Pasar Terapung Lok Baintan

Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarmasin dikenal sebagai Kota Seribu Sungai. Sejak lama, sungai menjadi jalur utama dalam berbagai aktivitas masyarakat, baik itu kehidupan sosial, ekonomi, maupun budaya. Bahkan saat ini peranan sungai telah berkaitan dengan kawasan wisata di Banjarmasin.

Daya tarik wisata sungai di Kalimantan Selatan adalah Pasar Terapung. Pasar Terapung merupakan warisan budaya masyarakat Banjar yang konon sudah ada sejak ratusan tahun lalu, tepatnya sejak zaman Kesultanan Banjar. Pasar Terapung ini berawal dari tradisi dan budaya masyarakat Banjar sendiri.

Salah satu pasar terapung yang masih bertahan hingga sekarang adalah Pasar Terapung Lok Baintan yang berlokasi di desa Sungai Pinang (Lok Baintan), kecamatan Sungai Tabuk, kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Pasar Terapung Lok Baintan telah dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Nasional oleh Pemerintah Pusat Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Untuk menuju Pasar Terapung Lok Baintan dari pusat kota dapat ditempuh dengan beberapa alternatif. Alternatif pertama yaitu menyusuri sungai Martapura menggunakan klotok dengan tarif sewa sekitar Rp. 200.000 sampai Rp. 250.000. Dengan klotok, perjalanan dari pusat kota menuju pasar terapung terbilang cepat karena hanya membutuhkan waktu 30 menit. Alternatif kedua dengan menggunakan kendaraan darat. Untuk alternatif kedua membutuhkan waktu lebih panjang yakni 1 jam untuk mencapai pasar terapung. Hal itu disebabkan medan perjalanan yang cenderung berat dan berliku-liku. Namun, bagi pengunjung yang sudah menggunakan kendaraan darat ke Desa Lok Baintan dan ingin tetap merasakan menggunakan klotok untuk mencapai pasar terapung, perjalanan bisa dilanjutkan menggunakan klotok dari dermaga yang ada di sana dengan biaya sewa Rp..

Pasar Terapung Lok Baintan sudah berlangsung sejak abad 18 di sepanjang pesisir aliran Sungai Martapura. Di sepanjang pesisir aliran Sungai Martapura Lokbaintan terlihat konvoi jukung (perahu khas Banjar) menuju lokasi pasar terapung. Jukung-jukung tersebut adalah milik para pedagang yang akan memasarkan hasil kebun, pertanian, maupun makanan khas daerah setempat. Pedagangnya didominasi oleh perempuan dengan memakai tanggui (tutup kepala khas Banjar). Aktivitas perdagangan dimulai pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 09.30 WITA. Di pasar ini juga masih berlaku barter antar pedagang. Tak ada organisasi pedagang sehingga jumlah mereka yang berjualan tak terhitung. Mereka datang untuk berjualan, dan bubar dengan sendirinya ketika matahari pagi mulai terik. Pasar ini unik karena selain transaksi dilakukan di atas jukung, pedagang dan pembelinya juga tidak terpaku di suatu tempat, tetapi terus bergerak mengikuti arus sungai.

Terdapat Jembatan Gantung Lok Baintan yang bertempat tidak jauh dari dermaga Lok Baintan.  Pengunjung dapat melihat aktivitas para pedagang pasar terapung dari atas jembatan gantung ini. Jembatan Gantung Lok Baintan juga merupakan lokasi favorit para fotografer untuk mengabadikan kealamian Pasar Terapung Lok Baintan.

FASILITAS LOK BAINTAN

PENGINAPAN

Pengunjung dapat memilih menginap di Banjarmasin atau daerah sekitar, ada beberapa penginapan atau hotel yang bersedia mencarikan perahu yang mengantar kekawasan Lokbaintan

RUMAH MAKAN

Dibeberapa tempat di sepanjang sungai Martapura terdapat beberapa rumah makan yang menawarkan makanan khas Kalimantan Selatan, diantaranya soto dan lontong. Namun menikmati makanan di atas perahu kami rasa merupakan pengalaman yang takkalah menarik untuk dicoba

KAMAR MANDI DAN WC

Kamar mandi dan toilet tersedia di tempat umum seperti terminal atau dermaga serta tempat ibadah

PAPAN KETERANGAN OBJEK WISATA

Jika Anda melihat terminal atau dermaga maka dengan mudah Anda akan tahu jika sudah sampai di lokasi pasar terapung

TEMPAT PARKIR

Tersedia beberapaspot parkir yang diperuntukkan bagi mobil atau sepeda motor

FASILITAS KESEHATAN

Terdapat pusat kesehatan masyarakat di dekat pasar terapung

JASA PEMANDU

Penduduk sekitar atau pengemudi perahu yang Anda sewa dapat mengantarkan Anda menelusuri sungai bersama para pedagang. Anda juga dapat meminta jasa pemandu di hotel tempat Anda menginap

TEMPAT IBADAH

Tempat ibadah tersedia bagi Muslim, bagi agama lainnya dapat memilih beribadah di kota terdekat

 

Akad Menurut Kitab Sabilal Muhtadin
Kegiatan jual-beli di pasar terapung ini lebih di dominasi oleh emak-emak, atau dalam bahasa Banjar disebut acil-acil, walaupun ada juga pedagang maupun pembeli laki-laki. Umumnya pedagang dan pembeli di pasar ini menggunakan jukung (perahu kecil), namun tidak sedikit penduduk sekitar pasar yang membeli dari pinggiran sungai saja. Barang yang diperdagangkan pun beragam. Mulai dari hasil pertanian, hasil sungai, hingga kue-kue camilan yang juga laris manis dibeli wisatawan sebagai sarapan ringan di atas kelotok mereka.

Transaksi antar pedagang pun tak jarang menggunakan sistem barter, atau tukar-menukar barang dengan barang, namun pada umumnya transaksi dilakukan dengan uang.

Ada yang menarik dalam budaya masyarakat Banjar dalam melakukan transaksi. Masyarakat Banjar adalah masyarakat yang taat beragama baik secara individu maupun kolektif. Sejak masyarakat Banjar memeluk agama Islam, mereka diajarkan oleh pemuka agama Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (1710-1812 masehi) untuk melakukan akad jual-beli pada saat bertransaksi yang tertuang dalam kitabnya yang terkenal, Sabilal Muhtadin. Pedagang akan menyebutkan kata “jual /dijual” dan pembeli akan menyahut dengan kata “tukar/ditukar” yang berarti membeli saat transaksi dilakukan.

Budaya yang melambangkan sah-nya transaksi perdagangan tersebut diturunkan secara turun-temurun dalam budaya masyasrakat Banjar di mana saja. Akad yang dahulu dilakukan di atas jukung, kini dilakukan pula di darat. Tidak usah heran dan bingung bila Sobat Pesona berkunjung ke Kalimantan Selatan akan menemukan aktivitas akad jual-beli tersebut saat melakukan transaksi apapun, karena pembeli tinggal menyebutkan tukar/ditukar sesaat setelah transaksi. 

 

Back to top
Go to bottom
iden
200932
TodayToday1105
YesterdayYesterday1140
This_WeekThis_Week3500
This_MonthThis_Month24751
All_DaysAll_Days200932

Free Joomla! template by L.THEME