idarenfrdehihujaru

Tourism

500 Jenis Investasi Masuk Banyumas, Pemkab Siap Jemput Bola

Bupati Banyumas saat melihat aktifitas perusahaan garmen di Kecamatan Kalibagor Banyumas.
Hits: 17

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Di tengah pandemi covid-19 saat ini banyak sektor kehidupan yang terdampak, tidak terkecuali adalah investasi.

Namun demikian, iklim investasi di Indonesia dan khususnya di Banyumas masih tumbuh meskipun mendapat tekanan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas, Amrin Ma'ruf mengatakan jika iklim investasi masih ada meskipun tidak secara signifikan.

"Alhamdulilah kita tetap ada untuk investasi masuk, sekitar sampai triwulan kedua sekitar 500 jenis investasi yang masuk ke Banyumas," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (17/9/2020).

Pihaknya mengatakan jika diakui ada penurunan tapi investasi tetap jalan walau tidak begitu masif.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui dinas terkait tengah menyiapkan Perda khusus tentang memberikan stimulus agar investasi di Banyumas tetap tumbuh dan berkembang.

Termasuk di dalamnya mengatur bagaimana kemudahan memperoleh perizinan dan berbagai investasi yang ada di Banyumas.

"Misal jika dapat menyerap tenaga kerja lebih dari 500 maka akan mendapatkan Kemudahan-kemudahan seperti jemput bola," jelas Amrin. 

Pihaknya menyampaikan juga bahwa kemudahan itu berlaku pula pada sektor UMKM dan sektor pariwisata diluar hotel.

"Khusus UMKM dan Pariwisata maka IMB dalam aturan tersebut insyaallah nanti akan kita gratiskan," tandasnya.

Disinggung mengenai pelayanan di MPP, Amrin menambahkan jika ia saat ini tengah mengurus penambahan salah satu pelayana yang akan ada di MPP, yaitu Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

"Insyaallah akhir November akan launching ada penambahan pelayanan di MPP yaitu Hak Kekayaan Intelektual (HKI), bisa untuk UMKM, agar bisa bersaing lebih," pungkasnya. (Tribunbanyumas/jti)

top