PELUANG INVESTASI

KETERANGAN

1

Sapi

Semua Kecamatan

49.120 (Ekor)

-

Pengolahan dan Perdagangan

 

2

Kerbau

Donri-Donri

Marioriawa

69 ( Ekor)

-

Pengolahan dan Perdagangan

 

3

Kambing

Semua Kecamatan

27.870 (Ekor)

-

Pengolahan dan Perdagangan

 

4

Kuda

Semua Kecamatan

4.019 (Ekor)

-

Pengolahan dan Perdagangan

 

5

Domba

-

 

-

-

 

6

Babi

-

 

-

-

 

7

Ayam Buras

Semua Kecamatan

1.385.461 (Ekor)

-

Pengolahan dan Perdagangan

 

8

Ayam Pedaging

7 Kecamatan

79.342 (Ekor)

-

Pengolahan dan Perdagangan

 

9

Itik

Semua Kecamatan

133.244 (Ekor)

-

Pengolahan dan Perdagangan

 

10

Ayam Petelur

7 Kecamatan

560.959 (Ekor)

-

Pengolahan dan Perdagangan

 

Sektor Kehutanan

NO

JENIS KAYU

Produksi (batang)

Produksi (m3)

LUAS LAHAN

PELUANG INVESTASI

KETERANGAN

1

Kayu Rimba Campuran

352

3.977

 

Budidaya, Industri Pengolahan

 

2

Kayu Jati

6.038

3.019

 

Budidaya, Industri Pengolahan

 

Sektor Perindustrian dan Perdagangan

  • Industri
    - Industri Pemintalan Benang Sutera sebanyak 101 unit usaha dengan kapasitas produksi 7.572 Kg per tahun
    - Industri Pertenunan Kain Sutera ( ATBM ) sebanyak 2 unit usaha dengan kapasitas produksi 2.106 meter per tahun
    - Gula Merah sebanyak 276 Unit usaha dengan kapasitas produksi 572.252 kg per tahun;
    - Jumlah Perusahaan: 12 unit; Tenaga Kerja: 37 orang; Nilai Investasi: Rp. 2.400.771.000.000; dan Nilai Produksi: Rp. 2.549.700.000.000.

  • Perdagangan
    Pada Sektor Perdagangan terdapat peluang yang cukup besar pada Sektor Pertanian terutama perdagangan hasil-hasil pertanian dan sub-sektor pertanian a.l.: Beras, kakao , cengkeh, kemiri dll. Begitupun pada perdagangan hasil industri olahan hasil pertanian, perkebunan dan kehutanan a.l.: Hasil olahan kayu jati (Meuble), Gula Aren dan hasil tenunan kain sutera. Sedangkan sarana Perdagangan pada tahun 2017 tercatat: 7 Pasar Umum; 11 Pasar Desa; 102 toko; 533 kios; 281 warung; 159 rumah makan dan 1 Pusat Pertokoan. 

Sektor Pariwisata

NO

Lokasi

Jenis
Wisata

Jumlah Pengunjung/ Tahun

Peluang Investasi

Instansi Pengelola

1

LEJJA
(permandian Air Panas)

Wisata Alam

 

Pengembangan Wisata alam, perhotelan
Resto, biro perjalanan

Dinas Pariwisata

2

Lalabata
(Permandian Alam Ompo)

Wisata Tirta

 

Resto, penginapan/ Hotel

Dinas Pariwisata

3

Citta (permandian alam citta)

Wisata Alam

 

Pengembangan wisata alam , Biro Perjalanan

LKMD

4

Marioriawa (Rumah Adat Sao Mario)

Wisata Budaya

 

Biro Perjalanan

Swasta

5

Lompoe (Makam Jera Lompoe)

Wisata Budaya

 

Biro Perjalanan

Suaka

6

Lalabata Kel.Botto (Villa Yuliana)

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

Dinas Pariwisata

7

Lalabata Kel.Ompo (Situs Megalitik Lawo)

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

Suaka

8

Lalabata Kel.Bila (Situs Megalitik Sewo)

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

Suaka

9

Lilirilau Kel. Ujung (Museum Situs Calio)

Wisata sejarah

 

Biro Perjalanan

Suaka

10

Marioriwawo Ds.bulue ( Makam Datu Mario)

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

Suaka

11

Marioriwawo Ds. Watu-tua (Kalokkoe Watu)

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

Suaka

12

Kalong

Satwa

 

Biro Perjalanan

Suaka

12

Panorama Alam Danau Tempe

Wisata Alam

 

Biro Perjalanan

 

13

Goa Codong Citta

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

 

14

Kawasan Wisata Lereng Hijau Bulu Dua

Wisata Alam

 

Biro Perjalanan

 

15

Kompleks Istana Datu

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

 

16

Sutra Alam

Agrowisata

 

Biro Perjalanan

 

17

Petta Langkanae

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

 

18

Situs Tinco

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

 

19

AppejengE (Sumber Air Garam

Cagar Budaya

 

Biro Perjalanan

 

20

Makam Syekh Abd.Majid

Wisata Agama

 

Biro Perjalanan

 

21

Makam Petta Bulu Matanre

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

 

22

Makam Petta KarameE Sering

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

 

23

Makam Petta BalubuE

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

 

24

Makam Petta Jangko

Wisata Sejarah

 

Biro Perjalanan

 

Sektor Pertambangan dan Energi

1

Potensi sumber daya alam Kabupten Soppeng berdasarkan hasil identifikasi terdapat singkapan Batubara dijumpai di Desa Gattareng Toa Keamatan Marioriwawo pada koordinat 119o50’7.56” BT dan 4o31’23.69” LS dengan ketinggian 329 meter di atas permukaan laut. Berdasarkankan luas dan penyebarannya perhitungan yang sifatnya sumberdaya tereka sekitar 2,65 juta ton.

Produk Unggulan

Jenis/Nama Komoditas/Potensi Daerah

Potensi (Jumlah Produksi, Jumlah Populasi, Luas Lahan,dll)

Peluang Investasi Yang Ditawarkan

Lokasi (Letak titik koordinat, status  lahan/tanah)

Infrastruktur yang Tersedia di Sekitar Lokasi

Padi

Produksi     :        309.816 ton
Luas Lahan :       48.001,5 ha

Penggilingan Padi Modern

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Kakao

Produksi :     12.361,32 ton
Luas Lahan :       329,13 ha

Industri Pengolahan biji Kakao

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Kedelai

Produksi     :        1.319 ton
Luas Lahan :         436 ha

Perdagangan dan Industri Pengolahan

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Jagung

Produksi     :        84.759 ton
Luas Lahan :       15.495,8 ha

Pembuatan Pakan Ternak

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Bawang Merah

Produksi     :        115 ton
Luas Lahan :         19 ha

Perdagangan dan Industri Pengolahan

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Cabe Rawit

Produksi     :        121,7 ton
Luas Lahan :       33 ha

Perdagangan dan Industri Pengolahan

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Cabe Merah Besar

Produksi     :        78,3 ton
Luas Lahan :       31 ha

Perdagangan dan Industri Pengolahan

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Produksi Telur  Ayam Buras

Produksi     :   3.558,585 ton
Populasi     :  1.385.461 ekor

Perdagangan dan Industri Pengolahan

8 Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Produksi Telur  Ayam ras

Produksi     :  447,883 ton
Populasi     :  560.959 ekor

Perdagangan dan Industri Pengolahan

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Produksi Daging Ayam Ras

Produksi     :  31.736,8 ton
Populasi      :  79.342 ekor

Perdagangan dan Industri Pengolahan

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Produksi Telur Itik

Produksi     :  750,862 ton
Populasi     :  133.244 ekor

Perdagangan dan Pengolahan

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Produksi Daging Sapi

Produksi    :  950,712 ton

Populasi     :  49.120 ekor

Perdagangan dan Pengolahan

8  Kecamatan

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Obyek Wisata Lejja

Potensi       : Wisata Alam
Luas Lahan :  1.265 ha

Biro Perjalanan

Marioriawa

Jalanan dan Listrik

Obyek Wisata Citta

Potensi       : Wisata Alam
Luas Lahan :  11.080 m2

Biro Perjalanan

Citta

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Obyek Wisata Ompo

Potensi       : Wisata Tirta
Luas Lahan : 149.482 m2

Biro Perjalanan, Cafe dan Hotel

Watansoppeng

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Villa Yuliana

Potensi       : Wisata Sejarah
Luas Lahan : 5.832 m2

Biro Perjalanan

Watansoppeng

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Rumah Adat Sao Mario

Potensi       : Wisata Budaya

Biro Perjalanan

Marioriawa

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Gula Merah/Aren

Produksi    :     572.252 kg
Unit Usaha :     276 Unit

Rumah Produksi dan pemasaran

7 Kecamatan

Jalanan, telekomunikasi

Benang Sutera

Produksi     :     7.572  kg
Unit Usaha :     101 Unit

Mesin pemintalan dan pemasaran

Kec.Donri-Donri

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Kain Sutera

Produksi     :    2.106 Meter
Unit Usaha :    2 Unit

Mesin tenun dan pemasaran

Kec.Donri-Donri dan Kec.Lalabata

Jalanan, Listrik dan telekomunikasi

Back to top
Go to bottom
iden
200045
TodayToday218
YesterdayYesterday1140
This_WeekThis_Week2613
This_MonthThis_Month23864
All_DaysAll_Days200045

Free Joomla! template by L.THEME