idarenfrdehihujaru

BKPM: Sektor Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi Raup Investasi Terbanyak

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (17/2/2019).(KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA)
Hits: 64

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkap, sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi menerima investasi tertinggi pada kuartal I 2020.

Tercatat, nilai investasi tersebut mencapai Rp 49,3 triliun atau 23,4 persen dari total realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) periode kuartal I 2020.

"Peringkat pertama ini bertahan dari tahun sebelumnya, di mana sektor Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi juga menjadi yang tertinggi dengan Rp 139 triliun atau 17,2 persen dari total realisasi investasi sepanjang tahun 2019," kata Bahlil dalam keterangannya, Senin (27/4/2020).

Sementara berdasarkan data 2016-2020, sektor Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi mulai masuk menjadi peringkat 5 tertinggi sejak tahun 2017. Hal ini menandakan pembangunan infrastruktur mulai berjalan.

"Kegiatan investasi yang ada di dalamnya antara lain pembangunan jalan tol," ucap Bahlil.

Adapun sektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya menyusul di peringkat selanjutnya. Pada kuartal I 2020, sektor itu meraih investasi sebesar Rp 24,5 triliun atau 11,6 persen dari total realisasi PMA/PMDN.

“Ini menarik. Pada masa pemerintahan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin, salah satu programnya adalah transformasi ekonomi yang berbasis pada nilai tambah. Besarnya realisasi di sektor ini adalah tanda bahwa hilirisasi industri sudah berjalan,” ungkapnya.

Kemudian ada Listrik, Gas, dan Air Rp 18 triliun (8,6 persen), Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran Rp 17,8 triliun (8,4 persen), serta Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan Rp 17,2 triliun (8,2 persen).

Total realisasi investasi kuartal I Tahun 2020 mencapai Rp 210,7 triliun. Terjadi kenaikan 8,0 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019, yaitu sebesar Rp 195,1 triliun.

Kenaikan besar dialami investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang meningkat 29,3 persen.

 

top