Pantai Gumumae

“Jangan ngaku kamu pewisata ulung kalau sampai kota Minyak Maluku kemudian tidak bertandang ke Gumumae Beach. Ini Benar, wisata alam pantai ini bisa membuatmu mematung tanpa sadar. Apalagi ketika menikmati mentari kembali keperaduan. Ayo bergegas ceklist jadwal dan berlibur di pantai Gumumae,” Ibrahim Abdullah Rumadaul.

Bula, –  Hallo para traveler! apakah anda sudah memiliki rencana liburan ? atau masih bingung mau liburan kemana?. Bagi yang suka pantai atau pecinta pantai (beach lovers) yang berada di sekitar Pulau Seram, Maluku, khususnya di Kota kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), ini ada salah satu pantai yang kami rekomendasikan. Sejuk dan bersih, namanya Gumumae Beach (Pantai Gumumae).

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya bersama keluarga berlibur ke pantai Gumumae pada awal Januari lalu tepat tanggal 1 Januri 2018 kemarin. Semburat merah memancar dari kaki langit menjelang detik-detik terbenamnya matahari. Pantulan sinar kemerahan, menyentuh daun-daun cemara yang berbaris rapat di binbir pantai. Ketika sang surya membenamkan dirinya di ufuk barat, awan-awan yang memerah, mengantar perahu nelayan kembali ke darat.

Saya kemudian mengerti, kenapa judul feature “Ketika Sang Surya Tenggelam di Pantai Gumumae”, karya Abdullah Leurima, salah satu wartawan senior di SBT dapat meraih Anugerah Pesona Bahari Indonesia 2016 (best of the best) dari menteri pariwisata RI. Keindahan itu terpencar hingga dapat membuatmu mematung beberapa saat tanpa sadar.

Pantai Gumumae merupakan salah satu pantai yang terletak di Desa Sesar, Kecamatan Bula, Kabupaten SBT. Untuk bisa menikmati pesona pantai Gumumae, para pengunjung akan disambut gerbang menjulang bertuliskan “Welcom to Gumamae” dan kemudian menyusuri jalan beraspal sepanjang 1,4 kilometer, dari jalan raya Kota Bula ke arah timur laut.

Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi roda dua maupun empat untuk mencapai lokasi Pantai Gumumae. Pemerintah SBT di bawah pemerintahan bapak Mukti Keliobas dan Fachri Alkatiri telah menyediakan lahan parkir luas dan puluhan tempat santai dan lintasan jalan yang memadai.

Setelah tiba di lokasi wisata, anda terlebih dahulu membeli karcis masuk yang harganya sangat ramah kantong, yaitu hanya Rp 10.000 bagi kendaraan roda empat sedangkan roda dua Rp 5.000 itu pun sudah termasuk biaya parkir. Setelah melewati pintu masuk pembayaran karcis, mata anda akan dimanjakan dengan pemandangan pohon kasuari laut (Casuarina equisetifolia) sepanjang jalan pantai tersebut.

Di Bula, pantai yang satu ini menjadi salah satu pantai paling favorit bagi masyarakat setempat khususnya Kabupaten SBT. Pantai ini sangat ramai dikunjungi para wisatawan lokal maupun nasional bahkan dari mancanegara pada akhir pekan atau libur panjang. Dan tentu, membludak pada saat menjelang tahun baru 1 januari.

Pantai Gumumae terkenal dengan hamparan pohon kasuari laut yang menghiasi hampir seluruh tepi pantai. Tidak heran, dengan adanya pohon kasuari laut yang mengelilingi pantai membuat suasana di pantai ini semakin sejuk. Memang tidak banyak pantai yang memiliki karakter tersebut, sehingga Pantai Gumumae memiliki ciri khas tersendiri.

Di tepi pantai dibawah pohon kasuari terdapat beberapa tempat berteduh seperti gazebo yang memang dibangun pemerintah guna kenyamanan para wisatawan. Gazebo yang telah disediakan bertemakan walang (tempat teduh khas Maluku) dan cukup luas.

Foto diambil oleh para anak muda kreatif tengah mengabil video klip. Tampak pepohonan membentuk fatamorgana

Sehingga para wisatawan dapat duduk santai bhkn merebahkan badan.

Anda juga dapat membawa bekal serta tikar dari rumah dan dimakan bersama keluarga dibawah pohon kasuari diatas pasir halus khas SBT. Makan bersama keluarga dibawah pohon kasuari memang sangat nikmat ditambah suasananya yang sejuk dengan udara yang segar.

Tidak begitu banyak peraturan di pantai ini asalkan tetap menjaga kebersihan sekitar pantai seperti membuang sampah setelah makan ke tempat sampah yang telah disediakan. Pantai Gumumae memiliki pasir yang begitu halus yang terbentang sejauh 3,2 kilometer. Biasanya hamparan pantai yang luas dijadikan tempat bermain pengujung, dari sepak bola hingga permainan tradisonal lainnya.

Ombak di Pantai Gumumae tidak begitu besar, sehingga tidak berbahaya untuk para wisatawan baik dewasa maupun anak-anak untuk berenang ataupun snorkeling.

Apabila anda ingin berenang, di lokasi pantai sudah disediakan tempat untuk menyewa perlengkapan renang seperti ban pelampung. Bagi anda yang tidak suka berenang, anda dapat berjalan-jalan menyusuri pantai dengan menikmati angin semilir yang sejuk.

Pemerintah Kabupaten SBT sempat merenovasi pantai tersebut dengan membangun monumen dan lampu jalan menuju pantai pada saat Event Tour de Moluccas (TdM) pada September 2017 yang lalu.Monumen dengan tulisan “Gumumae Beach” ini menjadi spot favorit untuk berfoto para wisatawan. Tak perlu khawatir jika anda lapar dan tidak membawa bekal dari rumah karena sudah banyak warung kecil di sekitar Pantai yang menjual jajanan khas Kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa itu.

Berselfi ria dengan latar belakang laut dan jembatan unik yang tersedia di Gumumae.

Di tengah teriknya matahari, rujak lontong yang lezat dan segarnya es kelapa muda sangat cocok untuk dinikmati dipantai ini. Harga makanan maupun minuman di lokasi wisata pun juga sangat bersahabat dengan kantong. Sehingga para wisatawan tetap dapat mencicipi jajanan khas Seram Bagian Timur sambil menikmati udara segar di tepi pantai.

Nur Rumodar, salah satu penjaga pintu masuk pantai Gumumae di mintai keterangannya menyatakan, pada awal bulan januari tercatat dari tanggal 1 sampi 5 Januari 2017 pengunjung ramai mengisi liburan hari pertama tahun 2018.

“Sejak pagi hari warga sudah memadati pantai Gumumae, bahkan malam pergantian tahun baru kemarin banyak warga yang sempat merayakannya di pantai ini,” Kata Nur Rumodar, saat di minta keterangannya pada hari Jumaat (05/1).

Menurut dia, pengunjung umumnya warga Bula, tetapi ada juga yang dari luar daerah. Karcis masuk objek wisata pantai Gumumae Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua, sedangkan roda empat Rp 10.000.

“Rata-rata pengunjung adalah warga Kabupaten SBT serta wisatawan lokal dan nasional,” Kata Nur.

Secara terpisah, bertemu dan berbincang singkat bersama sekretaris dinas pariwisata SBT, Ramli Keliobas. Dikatakan, Objek wisata Pantai Gumumae di Kota Bula, Kabupaten SBT berhasil mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan oleh pemerintah setempat sebesar Rp10 juta per tahun.

“Sudah melebihi dari yang ditargetkan oleh pemerintah daerah Kabupaten SBT, Rp10 juta. Hingga September 2017 yang lalu sudah mencapai Rp11 juta, kami masih terus mengejar PAD yang lebih tinggi lagi,” Katanya

Jika dilihat dari pencapaian angka setoran PAD yang sudah melebihi target, kata dia, besar kemungkinan PAD Pantai Gumumae bisa mencapai 200 persen di setia akhir tahun.

“Saya perkirakan di setiap tahun baru PAD kita bisa mencapai 200 persen karena akhir tahun biasanya sangat ramai pengunjung di pantai ini bahkan terlihat pada saat tanggal 1 Januari 2018 kemarin,” tandasnya lagi.

Gumumae Beach terkenal dengan pasirnya yang halus dan terhampar memanjang, serta keindahan fenomena matahari terbenam di ufuk timur dan di hiasi ratusan pohon kasuari dan mangrove di seputaran pantai itu. Bagaimana dengan cerita pengalaman saya? Seru bukan? Jadikan Pantai Gumumae sebagai salah satu list liburan yang wajib anda kunjungi bersama keluarga, teman maupun pasangan.**

Back to top
Go to bottom
iden
190039
TodayToday641
YesterdayYesterday1220
This_WeekThis_Week1861
This_MonthThis_Month13858
All_DaysAll_Days190039

Free Joomla! template by L.THEME