Kab Yahukimo
Kab Yahukimo

KABUPATEN YAHUKIMO

Lambang Kabupaten Yahukimo

  1. Profil Bupati
  2. Sambuta Kepala Dinas

bupati yahukimoBUPATI YAHUKIMO
Abock Atsobne Busup, S.Th., MA.

Beliau dilahirkan di Korupun pada tanggal 4 Desember 1976, beragama Kristen Protestan, menikah dengan Ibu Dessy Corazon Ondy dan memiliki satu orang puteri. Beliau mengawali pendidikan dasar di SD Inpres Korupun (1982-1989), kemudian SMP Negeri 1 di Wamena (1989-1992) dan terakhir di SMA PGRI di Wamena (1992-1995). Beliau kemudian melanjutkan ke STT-Baptis Jayapura (1996-2000) dan kemudian melanjutkannya ke tingkat Pasca-Sarjana di Universitas Gajah Mada dengan gelar S-2 (2003-2006).

Pengalaman Kerja: Staf Karyawan Yayasan YPPWI Jayapura (1997-2000), Ketua Departemen Pendidikan Yayasan Yasumat (2000-2001), Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Yahukimo (12004-2009; 2009-2014; dan 2014-2019) sebelum kemudian terpilih sebagai Bupati Yahukimo.

Pengalaman Organisasi: Ketua Senat Mahasiswa STT-Baptis Jayapura (1997-1999), Pengurus Pemuda Klasis GIDI Sentani – Jayapura (1997-2000), Pengurus Pemuda GIDI Jemaat Berea Abepura (1997-2000), Koordinator Klasis Yamin (2000-2001), Sekretaris Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Yahukimo Se Jawa-Bali (2001-2004), Pengurus Koordinator Wilayah Mahasiswa Jayawijaya di Yogyakarta (2001-2004), Ketua Umum PERTINA Kabupaten Yahukimo (2005-sekarang), Ketua Umum GALANITA Persikimo Kabupaten Yahukimo (2005-sekarang). Organisasi Politik yang pernah ditekuni: Ketua DPD PAN Kabupaten Yahukimo Periode 2003-2007 dan 2007-sekarang, Koordinator PAN Daerah Pegunungan Tengah-Papua (2007-sekarang), Ketua Bapilu (2010-2013), Ketua DPW PAN Papua (2010-2015), Wakil Ketua DPP PAN RI (2011-2020) dan Korwil Papua & Papua Barat.

kepala dinas dpmptsp yahukimoKEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN YAHUKIMO
Efraim Kenangalem, S.STP.

Salam Sejahtera bagi Kita semua,

Kabupaten Yahukimo terus memacu pembangunan daerah guna mencapai kesejahteraan masyarakat luas, dengan harapan tentunya apa yang telah digariskan sebagai Visi dan Misi Kabupaten Yahukimo dapat dicapai demi kemajuan daerah ini.

Penerbitan buku “The Investment Opportunities in Indonesia” memuat tentang profil, potensi dan peluang investasi di Kabupaten Yahukimo, menjadi salah satu wahana yang sangat efektif bagi Pemerintah Kabupaten dalam mempublikasikan aneka-ragam potensi dan peluang investasi yang ada di Kabupaten Yahukimo. Diharapkan dengan penerbitan buku ini, timbul antusiasme dan ketertarikan para Investor baik dalam maupun luar negeri untuk ikut-serta membangun Kabupaten Yahukimo guna meningkatkan perekonomian berbasis kerakyatan dan sekaligus mensejahterakan rakyat serta mensejajarkan wilayah ini dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah memfasilitasi penerbitan profil, potensi dan peluang investasi Kabupaten Yahukimo dalam buku “Investment Opportunities in Indonesia” ini sebagai referensi kalangan investor dalam dan luar negeri.

Terima kasih,

VISI DAN MISI

Visi: “Terwujudnya kebangkitan masyarakat Yahukimo, menuju kepada “kemandirian”, “kemajuan” dan “kesejahteraan”.

Misi:
1. Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Yahukimo yang berkualitas dan profesional, dilandasi dengan iman yang kokoh dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi;
2. Mewujudkan fundamen ekonomi daerah berbasis pemberdayaan ekonomi kerakyatan (Empowerment of Economic Society) dan potensi daerah guna merangsang jiwa kewirausahaan dengan peningkatan ekonomi kreatif menjadi prioritas;
3. Mewujudkan pemerintah daerah yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) serta berpihak langsung kepada masyarakat dengan program penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat;
4. Mewujudkan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memajukan sektor jasa dan industri lokal dalam rangka mewujudkan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG).

GAMBARAN UMUM DAERAH

  1. Letak, Luas dan Batas Wilayah
  2. Topografi dan Iklim
  3. Penduduk dan Tenaga Kerja
  4. Perekonomian

Kabupaten Yahukimo adalah sebuah kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia. Ibukota kabupaten ini secara resminya berada di Sumohai, namun karena keterbatasan fasilitas mengakibatkan pusat pemerintahan sementara masih berada di Dekai. Kabupaten Yahukimo terletak antara 03o39’ – 05o02’ Lintang Selatan dan 138o45’ – 140o14’ Bujur Timur dengan Luas wilayah 17.152 Km2. Secara geografis Kabupaten Yahukimo berada pada wilayah Pegunungan Tengah Papua yang berbatasan dengan: Kabupaten Jayawijaya, Yalimo dan Jayapura di sebelah Utara; Kabupaten Nduga di sebelah Barat; Kabupaten Pegunungan Bintang di sebelah Timur; dan Kabupaten Asmat dan Boven Digul di sebelah Selatan. Kabupaten Yahukimo terdiri dari 517 Kampung, 1 Kelurahan dan 51 Distrik (Distrik Dekai, Obio, Suru-Suru, Wusama, Amuma, Musaik, Pasema, Hogio, Mugi, Soba, Werima, Tangma, Ukha, Panggema, Kosarek, Nipsan, Ubahak, Pronggoli, Walma, Yahuliambut, Hereapini, Ubalihi, Talambo, Puldama, Endomen, Holu-On, Lolat, Soloikma, Sela, Korupun, Langda, Bomela, Suntamon, Seradala, Sobaham, Kabianggama, Kwelamdua, Kwikma, Sumo, Silimo, Samenage, Kurima, Anggruk, Distrik Nalca, Ninia, Yogosem, Kayo, Pasikni, Duram, Kono dan Diruwemna).

Terdiri dari 2 bagian yang sangat berbeda karakteristiknya, yaitu Daerah pegunungan yang terjal dengan ketinggian antara 3000 – 4500 m dpl dan Daerah dataran, terdiri dari daerah rawa dan bergambut ketinggian s/d 200 m dpl. Luas wilayah dengan tingkat kemiringan adalah: tingkat kemiringan 0 – 15% seluas 1.621.900 m2; tingkat kemiringan 15 – 40% luasnya 96.875 m2; dan tingkat kemiringan di atas 40% seluas 3.572.825 m2. Wilayah Kabupaten ini berada pada ketinggian < 200 M dan > 4000 M di atas permukaan laut; dengan jenis tanah pada daerah lembah tanah Alluvial, daerah perbukitan tanah litosol dan di daerah dataran tinggi tanah podsolik coklat.

Wilayah Kabupaten Yakuhimo memiliki iklim basah, dengan curah hujan rata-rata per tahun sebesar 21 hari. Intensitas hujan berlangsung tiap tahun tidak menampakkan musim yang jelas. Suhu udara rata-rata maksimum adalah 20,50oC, Suhu udara minimum rata-rata tercatat 19,20oC dan suhu harian rata-rata 15,60oC.

Berdasarkan hasil pendataan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Yahukimo yang dilakukan dengan metode pengumpulan data dari kepala desa/camat atau yang lebih dikenal dengan metode pengumpulan buku induk, penduduk Kabupaten Yahukimo pada tahun 2017 tercatat sebanyak 405.625 jiwa yang terdiri dari 223.387 penduduk laki-laki dan 182.238 penduduk perempuan. Nilai rasio jenis kelamin Kabupaten Yahukimo sebesar 122.58, artinya bahwa setiap 100 orang penduduk perempuan di Kabupaten Yahukimo, terdapat 122 sampai 123 orang penduduk laki-laki.

Jika jumlah penduduk dirinci berdasarkan kecamatan, maka jumlah penduduk terbanyak adalah Kecamatan Dekai yaitu 22.139 jiwa (5.46%), sedangkan jumlah penduduk terkecil terdapat di Kecamatan Kono yaitu sebanyak 3489 jiwa (0.86%). Jumlah rumah tangga di Kabupaten Yahukimo pada tahun 2017 mencapai 108.392 rumah tangga, sehingga rata-rata penduduk per rumah tangga mencapai 4 jiwa. Angka ketergantungan penduduk (Depency Ratio) Kabupaten Yahukimo tahun 2014 tercatat 15.21%, artinya bahwa setiap 100 penduduk produktif menanggung beban 16 orang yang tidak produktif.

Menurut data Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Yahukimo, jumlah pencari kerja yang terdaftar menurut jenis kelamin hingga tahun 2015 berjumlah 72 orang, yang terdiri dari pencari kerja laki-laki sebanyak 50 orang dan pencari kerja 20 orang. dengan pencari kerja tebanyak merupakan lulusan sarjana S1/S2/S3 sebanyak 26 orang.

Struktur ekonomi Kabupaten Yahukimo tahun 2015 didominasi oleh tiga sektor besar yakni Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertanahan dan Jaminan Sosial Wajib yaitu sebesar 30.08%. Kemudian diikuti oleh Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yaitu sebesar 24.94% dan Sektor Konstruksi sebesar 17.38%. Sektor terkecil yang memberikan partisipasi dalam struktur ekonomi Kabupaten Yahukimo yakni Sektor Pengadaan Listrik dan Gas. Di Kabupaten Yahukimo telah terdapat beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTM) di beberapa kecamatan dan Pembangkit Listrik Negara (PLN) di Ibukota Kabupaten.

Laju pertumbuhan PDRB ADHK Kabupaten Yahukimo Tahun 2015 adalah sebesar 6.65%. Laju pertumbuhan PDRB tertinggi dari tahun 2012 sampai 2015 di Kabupaten Yahukimo berasal dari sektor Jasa Perusahaan yang berada di angka 9.45 %.

KONDISI SOSIAL

Penduduk

42 PAUD/Taman Kanak-Kanak (TK); 162 Sekolah Dasar (SD); 35 Sekolah Menengah Pertama (SMP); 8 Sekolah Menengah Atas (SMA); dan 3 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kesehatan

1 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan 50 tempat tidur di Kecamatan Dekai; 18 Puskesmas dengan 75 tempat tidur, 49 Pustu, 4 Puskesmas Keliling (mobil, 11 Puskesmas Keliling (motor), 107 Poskesdes dan 262 Posyandu. Tenaga Kesehatan: 4 dokter spesialis, 21 dokter umum, 2 dokter gigi, 424 Kader Kesehatan, 179 Perawat, 43 Bidan, 5 Apoteker, 6 Pekarya.

Agama

Penduduk Kabupaten Yahukimo mayoritas beragama Protestan yaitu 160.403 jiwa, Katholik 2.530 jiwa, Islam 1.569 jiwa, Hindu 8 jiwa dan Budha 2 jiwa.

POTENSI SUMBER DAYA ALAM

Pertanian

  1. Tanaman Pangan
    Tanaman pangan yang banyak dijumpai adalah padi, palawija (jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang kedele dan kacang hijau) dan hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias). Luas panen padi sawah mencapai 137,5 ha dengan produksi 202,55 ton; Padi ladang: 24,06 ha, 75,45 ton; Jagung: 847 ha, 3.388 ton; Keladi: 290 ha, 580 ton; Ubi kayu: 311 ha, 933 ton; Ubi jalar: 2.544 ha, 12.720 ton; Kacang tanah: 50,40 ha, 1.008 ton; Kedele: 288 ha, 576 ton; Kacang hijau: 15 ha, 22,50 ton; Kacang panjang: 9,8 ha, 9,8 ton; dan Ubi-ubian lainnya: 1.086 ha, 4.342 ton. 
  2. Hortikultura
    Untuk tanaman hortikultura, Bawang merah dengan luas panen 6,1 ha, produksi 24 ton; Bayam: 51 ha, 51 ton; cabai: 31,40 ha, 31,4 ton; Buncis: 11,16 ha, 16,75 ton; dan Wortel: 97,15 ha, 485,76 ton. Tanaman buah-buahan yang ada di Kabupaten Yahukimo antara-lain: jambu biji dengan luas areal 13,33 ha, produksi 19,99 ton; Alpukat: 27,20 ha, 35,36 ton; Mangga: 17 ha, 71 ton; Jeruk: 34,80 ha, 87 ton; Nenas: 124,23 ha, 248,46 ton; Pisang: 385 ha, 2.310 ton; dan Tanaman obat: 8,1 ha, 5,82 ton.

Perkebunan

Luas areal tanaman perkebunan kopi mencapai 127 Ha dengan produksi 30.654 kg; Buah Merah: 1.116 ha, 7.998 ton; Sagu: 100 ha, dengan produksi 1.877 kg.

Peternakan

Populasi ternak besar yang terdapat di Kabupaten Yahukimo adalah kambing, sapi dan babi. Sedangkan ternak kecilnya adalah ayam kampung, kelinci dan itik. Mayoritas ternak didominasi oleh babi, disusul sapi dan kambing. Mayoritas penduduk juga beternak ayam kampung/buras, itik dan kelinci.

Kehutanan

Luas kawasan hutan di Kabupaten Yahukimo adalah 413.630 ha (105.520 ha hutan produksi; 117.435 ha hutan produksi konversi; 168.340 ha hutan lindung; 21.035 ha cagar alam dan 1.300 ha areal penggunaan lain); Luas lahan kritis di dalam kawasan hutan adalah 412.330 ha dan yang di luar kawasan hutan adalah 1.300 ha di Distrik Kurima. Produksi kayu gergajian mencapai 525,7 m3/tahun yang dihasilkan oleh Distrik Dekai.

Distrik-Distrik di Kabupaten Yahukimo yang berada di dalam areal Suaka Margasatwa adalah Distrik Dirwemna, Endomen, Herapini, Kona, Korupun, Kosarek, Nalca, Nipsan, Panggema, Puldama, Talambo, Ubalihi dan Yahuliambut. Sedangkan yang termasuk dalam wilayah Taman Nasional Lorentz adalah Distrik Ukha, Tangma, Suru-Suru, Samenage, Pasema, Obio, Musaik, Kurima dan Amuma.

Perikanan

Produksi perikanan darat di Kabupaten Yahukimo meliputi: ikan mas, mujair, nila, lele dan udang dengan luas kolam budidaya sekitar 313,86 ha. Disamping itu juga pengembangan kura-kura.

Perindustrian

Industri di Kabupaten Yahukimo pada umumnya adalah industri dalam skala kecil. Tercatat 20 unit usaha dengan 85 tenaga kerja, nilai investasi mencapai Rp. 340,5-juta dan nilai produksi Rp. 634,5-juta. Industri pangan berjumlah 6 unit dengan tenaga kerja 24 orang, nilai investasi Rp. 103,5-juta dan nilai produksi mencapai Rp. 203-juta. Aneka industri berjumlah 4 unit dengan 16 tenaga kerja, nilai investasi mencapai Rp. 75-juta dan nilai produksi Rp. 143-juta. Industri logam ada 1 unit dengan 4 tenaga kerja, nilai investasi Rp. 22,5-juta dan nilai produksi mencapai Rp. 50-juta. Industri kerajinan mencapai 9 unit dengan 38 tenaga kerja, nilai investasi Rp. 137,5-juta dan nilai produksi Rp. 239-juta.

Pertambangan

Tambang Batubara dan Emas.

Perdagangan

Jumlah perusahaan perdagangan di Kabupaten Yahukimo sekitar 555 unit. Perusahaan perdagangan yang memiliki Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah 360 unit usaha terdiri dari 188 golongan usaha menurut permodalan (8 usaha perdagangan besar, 30 usaha perdagangan menengah dan 150 usaha perdagangan kecil) dan 172 golongan usaha menurut hukum (10 Perseroan Terbatas, 61 Koperasi, 100 CV dan 1 Badan Usaha lainnya). Jenis perusahaan menurut ijin usaha adalah: 133 Leveransir, 8 Distributor, 50 Rumah makan/restoran, 150 pedagang kelontong, 150 kontraktor, 2 rumah bilyar, 61 koperasi dan 1 usaha lain-lain.

Transportasi dan Komunikasi

  1. Transportasi Darat
    Panjang ruas rencana jaringan jalan di Dekai : 312 Km; Panjang ruas jalan terbangun : 91,70 Km. Jenis permukaan jalan di Kabupaten ini adalah: Aspal/Rigid : 89.00 Km, Telford/Kerikil : 83.95 Km dan Tanah : 220.13 Km.
  2. Transportasi Udara
    Kabupaten ini juga memiliki 1 landasan pesawat milik Pemerintah yaitu Bandar Udara Nop Goliat yang terletak di Dekai. Panjang Landasan Pacu Bandara ini adalah 1700 x 30 M, Apron: 80 x 60 M, Run Way Strip: 1700 x 120 M, Terminal seluas 5.000 m2 dan dapat didarati oleh Pesawat jenis ATR-72, ATR-42, Foker 27 dan Caravan. Jumlah Pergerakan Pesawat antara 2 sampai 4 pesawat/hari. 8 November 2017 diresmikan Bandara Hilariki di Distrik Ubahili guna mempermudah transportasi dari dank e wilayah Pegunungan Tengah, Papua.
  3. Transportasi Laut
    Kabupaten ini mempunyai 1 pelabuhan yaitu pelabuhan Logpon. Pelabuhan ini digunakan kapal-kapal dari Kabupaten lainnya, untuk membawa bahan bangunan maupun sembako ke Kabupaten Yahukimo, misalnya dari Kabupaten Mimika dan Asmat. Dermaga (Sungai) Logpon ini memiliki terminal seluas 10.000 m2 dengan Kapasitas Kapal: LCT 100-200 ton, Kapal Kayu. Jumlah Pergerakan Kapal LCT tercatat 1 - 2 Kapal/minggu, sedangkan pergerakan Kapal Kayu mencapai 2 - 4 Kapal/hari.
  4. Komunikasi
    Untuk sarana komunikasi, masyarakat Kabupaten ini sangat mengandalkan single side band (SSB) yang tersebar di 45 Distrik dan 400 Kampung. SSB ini sangat vital sebagai sarana penyebaran informasi dari satu daerah (terutama daerah pedalaman) ke daerah lain misalnya daerah perkotaan dan sebaliknya.

Pariwisata

Tempat tujuan wisata utama dibagi dalam 5 tempat, di antaranya adalah: Kurima atau suku Hupla dan sekitarnya; Suku Yali; Sub Suku Mek, Una Ukam dan sekitarnya; Suku Kimyal dan sekitarnya; dan Suku Momuna dan sekitarnya. Kurima terkenal dengan suku Dani Selatan dan Suku Hupla, lokasinya sangat mudah dijangkau melalui transportasi darat.

Di Kabupaten Yahukimo tercatat ada 2 hotel yaitu Hotel Dekai (20 kamar dan 20 tempat tidur) dan Hotel Sava Agape (12 kamar dan 15 tempat tidur).

PROFIL KABUPATEN YAHUKIMO

 

MENGAPA BERINVESTASI DI KABUPATEN YAHUKIMO?

Kabupaten ini memiliki potensi luar biasa yang belum dikembangkan secara optimal. Potensi Daerah tersebut antara lain:

  1.  Potensi PLTMH: di Distrik Koropun, Silimo, Anggruk, Bomela, Holuwon, Soba, Nipsan, Kurima, Dekai, Duram, Sela, Ubahak, Kwikma, Samenage, Kayo, Yogosem, Pesama dan Kwelamdua.
  2. Potensi PLTA: di Distrik Kurima dan Dekai.
  3. Potensi Perkebunan Sagu: di Distrik Dekai, Seredala, Suru-Suru, Sumo, Obio dan Yahuliambut.
  4. Potensi Perkebunan Kopi Arabika: di Distrik Kurima, Tangma, Werima, Kwelamdua dan Holuwon.
  5. Potensi Perkebunan Buah Merah: di Distrik Dekai, Kurima, Anggruk, Obio, Pasema, Hogio, Tangma, Ukha, Nipsan, Holuwon, Lolat, Bomela, Seredala, Kabianggama, Kwelamdua, Hilipuk, Duram, Kwikma, Kayo, Sumo, Samenage, dan Nalca.
  6. Potensi Perkebunan Kakao: di Distrik Dekai, Seredala dan Suru-Suru.
  7. Potensi Perkebunan Tanaman Jarak: di Distrik Dekai, Seredala dan Suru-Suru.
  8. Potensi Peternakan Babi dan Sapi: di Distrik Dekai, Seredala dan Anggruk.
  9. Potensi Pariwisata: di Distrik Kurima, Anggruk, Mugi dan Dekai.

 

 

OBYEK PARIWISATA

Bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan wisata ke wilayah Kurima dan Suku Hupla dapat menggunakan transportasi darat dari Wamena menuju pusat Distrik Kurima dan dilanjutkan dengan berjalan kaki ke daerah-daerah sekitarnya. Sedangkan untuk tujuan wisata ke Suku Yali, Mek, Una Ukam dan Suku Kimyal dapat dilakukan melalui Kabupaten Jayawijaya menggunakan pesawat charter berbadan kecil. Transportasi yang menghubungkan Kabupaten ini baik antar wilayah Distrik maupun antar Kabupaten di Provinsi Papua adalah dengan transportasi udara. Hampir semua wilayah Distrik/Kecamatan di Kabupaten Yahukimo memiliki lapangan terbang rumput (air strip) yang mampu didarati pesawat terbang jenis Twin Otter (Trigana/Merpati), Caravan dan Cessna (MAF/AMA) serta Cargo Carebo (Trigana). Air strip yang ada hampir sebanyak 80% sudah dibangun di 51 Distrik. Untuk menuju Kabupaten Yahukimo dapat dicapai dengan menggunakan transportasi udara dimulai dari Jayapura menempuh waktu sekitar 35 menit menuju Wamena. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan pesawat berkapasitas 10 orang menuju Dekai, milik Maskapai Penerbangan Susi Air dan 3 MG Air, atau menggunakan pesawat Twin Otter milik Merpati Airlines dari Wamena. Lama perjalanan dari Wamena ke Dekai sekitar 30 menit. Akses lain untuk menuju kota Dekai adalah dengan menggunakan pesawat milik Maskapai Penerbangan Trigana Air dan Timika yang memiliki jadwal penerbangan 2 kali dalam seminggu.

Transportasi yang menghubungkan Kabupaten Yahukimo baik antar wilayah kecamatan maupun antar Kabupaten di Provinsi Papua adalah melalui transportasi udara. Kabupaten Yahukimo memiliki satu landasan pesawat milik pemerintah yang terletak di ibukota kabupaten yaitu di Dekai yang bernama “Bandara Noop Goliat”. secara keseluruhan, hampir semua kecamatan di Kabupaten Yahukimo memiliki landasan pesawat terbang sebanyak 46 persen dalam kondisi baik dan bisa digunakan. Sedangkan sisanya 54 persen kondisi rusak sehingga tidak bisa digunakan. Selain itu kabupaten yahukimo juga memiliki 1 pelabuhan yaitu “Pelabuhan Logpon”. Pelabuhan ini adalah Pelabuhan sungai yang menghubungkan kapal-kapal dari Kabupaten lain seperti Kabupaten Mimika dan Asmat.

Pada tahun 2016, di Kabupaten Yahukimo terdapat 2 hotel, yakni Hotel Dekai Inn dan Wisma Sava Agape. Hotel Dekai Inn berdiri sejak tahun 2008 dan trdapat 20 kamar dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 20 buah. Pada tahun 2016 ini Hotel Dekai Inn melayani tamu sebanyak ..... orang, terdiri dari wisatawan Indonesia sebanyak .... orang dan wisatawan asing sebanyak .... orang. Sedangkan Wisma Sava Agape selama tahun 2016 terdapat 12 kamar dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 15 buah. Pada tahun 2016 ini wisata Sava Agape melayani tamu sebanyak 725 orang, terdiri dari wisatawan Indonesia sebanyak 644 dan wisatawan asing sebanyak 83 orang.

Beberapa wilayah tujuan wisata andalan yang dapat dikemukakan adalah:

Taman Nasional Lorentz

Salah satu tempat tujuan wisata yang paling menarik di Kabupaten Yahukimo adalah Taman Nasional Lorentz yang memiliki luas sekitar 25.000 km2 dan termasuk Taman Nasional terluas di Asia Tenggara dan menawarkan beragam formasi alam yang luar biasa menakjubkan. Tempat wisata ini telah ditetapkan secara resmi oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia dengan fungsi utama pelestarian alam dan termasuk dalam jajaran satu di antara 3 tempat wisata alam tropis dunia yang memiliki gletzer. Gletzer di Taman Nasional Lorentz berasal dari Pegunungan Sudirman khususnya dari Puncak Jaya dan Puncak Trikora. Kekayaan flora Taman ini bervariasi mulai dari tanaman vegetasi alpin beriklim salju hingga tumbuhan lahan basah dan wilayah dataran rendah.

Sebanyak 34 tipe vegetasi diantaranya hutan rawa, hutan tepi sungai, hutan sagu, hutan gambut, pantai pasir karang, hutan hujan lahan datar/lereng, hutan hujan pada bukit, hutan kerangas, hutan pegunungan, padang rumput, dan lumut kerak.

Jenis-jenis tumbuhan di Taman Nasional ini antara lain nipah (Nypa fruticans), bakau (Rhizophora apiculata), buah merah (Pandanus conoideusi), Pandanus julianettii, Colocasia esculenta, Avicennia marina, Podocarpus pilgeri, dan Nauclea coadunata.

Jenis-jenis satwa yang sudah diidentifikasi di Taman Nasional Lorentz sebanyak 630 jenis burung (± 70 % dari burung yang ada di Papua) dan 123 jenis mamalia. Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini ada 2 jenis kasuari, 4 megapoda, 31 jenis merpati, 30 jenis kakatua di antaranya adalah Kakatua besar jambul kuning (Cacatua galerita), 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemik di antaranya cenderawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx).

Satwa mamalia tercatat antara lain babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), babi duri moncong pendek (Tachyglossus aculeatus), 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan, dan kanguru pohon. Sedangkan di daerah sungai masih banyak didapatkan buaya, kura-kura Moncong Babi (Carettochelys insculpta) dan ikan Arwana (Scleropages jardini dan S. leichardii).

Musim kunjungan terbaik adalah pada bulan Agustus s/d Desember setiap tahunnya. Untuk mencapai Taman Nasional Lorentz dapat dilakukan dengan melalui kota Timika ke bagian Utara kawasan menggunakan penerbangan perintis dan ke bagian Selatan menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Sawa Erma, dilanjutkan dengan jalan setapak ke beberapa lokasi.

Wisata Alam

Selain itu, potensi wisata lain yang ada di Kabupaten Yahukimo antara lain adalah wisata alam yang terdapat di Distrik Mugi, Kurima, Tangma, Yogosem, Werima, Samenage, Kosarek, Langda, Ubahak dan Hereapini. Juga satu obyek wisata unggulan Kabupaten Yahukimo adalah Obyek Wisata Rumah Pohon Suku Korowai dan Kombai yang banyak menarik kunjungan wisatawan. Kedua Suku ini (Korowai dan Kombai) bermukin di sebelah Selatan wilayah Yahukimo. Kedua Suku ini mempunyai cara yang unik dalam membangun tempat tinggal mereka, yaitu di atas pohon, karena itu mereka disebut sebagai Suku Rumah Pohon. Rumah mereka dibangun di atas pohon dengan ketinggian 10-35 meter. Sebenarnya kedua Suku ini masih dalam rumpun yang sama dengan Suku Momuna. Makanan pokok mereka berupa sagu dan hewan-hewan liar yang ada di hutan dan bermukim di dalam hutan yang berawa-rawa. Salah satu kota yang memiliki akses lebih mudah dalam melakukan perjalanan wisata menuju Suku Korowai dan Kombai adalah Dekai. Waktu yang dibutuhkan untuk menempuh perjalanan dari Dekai ke wilayah Suku Korowai dan Kombai sekitar 7-8 hari perjalanan dengan melintasi hutan hujan yang berawa-rawa. Perjalanan menjadi lebih menarik karena sepanjang perjalanan sekaligus menelusuri suku-suku pedalaman yang masih tinggal di dalam hutan.

Wisata Budaya

Kabupaten Yahukimo adalah kabupaten di wilayah Pegunungan Tengah yang kaya akan adat dan budaya. Hingga saat ini berbagai macam tradisi warisan leluhur masih terus dilestarikan. Adat budaya ini bukan hanya sekedar sebuah kebiasaan, tapi merupakan tradisi yang memiliki nilai luhur dalam kehidupan individu, kehidupan bermasyarakat serta penyatuan diri dengan alam. Masyarakat Yahukimo, terutama yang tampak dalam kehidupan penduduk asli, tetap menjaga tradisi tersebut karena mempunyai makna khusus dalam kehidupan mereka. Hal inilah yang menjadi dasar tetap terpeliharanya berbagai tradisi di kehidupan masyarakat di Yahukimo. Contoh adat-budaya tersebut adalah upacara bakar batu, pernikahan, tradisi potong jari, tradisi tusuk hidung, seni lukis tubuh, rumah tradisional, pakaian adat, noken, belati tulang, kapak batu, papeda, babi, buah pinang dan sagu.

Festival Lembah Baliem

Festival Lembah Baliem adalah sebuah festival kebudayaan yang ditujukan untuk mewadahi tradisi Suku-Suku di Papua. Sebelum adanya festival ini, perang antar Suku masih sering terjadi antar masyarakat yang tinggal di sekitar Lembah Baliem yaitu Suku Dani, Suku Lani dan Suku Yali. Tujuan utama perang antar Suku ini bukan untuk saling memusnahkan tetapi merupakan tradisi yang melambangkan kesuburan dan kesejahteraan. Festival ini kemudian diadakan oleh Pemerintah Daerah dengan menyertakan pesta perang di dalamnya untuk menghindari jatuhnya korban dan dendam yang berkepanjangan. Pada perkembangannya, festival ini tidak hanya diikuti oleh ketiga suku yang bermukim di Lembah Baliem saja, namun juga diikuti oleh Suku-Suku lain yang tinggal di sekitar Jayawijaya, termasuk juga Suku-Suku yang ada di Kabupaten Yahukimo. Potensi wisata yang ada di Lembah Baliem dan Kabupaten Yahukimo dapat digabungkan dalam sebuah paket perjalanan wisata.

TABULASI DATA
BIDANG USAHA UNGGULAN DAERAH KABUPATEN YAHUKIMO
UNTUK KEGIATAN INVESTASI DALAM (PMDN) & LUAR NEGERI (PMA)

No.

Sektor

(Sub-Sektor)

Proyek Investasi (Bidang Usaha)

Nama Daerah (Lokasi Investasi)

Luas Areal (Ha) & Produksi (Ton)

Status Kepemilikan

Proyeksi Nilai Investasi (US. $/IDR.)

1. PERTANIAN :          
 
  • Tanaman Pangan
  • Intensifikasi dan ekstensifikasi tanaman pangan;
  • Diversifikasi pangan lokal;
  • Pengadaan sarana produksi pertanian;
  • Pengembangan hortikultura.
  • Kabupaten Yahukimo
  • Luas lahan cukup tersedia untuk tujuan investasi
  • Pemerintah Kabupaten & Masyarakat
 
 
  • Tanaman Perkebunan
  • Peningkatan produksi kopi, kakao, buah merah, jarak dan sagu;
  • Pengolahan hasil produksi perkebunan;
  • Pengembangan Kebun Kelapa Sawit.
  • Pengembangan kebun tanaman kakao
  • Distrik Dekai, Seredala, Obio, Kurima, Ninia, Ukha, Suru, Yahuliambut dll).
  • Kopi: 127 ha/30,65 ton Buah merah: 1.116 ha/8 ton; Sagu: 100 ha/ 1,88 ton.
  • Pemerintah Kabupaten & Masyarakat
 
 
  • Peternakan
  • Pengembangan Ternak besar (babi dan sapi)
  • Pengembangan Pe-ternakan Unggas;
  • Peningkatan Hasil Peternakan.
  • Distrik Dekai dan Seredala
  • ---
  • Pemerintah Kabupaten & Masyarakat
 
 
  • Kehutanan
  • Pemanfaatan Hasil Hutan berazas lestari dan berlanjut.
  • Kabupaten Yahukimo
  • 413.630 ha
  • Pemerintah Kabupaten 
 
 
  • Perikanan
  • Peningkatan Budidaya Perikanan (darat)
  • Pengembangan kura - kura
  • Kabupaten Yahukimo
  • 313,86 ha
  • Masyarakat
 
2. PERINDUSTRIAN
  • Pengembangan Industri skala kecil dan menengah, terutama industri rumah-tangga.
  • Kabupaten Yahukimo
  • ---
  • Pemerintah Kabupaten & Masyarakat
 
3. PERDAGANGAN
  • Pengembangan Usaha Perdagangan
  • Kabupaten Yahukimo
  • ---
  • Pemerintah Kabupaten & Masyarakat
 
4. PERHUBUNGAN
  • Peningkatan Sarana dan Prasarana perhubungan.
  • Kabupaten Yahukimo
 
  • Pemerintah Kabupaten
 
5. PERTAMBANGAN & ENERGI
  • Potensi Pertambangan Batu Bara dan emas
  • Kabupaten Yahukimo
 
  • Pemerintah Kabupaten
 
6. PARIWISATA:

 

       
 
  • Hotel
  • Pembangunan Hotel Berbintang dan Restoran
  • Kabupaten Yahukimo
 
  • Pemerintah Kabupaten
 
 
  • Pariwisata
  • Penyempurnaan fasilitas dan infrastruktur bidang kepariwisataan
  • Kabupaten Yahukimo
 
  • Pemerintah Kabupaten
 

PETA KABUPATEN NIAS SELATAN

Kontak Investasi

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Kabupaten Yahukimo

Alamat : Sumohai Dekai, Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Website : www.yahukimokab.go.id

Contact Person :
1. Efraim Kenangalem, S.STP / Kepala DPMPTSP / 0812-2222-2510
2. Laban Yual, S.Sos/ Kabid Penanaman Modal / 0853-2875-7624
3. Victor Wetapo, A.Md, S.Sos /Kasie Pengembangan PM/ 0813-5403-4901

 

Back to top
Go to bottom
iden
200045
TodayToday218
YesterdayYesterday1140
This_WeekThis_Week2613
This_MonthThis_Month23864
All_DaysAll_Days200045

Free Joomla! template by L.THEME