idarenfrdehihujaru

Kolaborasi Investor Nasional dan Lokal Perkuat Iklim Investasi Daerah

Pembangunan proyek jalan tol layang A.P. Pettarani di Makassar memasuki tahap akhir - PT Margautama Nusantara
Hits: 11

Bisnis.com, MAKASSAR - Kolaborasi antara investor nasional dan investor lokal diyakini mampu memperbaiki iklim investasi daerah. Termasuk untuk Sulawesi Selatan. Kolaborasi tersebut juga diharap mampu meruntuhkan sekat-sekat antara kedua segmen investor.

Olehnya itu, Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM RI Achmad Idrus, mengajak investor nasional agar menjadikan investor lokal sebagai partner ketika menanamkan modalnya di Sulsel.

"Jika ada investor datang dari Jakarta atau dari luar mestinya bisa menjadi partner pengusaha lokal, sehingga jangan sampai ada kasus-kasus sosial antara pengusaha nasional dengan lokal," ungkap Achmad Idrus saat berkunjung di Makassar, Rabu (14/10/2020).

Hal itu menjadi penting, sebab menurut Achmad Idrus selain memperkuat iklim investasi, kolaborasi antara investor nasional dan lokal bisa memperluas peta investasi tak hanya di wilayah kota saja, tetapi hingga ke kabupaten. Namun, lanjutnya lagi, untuk mendukung hal itu, diperlukan penguatan pada sisi infrastruktur.

Achmad Idrus menjelaskan, infrastruktur sangat diperlukan untuk memberikan kenyamanan bagi investor. Misalnya saja untuk akses pelabuhan, bandara, dan infrastruktur jalan yang memadai. Hal itu, kata Achmad Idrus menjadi daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di sebuah daerah.

"Image itu harus kita bangun dari Makassar, di Sulawesi Selatan, agar investor dari luar juga merasa nyaman ketika menanam modal di daerah. Kita butuh kolaborasi," jelasnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Jayadi Nas menjelaskan investor nasional sudah sepatutnya menggandeng investor lokal. Utamanya, dalam membuat sebuah proyek. Hal itu kata Jayadi juga bisa menjadi peluang bagi penyerapan tenaga kerja baru di tingkat daerah.

"Jadi, misalnya dari kolaborasi itu ada suatu proyek, Kita juga bisa berdayakan tenaga lokal. Kita juga punya potensi besar," ungkap Jayadi.

Di sisi lain, untuk menggenjot kinerja investasi di Sulsel, pihaknya memfokuskan penyamaan persepsi serta menjalin sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Termasuk dalam mendorong revitalisasi pelayanan di Sulsel.

Jayadi mengklaim, saat ini hampir seluruh pelayanan dilakukan secara digital. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan terhadap investor, baik domestik maupun internasional. (k36)

Editor : Amri Nur Rahmat

top