Kab Pesawaran
Kab Pesawaran

KABUPATEN PESAWARAN

LOGO KABUPATEN PESAWARAN 196x300

  1. Profil Bupati

bupati pesawaranBupati Pesawaran
H. Dendi Ramadhona, ST.

Beliau dilahirkan di Tanjung Karang pada tanggal 4 Juli 1983. Penganut Islam yang taat ini beristrikan Ibu Nanda Indira Dendi, SE. dan dikarunian 2 (dua) orang putera. Beliau mengawali pendidikannya di SD Negeri 2 Bandar Lampung (lulus tahun 1995), kemudian SMP Negeri 2 Bandar Lampung (lulus tahun 1998) dan SMA Negeri 10 Bandar Lampung (lulus tahun 2001). Pendidikan tinggi ditempuhnya di Universitas Sangga Buana, lulus sebagai Sarjana Teknik Sipil pada tahun 2007.

Pengalaman Kerjanya diawali di CV. Laba Jaya Utama (Direktur, 2003-2006), CV. Flexi Utama (Direktur, 2004-2008), PT. Mandiri Tehnikindo Jaya (Komisaris, 2004-2008), CV. Mandiri Agro Perdana (Komisarris, 2013). Sedangkan karir politiknya diawalai sebagai anggota DPRD Lampung (2014) dan terpilih sebagai Bupati Pesawaran periode 2016-2021.

Pengalaman organisasi beliau adalah sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi (HIMPI Lampung, 2012-2014), Dewan Penasihat (HIMPI Lampung, 2006-2014), Wakil Sekretaris (KNPI-BPC-HIMPI Bandung, 2003-2005), Wakil Ketua Bidang HANKAM (Pemuda Pancasila Jawa Barat, 2003-2006), Bendahara (Pemuda Panca Marga Lampung, 2011-2016), Wakil Ketua (HIPWI FKPPI Lampung, 2013-2018), Ketua Mabicab Pesawaran (Gerakan Pramuka, 2015-2020), Ketua (Karang Taruna Provinsi Lampung, 2016-2021) dan Wakil Ketua Bidang Pengkajian Strategis dan Evaluasi Kebijakan Publik (APKASI, 2014-2020).

Penghargaan yang diperoleh beliau antara lain: Indonesia Executive & Profesional Golden Award (Indonesia Executive & Profesional, 2009, Jakarta), Indonesia Enterpreuner (Yayasan Citra Prestasi Anak Bangsa, 2009, Jakarta), Pembina Desa Terbaik Pertama (Provinsi Lampung, 2016), Upakarya Wanua Nugraha (Kementerian Dalam Negeri RI, 2017), Pembina Desa Terbaik (Provinsi Lampung, 2017) dan Inisiator Kabupaten Pesawaran Sebagai Kabupaten Layak Anak (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, 2017).

VISI DAN MISI

Visi :
Bersama Masyarakat Pesawaran Mewujudkan Cita-Cita Luhur, Mewujudkan Kabupaten Pesawaran Yang Maju, Makmur dan Sejahtera.

Misi :

  1. Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Terpercaya dan Melayani.
  2. Mewujudkan Infrastruktur Mantap dan Berkualitas.
  3. Mewujudkan Terciptanya Masyarakat yang Sehat Jasmani dan Rohani.
  4. Mewujudkan Pendidikan yang Terjangkau, Berkualitas dan Bermartabat.
  5. Mewujudkan Petani yang Makmur dan Sejahtera Berbasis Agribisnis.
  6. Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Kreatif serta Memperkuat Perekonomian Daerah.
  7. Optimalisasi Sumber Daya Alam untuk Kesejahteraan Masyarakat.
  8. Mewujudkan Desa Tangguh dan Mandiri.

 

GAMBARAN UMUM

Kabupaten Pesawaran yang beribukota di Gedong Tataan, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung. Kabupaten ini diresmikan pada tanggal 2 November 2007 berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Pesawaran. Semula kabupaten ini merupakan bagian dari Kabupaten Lampung Selatan. Secara geografis Kabupaten Pesawaran terletak pada koordinat 104o92’ – 105o34’ Bujur Timur, dan 5o12’ – 5o84’ Lintang Selatan. Daerah ini kaya akan sumberdaya alam pertanian, perkebunan dan kehutanan. Wilayah administrasi Kabupaten Pesawaran mempunyai batas-batas sebagai berikut: Kecamatan Kalirejo, Kecamatan Bangunrejo, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kecamatan Trimurjo (Kabupaten Lampung Tengah) di sebelah Utara; Teluk Lampung, Kecamatan Kelumbayan dan Kecamatan Cukuh Balak (Kabupaten Tanggamus) di sebelah Selatan; Kecamatan Natar (Kabupaten Lampung Selatan), Kecamatan Kemiling dan Kecamatan Teluk Betung Barat (Kota Bandar Lampung) di sebelah Timur; dan Kecamatan Adiluwih, Sukoharjo, Gadingrejo, dan Pardasuka (Kabupaten Pringsewu) di sebelah Barat. Kabupaten Pesawaran terdiri dari 11 Kecamatan, yaitu : 

Kecamatan Gedong Tataan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah Promosi yang disebut PKWp sebagai kawasan perkotaan yang berfungsi untuk pusat pemerintahan, permukiman pusat perdagangan dan jasa, pusat pendidikan, kesehatan, pusat kegiatan olahraga, pariwisata, pertanian, perekebunan, peternakan, perikanan budidaya, industri rumahan, dan kawasan pertahanan keamanan (polres, polsek, kompi senapan A batalion 143), Kawasan Cagar Budaya dan Ilmu Pengetahuan dengan luas kurang lebih 20 ha terdapat di desa bagelen, kecamatan gedong tataan.
Kecamatan Kedondong sebagai Pusat Pelayanan Lingkungan yang selanjutnya di sebut PPL adalah pusat permukiman yang melayani kegiatan skala antar desa. Sebagai Pusat Pemerintahan kecamatan permukiman pedesaan, kesehatan, kawasan penunjang agropolitan, pariwisata, perkebunan, perikanan budidaya.
Kecamatan Negri Katon sebagai Pusat pelayanan kawasan yang disebut PPK yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan kecamatan, permukiman pariwisata, kesehatan, perdagangan, dan jasa skala kecamatan, pertanian, perkebunan, perternakan, perikanan, budidaya, industri rumahan sentra industry kerajinan dan industri.|
Kecamatan Padang Cermin disebut sebagai pusat pelayanan kawasan yang disebut PPK, yang berfungsi sebagai pusat minipolitan tangkap, kawasan penunjang argo politan pusat kegiatan olahraga, pariwisata, permukiman kesehatan, perdagangan dan jasa skala kecamatan, kawasan pertahanan keamanan (Brigadir infantri (Brigif) 9 marinir), pertanian, perkebunan, perikanan tangkap dan terdapat curup yang bernama curup sinar naga serta kawasan Energi Panas Bumi, Kawasan Suaka Alam Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman dengan luas kurang lebih 22.249 ha terdapat di kecamatan padang cermin.
Kecamatan Punduh Pedada sebagai pusat pelayanan lingkungan yang disebut PPL, yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan kecamatan, permukiman pedesaan, kesehatan, kawasan penunjang agropolitan, pertanian, minipolitan, industri, pariwisata, perkebunan, perikanan tangkap.
Kecamatan Tegineneng sebagai pusat kegiatan lokal promosi yang disebut sebagai PKLp yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan kecamatan, peruntukan industri perdagangan dan jasa skala lokal, pariwisata, kesehatan permukiman, pertanian, perternakan, perkebunan, dan di peruntukan sebagai kawasan Industri Besar.
Kecamatan Way Lima sebagai pusat pelayanan lingkungan yang disebut sebagai PPL berfungsi sebagai pusat pemerintahan kecamatan, permukiman pedesaan, kesehatan, kawasan penunjang agropolitan, pariwisata, pertanian, perkebunan, perikanan budidaya. 
Kecamatan Way Khilau sebagai pusat pelayanan lingkungan yang disebut PPL, yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan kecamatan permukiman pedesaan, kesehatan, pertanian, pariwisata, perkebunan, perikanan budidaya.
Kecamatan Marga Punduh sebagai pusat pelayanan lingkungan yang disebut PPL, yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan kecamatan permukiman pedesaan, kesehatan, pusat penunjang minipolitan, pariwisata, pertanian, perkebunan, perikanan tangkap.
Kecamatan Teluk Pandan sebagai pusat pelayanan kawasan yang disebut PPK, yang berfungsi sebagai pusat penunjang minapolitan, pariwisata, perkebunan, dan perikanan tangkap. 
Kecamatan Way Ratai sebagai pusat pelayanan lingkungan yang disebut PPL, yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan kecamatan, permukiman pedesaan, kesehatan, pusat penunjang minapolitan, pariwisata, perkebunan, perternakan, dan perikanan budidaya. Dan di kecamatan way ratai terdapat kawasan Energi Panas Bumi.

Hal itu berdasarkan Perda Tentang Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pesawaran tahun 2011-2031

Dengan posisi geografis yang demikian, Kabupaten Pesawaran merupakan daerah penyangga Ibukota Provinsi Lampung. Secara keseluruhan luas wilayah Kabupaten Pesawaran adalah 1.173,77 km2 atau 117.377 Ha dengan 13% digunakan sebagai lahan sawah, sedangkan sisanya yaitu 87% merupakan lahan bukan sawah dan lahan bukan pertanian. Jenis penggunaan lahan sawah yang terbanyak adalah irigasi tehnis dengan dua kali penanaman padi dalam setahun. Sedangkan jenis penggunaan lahan bukan sawah yang terbanyak adalah hutan negara.

Kabupaten Pesawaran terdiri atas 39 pulau yang tersebar di antara 11 Kecamatan. Tiga pulau yang terbesar adalah Pulau Legundi, Pulau Pahawang, dan Pulau Kelagian. Kabupaten Pesawaran juga mempunyai beberapa gunung yaitu Gunung Ratai di Kecamatan Padang Cermin dan yang tertinggi adalah Gunung Pesawaran di Kecamatan Kedondong dengan ketinggian 1.662 m. Sungai terpanjang di Kabupaten Pesawaran adalah Way Semah, dengan panjang 54 km dan daerah aliran seluas 135,0 km2. Sedangkan aliran sungai-sungai kecil diantaranya Way Penengahan, Way Kedondong, Way Kuripan, Way Tahala, Way Tabak, Way Awi, Way Padang Ratu, Way Ratai, dan lain-lain. Kabupaten Pesawaran merupakan daratan dengan ketinggian dari permukaan laut yang bervariasi. Di Gedung Tataan sebagai pusat kota, misalnya, mempunyai tinggi 140,5 m dari permukaan laut.

  1. Kondisi Fisik Wilayah
  2. Penduduk
  3. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Tofografi atau kondisi permukaan bumi Kabupaten Pesawaran merupakan daerah dataran rendah, dan dataran tinggi, yang sebagian merupakan daerah perbukitan sampai dengan pergunungan dengan ketinggian dari permukaan laut yang bervariasi antara 0,0 M sampai dengan 1.682,0 M. Ketinggian lahan di wilayah Kabupaten Pesawaran dapat dibagi menjadi 7 (tujuh) kelas antara lain : 0-100 meter dpl (22.924,64 ha), 100-200 meter dpl (46.303,07 ha), 200-300 meter dpl (11.251,34 ha), 300-400 meter dpl (12.686,18 ha), 400-500 meter dpl (7.177,69 ha), 500-600 meter dpl (4.298,54 ha), dan > 600 meter dpl (12.735,53 ha). Sebagian besar wilayah Kabupaten Pesawaran berada pada ketinggian 100 - 200 meter dpl dengan luasan terbesar yaitu 24.261,14 Ha yang tersebar di wilayah Kecamatan Kedondong. Sedangkan kelas ketinggian lahan terendah di antara 500 - 600 meter dpl dengan luasan terbesar yaitu 2.897,05 Ha yang tersebar di wilayah Kecamatan Padang Cermin. Bentuk topografi wilayah Kabupaten Pesawaran berdasarkan kemiringan lerengnya dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu 0 - 8 % (11.337,85 ha) dan > 40 % (106.079,78 ha).

Secara umum Kabupaten ini memiliki iklim hujan tropis sebagaimana iklim Provinsi Lampung pada umumnya, curah hujan per tahun berkisar antara 2.264 mm sampai dengan 2.868 mm dan hari hujan antara 90 sampai dengan 176 hari/tahun. Arus angin bertiup dari Samudra Indonesia dengan kecepatan rata-rata 70 km/hari atau 5,83 km/jam. Sedangkan temperatur udara berkisar antara 26°C sampai dengan 29°C dan suhu rata-ratanya adalah 28°C. Kelembaban relatifnya adalah antara 56,8% sampai dengan 93,1%. Sedangkan rata-rata tekanan udara minimal dan maksimal di Kabupaten Pesawaran adalah 1008,1 mb dan 936,2 mb.

Jumlah penduduk Kabupaten Pesawaran tahun 2016 adalah 431.198 jiwa, yang terdiri atas 222.013 laki-laki dan 209.185 perempuan (Rasio penduduk Pesawaran adalah sebesar 106). Penyebaran penduduk Kabupaten Pesawaran masih bertumpu di Kecamatan Padang Cermin, kemudian diikuti oleh Kecamatan Gedong Tataan dengan rata-rata tingkat kepadatan penduduk Kabupaten Pesawaran adalah sebanyak 367 jiwa/km2.

PDRB Kabupaten Pesawaran tahun 2016 masih didominasi oleh Sektor Pertanian dengan 44%, disusul oleh Sektor Industri (15%) dan Sektor Perdagangan Eceran (13%).

KONDISI SOSIAL

Pendidikan

Gedong Tataan: 71 PAUD, 64 SD, 13 SMP, 2 SMA dan 4 SMK 4; Kedondong: 41 PAUD, 27 SD, 5 SMP, 2 SMA dan 2 SMK; Way Lima: 34 PAUD, 36 SD, 3 SMP dan 1 SMA; Negeri Katon: 43 PAUD, 46 SD, 12 SMP, 2 SMA dan 3 SMK; Tegineneng: 42 PAUD, 36 SD, 11 SMP, 4 SMA dan 3 SMK; Way Khilau: 9 PAUD, 20 SD dan 2 SMP; Padang Cermin: 43 PAUD, 22 SD, 5 SMP, 4 SMA dan 2 SMK; Teluk Pandan: 5 PAUD, 14 SD dan 2 SMP; Way Ratai: 11 PAUD, 11 SD, 4 SMP dan 2 SMA; Punduh Pedada: 35 PAUD, 11 SD, 4 SMP dan 2 SMA; dan Marga Punduh: 6 PAUD, 10 SD, 3 SMP dan 1 SMA.

Kesehatan

12 Puskesmas, 40 Pustu, 444 Posyandu dan 137 Poskedes. Di Kabupaten Pesawaran sudah terdapat Puskesmas Rawat Inap diantaranya berlokasi di Padang Cermin, Gedong Tataan, Negeri Katon, Tegineneng.

Tenaga Kesehatan yang ada di Puskesmas: 31 Dokter Umum, 3 Dokter Gigi, 162 Bidan, 144 Perawat, 13 Kefarmasian, 7 Tenaga Gizi, 9 Tenaga Kesehatan Lingkungan, 28 Tenaga Kesehatan Masyarakat, 2 Ahli Teknologi Laboraturium Medik dan 12 Pekarya. Sedangkan tenaga Kesehatan yang ada di Rumah Sakit: 7 Dokter Spesialis Dasar dan Penunjang, 7 Dokter Umum, 3 Dokter Gigi, 39 Bidan, 41 Perawat, 3 Kefarmasian, 1 Tenaga Gizi, 1 Tenaga Kesehatan Lingkungan, 2 Keteknisian Medis, 7 Tenaga Kesehatan Masyarakat dan 3 Ahli Teknologi Laboraturium Medik.

Agama

Islam 97,161%, kemudian menyusul berturut-turut agama Hindu 0,100%, agama Protestan 0,77%, kepercayaan lainnya 0,79%, agama Katolik 0,71%, dan agama Budha 0,46%.

POTENSI SUMBER DAYA ALAM

Pertanian

  1. Tanaman Pangan
    Luas lahan sawah: 15.465 ha dengan produksi padi berkisar 230.658 ton (2017) di Kecamatan Tegineneng, Negeri Katon, Gedong Tataan, Way Lima dan Way Khilau; Jagung (24.130 ha; produksi 120.000 ton per tahun) di Tegineneg dan Negeri Katon.
  2. Hortikultura
    Luas tanam Pisang: 2.243,51 ha dengan produksi 716.046 ton.

Perkebunan

Luas areal perkebunan mencapai 42.080 Ha atau 35,85% dari luas wilayah Kabupaten Pesawaran dengan jenis tanaman kelapa dalam. Kelapa hybrida, kelapa sawit, kopi robusta, cengkeh, vanili, karet, kemiri, pala dan lada serta tanaman unggulan kakao (27.373,49 ha; 25.000 – 30.000 ton/tahun

Peternakan

15.354 sapi,1.542 kerbau, 30.928 kambing dan 7.735 domba; serta 147.045 ayam buras, 159.299 ayam ras petelur, 3.623.030 ayam ras pedaging dan 2.308 itik.

Kehutanan

Produksi hasil hutan tahun 2014 berupa kayu bulat sebanyak 484.130 m3. Kondisi kawasan hutan yang ada di Kabupaten Pesawaran, yaitu: (a) Hutan produksi register 18 titik bungur seluas 1.389,76 Ha. Luas KPH register 18 titik bungur meliputi Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng. Sebagai kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan. Saat ini pengelolaannya berada pada PT. Inhutani V berdasarkan SK Menhut No. 1444 tahun 1999 sampai tahun 2039, dalam rangka usaha pengembangan hutan tanaman industri guna memenuhi bahan baku industri perkayuan; (b) Tahura Wan Abdul Rahman register seluas 21.949,31 ha. Tahura meliputi Kecamatan Gedong Tataan, Way Lima, Kedondong dan Padang cermin. Tahura adalah kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa yang alami atau buatan, jenis asli dan bukan palsu.

KPHL (Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung) Pesawaran memiliki beragam potensi sumber daya hutan, meliputi Hasil Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan Jasa Lingkungan (Jasling). Potensi HHBK meliputi beragam jenis produk yaitu Pala (Myristica fragrans), kemiri (Alleurites moluccana), cengkeh, durian (Durio Zibethinus), jengkol, petai (Parkia speciosa). Sedangkan potensi HHBK yang lain adalah berupa Jasling, antara lain pemanfaatan sumber daya air berupa air terjun. 

Kelautan/Perikanan

Luas Perairan laut (12 mil/68.900 Ha) adalah 689 km2; Panjang Garis Pantai: 120 Km; Pulau-Pulau: 37 Buah; Potensi Perikanan Tangkap: 25,230 Ton; Potensi Perairan Umum: 20 Ton; Potensi Budidaya Tambak: 750 Ha; Potensi Budidaya Air Tawar: 700 Ha; dan Potensi Budidaya Laut: 3.685,5 Ha. Hasil penangkapan ikan laut sebanyak 14.249,29 ton, Perairan umum sebesar 8,10 ton, produksi budidaya laut sebanyak 107 ton, budidaya air payau sebanyak 10,213 ton, budidaya air tawar sebanyak 682,00 ton, produksi olahan perikanan diantaranya penggaraman: 1.045 kg, kerupuk: 3.200 kg, abon lele: 50 kg, olahan rumput laut: 30 kg, terasi: 1.100 kg.

Pertambangan

Jenis-jenis bahan tambang yang ada di Kabupaten Pesawaran antara-lain bijih besi, batu mangan, emas, batu kapur (gamping), andesit, granit, marmer dan batu-bara.

Perindustrian

Unit usaha industri kecil pada tahun 2014 di Kabupaten Pesawaran sebanyak 301 unit, yaitu 74 unit usaha formal dan 227 unit usaha informal. Banyaknya tenaga kerja yang terserap pada industri ini sebanyak 1.201 orang, Sedangkan banyak unit usaha industri menengah/besar di Kabupaten Pesawaran pada tahun 2014 adalah 14 unit, dengan jumlah tenaga kerja 838 orang.

Energi

Panas Bumi (70.710 ha, membangkitkan 105 MW listrik); Surya (4,8 kWh/m2); Tenaga Air; Biogas; Biomass, Biodiesel, Bioetanol dari limbah kelapa sawit dan rumah-tangga.

Pariwisata

42 Wisata Bahari, berupa pulau, laut dan pantai; 21 Wisata Tirta, berupa sungai, sumber air panas dan air terjun; Wisata Agro, berupa perkebunan kelapa sawit, kopi, karet, budidaya kerang mutiara dan ikan kerapu; 6 Taman Wisata/ Perkemahan; Wisata Alam, berupa flora dan fauna di Taman Hutan Rakyat (TAHURA); Wisata Minat Khusus, berupa snorkeling, diving dan mountain bike; 6 Wisata Sejarah/Budaya/Religi, berupa arsitektur bangunan/ rumah adat, peninggalan sejarah dan adat, peninggalan sejarah dan adat istiadat Lampung.

 

 

MENGAPA BERINVESTASI DI KABUPATEN PESAWARAN?

Daerah ini kaya akan sumberdaya alam pertanian, perkebunan dan kehutanan dengan posisi geografis yang memungkinkan Kabupaten Pesawaran menjadi daerah penyangga Ibukota Provinsi Lampung. Berbagai wilayah dan berbagai sektor masih sangat memungkinkan untuk dikembangkan melalui investasi dari para pemilik modal.

 

 

POTENSI OBYEK PARIWISATA

Dalam rangka pengembangan pariwisata dengan potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Pesawaran, diantaranya wisata pantai, wisata alam, wisata pulau, Pemerintah Kabupaten Pesawaran tetap menggandeng pihak swasta dan pemangku kepentingan lainnya. Hal mendasar yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran adalah dengan penyediaan infrastruktur dasar berupa pembangunan jalan sebagai akses dalam mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Pesawaran, menjamin rasa aman dan nyaman kepada wisatawan, serta memberdayakan masyarakat lokal untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Pemanfaatan dan pengembangan pariwisata di kabupaten Pesawaran beserta obyek-obyeknya dapat dilakukan sesuai dengan potensi yang ada, jenis-jenis wisata tersebut antara lain :

Gunung Pesawaran

gunung tertinggi di Kabupaten Pesawaran (sekitar 1.682 m dpl), sangat cocok untuk dijadikan spot trekking bagi pendaki pemula, meski alam gunung ini masih diselimuti oleh hutan perawan. Jalur pendakian ke puncak Gunung Pesawaran cukup menantang dan bikin penasaran. Pasalnya jalur pendakian harus melintasi rute dengan kondisi alam yang masih alami tanpa fasilitas pendukung.

Gunung Betung

Gunung ini tingginya hanya selisih sekitar 400 m saja dari Gunung Psawar dan menjadi tujuan favorit para petualang karena aksesnya mudah dijangkau dan lokasinya berada dekat dengan kota Bandar Lampung. Sebagian besar kawasan Gunung Betung berupa hutan konservasi yang dikelola oleh pemerintah dalam bentuk Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman. Tentu saja pemandangan sepanjang rute pendakian akan menyejukkan mata. Apalagi Pengunjung akan berjumpa dengan banyak air terjun yang begitu indah.

Pulau Kelagian

Sebuah pulau kecil di Gebang Kecamatan Padang Cermin ini tak berpenghuni yang menjadi tujuan sempurna untuk me-recharge energi. Pulau ini dapat diakses dengan menyeberang dari Pantai Klara. Pulau Kelagian dikelilingi oleh pasir pantai putih yang sangat lembut. Kondisi alam bawah lautnya pun masih terjaga sehingga cocok untuk snorkeling melihat-lihat kehidupan bawah air yang mempesona. Namun pulau ini belum memiliki fasilitas penginapan. Waktu terbaik mengunjunginya adalah pagi hari dan pulang saat sore.

Pulau Pahawang

Adalah pulau yang tak kalah terkenal sebagai tujuan wisata populer di Lampung dan menjadi andalan wisata di Kabupaten Pesawaran yaitu Pulau Pahawang. Secara administratif pulau ini terletak di Kecamatan Punduh Padada dan terbagi atas Pulau Pahawang Besar dan Kecil. Kedua pulau tersebut sama-sama mempunyai pemandangan yang luar biasa mempesona. Pulau Pahawang Kecil bahkan memiliki jembatan alami seperti gosong atau pasir timbul saat surut yang menghubungkannya dengan Pulau Tanjung Putus. Kegiatan yang berhubungan dengan air menjadi andalan di pulau ini seperti menyelam dan snorkeling.

Pulau Tangkil

Pengunjung yang suka dengan olahraga ekstrim bisa mengunjungi Pulau Tangkil di Sukajaya Lempasing, Kecamatan Padang Cermin. Di pulau seluas 12 ha ini Pengunjung akan ditawarkan dengan berbagai aktivitas seru mulai dari banana boat hingga parasailing. Pulau Tangkil adalah salah satu destinasi wisata yang baru dikembangkan tahun 2014. Tak butuh waktu lama untuk menggaet wisatawan berkunjung ke pulau tersebut. Hadirnya berbagai fasilitas pendukung yang lengkap menjadikannya sebagai salah satu tujuan wisata yang layak diperhitungkan. Pulau ini dapat diakses melalui Pantai Mutun dengan menyewa perahu dengan tarif yang cukup terjangkau.

Pantai Mutun

Terletak di Sukajaya Lempasing, Kecamatan Padang Cermin adalah salah satu pantai yang cukup populer di Lampung. Pantai ini berada di Kabupaten Pesawaran yang berjarak hanya 25 km dari kota Bandar Lampung. Di pesisir pantainya telah disediakan gazebo untuk beristirahat dan meletakkan barang bawaan. Pantai Mutun adalah gerbang utama menuju ke Pulau Tangkil. Dari pesisir pantainya terlihat sayup-sayup pulau Tangkil yang indah. Pantai berombak tenang ini cukup memanjakan pengunjung yang suka dengan kegiatan air semisal berenang dan snorkeling. Tidak heran jika setiap akhir pekan kunjungan ke pantai ini sangat membludak.

Pantai Klara

Pantai Kelapa Rapat atau lebih dikenal dengan nama Pantai Klara adalah objek wisata pantai yang terletak di Jl. Raya Way Ratay, Gebang, Kecamatan Padang Cermin, tidak jauh dari Bandar Lampung. Penamaannya sendiri merujuk pada jajaran pohon kelapa yang sangat banyak di pesisirnya. Pantai ini menjadi tujuan rekreasi warga sekitar pada akhir pekan. Pantai Klara memiliki pasir putih serta terdapat jembatan kayu dengan gazebo di tengah laut yang keren untuk tempat foto. Hanya saja akses menuju ke pantai ini masih sedikit sulit sehingga Pengunjung perlu ekstra hati-hati saat melintasi jalanan yang sempit. Pantai ini juga dikenal sebagai pintu gerbang bagi Pengunjung yang ingin menyeberang ke Pulau Pahawang ataupun Kelagian.

Air Terjun Betung

Air terjun ini berada di kawasan Gunung Betung. Air Terjun Betung memiliki ukuran tinggi sekitar 30 meter. Sumber airnya sangat berlimpah dan sangat segar. Kebanyakan pecinta alam yang mendaki Gunung Betung dan singgah di air terjun ini akan menyempatkan diri untuk bermain air di bawah air terjun. Indahnya suasana alam dan segarnya air terjun Betung menjadi pemulih tenaga setelah melahap trek yang terjal dan melelahkan.

Curup Sinar Tiga

Beralih ke dusun Sinar Tiga, desa Harapan Jaya, kecamatan Padang Cermin. Di dalam wilayah tersebut dijumpai permata tersembunyi dalam bentuk Curup Sinar Tiga, sebuah air terjun cantik setinggi 20 meter yang masih terjaga kealamiannya. Belum banyak orang yang tahu keberadaan air terjun ini pun juga belum ada tarif masuk mengunjungi spot keren ini. Padahal lokasinya cukup mudah diakses dari Bandar Lampung dengan mengambil rute menuju ke tempat wisata Pantai Mutun. Dari pemukiman penduduk terakhir di dusun Sinar Tiga sebagai tempat parkir Pengunjung masih harus trekking jalan kaki selama 20 menit untuk sampai di depan air terjun.

Pulau Balak

Pulau ini menyuguhkan dua lanskap alam yang berbeda dalam satu wilayah. Di sisi Timur pulau ini berupa batuan cadas sedangkan sisi Barat hingga Utara diisi dengan garis pantai berpasir putih yang keren. Pulau ini berada di tengah Teluk Punduh Pidada sehingga kondisi pantainya sangat landai dengan ombak yang tenang. Layaknya pulau-pulau lain yang belum banyak terjamah manusia, kondisi alam bawah laut di Pulau Balak masih sangat terjaga. Terumbu karangnya dalam kondisi yang bagus dan menjadi rumah bagi ikan-ikan kecil berwarna-warni. Kalau lagi beruntung Pengunjung yang bersnorkeling di Pulau Balak dapat bertemu dengan spesies penyu sisik.

Pantai Dewi Mandapa

Adalah pilihan tempat wisata baru di Gebang Kecamatan Padang Cermin, yang mulai dilirik oleh Pengunjung. Pantainya sendiri berada sejalur dengan obyek wisata yang telah terkenal duluan yaitu Pantai Klara. Sehingga menemukannya bukanlah hal yang sulit. Pantai Dewi Mandapa terkenal dengan suasananya yang masih alami dipenuhi oleh pepohonan bakau yang rimbun. Ada dua spot yang menjadi incaran pengunjung saat tiba di pantai ini. Pertama adalah Pulau Cinta yang berbentuk seperti hati. Sedangkan spot kedua adalah kawasan hutan bakau yang telah ditata sedemikian rupa menjadi seperti beranda yang mengapung di tengah laut.

Pasir Timbul Sari Ringgung

Satu tempat wisata pantai yang cukup terkenal di Lampung dan berada di Kabupaten Pesawaran yaitu Pantai Sari Ringgung yang terletak di Jl. Way Ratai KM. 14, Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan. Pantai ini sudah biasa menjadi tujuan rekreasi di akhir pekan namun ada satu spot di dekat pantai tersebut yang kini mulai naik daun. Adalah Pasir Timbul Sari Ringgung, sebuah fenomena alam berupa pasir pantai yang timbul ke permukaan saat laut sedang surut. Menuju ke spot ini Pengunjung perlu menyewa perahu dengan perjalanan yang memakan waktu sekitar 15 menit. Di tempat ini Pengunjung bisa bebas melakukan apa saja yang berhubungan dengan air.

Marines Eco Park

Dikenal juga dengan sebutan MEP, merupakan tempat wisata Lampung yang baru dan mulai populer. Lokasinya sendiri ada di Pantai Lembing, Piabung bagian dari wilayah Pesawaran. Sejak dibuka pertama kali beberapa waktu yang lalu, tempat ini sudah didedikasikan untuk masyarakat umum dan prajurit marinir. Itu karena berada tepat di depan Komando Brigade Infanteri 3 (Brigif 3) Marinir Piabung. Harapannya masyarakat bisa mendapatkan pelajaran seputar eco park sekaligus punya waktu untuk bersenang-senang bersama dengan keluarga.

Pulau Wayang

Terletak di Pagar Jaya Kecamatan Punduh Pedada yang merupakan kepulauan yang eksotis, pemandangan laut yang indah, habitat ikan lumba-lumba dan wisata memancing.

POTENSI TRANSPORTASI

Pelabuhan

Terdapat 5 Pelabuhan yang ada di kabupaten pesawaran, antaralain :

  1. Pelabuhan Ketapang Berada di Kecamatan Teluk Pandan.
  2. Pelabuhan Pulau Pahawang di Kecamatan Marga Punduh.
  3. Pelabuhan Pulau Legundi di Kecamatan Punduh Pedada.
  4. Pelabuhan Pulau Tegal di Kecamatan Teluk Pandan.
  5. Pelabuhan Pagar Jaya di Kecamatan Punduh Pedada.

Kereta Api

Sistem prasarana kereta api berupa rencana pembangunan stasiun baru berada di kecamatan gedong tataan.

Bandar Udara

Rencana pembangunan bandar udara untuk kepentingan pertahanan/keamanan dan komersil di kecamatan Padang Cermin, Sebagai tempat pendaratan dan lepas landas helicopter (heliport).

PELUANG INVESTASI DI KABUPATEN PESAWARAN

Kesehatan Masyarakat

Pemerintah menempatkan Kesehatan Masyarakat dalam skala prioritas pembangunan Pesawaran. Pembangunan kesehatan diarahkan pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia; Kehidupan dan usia harapan hidup manusia; Kesejahteraan keluarga dan masyarakat; dan Kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat. Program peningkatan pelayanan kesehatan dengan pendampingan kesehatan masyarakat, pengadaan peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas dan puskesmas pembantu dan jaringannya sehingga mencapai sasaran meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.

Perkebunan

2. Pembangunan Perkebunan lebih diarahkan pada penanganan pengembangan komoditas unggulan secara terpadu serta terintegrasi secara lintas sektor maupun antar sektoral. Pengembangan dan pembinaan komoditas perkebunan diantaranya adalah, perkebunan dengan aspek budidaya (on farm) yaitu intensifikasi, rehabilitasi, peremajaan, diversif ikasi yang disertai dengan pengelolaan sumberdaya alam (air dan lahan) serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Sedangkan dri aspek panen dan pasca panen (on farm) yaitu pengembangan agroindustri pedesaan melalui pembinaan dan pemberian fasilitas peralatan pasca panen. Selain itu juga perlu dilakukan pembinaan sumberdaya manusia sebagai pelaku pelaksana pembangunan bidang perkebunan di lapang, dengan melakukan pelatihan-pelatihan berbagai teknologi, baik bidang budidaya maupun pengolahan produksi pasca panen melalui kelembagaan petani dalam kelompok tani.

Budidaya Laut

Potensi usaha Budidaya Laut yang dapat dikembangkan di Kabupaten Pesawaran adalah seluas 3.865 Ha yang terdiri dari untuk budidaya mutiara seluas 3.260,5 Ha, rumput laut seluas 250 Ha, budidaya ikan kerapu seluas 50 Ha dan tripang seluas 25 Ha. Potensi lahan untuk usaha budidaya tambak di Kabupaten Pesawaran seluas 216,95 ha dengan produksi sebesar 2.383,35 ton, yang terdapat di Kecamatan Padang Cermin seluas 115,8 Ha dengan produksi 1.340 ton, Punduh Pidada seluas 55 Ha dengan produksi sebesar 624 ton dan di Kecamatan Marga Punduh seluas 45,95 Ha dengan produksi 419,35 ton.

Mangrove

Mangrove sebagai jalur hijau (green belt) sangat berperan penting bagi terciptanya keseimbangan ekosistem pantai. Sebagai upaya untuk mempertahankan ekosistem pantai dan kehidupan sumberdaya laut, maka pelaksanaan rehabilitasi kawasan pantai menjadi salah satu program yang diprioritaskan. Tujuan pelaksanaan rehabilitasi kawasan mangrove adalah: Melestarikan fungsi ekosistem pantai melalui penyelamatan dan pelestarian ekosistem bakau/jalur hijau yang berbasis pada partisipasi aktif masyarakat; Melestarikan sumberdaya perikanan pantai melalui upaya penetapan kawasan suaka pantai dan restocking ikan/udang; dan Mengendalikan kerusakan pantai melalui penanaman kembali mangrove/bakau dan merehabilitasi kembali ekosistem bakau/jalur hijau yang telah rusak.

Padang Lamun

Wilayah laut Pesawaran memiliki persyaratan yang cukup baik bagi pertumbuhan vegetasi lamun adalah di wilayah Kecamatan Padang Cermin, dengan kondisi perairan yang relatif bersih, dasar berpasir dan dangkal sehingga memiliki penetrasi cahaya matahari yang baik sepanjang tahun. Jenis padang lamun yang terbentuk adalah komunitas tunggal yang ditempati oleh jenis Thalasia Emprichi, Henhalus Acoroides, Helophila ovalis dan sebagainya. Ekosistem padang lamun di Kecamatan Padang Cermin merupakan wilayah penghasil udang rebon dan secara alami berperan penting untuk perkembangbiakkan berbagai biota laut. Penyebaran ekosistem padang lamun merupakan asosiasi dari formasi mangrove dengan terumbu karang. Indikasi ini telah membentuk rangkaian sistem ekologi yang telah mendukung keberadaan dan keberlangsungan berbagai produk perikanan terutama perikanan tangkap.

Untuk jenis terumbu karang yang ada di wilayah Kabupaten Pesawaran termasuk dalam jenis patch reefs, fingging reefs, brain reefs yang tumbuh pada kedalaman hingga 17 m. Kondisi terumbu karang pada saat sudah mulai rusak akibat kegiatan pengeboman ikan, penambangan batu karang dan diambil untuk dijadikan hiasan.

Sumber Tambang

Banyaknya sumber tambang di Kabupaten Pesawaran merupakan asset wilayah yang dapat dieksploitasi untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan asli daerah. Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Pesawaran berusaha untuk mempermudah perizinan dan menginformasikan secara transparan tentang potensi tambang yang ada agar investor tertarik berusaha di bidang pertambangan. Potensi bahan galian yang ada: andesit, marmer, granit, pasir sungai, kapur/gamping, bijih besi, emas dan mangaan serta batu-bara.

Pariwisata

Dalam bidang Pariwisata: (a) Rencana pembangunan Kawasan Wisata Bahari dan Hutan di wilayah Kecamatan Teluk Pandan (wilayah pedesaan yang berbasis wisata pantai, kuliner, Ekonomi Kreatif dan Perikanan), Marga Punduh dan Punduh Pedada (wilayah pedesaan berbasis Wisata Laut, Warisan Budaya, Pertanian Padi, Pisang, Cabai, Kakao dan Perikanan); (b) Rencana Wisata berbasis Kerajinan Tangan (Tapis), Budaya Masyarakat Asli Lampung di wilayah Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng dengan dukungan bahan baku dan pemasaran menuju pasar ekspor; (c) Di sepanjang pantai Teluk Semakha dan Pulau Pahawang terbuka potensi untuk investasi pembangunan Perhotelan, Home-stay, Diving and Snorkeling Center serta infrastruktur pendukung (pelabuhan laut, sumber air bersih dan kelistrikan); (d) Pengembangan Desa Pagar Jaya sebagai Desa Agro Wisata dan Kawasan Ekonomi, Hotel dan Pelabuhan; (e) Infrastruktur akses pendukung, pengembangan desa menjadi Wilayah Eco-Wisata dan fasilitas lainnya di Kecamatan Padang Cermin dan Way Ratai.

Kawasan Industri

Rencana Pembangunan Kawasan Industri di wilayah Kecamatan Tegineneng (berbasis pertanian jagung dan peternakan) dan Negeri Katon (berbasis kerajinan Tapis, pertanian padi, jagung dan peternakan). Area Kawasan Industri Tegineneng mencapai + 1.200 ha, jarak ke Bandara + 3 km, jarak ke pelabuhan barang + 35 km, jaringan tol Lintas Sumatera, jaringan rel kereta api Sumatera, jaringan listrik bertegangan tinggi dan jaringan telekomunikasi.

Energi

Peluang Investasi di Sektor Energi dimungkinkan dengan rata-rata potensi tenaga surya mencapai 4,8 kWh/m2. Saat ini Kabupaten Pesawaran baru memiliki 8 unit pembangkit tenaga surya dengan kapasitas 230 kWp (off-grid). Diharapkan investor yang dapat membangun pembangkit tenaga surya dengan kapasitas of > 1 MWp.

Sumber Air

Potensi Sumber Air di Kabupaten ini berlokasi di Sungai Way Sabu (1.600 liter/detik) dengan potensi pengembangan sebagai PLTA dan sumber air bersih; Mata Air Matalinti (arthesis, 200 liter/detik) dengan potensi pengembangan infrastruktur penyedia air bersih; Gunung Batu (air permukaan, 1.438 liter/detik) dengan potensi pengembangan infrastruktur penyedia air bersih; Mata Air Bogorejo (arthesis, 432.000 liter/hari) dengan potensi pengembangan infrastruktur penyedia air bersih dan air minum kemasan; dan Sungai Way Sekampung (debit cukup besar) dengan potensi pengembangan sebagai PLTA dan sumber air bersih.

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU (DPMPPTSP),
KABUPATEN PESAWARAN

Kabupaten Pesawaran adalah Dinas yang melayani perizinan dan penanaman modal dalam berbagai macam sektor.

VISI:
TERWUJUDNYA PELAYANAN PERIZINAN YANG EFEKTIF, EFISIEN, TRANSPARAN DAN AKUNTABEL UNTUK MENDORONG INVESTASI DI KABUPATEN PESAWARAN.

MISI:

  1. Menciptakan pelayanan perizinan yang prima melalui peningkatan kualitas SDM aparatur yang profesional dan Sistem Kerja yang baik;
  2. Mewujudkan iklim investasi yang kondisif dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

MOTO:
Melayani dengan sepenuh hati, berdedikasi, cepat dan pasti.

Maklumat Pelayanan

  1. Siap melayani dengan sepenuh hati dan dedikasi;
  2. Bertekad memberikan pelayanan dengan cepat, pasti, transparan dan akuntabel sesuai ketentuan, standar dan prosedur yang berlaku;
  3. Selalu menunjukan sikap ramah, senyum dan sopan santun dalam memberikan pelayanan;
  4. Menjaga dan menghormati etika dan norma yang ada; dan
  5. Siap menerima pengaduan dengan tangan terbuka.

Jenis-Jenis Perijinan dan Non Perijinan

  1. Pendaftaran Penanaman Modal
  2. Izin prinsip Penanaman Modal
  3. Izin Prinsip Perubahan Penanaman Modal
  4. Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal
  5. Izin Usaha Penanaman Modal
  6. Izin Usaha Perluasan Penanaman Modal
  7. Izin Usaha Penggabungan/Merger Penanaman Modal
  8. Izin Usaha Perubahan Penanaman Modal
  9. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  10. Izin Lokasi (IL)
  11. Izin Pemanfaatan Tanah (IPT)
  12. Izin Perubahan Penggunaan Tanah (IPPT)
  13. Izin Merk
  14. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  15. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  16. Izin Usaha Industri (IUI)
  17. Tanda Daftar Industri (TDI)
  18. Tanda Daftar Gudang (TDG)
  19. Izin Usaha Pusat Perbelanjaan (IUPP)
  20. Izin Usaha Toko Modern (IUTM)
  21. Izin Usaha Jasa Kontruksi (IUJK)
  22. Izin Pemasangan Reklame
  23. Izin Lingkungan
  24. Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC)
  25. Izin Penyimpanan Sementara (LB3)
  26. Izin Pengumpulan LB3 dalam Satu Kabupaten
  27. Tanda Daftar Usaha Pariwisata
  28. Surat Izin Usaha Angkutan
  29. Surat Izin Usaha Perikanan Tambak (SIUP-TBK)
  30. Izin Penyelenggaraan Klinik Pratama
  31. Izin Apotik
  32. Izin Toko Obat.

TABULASI DATA
BIDANG USAHA UNGGULAN DAERAH KABUPATEN PESAWARAN
UNTUK KEGIATAN INVESTASI PENANAMAN MODAL ASING (PMA) & DALAM NEGERI (PMDN)

No

SEKTOR

BIDANG USAHA (PROYEK INVESTASI)

LOKASI

STATUS KEPEMILIKAN

NILAI INVESTASI (USD/IDR)

1.

KESEHATAN

  • Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia
  • Peningkatan sarana dan prasarana Puskesmas dan Puskesmas Pembantu.

Kabupaten Pesawaran

Pemerintah Daerah

 

2.

PERTANIAN

  • Pengembangan produksi padi
  • Pengembangan pertanaman pisang

Way Lima, Padang Cermin, Kedondong dan Way Khilau

Way Ratai dan Padang Cermin

Pemerintah Daerah dan Masyarakat

 

3.

PERKEBUNAN

  • Pengembangan Produksi Kakao (pabrik pengolahan, suplai biji kakao kualitas ekspor dan perkebunan kakao terpadu dengan peternakan.

Way Lima, Padang Cermin, Kedondong dan Way Khilau

Pemerintah Daerah

 

4.

PETERNAKAN

  • Pengembangan peternakan kambing

Padang Cermin dan Way Ratai

Masyarakat

 

5.

PERIKANAN DAN KELAUTAN

  • Perikanan Tangkap terpadu, minapolitas/budidaya ikan air laut
  • Budidaya Lele dan Patin
  • Budidaya ikan nila, gurami dan ikan mas.

Teluk Pandan, Marga Punduh, Padang Cermin, Punduh Pidada.
Negeri Katon dan Gedong Tataan
Way Lima, Way Ratai dan Kedondong

Pemerintah Daerah dan Masyarakat

 

6.

PERINDUSTRIAN

  • Pengembangan Kawasan Industri berbasis pertanian jagung dan peternakan
  • Pengembangan industri kerajinan Tapis.

Tegineneng

Negeri Katon

Pemerintah Daerah dan Masyarakat

 

7.

PERTAMBANGAN

  • Eksplorasi dan eksploitasi bahan galian

Kabupaten Pesawaran

Pemerintah Daerah

 

8.

ENERGI

  • Pembangkit tenaga surya
  • Pembangikt Listrik Tenaga Air
  • Infrastruktur Penyediaan Air Bersih

Pesawaran
Way Sabu dan Way Sekampung
Way Sabu, Way Sekampung, Matalinti dan Bogorejo

Pemerintah Daerah

 

9.

PARIWISATA

  • Rencana Pengembangan Wilayah Pedesaan berbasis wisata pantai, kuliner Ekonomi Kreatif dan Perikanan
  • Rencana Pengembangan Wilayah Pedesaan berbasis Wisata Laut, Warisan Budaya, Pertanian (Padi, Pisang, Cabai, Kakao) dan Perikanan
  • Infrastruktur Pendukung, Hotel/Home-stay, Pelabuhan Laut, Sumber air Bersih dan Kelistrikan
  • Pengembangan Desa Agro-Wisata, Kawasan Ekonomi, Hotel dan Pelabuhan
  • Infrastruktur Akses Pendukung, Desa Eko-Wisata dan fasilitas lain
  • Dukungan bahan baku, dukungan pemasaran menuju pasar ekspor, daerah wisata budaya

Teluk Pandan
Marga Punduh dan Punduh Pedada
Teluk Pandan, Marga Punduh dan Punduh Pedada; Pulau Pahawang
Punduh Pedada
Padang Cermin dan Way Ratai
Negeri Katon dan Tegineneng
Negeri Katon

Pemerintah Daerah dan Masyarakat

 
Back to top
Go to bottom
iden
190039
TodayToday641
YesterdayYesterday1220
This_WeekThis_Week1861
This_MonthThis_Month13858
All_DaysAll_Days190039

Free Joomla! template by L.THEME