idarenfrdehihujaru

Untuk Memudahkan Masuknya Investasi, Perlu Kebijakan yang Cepat

Hits: 10

PALANGKA RAYA-Peluang investor untuk mengembangkan investasi di Bumi Tambun Bungai –julukan Kalteng- sangatlah besar. Apalagi Kalteng memiliki sumber daya alam (SDA) yang cukup melimpah.

Sayangnya, tidak sepenuhnya peluang itu dilirik oleh investor. Adanya aturan yang rumit membuat investor enggan untuk mengembangkan usaha di wilayah ini. Dampaknya pun tentu dirasakan Kalteng. Kemajuan daerah akan menjadi lambat.

Oleh karena itu, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menyebut, untuk memudahkan masuknya investasi, maka perlu ada kebijakan yang cepat. Sehingga ada manfaatnya bagi masyarakat selama menjabat, baik sebagai bupati maupun gubernur.

“Sebenarnya Kalteng sudah ada tepung terigu, hamparan jagung, hamparan singkong, pabrik baja ringan, pabrik baja berat. Bahan baku dan hilirnya ada,” ungkap Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam rapat koordinasi terkait reforma agraria di Aula Jaya Tingang, Rabu (29/7).

 Akan tetapi, lanjut Sugianto, perkembangan dan kemajuan Kalteng tak dapat terwujud dengan baik karena adanya aturan yang berbelit-belit, sehingga menyulitkan berjalannya semua program pembangunan. Menyikapi kondisi tersebut, tutur gubernur, proses birokrasi perlu dipersingkat untuk menjalankan semua program yang ada.

“Jangan sampai waktu terbuang percuma, energi terbuang, anggaran terbuang tanpa ada hasilnya. Sebab sebagai gubernur ada tanggung jawab untuk daerah, yakni meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan di semua bidang,” ucapnya.

Maka dari itu, gubernur berharap penataan reforma agraria terkait dengan membangunan food estate di Kalteng berjalan baik dan terpadu. Ada pertanian, peternakan, dan sektor lainnya. Sugianto menegaskan bahwa dalam rencana pembangunan food estate, Kalteng perlu memastikan lahan sebagai area penggunaan lain (APL).

top