idarenfrdehihujaru

Jadi Direktur Keuangan dan Investasi Jiwasraya, Siapa Farid Azhar Nasution?

Ilustrasi Jiwasraya(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)
Hits: 11

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akhirnya merombak jajaran direksi Asuransi Jiwasraya pada Rabu (18/3/2020). Sejumlah nama-nama baru mengisi posisi penting di Jiwasraya, salah satunya Direktur  Keuangan dan Investasi Jiwasraya, Farid Azhar Nasution.

Farid dipercaya masuk dalam jajaran direksi, bahkan memegang posisi sebagai Direktur Keuangan dan Investasi setelah sejumlah kasus termasuk kecurangan (fraud) menimpa keuangan asuransi pelat merah itu. Lantas, siapa sebetulnya Farid Azhar Nasution?

Farid Azhar Nasution rupanya merupakan salah satu pejabat Lembaga Penjamin Simpanan ( LPS). Farid telah berkarir di LPS sejak 2014 dengan jabatan Direktur Treasury LPS dan Direktur Hubungan Internasional LPS. Pria kelahiran 6 Agustus 1970 ini, juga malang-melintang di bidang keuangan. Sebelum menjabat di LPS, Farid adalah Co Head Debt Capital Market di Bahana Securities.

Dia pun sempat menjadi auditor di Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sesuai dengan jabatan yang pernah dilakoninya, Farid memang lulusan S2 Keuangan Syariah Institut Pertanian Bogor. Dia merupakan Post Graduate Diploma Finance di Prasetiya Business School, dan STAN Diploma Akuntansi.

Farid pernah mengikuti Executive Training Corporate Finance serta M n A di London Business School, Financial Regulatory Framework-IMF, dan Banking Resolution di FDIC. Kemampuannya menjadikan Farid sebagai salah satu alumni terbaik sekolah pimpinan tinggi Bank Indonesia (BI) angkatan 35. Sebelumnya diberitakan, Menteri BUMN mengangkat sejumlah nama-nama baru di jajaran direksi Jiwasraya.

Perombakan direksi berdasarkan keputusan Menteri BUMN selaku pemegang saham Jiwasraya Nomor SK-78/MBU/03/2020 tanggal 18 Maret 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Jiwasraya. Keputusan itu juga mengubah nomenklatur atau tata nama jabatan direksi dari awalnya Direktur Keuangan dipisah dengan Direktur Investasi dan Teknologi Informasi menjadi Direktur Keuangan dan Investasi.


Penulis : Fika Nurul Ulya
Editor : Erlangga Djumena

top