idarenfrdehihujaru

Pemerintah Pusat Susun Skema Gelontorkan Rp 3 Triliun untuk Sektor Pariwisata

Anak-anak saat mandi di pinggir Pantai Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk beberapa waktu lalu.
Hits: 6

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Vinsensius Jemadu mengatakan, sekarang ini di kalangan Kementerian sudah berbicara banyak untuk pemulihan ekonomi.

Tidak terkecuali di sektor pariwisata, salah satu sektor yang bisa memulihkan ekonomi pasca pandemi covid-19.

"Sekarang kami di pusat sedang membahas, apa saja yang bisa dilakukan. Saat ini ada dana Rp 3 triliun lebih, itu untuk program pemulihan pariwisata, dan akan dibantu secara secara stimulus," ungkap Vinsensius Jemadu, selasa (15/9/2020).

Bantuan stimulas ini, sebagian besar untuk membantu perhotelan yang sebelumnya menjadi sektor yang terdampak akibat covid-19.

"Itu sebetulnya ada dana Rp 7 triliun, hanya saja diputuskan Rp 3 triliun saja dulu, untuk tahap awal, sisanya nanti tahun 2021. Ya pertimbangannya, karena tahun 2020 ini sudah pendek, karena berkaitan dengan pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut," ucapnya.

Untuk bantuan itu, kata dia, akan disebar di seluruh Indonesia, hanya saja sekarang ini masih dalam penyusunan skema oleh tim yang melibatkan perbankan, agar tepat sasaran dan bantuan ini effektif dan effesien.

"Itu masih digodok oleh tim, skema apa yang pas. Ini harus berhati-hati karena uang negara, ada tiga point yang menjadi acuan dalam skema ini, yaitu sukses pelaksaan, sukses hasilnya dan sukses administrasi. Karena penggunaan anggaran ini nantinya akan diaudit seketat mungkin," jelasnya.

Bantuan tersebut, secara keseluruhan tentu untuk pemulihan ekonomi dan menggerakan roda ekonomi kembali. Rencana pemerintah pusat akan merealisasikan bantuan itu pada tanggal 1 Oktober.

"Saat hari kesaktian Pancasila tanggal 1 Oktober akan dilaunching," ungkapnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)


Penulis: Disa Aryandi
Editor: khamelia

top