idarenfrdehihujaru

Kembali Bangkit, Tiongkok Tingkatkan Stabilitas Investasi Asing

Ilustrasi. Foto: AFP.
Hits: 18

Beijing: Tiongkok meningkatkan upaya untuk meningkatkan stabilitas investasi asing dengan mempromosikan dimulainya kembali pekerjaan perusahaan dan proyek yang didanai asing serta membuka lebih luas bagi investor asing.

Melansir Xinhua, Senin, 23 Maret 2020, Kementerian Perdagangan (MOC) Tiongkok mencatat sekitar 60 persen dari perusahaan manufaktur besar yang diinvestasikan asing dan lebih dari 40 persen penyedia layanan utama yang didanai asing dari Provinsi Hubei telah memulihkan lebih dari 70 persen kapasitas kerja pada 12 Maret.

Pihak berwenang Tiongkok berjanji untuk lebih lanjut memfasilitasi dimulainya kembali pekerjaan dari perusahaan asing.

Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional mendesak upaya untuk mengatasi kesulitan dalam pembukaan kembali pekerjaan demi membantu perusahaan kembali bekerja penuh secepat mungkin dan memajukan proyek-proyek investasi asing besar. MOC juga menekankan langkah-langkah untuk meningkatkan keuntungan perusahaan.
 
Negara ini juga meningkatkan pembukaan yang lebih luas untuk investasi asing. Revisi daftar negatif pada investasi asing sedang berlangsung, sebagai bagian dari rencana untuk memperpendek daftar negatif dan memperluas katalog industri untuk mendorong investasi asing.
 
Edisi baru daftar itu mungkin akan dirilis pada Mei, memperluas akses pasar sektor tersier, seperti perawatan kesehatan, layanan lanjut usia, keuangan, transportasi, logistik, pariwisata, pendidikan dan pelatihan, serta layanan telekomunikasi bernilai tambah, kata Zhang Fei dari Akademi Perdagangan Internasional dan Kerjasama Ekonomi Tiongkok (CAITEC).
 
Seorang peneliti di CAITECPang Chaoran mengatakan Tiongkok akan mempercepat pembukaan rantai industri dan pasokan yang lemah, mendorong investasi untuk lebih memenuhi kebutuhan peningkatan konsumsi dalam negeri dan mendukung perusahaan-perusahaan untuk berinvestasi di wilayah tengah, barat, dan timur laut.
 
Zhang juga mencatat perusahaan asing berfokus pada peluang di industri biomedis, kesehatan masyarakat, kecerdasan buatan, jaringan 5G, dan internet industri, dengan banyaknya permintaan yang muncul di tengah epidemi.
 
Pejabat MOC Ye Wei menuturkan negara itu akan terus meningkatkan lingkungan bisnis dan meningkatkan stabilitas investasi asing. Perusahaan-perusahaan yang diinvestasikan asing di Tiongkok mendapatkan kembali kepercayaannya, terlepas dari dampak epidemi tersebut.
 
Perusahaan raksasa ritel Costco, misalnya, telah mengumumkan untuk membuka toko kedua di daratan Tiongkok di Shanghai. Sementara Starbucks akan membangun taman inovasi kopi di Provinsi Jiangsu, Tiongkok timur.


 

(AHL)

top