idarenfrdehihujaru

Polisi Pariwisata Jaga Protokol Kesehatan di Objek Wisata

Direktur Poltekpar Palembang Zulkifli Harahap menyerahkan plakat kepada Dir PAM OBVIT Polda Sumsel Kombes Pol Mirzal Alwi usai Bimtek Polisi Pariwisata di Hotel Santika Palembang, Jumat, (20/11).
Hits: 13

Palembang, Gatra.com - Di tengah menuju normal baru, kini polisi pariwisata dikerahkan untuk menjaga protokol kesehatan di sejumlah objek wisata di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang mulai dibuka kembali.

Dir PAM OBVIT Polda Sumsel Kombes Pol Mirzal Alwi mengatakan polisi pariwisata itu melakukan patroli dialogis agar masyarakat maupun pelancong mematuhi protokol Covid-19. Mulai dari menggunakan masker hingga jaga jarak.

“Mereka (anggota dari Direktorat Pengamanan Objek Vital Unit Polisi Pariwisata) khusus bertugas menjaga keamanan para wisatawan asal Sumsel maupun luar provinsi yang berkunjung ke sini (Sumsel),” ujar dia usia Bimtek Polisi Pariwisata bersama Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang di Hotel Santika Palembang, Jumat (20/11/2020).

Polisi pariwisata itu, kata dia, turut memberikan pelayanan baik keamanan maupun kenyamanan bagi para pelancong yang datang ke Bumi Sriwijaya ini “Polisi pariwisata akan mengingatkan kepada para wisatawan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Kita akan memperhatikan itu (protokol kesehatan). Jadi, mereka (wisatawan) datang dengan aman dan pulang dengan aman,” tambah dia.

Dikatakan dia, ke depan polisi pariwisata pun akan tampil lebih humanis. Salah satunya dengan tampilan seragam yang lebih santai dibanding biasanya. “Soal jumlah unit polisi pariwisata ada semua di Polda Sumsel dan masing-masing Polres. Termasuk juga di wilayah baru seperti di Musi Rawas Utara. Tentunya, beroperasinya kembali objek wisata ini agar kegiatan ekonomi masyarakat setempat juga bangkit lagi,” ungkap dia.

Sementara itu, Direktur Poltekpar Palembang Zulkifli Harahap mengatakan dalam bimbingan teknis ini pihaknya memberikan pemahaman mengenai pelayanan kepolisian kepada wisatawan yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di wilayahnya.

“Di tengah menuju normal baru ini, kan industri pariwisata mulai kembali bergeliat, objek wisata kembali buka. Tapi, harus menyesuaikan diri dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan. Misal menyediakan tempat mencuci tangan, hand sanitizer, memastikan wisatawan pakai masker, dan jaga jarak,” ucap dia.

Dirinya menambahkan kepada pengelola objek pariwisata pun dituntut menciptakan iklim yang aman bagi wisatawan. Dia menyebut, baik itu dari gangguan kejahatan maupun penyakit. “Ya, peran polisi pariwisata guna menciptakan rasa aman. Itu sangat penting di era saat ini,” tIa membeberkan terdapat empat hal yang harus diperhatikan oleh pelaku pariwisata saat mengoperasikan objek wisata. Mulai dari kebersihan, kesehatan, keamanan, dan berwawasan lingkungan.

“Itu semua harus dipahami polisi pariwisata yang akan bertugas di objek pariwisata di Sumsel,” tutup dia.

Reporter: Rio Adi Pratama

top