Kab Nias Selatan
Kab Nias Selatan

KABUPATEN NIAS SELATAN

lambang nias selatan

  1. Profil Bupati
  2. Kadis DPMPTSP Kab Nias Selatan

bupati nias selatanBUPATI NIAS SELATAN
Dr. Hilarius Duha, S.H., M.H

Beliau dilahirkan di Teluk Dalam, Nias Selatan, 21 Oktober 1962, adalah mantan Kasubdit Cyber Crime POLDA Metro Jaya dan juga mengabdi sebagai dosen hukum pidana di beberapa universitas di Jakarta. Ia memiliki istri Yustina Repi, dan empat orang anak (Sheline Maria Balaki Duha, Regina Tiara Duha, Yasinta Claudia Duha, dan Antonius Baluseda Duha), serta tiga orang cucu.

Pendidikan dasar diselesaikan di SD BNKP (tamat tahun 1974) di Teluk Dalam; SMP BNKP (tamat tahun 1977 di Teluk Dalam; SMAN 3 (tamat tahun 1980/1981) di Jambi. Sedangkan pendidikan tinggi ditempuh beliau di Universitas Kristen Indonesia (UKI), tamat S-1 tahun 2006; Universitas Padjadjaran Bandung (Unpad) tamat S-2 tahun 2008; dan Universitas Padjadjaran Bandung (Unpad) tamat S-3 tahun 2012. Sebagai seorang petugas POLRI, beliau menempuh pendidikan profesi di Sekolah Bintara Polri (SECABA) angkatan 1981/1982 dan Sekolah Perwira Polri (SECAPA) angkatan 1995/1996.

Beliau pernah bertugas sebagai Anggota Reserse Polres Metro Jakarta Pusat (1982-1995); Kanit Reserse di Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat (1996-2006); Waka Polsek Metro Sawah Besar Jakarta Pusat (2006-2007); Kaset Ops Polres Metro Jakarta Pusat (2007-2009); Kanit Cyber Crime Direktorat Kriminal khusus Polda Metro Jaya (2010-2012); Kepala Bagian Pengawas Penyidik Polda Metro (2012- 2014); Kasubdit Cyber Crime Polda Metro Jaya (2014-2015); Dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia - Jakarta (2007-2015); Dosen Fakultas Hukum Universitas Sahid - Jakarta (2010-2015); Dosen Pasca Sarjana Magister Hukum Universitas MPu Tantular - Jakarta (2013-2015); dan Bupati Nias Selatan (2016-2021).

kadis dpmptsp nias SelatanKEPALA DINAS DPMPTSP KABUPATEN NIAS SELATAN
Sisofonada Duha, S.Pd., MM.

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karuniaNya sehingga kita dapat menerbitkan buku informasi mengenai potensi peluang investasi dan perkembangan peluang investasi di Kabupaten Nias Selatan.

Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada PT. Qayris Cipta Kreasindo yang telah berinisiatif untuk kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dalam menerbitkan buku ini, selanjutnya kami juga sampaikan kepada semua pihak yang ikut berperan serta dan telah memberikan sumbang pikiran tenaga maupun materi demi kelancaran penyusunan buku ini serta demi perkembangan dan kemajuan Kabupaten Nias Selatan dalam hal penyebaran informasi tentang potensi peluang investasi dan perkembangan pembangunan di Kabupaten Nias Selatan.

Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, semoga dengan terbitnya buku ini dapat menjadikan kemajuan bagi pembangunan dan kemajuan investasi di kabupaten Nias Selatan.

Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Nias Selatan,
SISOFONADA DUHA, S.Pd., MM.

 

 

VISI DAN MISI

Visi :

MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG MAJU, SEHAT, DAN CERDAS, DENGAN KEPEMIMPINAN YANG MELAYANI, JUJUR DAN SEDERHANA

Misi :

1. Membangun kultur pemerintahan yang bersih, mandiri transparan dan berorientasi pada pelayanan;
2. Pemerataan pembangunan dengan skala prioritas yang berbasis desa;
3. Menyediakan sistem pelayanan kesehatan yang mudah dan berkualitas sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 36 tahun 2009 (Gratis);
4. Menyediakan pendidikan yang berkualitas sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2011 dan UU No. 20 Tahun 2003 (Gratis);
5. Memperkuat sektor pertanian menuju kemandirian pangan;
6. Mengembangkan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendatangkan Investor;
7. Mengembangkan potensi pariwisata yang berbasis pada sumber daya alam dan kebudayaan;
8. Membangun generasi muda yang berkarakter, berbudaya dan beriman; dan
9. Memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

 

GAMBARAN UMUM DAERAH

  1. Letak, Luas dan Batas Wilayah
  2. Topografi dan Iklim
  3. Kependudukan
  4. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Letak, Luas dan Batas Wilayah

Kabupaten Nias Selatan yang beribukota di Teluk Dalam merupakan kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Nias, berdasarkan Undang-Undang No. 9 Tahun 2003, status otonom diperoleh pada 25 Februari 2003. Sebagian besar Pulau Nias dengan beberapa pulau kecil di sekitarnya masuk ke dalam Kabupaten Nias, sedangkan sebagian kecil pulau Nias di bagian Selatan beserta pulau-pulau di sekitarnya masuk ke dalam wilayah Kabupaten Nias Selatan. Kabupaten ini berada di sebelah Barat Pulau Sumatera jaraknya ± 92 mil laut dari Kota Sibolga atau Kabupaten Tapanuli Tengah menuju Teluk Dalam. Kabupaten Nias Selatan berada di sebelah Selatan Kabupaten Nias yang berjarak ± 120 km dari Gunungsitoli ke Teluk Dalam (ibukota Kabupaten Nias Selatan). Letak pulau-pulau di wilayah Kabupaten Nias Selatan memanjang sejajar Pulau Sumatera. Panjang pulau-pulau itu kurang lebih 60 kilometer dan lebar 40 kilometer. Kondisi ini di satu sisi berdampak pada iklim serta potensi ekonomi kabupaten dan di sisi lain menjadikan wilayah tersebut mengalami aksesibilitas rendah dari pusat pertumbuhan Provinsi. Kabupaten Nias Selatan secara geografis berada pada posisi
104’5’ LU - 0033’25” LS dan 97025’59” - 98048’29” BT dengan ketinggian 0 – 800 m di atas permukaan laut. Daerah ini di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Nias dan Nias Barat, sebelah Selatan dengan Samudera Indonesia dan Pulau-Pulau Mentawai Provinsi Sumatera Barat, sebelah Timur dengan Samudera Indonesia, Kabupaten Mandailing Natal dan Pulau-Pulau Mursala Kabupaten Tapanuli Tengah, dan sebelah Barat berbatasan dengan Samudera Indonesia. Luas wilayah kabupaten ini mencapai 2.452,100 km2 (daratan) dan luas lautan/ perairan mencapai 4.450,405 km2. Kabupaten ini terdiri dari 104 buah pulau dan yang dihuni 21 pulau. Dari seluruh gugusan pulau itu, ada empat pulau besar, yakni Pulau Tanah Bala (39,67 km2), Pulau Tanah Masa (32,16 km2), Pulau Tello (18 km2), dan Pulau Pini (24,36 km2). Berdasarkan wilayah administratif, daerah ini terdiri dari 35 kecamatan, yakni Kecamatan Amandraya, Aramõ, Boronadu, Fanayama, Luahagundre Manimolo, Gomo, Huruna, Hibala,
Hilimegai, Hilisalawa’Ahe, Lahusa, Mazinõ, Lõlõmatua, Lõlõwa’u, Maniamõlõ, Mazõ, O’o’u, Onohazumba, Pulau-pulau Batu, Pulau-pulau Batu Timur, Pulau-pulau Batu Barat, Pulau-pulau Batu Utara, Sidua Ori, Simuk, Somambawa, Susua, Tanah Masa, Teluk Dalam, Toma, Umbunasi, Ulunoyo dan Ulususua. Dari 35 Kecamatan tersebut terbagi dalam 2 Kelurahan dan 459 desa.

Topografi Dan Iklim

Kondisi alamnya/topografi berbukit-bukit sempit dan terjal serta pegunungan, tingginya di atas permukaan laut bervariasi antara 0-800 m, terdiri dari dataran rendah sampai bergelombang mencapai 20 %, dari tanah bergelombang sampai berbukit-bukit 28,8 % dan dari berbukit sampai pegunungan 51,2 % dari keseluruhan luas daratan. Kondisi topografi demikian menyulitkan pembuatan jalan-jalan lurus dan lebar. Oleh karena itu, kota-kota utama terletak di tepi pantai. Kabupaten Nias Selatan memiliki sekitar 51 sungai berukuran kecil sampai besar.

Kabupaten Nias Selatan terletak di daerah khatulistiwa dan mempunyai curah hujan yang tinggi. Curah hujan antara 88,60 dan 458,20 mm3 pada tahun 2016 dengan hari hujan antara 13 dan
29 hari. Akibat banyaknya curah hujan maka kondisi alamnya sangat lembab dan basah. Musim kemarau dan hujan silih berganti dalam setahun. Keadaan iklim dipengaruhi oleh Samudera Hindia. Pada tahun 2016, suhu udara berkisar antara 25,7°-26,4°C dengan rata-rata prosentase kelembaban udara berkisar antara 62% - 100% dan kecepatan rata-rata angin berkisar antara 2
– 5,8 knot dengan tekanan udara antara 1009,2 – 1010,6 mb dan penyinaran matahari antara 28% - 79%. Curah hujan tinggi dan relatif turun hujan sepanjang tahun dan sering kali dibarengi dengan badai besar. Musim badai laut biasanya berkisar antara bulan September sampai November, tetapi kadang terjadi badai pada bulan Agustus, jadi cuaca bisa berubah secara mendadak.

Kependudukan

Jumlah  total  Penduduk  Kabupaten  Nias  Selatan  pada  tahun  2016  adalah  311.319  jiwa (Sumber: Kabupaten Nias Selatan Dalam Angka 2017, BPS Kabupaten Nias Selatan, 2017) dalam 64.864 keluarga dengan komposisi 154.519 laki-laki dan 156.800 wanita (rasio: 99) dengan pertumbuhan penduduk 0,98% dan kepadatan mencapai 125,13 orang/km2. Angkatan Kerja (2015) tercatat berjumlah 148.459 orang (147.863 orang bekerja dan 596 orang pengangguran) dan bukan Angkatan Kerja berjumlah 39.748 orang (22.420 orang bersekolah;

12.019 orang mengurus rumah-tangga; dan 5.309 orang dengan kegiatan lainnya). Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja: 99,6 dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): 0,4 serta Indeks Pembangunan Manusia: 59,14.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

PDRB Kabupaten Nias Selatan Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) pada tahun 2016 sebesar Rp. 4.742,91 milyar. Sektor Pertanian masih sebagai kontributor utama dengan peranan mencapai 46,70%. Selanjutnya diikuti oleh Sektor Konstruksi sebesar 13,34% dan Sektor Administrasi Pemerintahan Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 10,00%. Sementara sektor-sektor lain hanya memberikan total kontribusi sebesar 0,11% terhadap perekonomian di Nias Selatan. Sedangkan pertumbuhan ekonomi Nias Selatan sebesar 4,46%.
(Sumber: Kabupaten Nias Selatan Dalam Angka 2017, BPS Kabupaten Nias Selatan, 2017).

KONDISI SOSIAL

Pendidikan

354 Sekolah Dasar (SD); 132 Sekolah Menengah Pertama (SMP); dan 65 Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kesehatan

2 Rumah Sakit di Kecamatan Telukdalam dan Maniamolo; 36 Puskesmas; 64 Pustu; 6 Posyandu; dan 55 Poskedes serta 107 Klinik Keluarga Berencana (KKB) dan 461 Pos Pelayanan KB Desa (PPKBD).

Tenaga Kesehatan: 17 Tenaga Medis; 576 Tenaga Keperawatan; 477 Tenaga Kebidanan; 6 Tenaga Kefarmasian; dan 110 Tenaga Kesehatan lainnya. Terdapat 1 Dokter Spesialis dan 11 Dokter Umum di Rumah Sakit; dan 19 Dokter Umum dan 2 Dokter Gigi di Puskesmas.

Agama

20 Mesjid, 2 Musolah; 1.126 Gereja Protestan; 229 Gereja Katholik; dan 2 Vihara.

POTENSI SUMBER DAYA ALAM

Pertanian

  1. Tanaman Pangan
    Data tahun 2016 menunjukkan luas panen padi sawah: 23.919,8 ha dan padi ladang: 6.486 ha; Jagung (1.551,8 ha); Ubi kayu (1.635 ha); ubi jalar (766,7 ha); kedele (999,8 ha); Kacang hijau (149 ha); dan Talas (133,8 ha).
  2. Hortikultura
    Buah-buahan dengan produksi 3.933,5 ton (mangga, jeruk, durian, jambu biji, jambu air, alpukat, manggis, duku/langsat, rambutan, pisang, pepaya, belimbing dan nangka). 1.289 ha luas panen sayuran dengan produksi 16.303 ton (bawang daun, kacang panjang, cabai besar, terung, ketimun, kangkung, bayam, dll).

Perkebunan

Areal perkebunan rakyat: karet (11.615 ha; 13.562 ton), kelapa (21.347 ha; 17.955,19 ton), kelapa sawit (1.366 ha; 1,1 ton), dan kakao (6.069 ha; 3.468 ton).

Peternakan

65 sapi, 54 kerbau, 15 kuda, 4.614 kambing dan 209.791 babi; serta 230.133 ayam buras, 21.593 ayam petelur, 75.847 ayam pedaging dan 22.197 itik. 

Kelautan dan Perikanan

Produksi Perikanan Darat (Budidaya ikan air tawar): 57,11 ton; Jumlah produksi Perikanan Laut: 23.088,78 ton.

Perindustrian dan Perdagangan

Perusahaan Konstruksi yang masih aktif: 24 unit. 4 pasar dan 41 los pekan.

Energi

Listrik: 27.867,9 KW daya terpasang; 39.229.349 KWh produksi; 28.276.132KWh yang disalurkan pada 23.025 pelanggan. Air minum: 1.676 pelanggan; 470.881 m3 disalurkan.

Pariwisata

69 hotel dengan 499 kamar dan 924 tempat tidur. Jumlah restoran/rumah makan: 112 unit. Jumlah wisatawan Nusantara: 30.567 orang dan wisatawan manca- negara: 3.143 orang.

PESONA KABUPATEN NIAS SELATAN

 

SARANA PRASARANA

 

  1. Transportasi
 

Panjang jalan di seluruh Nias Selatan pada tahun 2016 mencapai 1001,88 km yang terbagi atas jalan Negara 101,45 km, Provinsi 29,55 km dan jalan Kabupaten/Kota 870,88 km. Kemudian dari kondisi jalannya, Kabupaten Nias Selatan terbagi menjadi 4 kategori, yaitu kondisi baik sepanjang 276,91 km, kondisi sedang sepanjang 170,51 km, kondisi rusak sepanjang 213,41 km, dan yang terakhir adalah kondisi rusak berat sepanjang 210,05 km. Kabupaten Nias Selatan memiliki tiga jenis permukaan jalan yaitu permukaan jalan aspal, tidak diaspal, dan lainnya. Permukaan jalan aspal terukur sepanjang 359,05 km, permukaan jalan tidak diaspal sepanjang 115,04 km, dan permukaan jalan lainnya sepanjang 396,80 km. Ada 2 Kantor Pos Pembantu dan 7 Kantor Pos Desa.

MENGAPA BERINVESTASI DI KABUPATEN NIAS SELATAN?

Lokasi Terbaik

Kabupaten Nias Selatan memiliki potensi yang dapat dikembangkan dengan sentuhan modal para penanam modal baik dari dalam maupun luar negeri. Paling tidak 7 negara tetangga (Singapura, Malaysia, China, Thailand, Belanda, Jerman dan Turki) telah mencoba untuk menjajaki kemungkinan untuk menanamkan modalnya di kabupaten ini. Salah satu indikator pertimbangan investor dalam menilai kelayakan investasi adalah peraturan daerah terhadap iklim investasi.

Aksesibilitas

Aksesibilitas menuju Kepulauan Nias saat ini sudah dapat dicapai dengan lebih mudah. Pintu masuk utama menuju tempat ini adalah kota Medan yang merupakan Ibukota Provinsi Sumatera Utara. Bandar Udara Kualanamu - Medan telah melayani penerbangan dari berbagai kota di Indonesia maupun beberapa penerbangan Internasional khususnya dari kota-kota di Asia Tenggara. Dari Kota Medan, Penerbangan utama menuju Kabupaten Nias Selatan adalah menuju Bandara Binaka di Kota Gunungsitoli. Kota ini berjarak sekitar satu jam perjalanan udara dari kota Medan. Saat ini, Bandara Binaka telah melayani perjalanan dari dan menuju Kota Medan. Terdapat 6 (enam) kali penerbangan langsung tiap harinya dari Kota Medan yang dioperasikan oleh maskapai Wings Air sebanyak 5 Kali pernerbangan dan Garuda Indonesia sebanyak 1 kali penerbangan. Jenis Pesawat yang bisa mendarat di landasan Bandara Binaka adalah jenis pesawat ATR dengan kapasitas tempat duduk maksimal 70 kursi. Bandara Binaka sedang dalam tahap perpanjangan lintasan pesawat (runway) agar dapat melayani kebutuhan transportasi yang lebih besar nantinya. Pelebaran bandara ini diharapkan akan selesai pada tahun 2018. Selain melalui Bandara Binaka, Nias Selatan juga memiliki bandara sendiri yang berada di Pulau Tello, yaitu Bandara Lasondre. Bandara ini menjadi pintu masuk utama menuju Pulau-pulau Batu. Penerbangan menuju bandara ini adalah penerbangan perintis oleh maskapai Susi Air yang dapat dilakukan sebanyak empat kali dalam seminggu, yaitu hari Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu. Sementara dari Sibolga, penerbangan dilakukan dari Bandara Pinang Sori pada hari Senin, Rabu, dan Jumat pada pukul 09.30 penerbangan menuju pulau tello ini rata-rata memerlukan waktu 45 menit dan hanya berkapasitas 12 penumpang untuk penerbangan perintis.

Selain dengan menggunakan jalur udara, akses menuju Kepulauan Nias juga dapat ditempuh dengan menggunakan jalur laut. Jalur laut saat ini memang sudah tidak lagi menjadi alternatif pilihan bagi wisatawan karena waktu tempuhnya yang lama. Pelabuhan kapal feri terletak di
Kota Gunungsitoli yang melayani perjalanan dari dan menuju Sibolga (Sumatera Utara) dan Singkil (Aceh). Kapal feri menjadi pilihan untuk wisatawan maupun masyarakat yang berpergian dengan membawa kendaraan ataupun barang dalam jumlah besar. Dari kota Gunungsitoli, pengunjung dapat menempuh perjalanan darat menuju Kabupaten Nias Selatan dengan jarak tempuh sekitar 2,5 – 3 jam. Kondisi jalan di Kepulauan Nias biasanya tidak diberi tanda seperti yang dapat dilihat di kota-kota lain. Namun setiba di bandara, akan banyak rental-rental mobil yang menawarkan jasa untuk mengantar wisatawan ke lokasi–lokasi wisata di Kepulauan Nias.

Potensi Pengembangan Wilayah

Berdasarkan deskripsi karakteristik wilayah dapat diidentifikasi wilayah yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan budidaya. Kawasan budidaya adalah kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama untuk budidaya atas dasar kondisi dan potensi sumberdaya alam, sumberdaya buatan dan sumberdaya manusia dengan berpedoman pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Nias Selatan 2014-2034. Di Kabupaten Nias Selatan telah ditetapkan kawasan strategis yang merupakan bagian dari kawasan budidaya, baik di ruang darat maupun ruang laut yang pengembangannya diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bagi kawasan tersebut dan kawasan sekitarnya. Kawasan strategis Kabupaten Nias Selatan berdasarkan kepentingan daya dukung lingkungan ialah sebagai berikut: (1) Taman Buru Pulau Pini; (2) Kawasan Pulau Simuk; (3) Kawasan Taman Laut Pulau Sibaranun; dan (4) Lagundri dan Sorake.

Kawasan strategis Kabupaten Nias Selatan berdasarkan kepentingan sosial budaya ialah sebagai berikut:
(1) Kawasan Bawomataluo; dan
(2) Kawasan Sifalago Gomo.

Kawasan strategis Kabupaten Nias Selatan berdasarkan kepentingan pertumbuhan ekonomi ialah sebagai berikut:
(1) Teluk Dalam; dan
(2) Pulau Tello.

Kawasan Budidaya

Potensi sumber daya alam Kabupaten Nias Selatan cukup berlimpah, diantaranya tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, perikanan dan pariwisata. Potensi pertanian Kabupaten Nias Selatan diantaranya adalah padi, jagung, ketela pohon, ketela rambat, kacang tanah, kacang hijau, dan sayur-sayuran serta buah-buahan. Hasil produksi perkebunan adalah karet, kelapa, kopi, cengkeh, pala, nilam, kakao, dan pinang. Berdasarkan data dalam buku Nias Selatan Dalam Angka 2012, produksi perikanan laut di Kabupaten Nias Selatan adalah 21.679.207 ton sedangkan produksi perikanan air tawar adalah 78,3 ton. Pengembangan perikanan sangat potensial di daerah pesisir yang meliputi Kecamatan Lahusa, Somambawa, Toma, Teluk Dalam, Fanayama, Maniamolo, Luahagundre Maniamolo, Amandraya, Lolowau, O’ou, Pulau-Pulau Batu, Pulau-Pulau Batu Timur, Pulau-Pulau Batu Barat, Pulau-Pulau Batu Utara, Pulau Simuk, Tanah Masa dan Hibala.

  1. Pertanian
    Layanan pilihan urusan pertanian meliputi tanaman pangan, perkebunan dan peternakan. Layanan urusan pertanian dilaksanakan melalui pengelolaan lahan dan air yang diarahkan untuk mendukung peningkatan dan pengembangan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Tanaman pertanian yang ada di Kabupaten Nias Selatan adalah jenis tanaman pertanian rakyat seperti padi sawah, pada ladang, jagung, ketela pohon, ketela rambat, kacang kedelai, kacang tanah dan kacang hijau. Pada tahun 2015 luas panen padi sawah: 24.407 ha (produksi: 116.475 ton) dan padi ladang: 3.720 ha (13.485 ton); jagung (317 ha; 1.210 ton); ubi kayu (1.497 ha; 13.007 ton); ubi jalar (964 ha; 5.727 ton); kedelei (253 ha; 368 ton); kacang hijau (148 ha; 155 ton); dan kacang tanah (22 ha; 28 ton).
  2. Perkebunan
    Luas tanaman perkebunan rakyat pada tahun 2015 di Kabupaten Nias Selatan pada komoditi: karet, cengkeh, pinang, kelapa sawit mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya sementara komoditi lainnya seperti Kelapa, pala, nilam, kakao cenderung mengalami penurunan. Peningkatan luas tanaman yang terbesar terjadi pada tanaman karet sebesar 8,78% Jika dilihat dari jumlah produksi, tanaman yang mengalami peningkatan terbesar adalah karet sebesar 5,11%. Penurunan jumlah produksi yang terjadi pada tanaman pinang yang turun sebesar 4,10%
  3. Peternakan
    Babi dan ayam Buras merupakan jenis hewan ternak yang banyak dipelihara di Nias Selatan. Pada tahun 2015, populasi ternak babi ada 216.409 ekor, dan populasi ternak ayam buras ada 264.670 ekor. Populasi kedua jenis ternak tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, Jenis babi yang mengalami peningkatan sebesar 9,09%, dan jenis ayam buras meningkat sebesar 7,84%. Babi merupakan hewan ternak utama di Kabupaten Nias Selatan (selain jenis unggas).
  4. Kelautan dan Perikanan
    Kabupaten Nias Selatan memiliki potensi perikanan tangkap yang sangat besar, hal ini dikarenakan wilayah Kabupaten Nias Selatan dikelilingi oleh Samudera Indonesia dan banyak pulau-pulau kecil. Namun hasil yang didapat para nelayan masih sangat sedikit. Hasil tangkapan yang sangat sedikit ini disebabkan karena sarana penangkapan yang digunakan para nelayan masih bersifat tradisional dan ukuran kapal/perahu yang kecil.

 

 

OBYEK PARIWISATA

Wisata yang terkenal dari Nias Selatan adalah wisata pantai, wisata bahari, dan wisata budaya. Tempat wisata pantai yang terkenal adalah Pantai Lagundri dan Sorake. Daerah Pulau Batu merupakan daerah wisata bahari yang terkenal dengan keindahan lautnya yang mengundang wisatawan untuk berjemur (sun bathing) dan menyelam (diving). Sedangkan Bawomataluo merupakan tempat wisata yang terkenal dengan pesona rumah adatnya dan uniknya aksi lompat batu

Wisata Bahari

Pantai Lagundri
Pantai ini adalah tempat wisata di Nias Selatan yang sangat digemari oleh para peselancar dunia. Jika berkunjung ke Nias terutama Nias Selatan, wajib bagi seorang wisatawan untuk pergi ke Pantai Lagundri ini yang terletak 12 km dari kota Teluk Dalam. Ombaknya dapat mencapai tinggi hampir 5 meter, sehingga sangat cocok bagi peselancar yang suka tantangan. Tidak heran jika Pantai Lagundri sering dijadikan tempat perlombaan Surfing dan di ikuti oleh para peselancar asing maupun lokal. Tidak hanya ombaknya yang menawan, pemandangan di sekeliling pun sangat memukau. Mulai dari warna laut hijau dari jauh, pasir putih dan sunset di sore hari. Tidak heran Pantai Lagundri di jadikan tempat wisata dengan ombak menantang.

Pantai Sorake
Pantai ini sudah lama dikenal sebagai salah satu lokasi selancar terbaik di dunia. Beberapa peselancar dunia pernah menikmati gulungan ombak besar yang penuh tantangan ini. Pantai Sorake merupakan destinasi wisata di Nias Selatan saingan beratnya Pantai Lagundri, karena Pantai Sorake terkenal juga dengan ombaknya yang menantang dan sering juga diadakan perlombaan atau event setiap tahunnya. Fasilitas yang disediakan juga tidak kalah dari pantai lainnya, sebut saja penginapan Cottage yang memberikan pelayanan kelas dunia. Di pantai ini, terkenal sebagai tempat wisata di Nias Selatan dengan fasilitas bagus, pemandangan serta suasananya pun tidak kalah. Apalagi saat air sedang surut pengunjung akan melihat terumbu karang cantik dengan jelas karena air yang surut. Selain itu, Pantai Sorake juga menjadi objek wisata di Nias Selatan yang ramai dikunjungi wisatawan.

Pulau Tello
Pulau Tello salah satu pulau di Nias Selatan yang memiliki panorama keindahan alam yang menakjubkan. Selain itu, Pulau Tello juga memiliki ombak yang cukup menantang cocok untuk surfing. Destinasi wisata di Nias Selatan ini juga memiliki fasilitas dan kenyamanan terbilang sudah cukup untuk membuat pengunjung betah tinggal lama di pulau ini. Yang paling menonjol adalah memang keindahan alam dan udara di Pulau Tello benar-benar membuat gerah tubuh dan gerah hati langsung hilang. Pulau Tello adalah tempat wisata di Nias Selatan paling indah yang pernah ada.

Pantai Ladeha
Pantai Ladeha merupakan tempat wisata di Nias Selatan paling menarik. Objek wisata di Nias Selatan ini pada awalnya jarang dikunjungi oleh wisatawan. Namun, sekarang pantai ini sudah sering dikunjungi banyak wisatawan. Selain sebagai salah-satu yang terbaik, pantai Ladeha sering juga digunakan oleh pasangan yang akan menikah untuk mengabadikan foto pra- wedding mereka di pantai ini.

Pulau Batu
Salah satu tempat wisata di Nias Selatan terbaik yaitu Pulau Batu menyuguhkan pemandangan alam yang masih segar. Tidak kalah dengan pulau Nias lainnya, Pulau Batu juga di kenal sebagai paling menarik dengan suasana eksotisnya.

Wisata Budaya

Desa Bawomataluo (ada lompat batu)
Desa Bawomataluo terletak di daerah perbukitan yang berjarak 12 km dari kota Teluk Dalam, Ibukota Kabupaten Nias Selatan. Keunikan desa Bawomataluo bisa langsung dirasakan wisatawan ketika masuk desa ini. 88 tingkat anak tangga yang terbuat dari batu harus dilalui untuk memasuki desa ini. Ada banyak daya tarik yang dimiliki desa ini, mulai dari rumah adat tradisional yang berderet dan tersusun rapi dan di tengah perkampungan desa terdapat “Omo Sebua” atau Rumah Adat Besar yang sudah berdiri sejak ratusan tahun lalu. Seperti juga di sebagian besar Desa di Nias Selatan, Desa ini memiliki atraksi unik antara lain atraksi Lompat Batu dan Tari Perang. Para penari akan memperagakan gerakan perang lengkap dengan perlengkapan perang seperti tombak, perisai dan pedang.

Wisata Kuliner

Apabila beruntung, pengunjung dapat mencicipi nikmat dan gurihnya nasi Nifalogu. Nasi ini hanya ada pada saat ada acara-acara adat seperti pernikahan atau kematian kerabat. Nasi Nifalogu ini terbuat dari beras yang dimasak dengan periuk tanah liat diatas kayu bakar. Ada lagi kuliner yang wajib dan harus dicoba, yaitu Durian dari Desa Hilifalagö dan Bawodobara. Yang membuat durian dari dua desa tersebut terkenal adalah daging buahnya yang tebal dan bertekstur lembut seperti mentega. Disamping itu, kesegaran kelapa muda yang baru dipetik dari pohon kelapa juga wajib dicoba, apalagi minumnya sambil duduk santai di pinggir pantai.

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN NIAS SELATAN.

Sebelumnya proses perijinan dan penanaman modal di Kabupaten Nias Selatan masih ditangani oleh 2 instansi yang berbeda, yaitu: Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (untuk perijinan) dan Instansi Penanaman Modal pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah. Namun dengan adanya reorganisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, kedua jenis pelayanan ini kemudian digabungkan menjadi satu dalam Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu.

Jenis Izin yang diterbitkan dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPSP)

A. BIDANG PENANAMAN MODAL

  1. Izin Prinsip Penanaman Modal Dalam negeri (IP-PMDN)
  2. Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal;
  3. Izin Prinsip Perubahan Penanaman Modal;
  4. Izin Prinsip penggabungan Perusahaan Penanaman Modal.

B. BIDANG PERTANAHAN

Izin Lokasi.

D. IZIN TERTENTU

  1. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  2. Izin Gangguan (IG)
  3. Izin Penjualan Minuman Beralkohol Golongan C dan D.

D. BIDANG PENDIDIKAN

  1. Surat Izin Mendirikan Sekolah (Pendidikan yang diselenggarakan oleh Masyarakat)
  2. Surat Izin Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  3. Surat Izin Penyelenggaraan Pendidikan Luar Biasa (SLB);
  4. Surat Izin Penyelenggaraan Pendidikan Non- Formal.

E. BIDANG KESEHATAN

  1. Surat Izin Mendirikan Rumah Sakit (Rumah sakit Golongan C dan D)
  2. Surat Izin Operasional Rumah Sakit
  3. Surat Izin Mendirikan Klinik
  4. Surat Izin Operasional Klinik
  5. Surat Izin Kerja Bidan dan Surat Ijin Kerja Apoteker
  6. Surat Izin Praktek Tenaga Kesehatan
    1. Surat Izin Praktek Dokter
    2. Surat Izin Praktek Bidan (SIPB)
    3. Surat Izin Praktek Perawat;
    4. Surat Izin Praktek Apoteker (SIPA)
    5. Surat Izin Praktek Tenaga Teknis Kefarmasian (SIPTTK)]
  7. Surat Izin Usaha Klinik Kesehatan
    1. Klinik Pratama
    2. Klinik Utama
    3. Klinik Fisioterapi (Usaha Residential Health Service)
    4. Klinik Rehabilitasi Mental
    5. Klinik Medical Check-Up
  8. Surat Izin Usaha Penjualan Obat
    1. Surat Izin Usaha Toko Obat/Apotik
    2. Izin Usaha Penjualan Eceran Obat Farmasi
  9. Surat Izin Usaha Nursing Service/Sarana Pelayanan Keperawatan
  10. Surat Izin Usaha Optik
  11. Surat Izin Usaha Mikro Obat Tradisional (UMOT)
  12. Surat Izin Usaha Industri Obat Tradisional
  13. Surat Izin Usaha Penjualan dan Penyewaan Peralatan Medik.

F. BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN SUMBER DAYA ALAM

  1. Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)
  2. Kartu Anggota Pengusaha Konstruksi (di Kabupaten Nias Selatan)
  3. Surat Izin Penggalian Jalan Umum untuk Penanaman Kabel, Pipa dan sejenisnya
  4. Izin Usaha Depot Air Minum
  5. Izin Usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

G. BIDANG TATA RUANG, PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN

  1. Izin Reklame
  2. Izin Usaha Perumahan
  3. Izin Pembangunan dan Pengembangan Perumahan
  4. Izin Pembangunan dan Kawasan Pemukiman.

H. BIDANG TENAGA KERJA

  1. Surat Izin Usaha Ketenagakerjaan
  2. Surat Izin Usaha Penyediaan Tenaga Kerja
  3. Izin Usaha Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta (LPTKS)
  4. Perpanjangan IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing).

I. BIDANG LINGKUNGAN HIDUP

  1. Izin Lingkungan;
  2. Izin Usaha Daur Ulang Sampah.

J. BIDANG PERHUBUNGAN

  1. Surat Izin Penyelenggaraan dan Pembangunan Fasilitas Parkir
  2. Surat Izin Bongkar-Muat Barang
  3. Surat Izin Pemakaian Jalan
  4. Surat Izin Usaha Penyelenggaraan Angkutan Darat, Laut dan Sungai (regular/umum)
    1. Angkutan Orang
    2. Angkutan Barang
  5. Surat Izin Trayek
  6. Surat Izin Usaha Jasa Terkait Perawatan dan Perbaikan Kapal
  7. Surat Izin Pembangunan dan Operasional Pelabuhan Sungai dan Danau
  8. Surat Izin Penyelenggaraan Pelabuhan Loka
  9. Surat Izin Labuh Kapal
  10. Rekomendasi Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM).

K. BIDANG KEBUDAYAAN

  1. Izin Membawa Cagar Budaya ke Luar Kabupaten
  2. Izin Usaha Pembuatan Relief Budaya.

L. BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN..

  1. Izin Usaha Perikanan (IUP)
    1. IUP Pembenihan
    2. IUP Pembesaran
    3. IUP Pembenihan dan Pembesaran]
  2. Surat Izin Pengangkutan Ikan (SIKPI)
  3. Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI)
  4. Izin Penyelenggaraan Tempat Penjualan Ikan
  5. Tanda Pendaftaran Usaha Pembudidayaan Ikan
  6. Tanda Pencatatan Kapal Pengangkut Ikan
  7. Tanda Pencatatan Kapal Penangkap Ikan.

M. BIDANG KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

  1. Surat Izin Usaha Jasa Titipan
  2. Surat Izin Usaha Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi
  3. Izin Usaha Penjualan Alat Telekomunikasi
    1. Usaha Penjualan Alat Komunikasi
    2. Usaha Penjualan Asesoris Alat Komunikasi
  4. Izin Usaha Penyelenggaraan Penyiaran Swasta
  5. Izin Usaha Penyelenggaraan Penyiaran Berlangganan
  6. Izin Usaha Warung Internet.

N. BIDANG KOPERASI DAN UKM

  1. Tanda Daftar Usaha Koperasi (TDUK)
  2. Izin Pembukaan Kantor Cabang Koperasi
  3. Izin pembukaan Kantor Cabang Pembantu)
  4. Izin Pembukaan Kantor Kas Koperasi
  5. Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil.

O. BIDANG PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

  1. Tanda Daftar Usaha Pariwisata;
  2. Izin Usaha Daya Tarik Wisata
    1. Usaha Pengelolaan Pemandian Air Panas Alami
    2. Usaha pengelolaan Goa
    3. Usaha Pengelolaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala berupa Candi, keratin, prasasti, petilasan dan bangunan kuno
    4. Usaha Pengelolaan Museum
    5. Usaha Pengelolaan Pemukiman dan/atau lingkungan adat
    6. Usaha Pengelolaan Obyek Ziarah
  3. Izin Usaha Jasa Transportasi Wisata
    1. Angkutan Darat Wisata
    2. Angkutan Sungai dan Danau Wisata
    3. Angkutan Laut Domestik
  4. Izin Usaha Jasa Perjalanan Wisata
    1. Biro Perjalanan Wisata
    2. Agen Perjalanan Wisata (travel)
  5. 5 Izin Usaha Jasa Makanan dan Minuman
    1. Usaha Restoran
    2. Usaha Rumah Makan
    3. Usaha Bar/Rumah Minum
    4. Usaha Kafe
    5. Jasa Boga
    6. Pusat penjualan Makanan dan Minuman
  6. Usaha Penyediaan Akomodasi
    1. Izin Usaha Hotel
    2. Izin Usaha Bumi Perkemahan
    3. Izin Usaha Persinggahan Karavan
    4. Izin Usaha Villa
    5. Izin Usaha Pondok Wisata
    6. f. Izin Usaha Motel (Motor Hotel)
    7. Izin Usaha Rumah Kos (lebih dari 10 kamar)
    8. Izin Usaha Pencucian Pakaian/Binatu/Laundri;
    9. Izin Usaha Penyediaan Tempat untuk Menginap/Home-stay/ Penginapan
  7. Surat Izin Usaha Penyelenggaraan Hiburan dan Rekreasi
  8. Usaha Gelanggang Olah-Raga
    1. Lapangan Golf
    2. Rumah Bilyar
    3. Gelanggang/Kolam Renang
    4. Gelanggang/Lapangan Tenis
    5. Gelanggang/Lapangan Bulu Tangkis
    6. Gelanggang/Lapangan Basket
    7. Gelanggang/Lapangan Volley
    8. Gelanggang/Lapangan Futsal
    9. Gelanggang Bowling
    10. Pusat Kebugaran/Fitness dan Sport Club
    11. Gelanggang Olah-Raga Terbuka
    12. Gelanggang Tertutup
    13. Usaha Gelanggang Seni
      • Sanggar Seni
      • Galeri Seni
      • Gedung Pertunjukan Seni
      • Gedung Pertemuan/Gedung Serba Guna
      • Gedung Theater/Bioskop
      • Studio Musik
      • Salon Rias/Pangkas Rambut
      • Usaha Sablon
      • Usaha Papan Bunga
    14. Usaha Arena Permainan
      • Arena Permainan
      • Play Station
      • Gelanggang Permainan Mekanik/Elektronik
    15. Usaha Hiburan Malam
      • Kelab Malam
      • Diskotek
      • Pub
    16. Usaha Panti Pijat
      • Panti Pijat
      • Mandi Uap
      • Mandi Susu
      • Massage
      • Pijat Refleksi
    17. Izin Usaha Taman Rekreasi
      • Taman Rekreasi
      • Taman Bertema
      • Taman Bermain
      • Taman Bunga
      • Tempat Pemancingan
    18. Izin Usaha Karaoke, seperti KTV dan lain-lain
    19. Izin Usaha Impresariat/Jasa Promotor
  9. Izin Usaha Wisata Tirta
  10. Izin Usaha Wisata Bahari
    1. Wisata Selam
    2. Wisata Perahu Layar
    3. Wisata Memancing
    4. Wisata Selancar
    5. Dermaga Bahari
  11. Izin Usaha Wisata Sungai, Danau dan Waduk
    1. Wisata Arung jeram
    2. Wisata Dayung]
  12. Surat Izin Usaha Perfileman
  13. Surat Rekomendasi Lokasi Syuting Film

P. BIDANG PERTANIAN, PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN

  1. Surat Izin Usaha Pertanian dan Peternakan
    1. Izin Usaha Tanaman Pangan
      a) Izin Usaha Proses Produksi
      b) Izin Usaha Penanganan Pasca-Panen
      c) Izin Usaha Keterpaduan antara Proses Produksi dan Penanganan Pasca-Panen
      d) Izin Usaha Perbenihan Tanaman;
    2. Izin Usaha Hortikultura
      a) Izin Usaha Budidaya Hortikultura
      b) Izin Usaha Perbenihan Hortikultura
    3. Izin Usaha Perkebunan
      a) Usaha Budidaya Tanaman Perkebunan (IUP-B)
      b) Usaha Industri Pengolahan Hasil Perkebunan (IUP-P)
      c) Usaha Perkebunan yang terintegrasi antara budidaya dengan industri pengolahan hasil perkebunan (IUP)
      d) Usaha Produksi Perbenihan Tanaman
      e) Surat Tanda Daftar Usaha Perkebunan untuk Budidaya (STD-B)
      f) Surat Tanda Daftar Usaha Industri Pengolahan Hasil Perkebunan (STD-P)
    4. Izin Usaha Peternakan
      a) Usaha Penyediaan Benih dan Bibit Ternak
      b) Usaha Penjualan Pakan Ternak
      c) Usaha Penjualan Obat untuk Ternak
      d) Usaha Ternak
  2. Izin Usaha Medik Veteriner
    1. Izin Praktek Dokter Hewan
    2. Izin Kerja Tenaga Kesehatan Hewan/Paramedik Veteriner (bukan Dokter Hewan)
    3. Izin Usaha Klinik Hewan
    4. Izin Usaha Jasa Pelayanan Medik Veteriner
  3. Izin Usaha Penjualan Alat-Alat Pertanian
  4. Izin Usaha Pengecer Pupuk;
  5. Izin Usaha Perdagangan Pestisida.

Q. PERDAGANGAN

  1. Surat Izin Pembukaan Kantor Cabang Perusahaan
  2. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
    1. SIUP Kecil
    2. SIUP Menengah
    3. SIUP Besar
  3. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  4. Surat Izin Pengelolaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern
    1. Izin Usaha Pengelolaan Pasar Tradisional
    2. Izin Usaha Pusat Perbelanjaan
    3. Izin Usaha Toko Modern
  5. Tanda Daftar Gudang (TDG)
  6. Surat Izin Usaha Jasa Pelayanan Hukum
    1. Izin Kantor Advokat
    2. Izin Kantor Notaris]
  7. Izin Penyelenggaraan Kantor Akuntan Publik.

R. BIDANG PERINDUSTRIAN

  1. Tanda Daftar Industri (TDI)
  2. Izin Usaha Industri (IUI)
    Izin Usaha Kawasan Industri
  3. Surat Izin Perluasan Kawasan Industri
  4. Surat Izin Perluasan Usaha Industri
  5. Surat Izin Usaha Jasa Perbengkelan.

S. BIDANG ESDM DAN KELISTRIKAN

  1. Surat Izin Usaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU)
  2. Surat Izin Usaha Pengeceran Bahan Bakar Minyak (BBM)
  3. Surat Izin Tempat Pembayaran dan Pengisian Ulang tenaga Listrik
  4. Surat Izin Penjualan Alat-Alat Kelistrikan
  5. Surat Izin Penjualan dan Pemasangan Peralatan Tenaga Listrik
  6. Rekomendasi Izin Usaha Pertambangan
  7. Rekomendasi Wilayah Usaha Pertambangan.

T. BIDANG KEHUTANAN

  1. Izin Usaha Penangkaran Tumbuhan dan Satwa Liar
  2. Izin Pemeliharaan dan Pengembangbiakan Satwa yang Dilindungi.

U. BIDANG NON-PERIZINAN

Retribusi Izin Usaha dan Retribusi Izin Tertentu.

TABULASI DATA
BIDANG USAHA UNGGULAN DAERAH KABUPATEN NIAS SELATAN
UNTUK KEGIATAN INVESTASI PENANAMAN MODAL ASING (PMA) & DALAM NEGERI (PMDN)

No

SEKTOR

BIDANG USAHA
(PROYEK INVESTASI)

LOKASI

STATUS KEPEMILIKAN

NILAI INVESTASI (USD/IDR)

1.

PERTANIAN

  • Pengembangan produksi padi dan palawija;
  • Pengembangan pertanaman hortikultura (sayuran dan buah-buahan).

Kabupaten Nias Selatan

Pemerintah Daerah dan Masyarakat

 

2.

PERKEBUNAN

  • Pengembangan pertanaman kelapa, karet, kelapa sawit dan pinang.

Kabupaten Nias Selatan

Pemerintah Daerah

 

3.

PETERNAKAN

  • Pengembangan peternakan guna meningkatkan konsumsi protein hewani.

Kabupaten Nias Selatan

Masyarakat

 

4.

PERIKANAN DAN KELAUTAN

  • Peningkatan Produksi Perikanan Tangkap laut
  • Pengembangan Usaha Perikanan Darat
  • Pengolahan Hasil Perikanan.

Kabupaten Nias Selatan

Pemerintah Daerah dan Masyarakat

 

5.

PERDAGANGAN

  • Produksi dan Pemasaran Minyak Kelapa Murni
  • Pengembangan Industri Tahu Salju.

Kabupaten Nias Selatan

Masyarakat

 

6.

ENERGI

  • Peningkatan daya terpasang pembangkit tenaga listrik dan perluasan jaringan distribusi
  • Peningkatan distribusi air bersih.

Kabupaten Nias Selatan

Pemerintah Daerah

 

7.

PARIWISATA

  • Pembangunan Sarana dan Prasarana Transportasi menuju daerah kunjungan wisata
  • Pembangunan Fasilitas Umum di Tempat-tempat Tujuan Wisata
  • Pembangunan Hotel/Restauran/Toko Souvenir/ Tempat Hiburan
  • Pelatihan Pemandu Wisata.

Pantai Lagundri, Pantai Sorake, Pulau Tello, Goa dan Pantai Fetalasa, Pantai Balogawo, Pantai Ladeha dan Pulau Batu (Wisata Bahari);

Fahomba dan Ewali Sawolo (Wisata Budaya);

Wisata Kuliner.

Pemerintah Daerah dan Masyarakat

 

PETA KABUPATEN NIAS SELATAN

Back to top
Go to bottom
iden
201306
TodayToday50
YesterdayYesterday1429
This_WeekThis_Week3874
This_MonthThis_Month25125
All_DaysAll_Days201306

Free Joomla! template by L.THEME