SAMBUTAN

H. INDRA YASIN, SH., MH.
BUPATI GORONTALO UTARA

Beliau dilahirkan di Kota Gorontalo pada tanggal 28 Juni 1954, beragama Islam, dari pasangan Bapak Rajak Yasin dan Ibu Marhula Pakaya. Dalam pernikahannya dengan Ibu Dr. Dra. Hj. Reni Hiola, M.Kes, beliau dikaruniai 2 putri dan 1 putra.

Pendidikan dasar dilaluinya di SDN II Imana (lulus tahun 1967), SMPN Kwandang (lulus tahun 1970) dan SPGN II Gorontalo (lulus tahun 1973). Sedangkan Pendidikan tinggi ditempuhnya di UNHAS Makassar (S1 tahun 1981), UMI Makassar (S2 tahun 2007) dan UMI Makasar (Kandidat Doktor Ilmu Hukum).

Beliau mengawali kariernya sebagai Guru SMA Tri Dharma (1981); Dosen IKIP Gorontalo (1981); Dosen IAIN Gorontalo (1982); Departemen Penerangan Gorontalo (1983); Humas Setda Kabupaten Gorontalo (1986); Kepala Biro Hukum Provinsi Gorontalo (2001); Sekretaris Dewan Provinsi Gorontalo (2004); Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara (2007); Wakil Bupati Gorontalo Utara (2008); Bupati Gorontalo Utara (2012); Bupati Gorontalo Utara (2013-2018) dan Bupati Gorontalo Utara (2018-sekarang).

Dalam berorganisasi, beliau pernah menjadi Sekretaris OSIS SPGN II (1972); Wasek Senat Fakultas Hukum UNHAS (1977); HMI FH-UNHAS (1974); HMPMIG Makassar (1974); DPD II KNPI Kabupaten Gorontalo (1986) dan DPD II AMPI Kabupaten Gorontalo (1986).

Ir. HASAN HIOLA, MM
SAMBUTAN KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN GORONTALO UTARA

Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas segala Rahmat dan KaruniaNya sehingga penyusunan buku Profil, Leaflet dan Buku  Saku Investasi Daerah pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gorontalo Utara Tahun 2019 dapat terwujud. Buku ini meberikan informasi tentang Potensi dan Peluang Investasi di berbagai Sektor, kepada para Investor dan Calon Investor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).

Informasi potensi dan peluang investasi Kabupaten Gorontalo Utara dituangkan dalam bentuk buku, yang di sajikan dalam dua bahasa (Indonesia-Inggris). Bukunya akan didistribusikan secara nasional dan mancanegara dengan harapan segenap potensi dan peluang Investasi di berbagai sektor  yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara dapat terpublikasi dan terekspos secara optimal.

Akhirnya kami mengucapkan terima kasih kepada Pusat Informasi Data Investasi Indonesia (PIDII) dan pihak perusahaan CV. Cahaya Nuha yang menjadi mitra kami, serta OPD terkait yang telah berkontribusi dalam pemberian Data dan Informasi, tidak lupa pula kepada semua pihak yang memberikan dukungan sehingga Buku Profil Investasi Kabupaten Gorontalo Utara 2019 dapat tersusun. Adapun saran dan masukan demi kesempurnaan penyajian, kebenaran data dan informasi sangat kami harapkan. Semoga apa yang kita buat akan bermanfaat, berimplikasi terhadap kemajuan investasi di daerah dan juga dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Profil Investasi Kabupaten Gorontalo Utara

Profile of Investment in North Gorontalo Regency
website
VISI DAN MISI PEMERINTAH KABUPATEN GORONTALO UTARA
VISI
“Gorontalo Utara Ceria, Unggul, dan Sejahtera di Poros Maritim Utara Indonesia 2023” 

1.

Mempercepat Kesejahteraan Rakyat Gorontalo Utara dengan membangun infrastruktur dan program strategis kesejahteraan;

2.

Membangun SDM CERIA (Cerdas, Empatik, Ramah, Inovatif, Amanah), dan berdikari (SDM Aparatur dan SDM Masyarakat);

3.

Mengembangkan Keunggulan Positioning Gorontalo Utara diantra dua Provinsi (Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah) serta perairan Dunia, menjadi modal utama kemajuan demi kesejahteraan yang berkeadilan;

4.

Meningkatkan kualitas linggkungan, keseimbangan gender dan ramah anak;

5.

Mengembangkan kehidupan ber-agama dan ber-budaya secara produktif, harmonis, dan berkelanjutan.

GAMBARAN UMUM DAERAH
Letak, Luas dan Batas Wilayah

Gorontalo Utara merupakan dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 55,5 meter di atas permukaan laut (diambil dari ketinggian Kantor Camat PODES 2018), terletak pada 1007’55” Lintang Utara dan 00041’23” Lintang Utara, serta 121058’59” − 123016’29” Bujur Timur. Luas wilayah Gorontalo Utara adalah 1.777,022 km2. Wilayah Kabupaten Gorontalo Utara bagian Utara berbatasan dengan Laut Sulawesi, bagian Timur berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Utara, bagian Selatan berbatasan dengan Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango, dan bagian Barat berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tengah


Kabupaten Gorontalo Utara merupakan wilayah administrasi hasil pemekaran Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo yang disahkan pada tanggal 8 Desember Tahun 2008 lewat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2007 tentang Pemberntukan Kabupaten Gorontalo Utara. Secara Geografis daerah ini memiliki luas wilayah ± 1.777,03 Km², yang terdiri dari Wilayah pesisir pantai mencakup 52 pulau dengan panjang garis pantai 320 Km² serta merupakan wilayah pesisir pantai terpanjang di Provinsi Gorontalo.

Letak Kabupaten Gorontalo Utara memiliki batas-batas wilayah :
Utara                    : Laut Sulawesi
Selatan                 : Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo
Barat                    : Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo
Timur                    : Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo


Daerah ini memiliki 11 Kecamatan (Atinggola, Gentuma Raya, Kwandang, Tomilito, Ponelo Kepulauan, Anggrek, Monano, Sumalata, Sumalata Timur, Tolinggula dan Biau), 123 Desa.  dengan jumlah penduduk di tahun 2018 mencapai 114.036 jiwa dengan jumlah penduduk miskin 19,23% serta kepadatan penduduk mencapai 71.53 Orang/Km². Secara Geografis daerah ini berada diwilayah pesisir pantai utara laut sulawesi serta berhadapan langsung dengan negara-negara Asia selatan yakni, negara Philipines, Taiwan dan Vietnam. Dengan mengusung Poros maritim Laut Sulawesi serta merupakan teras depannya Indonesia dibagian Utara, maka daerah ini sangat strategis untuk pengembangan koridor transportasi laut yang menghubungkan perdagangan antar pulau dan antar negara. Saat ini kabupaten Gorontalo Utara merupakan jalur Pengembangan MasterPlan Percepatan dan Perluasan Ekonomi (MP3KEI) Koridor Ekonomi Sulawesi.


Dari sisi transportasi darat khususnya jalur trans Sulawesi, menghubungkan Kabupaten lainnya diantaranya, dari arah barat Kabupaten Buol, Kabupaten Toli-toli, Kota Palu Kabupaten Poso, Kota Palu Kabupaten Banggai (Provinsi Sulawesi Tengah) dan Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Dari arah Utara Kabupaten Bolmut, Kabupaten Minahasa, Kota Manado dan Kota Bitung (Provinsi Sulawesi Utara). Sedangkan dilihat dari sisi Transportasi Laut Kabupaten Gorontalo Utara mengandalkan Pelabuhan Kwandang menghubungkan jalur pelayaran Pelabuhan yang melayani antar pulau dengan Rute dari Kwandang menuju pelabuhan palele, pelabuhan Leok, pelabuhan Toli-toli, Pelabuhan Salendo, Pelabuhan Mangkalihat, pelabuhan tarakan, pelabuhan nunukan dan rute balik kepelabuhan tuntun  labuhan uki kemudian ke palabuhan kwandang dan seterusnya kerute awal.

Topografi, Iklim dan Kesesuaian Lahan

Berdasarkan elevasi (ketinggian dari permukaan laut), dataran di Kantor Kecamatan Kabupaten Gorontalo Utara terdiri dari 5-66 m. Secara geografis daerah ini berada di wilayah pesisir Pantai Utara Laut Sulawesi serta berhadapan langsung dengan negara-negara Asia Selatan yakni, negara Philipines, Taiwan dan Vietnam. Wilayah perbukitan rendah dan dataran tinggi, yang mencapai 0-1800 m di atas permukaan laut, dan didominasi oleh kemiringan 15⁰-40⁰ (60%-70%).

Temperatur rata-rata antara 26,600 dan 27,300C;  kelembaban udara antara 71% dan 87%; tekanan udara antara 005 dan 1007,80 mb; kecepatan angin antara 2 dan 3 knot; penyinaran matahari antara 44,80% dan 79,90%. Curah hujan berkisar antara 9 dan 246 mm3; hari hujan antara 6 dan 27 hari.

SARANA DAN PRASARANA
Bandara

Provinsi Gorontalo Memiliki satu bandara yaitu Bandara Djalaluddin Gorontalo merupakan Bandara Kelas 1 (satu) yang terletak di Kabupaten Gorontalo, jarak Bandara Djalaludin Gorontalo dari Kabupaten Gorontalo Utara, jaraknya 15 Km atau di tempuh 37 menit dengan menggunakan kenderaan roda empat dan roda dua landasan pacu Bandara Djalaluddin berukuran  3.000 meter x 400 meter Bandara Djalaludin Gorontalo mampu didarati Pesawat Boeing 737-900 ER dan maskapai yang sudah beroperasi diantaranya Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Batik Air, Wings Air dan Avia Star yang dalam satu harinya terdapat 20 pergerakan pesawat.


Fasilitas yang telah disiapkan adalah x-ray sebanyak empat unit, tiga untuk penumpang dan satu untuk kargo. “Ruangan musholla yang berada di lantai bawah dan lantai atas, ruang laktasi, eksalator, lift, toilet, kursi roda untuk penumpang sakit atau penyandang disabilitas. Juga terdapat dua lounge yang berukuran sedang dan luas, dan ruang merokok,” Terminal Bandara Djalaludin meliputi terminal lengkap dengan area parkir bandara yang seluas 46.411 M2 dan mampu menampung 1.000 mobil.

Pelabuhan

Kabupaten Gorontalo Utara memiliki 3 pelabuhan yaitu :

  1. Pelabuhan Anggrek terletak di Desa Ilangata - Kecamatan Anggrek, yang merupakan Pelabuhan Bongkar Muat Barang; Kapasitas pelabuhan Anggrek dapat dilabuh kapal berbobot 20.000 ton dengan panjang dermaga mencapai 303 meter dan lebar 31 meter, terdiri dari dermaga kargo dengan panjang 153 meter dan lebar 12 meter. Dermaga peti kemas panjang 150 meter, lebar 20 meter. Sedangkan kedalamannya mencapai 9-40 meter, pasang tertinggi 14 meter dan pasang terendah 10,5 meter.

  1. Pelabuhan Kwandang terletak di Desa Katialada, Kecamatan Kwandang yang merupakan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) dan Merupakan Pelabuhan Pangkalan Ternak; Pelabuhan Kwandang Gorontalo Utara ditetapkan sebagai pelabuhan pangkalan kapal ternak yang melayari beberapa provinsi di Indonesia. Meliputi rute Gorontalo-Tarakan-Balikpapan/Samarinda-Palu-Balikpapan/Samarinda-Gorontalo

  1. Pelabuhan Gentuma terletak di Desa Ketapang, Kecamatan Gentuma Raya yang merupakan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP).
Jalan Raya

Jalan Kabupaten Gorontalo Utara merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer yang tidak termasuk pada jalan nasional yang menghubungkan Jalan  Provinsi Gorontalo ke Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Sulawesi Tengah dan ibu kota kabupaten ke ibu kota kecamatan 123 Desa di Gorontalo Utara telah terhubung dengan jalan nasional

Transportasi

Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), pada tahun 2017 total jalan yang ada di Gorontalo Utara sepanjang 521,12 KM, dimana Panjang Jalan yang kondisinya baik bertambah sebanyak 22,28 KM dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 229,65 KM. Jika dilihat dari jenis permukaanya, jalan yang telah diaspal sebanyak 220,96 KM.


Menurut jenis prasarana transportasi dan ketersediaan angkutan umum yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara untuk Transportasi Darat di 117 Desa, Transportasi  Air 1 Desa dan 7 Desa menggunakan Transportasi Darat dan Laut. Dan untuk jalan yang dilalui roda empat maupun roda dua menuju kesemua kecamatan sebagian besar telah diaspal.

Telekomunikasi
  • Telepon seluler
    123 desa yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara sudah terjangkau dengan jaringan Telkom seluler dengan sinyal yang sangat kuat.

  • Program TV
    Program televisi dan radio yang dapat diterima oleh warga Kabupaten Gorontalo Utara :
    • TVRI lokal : 115 desa
    • TVRI daerah : 49 desa
    • TV swasta : 112 desa
    • TV luar negeri : 96 desa
    • RRI lokal : 96 desa
    • RRI daerah : 94 desa
    • Radio swasta / komunitas : 83 desa

  • Kantor Pos
    adalah tempat pemberi pelayanan komunikasi tertulis dan atau surat elektronik, layanan paket, layanan logistik, layanan transaksi keuangan, dan layanan keagenan pos untuk kepentingan umum. Rumah pos berfungsi sama seperti kantor pos dan kantor pos pembantu, bedanya rumah pos biasanya terletak di daerah terpencil dan terdapat di 4 desa Kabupaten Gorontalo Utara

  • Perusahaan Jasa Agen Ekspedisi Swasta
    adalah pelayanan pengiriman paket maupun dokumen yang dikelola oleh pihak swasta, misalnya Tiki, JNE dan J&T Express terdapat di 6 desa dan dapat melayani di seluruh wilayah di Kabupaten Gorontalo Utara.
Perbankan
  1. BANK SULUTGO: Kantor Cabang di Kecamatan Kwandang, Desa Molingkapoto Selatan dan beberapa Bank Unit Pembantu di Kecamatan Tolinggula, Sumalata, Kwandang dan Atinggola;
  2. BANK BRI: terletak di Kecamatan Kwandang, Anggrek, Atinggola, Tolinggula, dan Sumalata
  3. BANK MANDIRI: berada di Kecamatan Kwandang Desa Molingkapoto Selatan
  4. BANK BNI: berada di Kecamatan Kwandang Desa Molingkapoto Selatan
  5. Bank BTPN di kecamatan Kwandang desa Pontolo
  6. ULAM: di Kecamatan Kwandang Desa Moluo
  7. PEGADAIAN: di Kecamatan Kwandang Desa Moluo
Rumah Sakit
  • Fasilitas Kesehatan yang terdapat di Kabupaten Gorontalo Utara meliputi Rumah Sakit, Posyandu, Puskesmas dan Polindes. Untuk Rumah Sakit Gorontalo Utara hanya memiliki 1 rumah sakit umum yaitu RS Zainal Umar Sidiki (ZUS) yang terletak di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, sedangkan untuk Puskesmas tersebar di setiap Kecamatan sebanyak 15 Puskesmas. Tenaga Medis yang melayani masyarakat di Kabupaten Gorontalo Utara adalah:

    • 19 Dokter Umum,
    • 1 Dokter Gigi,
    • 124 Perawat,
    • 5 Perawat Gigi,
    • 110 Bidan
    • 20 Ahli farmasi.
Ketenaga Listrikan
  1. PLTU Anggrek terletak di Desa Ilangata Kecamatan Anggrek yang dikelola oleh PT. PLN Persero.
  2. PLTS Sumalata Timur terletak di Desa Mitihelumo Kecamatan Sumalata Timur Kabupaten Gorontalo Utara yang di kelola oleh PT. Brantas Adya Surya Energi
  3. PLTU Tomilito terletak di Desa Tanjung karang Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara yang di Kelola oleh PT. Gorontalo Listrik Perdana, Jenis Usaha pembangkit listrik Tenaga Uap PLTU SULBAGUT-1 Kapasitas 2 x 50 MW.
Keamanan

Untuk menunjang keamanan di Kabupaten Gorontalo Utara terdapat beberapa Pos Pangkalan Angkatan TNI maupun Aparat kepolisian

  • TNI Angkatan Darat 713 terletak di Desa Poso Kecamatan Kwandang;
  • TNI Angkatan Darat 715 terletak di Desa Tolongio Kecamatan Anggrek;
  • Brigif Terletak di Desa Popalo Kecamatan Anggrek;
  • Kodim 1314 Gorontalo Utara terletak di Desa Botungobungo Kecamatan Kwandang;
  • Pangkalan TNI Angkatan Laut terletak di Desa Katialada Kecamatan Kwandang;
  • TNI Angkatan Udara terletak di Desa Jembatan Merah Kecamatan Tomilito;
  • BAKAMLA terletak di Desa Mutiara Laut Kecamatan Tomilito;
  • POLAIR terletak Di Desa Katialada Kecamatan Kwandang; and
  • POLRES Kabupaten Gorontalo Utara terletak di Desa Molinggapoto Kecamatan Kwandang.
PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (PTSP)

Alur Pelayanan Pengaduan Bidang Pengaduan Inf ormasi Kebijakan dan Pelaporan Layanan

ss1

ss2

 

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

Sektor Pertanian merupakan sektor yang memegang peranan penting di Indonesia dalam mensejahterakan kehidupan penduduk Indonesia karena sebagian besar penduduknya hidup dari hasil bertani. Berawal dari Sektor Pertanian sumber pangan dihasilkan, yang merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Perekonomian di Kabupaten Gorontalo Utara ditopang oleh Sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Pariwisata, Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kehutanan dan Pertambangan yang di tunjang Infrastruktur Pelabuhan yang menghubungkan perdagangan antar Pulau dan antar Negara.

SEKTOR PERTANIAN, PERKEBUNAN, PETERNAKAN DAN KEHUTANAN
Sub-Sektor Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

Sub-Sektor Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

Luas Lahan Sawah (hektar) Menurut Kecamatan dan Jenis PengairanLuas Lahan Sawah (hektar) Menurut Kecamatan dan Jenis Pengairandi Kabupaten Gorontalo Utara, 2018

table1

 

Data Produksi & Luas Lahan Komoditas Padi, Jagung, Ubi Kayu, Ubi Jalar Tahun 2018

table2

Kabupaten Gorontalo Utara adalah salah satu daerah dengan Sektor Pertanian sebagai sektor utama penyanggah perekonomian daerah. Komoditas pertanian tanaman pangan yang paling banyak di Kabupaten Gorontalo Utara adalah Padi dan Jagung. Padi dan Jagung tersebar di 11 kecamatan di gorontalo utara. Kedua komoditas ini memiliki nilai produksi 48.458 ton untuk padi dan 55.305 ton untuk jagung. Komoditas pertanian tanaman pangan lain yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara adalah padi ladang, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu dan ubi jalar. Total luas sawah di Kabupaten Gorontalo Utara  adalah 6.256 ha yang terdiri atas 5.381 ha sawah irigasi dan 875 ha sawah non irigasi.

 jagung  Kunjungan Menteri Pertanian1  

Adapun luas panen tanaman padi sawah tahun 2018 adalah 14.353 ha. Untuk luas panen tanaman padi ladang tahun 2018 adalah 6.422 ha. Untuk tanaman jagung adalah 42.563 ha. Untuk luas Tanaman Ubi Kayu 22 ha dan untuk luas tanaman Ubi Jalar 13 ha. Sesuai dengan peraturan daerah Nomor 05 Tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Gorontalo Utara (RT/RW) tahun 2011-2013, dijelaskan bahwa kawasan peruntukan pertanian di Kabupaten Gorontalo Utara diarahkan di Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Biau, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Sumalata Timur, Kecamatan Anggrek, Kecamatan Kwandang, Kecamatan Gentuma Raya dan Kecamatan Atinggola.

Untuk komoditas holtikultura berupa tanaman sayur yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara antara lain: bawang merah, cabai rawit, tomat, terong dan kangkung. Semua tersebar di seluruh Kecamatan. Adapun untuk tanaman buah-buahan yang paling banyak adalah durian yang produksinya mencapai 12.986 kuintal yang berada di Kecamatan Sumalata, Tolinggula, Gentuma Raya. Komoditas holtikultura tanaman buah-buahan lainnya yaitu mangga, jeruk, pisang, papaya, nenas, duku, nangka dan rambutan.

Sub-Sektor Perkebunan

Tanaman perkebunan yang paling banyak dan mudah didapatkan di Kabupaten Gorontalo Utara adalah kelapa dengan luas tanam kelapa mencapai 12.291 ha dan produksi berkisar 80.742.29 ton. Salah satu jenis tanaman perkebunan yang saat ini sedang marak dikembangkan di Kabupaten Gorontalo Utara yaitu tanaman Nilam. Tanaman Nilam merupakan tanaman Sub-Sektor Perkebunan yang sangat potensi untuk dikembangkan karena nilai jual minyak nilam (atsiri) dinilai sangat menguntungkan dibanding komoditi perkebunan lainnya. Produksi minyak nilam saat ini di kabupaten gorontalo utara mencapai 28 ton dan kemungkinan dikembangkan  dalam skala besar sebagai peluang menarik investor.

Untuk kawasan perkebunan di Kabupaten Gorontalo Utara terdiri :

  1. Perkebunan kakao tersebar di Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Biau, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Sumalata Timur, Kecamatan Monano, Kecamatan Anggrek, Kecamatan Tomilito, Kecamatan Gentuma Raya dan Kecamatan Atinggola.
  2. Perkebunan kelapa terdapat di Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Biau, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Sumalata Timur, Kecamatan Monano, Kecamatan Anggrek, Kecamatan Tomilito,Kecamatan Ponelo Kepulauan, Kecamatan Gentuma Raya dan Kecamatan Atinggola.
  3. Kawasan perkebunan singkong gajah terdapat di Kecamatan Sumalata, Kecamatan Anggrek, Kecamatan Tomilito, Kecamatan Gentuma Raya dan Kecamatan Atinggola.
  4. Kawasan perkebunan cengkih terdapat di Kecamatan Sumalata, Kecamatan Anggrek, Kecamatan Tomilito, Kecamatan Gentuma Raya dan Kecamatan Atinggola.
  5. Kawasan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Biau, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Sumalata Timur, Kecamatan Monano, Kecamatan Anggrek, Kecamatan Tomilito, Kecamatan Gentuma Raya dan Kecamatan Atinggola.
  6. Kawasan perkebunan durian terletak di Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Gentuma Raya dan Kecamatan Atinggola.
Sub-Sektor Peternakan

Pada Sub-Sektor Peternakan Kabupaten Gorontalo Utara berupaya meningkatkan populasi hewan ternak sapi potong dan kambing. Sapi potong mencapai 30.852 ekor dan kambing mencapai 6.980 ekor. Adapun jenis unggas banyak adalah ayam kampung mencapai 315.960 ekor.

Adapun kawasan peternakan utamanya ternak sapi dan kambing di Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Biau, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Sumalata Timur, Kecamatan Monano, Kecamatan Anggrek, Kecamatan Tomilito, Kecamatan Gentuma Raya, dan Kecamatan Atinggola. Untuk pengembangan unggas terdapat di Kecamatan Monano, Kecamatan Anggrek, Kecamatan Kwandang, dan Kecamatan Tomilito.

Daerah yang sangat potensial untuk pengembangan sapi potong adalah Kecamatan Sumalata, Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Anggrek dan Kecamatan Atinggola. Daerah tersebut masih memiliki lahan yang cukup untuk pengembangan peternakan sapi potong karena tersedianya infrastruktur pendukung seperti lahan hijau dan lahan pengairan yang cukup.

Diharapkan dengan potensi tersebut, akan dapat menarik investor untuk menanamkan modalnya di bidang peternakan sapi potong. karena saat ini di kabupaten Gorontalo utara sudah melakukan kerjasama dengan PUM Netherland Senior Experts dalam rangka peningkatan kapasitas SDM di bidang pengembangan sapi potong dengan sasaran program Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Buol, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang tergabung dalam Kerjasama Utara-Utara.

Sub-Sektor Kehutanan

Adapun kawasan hutan produksi terdiri atas :

  1. Hutan Produksi Terbatas dengan luas 65.590,58 ha yang tersebar di Kecamatan Tolinggula (10.377 ha), Kecamatan Biau (6.016 ha), Kecamatan Sumalata (11.206 ha), Kecamatan Sumalata Timur (714 ha), Kecamatan Kwandang (11.780 ha), Kecamatan Anggrek (607 ha), Kecamatan Tomilito (1.549 ha), Kecamatan Gentuma Raya (4.669 ha) dan Kecamatan Atinggola (19.484 ha).
  2. Hutan Produksi Tetap dengan luas 15.445,97 ha yang tersebar di Kecamatan Kwandang (19 ha), Kecamatan Sumalata (1.749 ha), Kecamatan Sumalata Timur (5.453 ha), Kecamatan Monano (4.460 ha), Kecamatan Anggrek (2.365 ha), Kecamatan Gentuma Raya (983 ha) dan Kecamatan Atinggola (526 ha).
  3. Hutan Produksi yang bisa di-Konversi dengan luas 5.760,6 ha yang tersebar di Kecamatan Tolinggula (389 ha), Kecamatan Biau (61 ha), Kecamatan Sumalata (341 ha), Kecamatan Sumalata Timur (1.077 ha), Kecamatan Monano (754 ha) dan Kecamatan Anggrek (2.954 ha).

Adapun produksi hutan di Kabupaten Gorontalo Utara meliputi kayu bulat mencapai 4.871,03 m3,, kayu olahan mencapai 3.166,62 m3 dan rotan 40,49 m3.

Sektor Perikanan

Kabupaten Gorontalo Utara adalah kabupaten yang memiliki garis pantai yang cukup panjang, yaitu 317 km. Komoditas perikanan tangkap meliputi pelagis besar, pelagis sedang/kecil, demersial, ikan karang konsumsi, lobster dan cumi-cumi. Untuk perikanan budidaya yaitu budidaya tambak, rumput laut, air tawar, KJA laut, udang vaname dan karang mutiara. Jumlah rumah tangga perikanan tangkap di Kabupaten Gorontalo Utara mencapai 2.666 rumah tangga dan terdapat 2.564 perahu terdiri dari: 1.777 perahu dengan motor tempel, 745 perahu tanpa motor dan 42 kapal motor. Untuk jumlah rumah tangga perikanan budidaya mencapai 1.342 rumah tangga dengan total jumlah produksi mencapai 27.911,62 Ton

table3

Kawasan Perikanan di Kabupaten Gorontalo Utara terdiri atas :

  1. Kawasan Perikanan Tangkap terbesar di Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Kwandang, Kecamatan Monano, Kecamatan Anggrek, Kecamatan Gentuma raya, dan Kecamatan Atinggola.
  2. Kawasan Perikanan Budidaya, untuk Budidaya Laut dikembangkan di Kecamatan Sumalata, Kecamatan Anggrek dan Kecamatan Kwandang. Untuk Budidaya Perikanan Air Payau dikembangkan di Kecamatan Kwandang, Kecamatan Anggrek dan Kecamatan Gentuma Raya. Sedangkan untuk Budidaya Perikanan Air Tawar dikembangkan di Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Anggrek, Kecamatan Kwandang dan Kecamatan Atinggola.
  3. Kawasan Pengolahan Hasil Perikanan berupa pengembangan minapolitan di Kecamatan Kwandang, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Anggrek dan Kecamatan Gentuma Raya.
  4. Kawasan Pemasaran Hasil Perikanan yaitu pengembangan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) di Kecamatan Kwandang, pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Kecamatan Gentuma Raya dan pengembangan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kecamatan Sumalata dan Kecamatan Tolinggula.
  5. Kawasan Konservasi Laut Daerah, yaitu upaya perlindungan terhadap wilayah pesisir dan laut dengan fungsi untuk mempertahankan ekosistem dan biota laut, yang diarahkan pada Pulau Mohinggito dan Desa Ponelo, Kecamatan Ponelo Kepulauan.
  6. Perikanan Tangkap, Jumlah Produksi Perikanan Tangkap Menurut Jenis Ikan di Kabupaten Gorontalo Utara, 2018 Berdasarkan data tempat pelelangan ikan, Produksi Perikanan Tangkap pada tahun 2018 mencapai 24.413,8 ton, jenis ikan cakalang merupakan jenis ikan dengan produksi paling banyak dengan produksi mencapai 4.709,2 ton.

Potensi penanaman modal bidang Perikanan di Kabupaten Gorontalo Utara diarahkan pada pengembangan budidaya khususnya budidaya udang vaname yang memiliki peluang pasar yang cukup besar dan sangat menguntungkan.

Sektor Pertambangan

Kabupaten Gorontalo Utara masih sangat potensial untuk Pengembangan Sektor Pertambangan terutama batuan. Dalam hal ini untuk Kawasan Pertambangan terdiri atas :

  1. Pertambangan Mineral Logam berupa emas, perak dan tembaga yang tersebar di Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Biau, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Sumalata Timur, Kecamatan Monano, Kecamatan Kwandang, Kecamatan Tomilito, Kecamatan Gentuma Raya dan Kecamatan Atinggola; sedangkan pertambangan jenis pasir besi di Kecamatan Sumalata dan Kecamatan Biau serta potensi Pertambangan jenis Galena Di Kecamatan Gentuma Raya dan Kecamatan Atinggola.
  2. Pertambangan batuan jenis Andesit di Kecamatan Tolinggula, Kecamatan Biau, Kecamatan Sumalata; Pertambangan batuan jenis Andesit di Kecamatan Atinggola, Kecamatan Biau, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Monano, Kecamatan Kwandang, Kecamatan Tomilito dan Kecamatan Atinggola sedangkan jenis Granit di Kecamatan Biau, Kecamatan Sumalata, Kecamatan Sumalata Timur, Kecamatan Monano dan Kecamatan Tomilito.

Potensi Batu Pecah

Gorontalo Utara memiliki peluang yang besar terhadap pengelolaan potensi galian C tersebut, mengingat sepanjang garis pantai 317 kilometer, dipadati bebatuan yang memiliki kualitas terbaik. Namun kendala masih kurang investor, membuat potensi batu pecah belum terkelola optimal. Padahal pangsa pasarnya bisa memenuhi permintaan antar pulau, di antaranya Kalimantan dan Papua. investasi berskala nasional dibutuhkan untuk pengelolaan potensi batu pecah di daerah ini.

Sektor Industri

Kawasan industri yang paling banyak terdapat di Kabupaten Gorontalo Utara adalah industri Pangan dan paling besar terdapat di Kecamatan Kwandang. Kawasan industri di Kabupaten Gorontalo Utara meliputi :

  1. Industri berbasis Agro Industri Terpadu yaitu pengolahan hasil pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan yang terdapat di Kecamatan Tomilito, Kecamatan Kwandang, Kecamatan Anggrek dan Kecamatan Monano.
  2. Industri berbasis manufaktur di Kecamatan Sumalata, Kecamatan Sumalata Timur, dan Kecamatan Biau.
  3. Penyangga pengembangan industri berbasis agro industri dan berbasis manufaktur berada di Kecamatan Atinggola, Kecamatan Gentuma Raya dan Kecamatan Tolinggula.

Industri tersebut dikembangkan untuk  menunjang komoditi industri unggulan masyarakat yaitu ikan olahan, gula merah, furniture bambu, kerang laut dan aneka produk kerajinan khas daerah lainnya. Industri unggulan Kabupaten Gorontalo Utara meliputi :

  1. Industri Pengolahan Jagung meliputi : Industri Pangan berupa kue basah, kue kering, emping jagung, pop corn, marning, industri ransum makanan hewan, industri penggilingan dan pembersih jagung.
  2. Industri Hasil Laut meliputi : Industri penggaraman / pengeringan ikan dan biota air lainnya, industri pengasapan ikan dan biota air lainnya, industri pembekuan ikan dan biota air lainnya. Industri pemindangan ikan dan biota air lainnya, industri pengolahan dan pengawetan lainnya untuk ikan.
  3. Industri Pengolahan Hasil Hutan meliputi : Pengembangan industri meubel dan kayu lapis serta industri penyediaan bahan dasar kertas, korek api, Plywood dan Pelet Kayu (Wood Pellet)

Untuk memaksimalkan industri pengolahan jagung, kelapa dan hasil laut maka di butuhkan investor yang dapat mengembangkan industri tersebut, dengan cara memanfaatkan tenaga kerja lokal

Sektor Pariwisata

Kabupaten Gorontalo Utara memiliki 20 objek wisata, 1 hotel yaitu hotel Bidadari serta terdapat 64 restoran dan rumah makan. Untuk daerah tujuan wisata Kabupaten Gorontalo Utara memiliki 2 lokasi andalan yang menjadi tujuan para wisatawan yaitu Pulau Saronde dan Pulau Diyonumo yang masing-masing pada tahun 2019 sampai dengan bulan April mampu menyerap 6.907 wisatawan lokal dan 267 wisatawan mancanegara. Ada 52 pulau-pulau kecil di kawasan Kabupaten Gorontalo Utara yang berpotensi dikembangkan sebagai objek wisata.

Kawasan Pariwisata terdiri atas :

  1. Kawasan Pariwisata Budaya
    1. Pariwisata Situs Budaya Tanjung Kramat di Desa Hutokalo Kecamatan Sumalata;
    2. Pariwisata Benteng Orange di Desa Jembatan Merah Kecamatan Tomilito;
    3. Pariwisata Situs Kotajin di Kecamatan Atinggola.
  2. Kawasan Pariwisata Alam yang merupakan pengembangan
    1. Objek Wisata Pantai Monano, Pantai Toliteyuhu dan Pantai Dunu di Kecamatan Monano serta Pantai Minanga di Kecamatan Atinggola;
    2. Objek Wisata Air Terjun Didingga di Kecamatan Biau, Air Terjun Masuru di Kecamatan Kwandang dan Air Terjun Butato di Kecamatan Sumalata;
    3. Objek Wisata Bawah Laut Buladu, Pulau Raja dan Popaya di Kecamatan Sumalata Timur, Wisata Bawah Laut Pulau Lampu di Kecamatan Ponelo Kepulauan;
    4. Objek Wisata Pulau Saronde, Bogisa dan Pulau Mohinggito di Kecamatan Ponelo Kepulauan;
    5. Objek Wisata Terbatas Cagar Alam Mas-Popaya-Raja dan Kawasan Suaka Margasatwa Nantu;
    6. Objek Wisata Resting Area Taman Pontolo Indah di Kecamatan Kwandang dan Taman Kotajin di Kecamatan Atinggola; dan
    7. Objek Wisata Arung Jeram di Desa Papualangi, Kecamatan Tolinggula
OBYEK WISATA PERKECAMATAN DI KABUPATEN GORONTALO UTARA
sample38
KECAMATAN TOLINGGULA

Objek Wisata Arum Jeram yang terletak di Desa Papualangi ini memiliki suasana alam yang sejuk belum terkontaminasi dengan polusi udara, airnya jernih dan segar. Lokasi dari ibukota Kabupaten Gorontalo Utara sekitar 4 jam, di tempuh dengan kenderaan roda empat maupun roda dua.

sample38
KECAMATAN SUMALATA

Tempat Persinggahan Puncak Mandiri ini menyajikan panorama pemandangan alam indah, di persimpangan Jalan Trans Sulawesi antara Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Tengah, yaitu di Desa Puncak Mandiri.

sample38
KECAMATAN MONANO

Pulau Raja seluas 158 ha, terletak di Laut Sulawesi. Memiliki pantai berpasir coklat dan putih, Pulau Raja menjadi pilihan bagi wisatawan untuk menikmati kesunyian. Hutan kecil di pulau itu dan aneka burung di dalamnya menambah kenyamanan berdiam di pulau ini. Pulau Raja berjarak sekitar 1 jam perjalanan dengan mobil dari Ibukota Kabupaten Gorontalo Utara. Setiba di Desa Dunu, perjalanan menuju pulau dilanjutkan dengan perahu milik nelayan yang bisa disewa. Perjalanan dari darat ke pulau memakan waktu sekitar 20 menit. Namun, jika gelombang tinggi, waktu tempuh dapat mencapai 30 menit. Rekreasi yang bisa dinikmati di Pulau Raja antara lain mandi di laut, menyelam mengamati terumbu karang, memotret matahari tenggelam, dan menyaksikan ribuan kelelawar saat matahari mulai tenggelam. Pulau ini merupakan kawasan Cagar Alam Popaya Mas Raja, yang terdiri dari tiga pulau, yakni Pulau Popaya, Mas, dan Raja. Wisata di Pulau Raja juga bersifat terbatas atau termasuk kategori wisata minat khusus.

sample38
KECAMATAN KWANDANG

Wisata Cagar Budaya Benteng Maas terletak di Desa Cisadane. Meski kini tinggal tersisa reruntuhan, tapi daya tarik Benteng Maas masih cukup kuat. Banyak orang bahkan wisatawan seringkali dibuat penasaran, begitu pun para peneliti. Ada kisah soal kejayaan di Masa Kerajaan, Masa Keemasan Islam, bahkan para pendatang dari negeri seberang serta cerita-cerita mistis di dalamnya. Kawasan ini kini masih sering dapat kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara. lokasinya tak jauh dari Pusat Pemerintahan Pemda Kabupaten Gorontalo Utara.

sample38
KECAMATAN BIAU

Air Terjun Didingga dengan ketinggian 50 m, panorama pegunungan hijau dengan udara yang sejuk. Lokasinya dapat ditempuh sekitar 3 jam dari pusat pemerintah daerah Gorontalo Utara menggunakan mobil maupun motor

sample38
KECAMATAN SUMALATA TIMUR

Obyek Wisata Pulau Diyonumo ini menyimpan keindahan yang amat cantik, terletak di Desa Deme. Obyek Wisata ini dapat ditempuh dari ibukota Gorontalo Utara sekitar 1 jam 30 menit menuju pulau dilanjutkan dengan perahu milik nelayan yang bisa disewa. Perjalanan dari darat ke pulau memakan waktu sekitar 10 menit.

sample38
KECAMATAN ANGGREK

Pelabuhan Anggrek terletak di Desa Ilangata yang menjadi salah satu pelabuhan Utama untuk akses transportasi laut khususnya bongkar muat barang dari semua daerah sampai mengekspor barang khususnya Hasil Pertanian, Perkebunan, Peternakan, dan Industri.

sample38
KECAMATAN PONELO KEPULAUAN

Pulau Saronde adalah pulau dengan romantisme pasir putih. Beberapa meter sebelum mencapai pantai, sudah tampak pasir putihnya yang eksotis. Perjalanan menuju Pulau Saronde dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Gorontalo Utara dengan jarak tempuh kurang lebih 15 menit menggunakan mobil ke Pelabuhan Kwandang, dilanjutkan menyeberang menggunakan speed boat berkapasitas 10 orang, selama 15 menit. Ada pilihan lain dengan menggunakan kapal katinting atau kapal kayu dengan kapasitas muatan sampai 20 orang, dengan waktu tempuh 35 menit.

sample38
KECAMATAN TOMILITO

Pulau Huha memiliki keindahan yang mempesona. Perjalanan menuju pulau Huha dari pusat Pemerintahan Kabupaten Gorontalo Utara dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit menggunakan mobil ke Pantai Logpon dilanjutkan menyeberang menggunakan kapal katinting atau kapal kayu dengan kapasitas muatan 10-20 orang, sekitar 45 Menit.

sample38
KECAMATAN GENTUMA

Pulau Dokokayu ini masih jarang dijamah oleh Wisatawan. Perjalanan menuju Pulau Dokokayu dari ibukota Kabupaten melaui Pelabuhan Gentuma Raya dengan jarak tempuh kurang lebih 1 jam menggunakan mobil, kemudian menyeberang menggunakan kapal katinting atau kapal Kayu, sekitar 20 Menit untuk sampai ke Pulau Dokokayu.

sample38
KECAMATAN ATINGGOLA

Ota Jin adalah salah satu situs taman purbakala yang berada di Desa Kotajin. Daya tarik dari situs ini yaitu karena keangkerannya yang sudah dikenal oleh masyarakat sekitar dari generasi ke generasi. Jika dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Gorontalo Utara, pengunjung membutuhkan waktu tempuh 1 jam 30 Menit menggunakan mobil atau motor. Kota Jin sendiri merupakan tumpukan batu yang memiliki goa di dalamnya, atau dalam bahasa setempat disebut Ota Lo Jin. Ota berarti benteng atau istana, sedangkan Lo Jin adalah miliknya para jin, sehingga Ota Lo Jin berarti benteng atau istananya para jin. Kota Lo Jin berada di pinggir jalan Trans Sulawesi, sekilas nampak tumpukan batu yang berdiri kokoh di tengah sawah, dan di tengahnya terdapat mulut goa sebagai pintu masuk. Di dalam ruangan situs purbakala Ota Lo Jin ini terdapat 9 kamar dan sepasang meja-kursi yang terbuat dari batu alam. Jika berkunjung ke Kota Jin, akan sangat meriah jika dikunjungi pada hari Rabu di akhir bulan Safar, karena seluruh penduduk Desa Kotajin dan masyarakat Gorontalo Utara pada umumnya akan melakukan ritual Mandi Safar di Sungai Andagile, sungai yang menjadi batas antara Provinsi Gorontalo dengan Provinsi Sulawesi Utara.

Tabulasi Data Bidang Usaha Unggulan Daerah Kabupaten Gorontalo Utara untuk Kegiatan Investasi PMA & PMDN
Peta Kabupaten Gorontalo Utara
Kontak Investasi :

Kabupaten Gorontalo Utara

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTUKABUPATEN GORONTALO UTARA

Jl. Kusno Danupoyo, Desa Molingkapoto, Kec. Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara
Jl. Kusno Danupoyo, Desa Molingkapoto, Kec. Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara,Provinsi Gorontalo 96252
Telp: 081243244554/082194113603
Email: dpmgorut@gmail.com; Bidang.pm.gorut@gmail.com
Website: www.gorutkab.go.id

Back to top
Go to bottom
iden
240960
TodayToday888
YesterdayYesterday1289
This_WeekThis_Week10163
This_MonthThis_Month24192
All_DaysAll_Days240960

Free Joomla! template by L.THEME