idarenfrdehihujaru

Pemerintah Singapura Minta Warga Genjot Pariwisata Domestik

Singapura. ┬ęshutterstock.com
Hits: 28

Merdeka.com - Dewan Pariwisata Singapura, Chaly Mah mengatakan, Singapura tengah menggenjot pariwisata domestik, sebab sebagian besar perbatasannya tertutup untuk pengunjung luar negeri karena virus corona.

Pemerintah Singapura mengumumkan akan mendistribusikan 320 juta dolar Singapura dalam kredit pariwisata kepada penduduk untuk mendorong belanja lokal dalam perjalanan domestik.

Sebelumnya pada Januari, Singapura memulai tahun dengan 1,69 juta pengunjung, meningkat dari 1,62 juta pada bulan yang sama tahun lalu. Namun, ketika pihak berwenang berusaha mengendalikan penyebaran wabah virus corona, pembatasan perjalanan diberlakukan. Kontrol imigrasi mengirim angka-angka anjlok sekitar 99 persen tahun-ke-tahun dalam beberapa bulan terakhir.

"Mengingat kami adalah negara kecil dan kami tidak mendapatkan keuntungan dari perjalanan domestik, apa yang kami coba lakukan sekarang adalah mendorong warga Singapura untuk mengunjungi beberapa tempat wisata lokal kami," kata Chaly Mah, Singapura, dilansir CNBC, Selasa (15/9).

Pihak berwenang mencoba menutupi kekurangan pendapatan pariwisata dengan membujuk warga Singapura untuk mengunjungi objek wisata di negara mereka sendiri. Wisatawan Singapura menghasilkan sekitar 34 miliar dolar Singapura atau Rp 370,7 triliun dalam pengeluaran terkait pariwisata di luar negeri tahun lalu, dan sasarannya adalah untuk menangkap sekitar 10 persen dari jumlah tersebut dari wisatawan domestik.

Menurut dana dari pemerintah Singapura, turis yang datang ke Singapura menghabiskan 27,7 miliar dolar Singapura atau Rp 302 triliun penerimaan tahun lalu, menurut dana dari pemerintah Singapura.

Singapore Tourism Board meluncurkan kampanye SingapoRe discovers pada bulan Juli untuk mendorong penduduk Singapura menginap di hotel, makan dan menyaksikan atraksi.

"Idenya adalah agar warga Singapura dan penduduk lokal mengunjungi beberapa tempat wisata lokal kami dan menemukan kembali Singapura. Agar kami memiliki pengalaman otentik bagi turis kami di Singapura, kami harus memiliki warga Singapura sendiri yang mengalami beberapa atraksi lokal ini sehingga mereka dapat menceritakan kisah otentik ketika mereka menghubungkannya dengan turis," tambahnya.

Dia menambahkan bahwa dewan pariwisata juga sedang menjajaki kapal pesiar ke mana-mana untuk meningkatkan lalu lintas kapal pesiar. Singapore Airlines juga dikatakan sedang mempertimbangkan penerbangan ke mana-mana.

"Karena perbatasan kita sekarang masih ditutup, ide flight to nowhere, cruise to nowhere adalah ide yang menarik untuk negara kota kecil seperti Singapura," kata Mah.

Sementara itu, Singapura telah memberlakukan pengaturan perjalanan jalur hijau timbal balik dengan beberapa negara termasuk China dan Malaysia untuk melayani pelancong bisnis dan resmi saat ini. "Negara kota itu perlahan-lahan akan membuka kembali perbatasannya untuk lebih banyak pelancong internasional dengan cara yang disengaja dan dikalibrasi," tutup Mah.

Reporter Magang : Brigitta Belia [azz]

top