KABUPATEN MAJENE

SAMBUTAN BUPATI KABUPATEN MAJENE

DR. H. Fahmi Massiara, Mh
Bupati

ASSALAMUALIKUM WR. WB.

Puji Syukur Kita Panjatkan Kehadirat Allah SWT, karena hanya atas Ridho dan perkenaannya, maka pada kesempatan  yang  berbahagia  ini  kami  dapat  menerbitkan buku Profil Pariwisata Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat dalam bentuk Travel Guide to Majene.

Buku Panduan Wisata ini disajikan sebagai bahan informasi, promosi sekaligus pertimbangan bagi para wisatawan baik domestik atau Mancanegara yang telah atau belum mengunjungi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Majene.

Isi buku panduan wisata ini memuat berbagai potensi unggulan destinasi pariwisata yang cukup beragam dan perlu untuk dikembangkan, yang terdiri dari ; Wisata Alam / wisata bahari, Wisata Budaya, Wisata Religi dan Wisata Buatan / Wisata Kuliner.

Pemerintah Daerah Kabupaten Majene dalam memacu program pembangunan pariwisata unggulan  tertuang pada VISI MISI Tahun 2016 – 2020 MP3 yakni, Majene Profesional, Produktif, Proaktif  dan dijabarkan dalam kegiatan prioritas daerah melalui “Revolusi Pariwisata” disamping sektor pertanian dan perikanan kelautan. Apabila dalam penyajian buku Panduan Wisata ini masih diperlukan informasi tambahan dapat diakses melalui website Pariwisata Kabupaten Majene.

Saya merasa bangga sekaligus mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menerbitkan buku Travel Guide to Majene sebagai sarana promosi destinasi unggulan Daerah Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat.

TERIMA KASIH, WASSALAM.

Andi Beda, S. Sos, M. Adm. Pemb.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

ASSALAMUALAIKUM WR. WB.
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan izinnya pembuatan buku profil pariwisata Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat dalam bentuk Travel Guide to Majene dapat diselesaikan dengan baik, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene telah melakukan berbagai upaya termasuk dalam penyusunan buku ini untuk menjadi bahan informasi yang dapat mendukung pembangunan sektor kebudayaan pariwisata, terutama dalam rangka memperluas jangkauan informasi tentang potensi kebudayaan pariwisata di kabupaten Majene.

Kabupten Majene dalam menata pembangunan di berbagai sektor unggulan, diantaranya pembangunan sektor kepariwisataan. Potensi wisata yang tertuang dalam buku ini dapat dijadikan referensi bagi wisatawan untuk melakukan kunjungan di Kabupaten Majene.

Ucapan terima kasih yang tiada terhingga, kami sampaikan terkhusus Kepada bapak Bupati Majene yang memberikan apresiasi hingga penulisan buku ini dapat berjalan dengan baik. Selain itu ucapan terima kasih yang setulus tulusnya kami sampaikan kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Majene yang telah terlibat langsung maupun tidak langsung dalam penulisan buku ini, semoga bantuan yang telah diberikan merupakan bentuk nyata atas dukungan terhadap proses pembangunan melalui VISI MISI Pemerintah Kabupaten Majene Tahun 2016 – 2021 MP3, Majene Profesional, Produktif, Proaktif.


TERIMA KASIH, WASSALAM.
 Majene, Juni 2019.

GAMBARAN UMUM DAERAH
Letak Geografis

Kabupaten Majene Majene terletak antara 2° 38'45” – 3° 38' 15” Lintang Selatan dan antara 118°45' 00” – 119° 4' 45” Bujur Timur, yang berbatasan dengan Kabupaten Mamuju di sebelah utara dan Kabupaten Polewali Mamasa sebelah timur, sedangkan sebelah selatan dan barat berbatasan dengan Teluk Mamasa dan Selat Makassar.

Kabupaten Majene adalah salah satu dari 6 kabupaten dalam wilayah Provinsi Sulawesi Barat yang terletak di pesisir pantai barat Sulawesi Barat memanjang dari selatan ke-utara kurang lebih sepanjang 146 km dari Kabupaten Mamunju ( Ibukota Provinsi Sulawesi Barat).

Administratif

Kabupaten Majene terdiri dari 8 (delapan) kecamatan dan 82 (delapan puluh dua) desa / kelurahan,yakni Kecamatan Banggae, Banggae Timur, Pamboang, Sendana, Tammeroddo Sendana,Tubo Sendana, Malunda, dan Ulumanda. 

Kabupaten Majene termasuk daerah yang memiliki banyak sungai - sungai kecil yang tersebar di seluruh kecamatannya yakni sekitar 85 (delapan puluh lima) sungai. Sungai-sungai inilah yang menjadi sumber air bagi masyarakatnya dalam memenuhi kebutuhan air bersihnya. Pada saat ini air baku yang digunakan adalah air permukaan/sungai, berasal dari Sungai Abaga, Sungai Mangge dan Sungai Tinambung untuk BNA dan untuk IKK adalah Sungai Belia, Sungai Karaka, Sungai Mangarabombang, Sungai Malunda dan Sungai Tammeroddo. Di mana untuk intake Sungai Abaga yang berkapasitas 40 lt/dt mengalami penurunan debit air menjadi ratarata 15 lt/dt pada saat musim kemarau. Nama Daerah Aliran Sungai (DAS) yang terdapat di Wilayah Kabupaten Majene.

Luas wilayah Kabupaten Majene adalah 947,84 Km2 dengan ibukota kabupaten terletak di Kecamatan Banggae dengan luas perkotaan 5.515 km, yang berada di posisi selatan Kabupaten Majene, dengan waktu tempuh sekitar 3 jam sampai 4 jam dari Ibukota Sulawesi Barat (Mandar Raya) yaitu ±120 Km. 

Dari total luas wilayah Kabupaten Majene, Kecamatan Ulumanda merupakan kecamatan yang memiliki wilayah terluas yakni 456,00 Km2, kemudian Kecamatan Malunda dengan luas 187,65 Km2. Sedangkan kecamatan yang memiliki luas wilayah terkecil yakni Kecamatan Banggae dengan luas wilayah 25,15 Km2. Luas wilayah per kecamatan serta jumlah kelurahan yang ada di Kabupaten Majene. 

Nama, Luas Wilayah Per-Kecamatan dan Jumlah Kelurahan.

 No.   Nama Kecamatan    Jumlah Kelurahan / Desa   Luas Wilayah 
 (Km2)  (%) thd Total
 1  Kec. Banggae  8  25,12  2,653
 2  Kec. Banggae Timur  9  30,04  3,169
 3  Kec. Pamboang  15  70,19  7,405
 4  Kec. Sendana  16  82,24  8,677
 5  Kec. Tammeroddo Sendana   7  55,40  5,845
 6  Kec. Tubo Sendana  7  41,17  4,344
 7  Kec. Malunda 12 187,65 19,798
 8  Kec. Ulumanda 8 456,00 48,109
Jumlah   82 947,84 100

 

Kondisi Fisik

Dari aspek topografi, Kabupaten Majene memiliki wilayah yang kondisinya relatif bervariasi yakni, pada sisi selatan merupakan daerah pesisir yang relatif datar sedangkan pada sisi utara merupakan daerah pegunungan. Berdasarkan data statistik luas wilayah yang memiliki 2 kemiringan 0 – 10 % adalah 125,72 Km, sedangkan sisanya memiliki kemiringan lebih besar dari 10 %.

Kondisi iklim wilayah Kabupaten Majene dan sekitarnya secara umum ditandai dengan hari hujan dan curah hujan yang relatif tinggi dan sangat dipengaruhi oleh angin musim, hal ini dikarenakan wilayahnya berbatasan dengan laut lepas (Selat Makassar dan Teluk Mandar). Berdasarkan catatan Stasiun Meteorologi, ratarata temperatur di Kabupaten Majene dan sekitarnya berkisar 27,13°C, dengan suhu minimum 22,53 °C dan suhu maksimum 30,83°C. Curah hujan di Kabupaten Majene tertinggi pada 3 Bulan September sebesar 303,1 mm dengan hari hujan 25. Sedangkan curah hujan terendah 3 terjadi pada bulan Maret sebesar 84,9 mm dengan jumlah hari hujan 17.

Rata-rata temperatur di Kabupaten Majene dan sekitarnya berkisar 27,52°C, dengan suhu minimum 22,83°C dan suhu maksimum 32,93°C. Curah hujan di Kabupaten Majene tertinggi pada Bulan Desember sebesar 456,4 mm dengan jumlah hari hujan 26. Sedangkan curah hujan terendah terjadi pada bulan Juli sebesar 1,6 mm dengan jumlah hari hujan 5.

Demografi

Penduduk Kabupaten Majene berdasarkan proyeksi penduduk tahun 2017 sebanyak 169.072 jiwa yang terdiri atas 82.618 jiwa penduduk laki-laki dan 86.454 jiwa penduduk perempuan. Dibandingkan dengan proyeksi jumlah penduduk tahun 2016, penduduk Kabupaten Majene mengalami pertumbuhan sebesar 1,61%. Rasio jenis kelamin tahun 2017 penduduk laki-laki terhadap penduduk perempuan sebesar 95,56. Hal ini berarti penduduk perempuan lebih banyak daripada penduduk laki-laki di Kabupaten Majene. Jumlah penduduk terbanyak di Kabupaten Majene sedang berusia 0-4 tahun yaitu sekitar 11,53% dari total penduduk. Kepadatan penduduk di Kabupaten Majene tahun 2017 mencapai 178 jiwa/km2 dengan rata-rata jumlah penduduk per rumah tangga 5 orang. Kepadatan Penduduk di 8 kecamatan cukup beragam dengan kepadatan penduduk tertinggi terletak di Kecamatan Banggae dengan kepadatan sebesar 1.675 jiwa/km2 dan terendah di Kecamatan Ulumanda sebesar 20 jiwa/Km2.

Peta Kabupaten Majene
VISI MISI PEMERINTAH KABUPATEN MAJENE 2016 - 2021

VISI

________________
Visi Misi MP3,
Majene Profesional, Produktif, Proaktif dengan tujuan :
1. Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.
2. Terbangunnya dan terkelolanya potensi sumber daya yang ada dan dimiliki di Kabupaten Majene.
3. Proaktif didalam pemamfaatan peluang pengelolaan potensi sumber daya untuk peningkatan pendapatan asli daerah dan pendapatan ekonomi masyarakat.

VISI Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten

________________
Visi, Majene “Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene Profesional, Produktif, Proaktif dengan misi :
1. Meningkatkan profesionalisme kinerja aparatur.
2. Mewujudkan Sumber Daya Alam Bidang kebudayaan pariwisata.
3. Meningkatkan pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana sektor kebudayaan pariwisata.
Kunjungan Wisatawan 2016 - 2018
Retribusi Daerah 2016 - 2018
FASILITAS PENDUKUNG PARIWISATA KABUPATEN MAJENE
Transportasi Udara (Bandara)

Kabupaten Majene sampai saat ini belumKabupaten Majene sampai saat ini belummemiliki bandara, namun alternatif pintu masuktransportasi udara bagi wisatawan melaluiBandar Udara Sultan Hasanuddin Makassardengan waktu tempuh Makassar – Majene melaluitransportasi darat sekitar 7 jam, kemudian akseslain melalui Bandar Udara Tampa Padang Mamuju(Ibukota Provinsi Sulawesi Barat) dengan waktutempuh Mamuju – Majene sekitar 3 jam.

Transportasi Laut (Pelabuhan)

Kabupaten Majene memiliki pelabuhan dengan Kabupaten Majene memiliki pelabuhan dengan jarak tempuh dari Ibukota 3 km, pelabuhan ini menjadi pintu masuk bagi wisatawan utamanya wisatawan nusantara dan berfungsi sebagai pelabuhan kapal feri untuk tujuan Majene – Batu Licin Kalimantan.

Transportasi Darat (Terminal)

Kabupaten Majene memiliki terminal induk dan Kabupaten Majene memiliki terminal induk dan terminal pembantu serta didukung oleh akses jalan trans sulawesi, sehingga dapat dijangkau oleh Bus Pariwisata 1 kali 24 jam, baik melalui jalur Makassar (Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan) – Majene maupun melalui jalur Mamuju (Ibukota Provinsi Sulawesi Barat) – Majene.

Perbankan

Ketersediaan Perbankan di Kabupaten Majene Ketersediaan Perbankan di Kabupaten Majene cukup memadai karena terdapat beberapa Kantor Cabang, diantaranya BNI, BRI, BTPN dan Bank Pembangunan Daerah SulSelbar dan melayani berbagai penukaran uang asing serta Sarana ATM tersebar di 8 (delapan) kecamatan dalam Wilayah Kabupaten Majene.

Sarana Kesehatan

Terdapat Rumah Sakit Umum Kelas B di Terdapat Rumah Sakit Umum Kelas B di Kabupaten Majene yang memiliki dokter spesialis penyakit dalam, bedah, kandungan serta dokter umum yang bertugas di RSU maupun di Puskemas Kecamatan maupun Puskesmas Pembantu didesa/kelurahan dalam Wilayah Kabupaten Majene.

Kantor Pos

PT. Pos Kabupaten Majene berada dalam Kota PT. Pos Kabupaten Majene berada dalam Kota Majene dan mudah dijangkau oleh wisatawan yang membutuhkan jasa pos tersebut.

Kantor Polisi

Kantor Polisi berada dalam Kota Majene,Kantor Polisi berada dalam Kota Majene,sehingga ketertiban dan keamanan tetap terpelihara serta suasana kondusif Kabupaten Majene terjamin, termasuk pada wilayah kecamatan terdapat polsek dan penugasan babinkamtibmas disetiap desa/kelurahan maupun pada objek-objek wisata dalam rangka menjaga keselamatan para wisatawan.

USAHA JASA DAN INDUSTRI PARIWISATA
Hotel Sulawesi

Alamat : Lembang Majene
Owner : Fendra, SH
Keterangan ; Non Bintang

Hotel Villa Bogor

Alamat : Leppe Majene
Owner :  Drs. Rizal Sirajuddin
Keterangan ; Non Bintang

Wisma Yumari

Alamat : Layonga Majene 
Owner :  Hj. Nurdiati
Keterangan ; Non Bintang

Wisma B'Nusabila

Alamat : Lembang Majene 
Owner :  Syafruddin
Keterangan : Non Bintang

Hotel Abrar

Alamat : Labuang Majene 
Owner : Muh. Asrar Abidin
Keterangan : Non Bintang

Hotel Davina INN

Alamat : Lembang Majene
Owner : Andi Dawiah Haryanti
Keterangan : Non Bintang

Puri Lembang

Alamat : Lembang Majene
Owner : Dra. Luh Putu Muliati
Keterangan : Non Bintang

Hotel Bogor

Alamat : Lipu Majene 
Owner : Hj. Faradibah Rizal
Keterangan : Non Bintang

Hotel Takana Juo

Alamat : Battayang Majene
Owner : Asril
Keterangan : Non Bintang

Hotel Aulia

Alamat : Pangali-Ali Majene
Owner : Nurhidayah, SH
Keterangan : Non Bintang

Hotel Grand Aulia

Alamat : Lipu Majene
Owner : Nurhidayah, SH
Keterangan : Non Bintang

Wisma Zikra

Alamat : Camba Majene
Owner : Anwar
Keterangan : Non Bintang

Penginapan Cahaya Wajo

Alamat : Malunda Majene
Owner : H. Muslimin
Keterangan : Non Bintang

Penginapan Sederhana

Alamat : Malunda Majene
Owner : Hj. Nadirah
Keterangan : Non Bintang

Penginapan Hijrah

Alamat : Saleppa Majene
Owner : Hijrah
Keterangan : Non Bintang

Hotel Amasi

Alamat : Barane Majene 
Owner : Arismunandar
Keterangan : Non Bintang

Wisma Rahmat

Alamat : Moloku Majene
Keterangan : Non Bintang

Penginapan Lestari

Alamat : Dato Pangale 
Owner : Bulawi
Keterangan : Non Bintang

RM. Rangas

Rangas

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

Resto & Cafe Lakayang

Pesuloang

Kapasitas Layanan

Meja: 15 ; Kursi: 60

Map

RM. Ramayana

Lipu

Kapasitas Layanan

Meja: 5 ; Kursi: 20

Map

RM. Dapur Mandar

Galung-Galung

Kapasitas Layanan

Meja: 20 ; Kursi: 120

Map

RM. Bamboo Ori

Garo'go

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 44

No Map

RM. Siarioi

Pakkola

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

Map

RM. Putra Solo

Binanga

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

RM. Resky

Tg. Batu

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

RM. Bakso Lembo

Labuang

Kapasitas Layanan

Meja: 12 ; Kursi: 48

Map

RM. Sri Solo

Lipu

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

Map

RM. Solo Diva

Pamboang

Kapasitas Layanan

Meja: 8 ; Kursi: 32

No Map

RM. Rewata'a Indah

Pamboang

Kapasitas Layanan

Meja: 17 ; Kursi: 68

Map

RM. Putra Kembar

Garo'go

Kapasitas Layanan

Meja: 25 ; Kursi: 75

No Map

RM. Adirat Pertamina

Tammero'do

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

RM. Salero Siko

Lembang

Kapasitas Layanan

Meja: 20 ; Kursi: 60

Map

RM. Pangkep

Tg. Batu

Kapasitas Layanan

Meja: 30 ; Kursi: 180

Map

RM. Kindo Mina

Binanga

Kapasitas Layanan

Meja: 12 ; Kursi: 48

Map

RM. Nusantara

Binanga

Kapasitas Layanan

Meja: 12 ; Kursi: 36

Map

RM. Putri Solo

Lipu

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

RM. Mappasitujue

Lalattedong

Kapasitas Layanan

Meja: 20 ; Kursi: 120

No Map

RM. Yumari Pantai

Labuang

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 60

No Map

RM. Takana Juo

Battayang

Kapasitas Layanan

Meja: 30 ; Kursi: 180

Map

RM. Dapur Bunda

Battayang

Kapasitas Layanan

Meja: 12 ; Kursi: 72

Map

RM. Sate Madura

Binanga

Kapasitas Layanan

Meja: 8 ; Kursi: 48

Map

RM. Pawong Van Java

Majene

Kapasitas Layanan

Meja: 12 ; Kursi: 72

No Map

RM. Idola

Majene

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

RM. Minangkabau

Majene

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

RM. Jedisa

Majene

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

RM. Rahmat

Pakkola

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

RM. Jati Mario

Pallang-Pallang

Kapasitas Layanan

Meja: 20 ; Kursi: 80

No Map

RM. Kalijodoh

Tammero’do

Kapasitas Layanan

Meja: 14 ; Kursi: 56

No Map

RM. Coto Makassar

Lipu

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

RM. Coto Sederhana

Lipu

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

Map

RM. Pinrang

Tammero’do

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 60

No Map

Café Goodwill

Pappota

Kapasitas Layanan

Meja: 12 ; Kursi: 48

No Map

Café Sahabat

Battayang

Kapasitas Layanan

Meja: 8 ; Kursi: 32 /

Map

Café & Resto Cilacap

Tg. Batu

Kapasitas Layanan

Meja: 12 ; Kursi: 48

Map

RM. Pinrang

Tammero’do

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 60

No Map

Café Delicieus

Lembang

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

No Map

Café Kopi Daeng

Battayang

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

Map

Mega Coffee Shop

Majene

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

Map

Café Tanper

Lembang

Kapasitas Layanan

Meja: 10 ; Kursi: 40

Map

Café Mandar

Majene

Kapasitas Layanan

Meja: 8 ; Kursi: 32

No Map

Café Hang Out

Pappota

Kapasitas Layanan

Meja: 20 ; Kursi: 120

Map

Kuliner Labuang Somba

Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana

Dikelola Masyarakat

Map

Kuliner Onang

Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana

Kapasitas Layanan

Meja: 20 ; Kursi: 120

No Map

Kuliner Kelapa Muda Apoang

Desa Bukit Samang, Kecamatan Sendana

Dikelola Masyarakat

No Map

Taman Kota (Tako)

Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur

Dikelola Kelompok Binaan

No Map

Nuget Ikan

Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur

Dikelola Kelompok Binaan

No Map

Pasar Souvenir Kue Tradisional

Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur

Dikelola Pemda

No Map
DATA WISATA KULINER
SENTRA KULINER KELAPA MUDA APOANG

Kabupaten Majene adalah salah satu dari kabupaten yang berada Kabupaten Majene adalah salah satu dari kabupaten yang berada di Sulawesi Barat dengan garis pantai yang cukup panjang. Potensi ini menyajikan daerah pantai yang cukup dominan, dimanfaatkan dengan maksimal oleh warga di Dusun Apoang Desa Bukit Samang Kecamatan Sendana, jarak dari ibukota kabupaten sekitar 27 km.

Di pesisir pantai wilayah desa ini dibangun beberapa kedai yang Di pesisir pantai wilayah desa ini dibangun beberapa kedai yang menyajikan makanan atau kuliner lokal yang cukup lezat untuk dinikmati salah satunya adalah kelapa muda yang buah segar khas kelapa lokal Majene. Jejeran kedai yang cukup panjang dengan pantai yang terbuka luas jika melalui jalur trans sulawesi.

SENTRA KULINER TUING-TUING ONANG.

Keunikan Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Keunikan Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat tidak Cuma ada pada wisata alam/bahari dan budaya tetapi juga memiliki kreativitas mengolah makanan tradisional diantaranya “Jepa” dengan lauk “Bau Tapa' Tuing-Tuing” (Bahasa Indonesia Ikan Terbang), jajanan kuliner makanan tradisional Mandar ini terletak di Desa Onang Kecamatan Tubo Sendana Kabupaten Majene, dengan waktu tempuh dari Ibukota Kabupaten sekitar 1,5 jam, letaknya sangat strategis karena berada pada jalur trans sulawesi. Kekhasan makanan tradisional Mandar “Jepa” sulit ditemukan di daerah lain berbahan baku ubi kayu dan kelapa, menggunakan peralatan tradisonal “Panjepangang” berbentuk bundar dan “Pallu” (tungku) yang terbuat dari tanah liat dengan kayu bakar, cara mengolahnya sangat sederhana; ubi kayu terlebih dahulu diparut kemudian dibungkus lalu ditindih/diperas untuk mengeluarkan air ubi kayu, lalu diaduk dengan parutan kelapa, setelah itu dimasak 5 – 10 menit dan siap dihidangkan bersama ikan tuing-tuing (ikan terbang) hasil tangkapan nelayan masyarakat Mandar Majene.

SENTRA KULINER LABUANG SOMBA

Jepa” adalah makanan tradisional Mandar yangJepa” adalah makanan tradisonal Mandar yang terbuat dari bahan singkong dan parutan kelapa dengan cara dimasak di atas wajan khusus yang terbuat dari tanah liat (panjepangan) bentuknya bundar rasa gurih dengan lauk bau tapa' tuingtuing (ikan terbang). Wisata kuliner Labuang Somba Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana merupakan sentra kuliner yang menyajikan makanan tradisonal ini, kawasan mudah dijangkau karena lokasinya berada pada lintasan jalur darat trans Sulawesi Barat. Kedai - kedai yang berjejer tak jauh dari gerbang ibukota Kecamatan Sendana (Somba) dengan jarak tempuh dari pusat Kota Majene sekitar 30km.

RUMAH BERNYANYI 

Lembang
DAFINA INN
10 Rooms

Lembang
DAFINA INN
10 Rooms

Lembang
SULAWESI
15 Rooms

Tg. Batu
CILACAP
20 Rooms

Labuang
YUMARI PANTAI
7 Rooms

TOKO CINDERAMATA
TENUN SARUNG SUTRA

Menenun sarung sutera bagi Menenun sarung sutera bagi orang-orang Mandar di Sulawesi Barat sudah menjadi kebiasaan atau tradisi yang diwariskan turun temurun, yang melakukan aktivitas menenun adalah kaum wanita, gadis, hingga perempuan dewasa, menenun untaian benang sutera yang kemudian digabungkan hingga menjadi satu kain berukuran besar yang dapat dijahit dan dijadikan sarung . Hal merupakan bentuk kerjasama antara suami dan istri (bahasa Mandar Sipariqpariq), dikala suaminya melaut mencari nafkah sebagai Nelayan, untuk menunggu suami kembali dari laut maka istri mengisi waktu dengan menenun sarung sutera tradisional, menggunakan alat tenun manual, tempat menenun dikolong - kolong rumah panggung, rumah tradisional orang-orang Mandar.

Beragam Motif atau Sureq Sarung Beragam Motif atau Sureq Sarung Tenun Sutera, penamaan sureq mengikuti trend mode yang ada saat ini mulai dari inspirasi kegiatan kebudayaan misalnya ; Sureq Kapala Daerah (Motif Bupati), Sureq Kamandan Kodim (Motif Kodim), Sureq Jassa (Motif Jaksa), Suerq Mara'dia (Motif Raja), Sureq Saripa (Motif Gadis) dan sebagainya. Home Pembuatan Tenun Sutera di Desa Luar Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene serta di Kabupaten Polman.

 

PASAR LEMBANG

Pasar Lembang yang berada di Kelurahan Pasar Lembang yang berada di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, jarak dari ibukota Kabupaten sekitar 4 km dibangun pada tahun 2015 ditetapkan sebagai Pusat Oleh - Oleh Khas Majene seperti makanan atau kue tradisional serta beragam souvenir khas Majene.

Di fungsikan Pasar Lembang ini sebagai Pusat Oleh Di fungsikan Pasar Lembang ini sebagai Pusat Oleh- Oleh Kabupaten Majene yang diharapkan dapat menjadi ikon baru bagi Majene serta sebuah langkah sinergitas antara Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian dengan Dinas Kebudayaan dalam mewujudkan MP3 ; MajeneProduktif Profesional dan Proaktif melalui “Revolusi Pariwisata.”

Latar belakang Pembangunan Pasar ini, didasari Latar belakang Pembangunan Pasar ini, didasari pertumbuhan pelaku UMKM, baik binaan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian maupun UMKM Binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Disatu sisi, merupakan sesuatu yang membanggakan karena banyaknya bermunculan wirausaha - wirausaha baru sedangkan dilain sisi merupakan peluang yang besar bagi pelaku usaha yang pada umumnya belum memiliki jaringan distribusi untuk memasarkan produknya.

PROFIL PARIWISATA MAJENE
Objek Wisata Alam
sample38
Air Panas Makula

Objek Wisata Alam, Air Panas Makula merupakan Objek Wisata Alam, Air Panas Makula merupakan objek wisata unggulan Kabupaten Majene memiliki potensi sebagai objek tujuan wisat akesehatan, berada dalam wilayah administratif Desa Limboro Ratte - Kelurahan Tallu Baua Utara Kecamatan Sendana, jarak tempuh ke ibukota kabupaten 40 km. Objek Wisata Air Panas Makula Limboro berada di atas gunung dengan akses jalan menanjak dengan pemandangan panorama alam pegunungan yang indah serta ditunjang pengembangan agrowisata di sekitar kawasan.

sample38
Air Panas Limboro

Permandian alam air panas Limboro, salah satu Permandian alam air panas Limboro, salah satudari potensi objek wisata di kabupaten Majene yang menjadi primadona pariwisata, kehangatan "air panas alam" yang tersedia selama waktu yang tidak terbatas, terdapat kurang lebih tiga buah kolam, satu berukuran besar, sementara yang lainnya berukuran sedang dan kecil. Ketiganya mendapatkan sumber mata air panas yang berbeda, untuk kolam besar mata airnya disuplai oleh kolam berukuran kecil, sementara kolam sedang mata airnya disuplai dari titik yang berada di bagian atas kolam. Konon ceritanya, permandian ini dapat menghilangkan penyakit kulit kemungkinan terdapat sumber beleran dalam jumlah banyak disekitar kawasan ini, karena adanya aktivitas vulkan ologik yang mendukung terciptanya air alam bersuhu panas.

sample38
Air Terjun Palappang

Air terjun palappang berada dalam wilayah administrasi Desa Paminggalan Kecamatan Sendana merupakan wilayah terpencil diKabupaten Majene, jarak tempuh dari ibukota kabupaten sekitar 37 km, namun untuk menjangkau desa ini medannya sangat berat karena berada diatas ketinggian. Ragam tekstur jalan yang harus dilalui dari yang datar, mendaki hingga menurun, dengan ragam pemandangan hijau bukit dan lembah pedalaman Sendana yang masih alami dan asri, jalur pendakian, jurang disamping kiri kanan dengan batu-batuan yang lepas.

Air terjun Palappang ini sementara dikembangkan dalam rangka peningkatan pendapatan desa serta pendapatan ekonomi masyarakat setempat karena memiliki potensi sebagai salah satu daya tarik wisata, selain menyaksikan keindahan panorama alam air terjun, juga menjadi lokasi wisata alam ekstrim karena untuk sampai ke kawasan objek, pengunjung harus di uji andrenalin.

sample38
Air Terjun Lembang Tallulottang

Air terjun ini berlokasi di Desa Mekkatta Air terjun ini berlokasi di Desa Mekkatta Kecamatan Sendana dengan jarak tempuh dari ibukota kabupaten sekitar 85 km dan akses jalan menuju objek belum memadai, namun memiliki potensi sebagai salah satu wisata unggulan Kabupaten Majene.

Air pegunungan yang jernih dan bersih dimana di Air pegunungan yang jernih dan bersih dimana disisi kiri kanannya terdapat pepohonan besar berusia ratusan tahun, disebut tallulottang yakni “bahasa mandar” yang berarti tiga bagian atau tiga susun dengan ketinggian air terjun isekitar 10 meter, pada musim kemarau air terjun ini tetap mengalir meski dengan debit air yang lebih sedikit.

sample38
Air Terjun Puttada

Air Terjun Puttada, adalah air terjun yang Air Terjun Puttada, adalah air terjun yang terletak di desa Puttada, kecamatan Sendana dengan waktu tempuh dari ibukota kabupaten sekitar 35 km. Wilayah desa Puttada merupakan dataran tinggi di Sendana, memiliki jejak histori awal mula peradaban dan perkembangan kerajaan Sendana yang menjadi cikal bakal peradaban di seluruh wilayah Sendana.

Air terjun ini memiliki ketinggian 5 meter, bagian Air terjun ini memiliki ketinggian 5 meter, bagian batuan yang datar diatas permukaan sungai kecil dan jatuh ke dalam kolam berukuran besar sedangkan debit air cukup stabil jatuh dari aliran sungai yang ada diatasnya, alaminya aliran air terjun ini dapat dirasakan dari kesegaran airnya saat menyentuh kaki, mudah dijangkau karena berada pada jalur lintas darat Sulawesi Barat .

Objek Wisata Bahari
Pantai Dato

Pantai Dato terletak di sebelah Timur Kabupaten Majene tepatnya di Kelurahan Baurung Kecamatan Banggae Timur dengan jarak tempuh dari ibukota kabupaten 3 km, memiliki panorama alam yang indah dengan kawasan berbentuk lanscaping, saat ini menjadi daya tarik utama sebagai tempat rekreasi bagi wisatawan.

Sebelum dikelola sebagai tempat wisata, dulunya pantai dato ini dijadikan tempat beraktivitas masyarakat nelayan setempat dan konon ceritanya pantai ini merupakan  tempat pertemuan raja - raja ikan sedunia. Aktivitas yang dapat dilakukan wisatawan di pantai dato adalah berenang, tumpangan perahu tradisional, memancing, diving/ snorkling serta menyaksikan sunset pada petang hari.

Akses menuju Pantai Dato sangat mudah dilalui kendaraan bermotor, baik kendaraan roda empat maupun roda dua dengan jarak tempuh dari ibukota kabupaten sekitar 3 km.

Pantai Barane

Pantai Barane terletak di Kelurahan Baurung Kecamatan Banggae, tidak terlalu sulit untuk diakses karena kawasan tidak jauh dari jalan Trans Sulawesi, hanya membutuhkan waktu tempuh 30 menit dari Pusat Kota Majene dengan mengendarai kendaraan roda empat maupun roda dua.

Hampir setiap sore hari, Pantai Barane ramai dikunjungi warga, berbagai kegiatan yang dilakukan mulai dari sekedar duduk - duduk, ngobrol - ngobrol santai, berjalan menyusuri pantai, bermain air, tumpangan perahu/ sampan tradisonal sampai bermain sepakbola pantai. Pada akhir pekan, terutama minggu pagi, banyak keluarga yang membawa anak - anaknya untuk bermain air di pantai ini, saat sore hari pun pantai ini akan semakin indah dengan pemandangan langit yang jingga menyambut terbenamnya mentari.

Pantai Dato

Pantai Dato terletak di sebelah Timur Kabupaten Majene tepatnya di Kelurahan Baurung Kecamatan Banggae Timur dengan jarak tempuh dari ibukota kabupaten 3 km, memiliki panorama alam yang indah dengan kawasan berbentuk lanscaping, saat ini menjadi daya tarik utama sebagai tempat rekreasi bagi wisatawan.

Sebelum dikelola sebagai tempat wisata, dulunya pantai dato ini dijadikan tempat beraktivitas masyarakat nelayan setempat dan konon ceritanya pantai ini merupakan  tempat pertemuan raja - raja ikan sedunia. Aktivitas yang dapat dilakukan wisatawan di pantai dato adalah berenang, tumpangan perahu tradisional, memancing, diving/ snorkling serta menyaksikan sunset pada petang hari.

Akses menuju Pantai Dato sangat mudah dilalui kendaraan bermotor, baik kendaraan roda empat maupun roda dua dengan jarak tempuh dari ibukota kabupaten sekitar 3 km.

Pulau Tai Manu / Idaman

Pulau indah itu terletak di Palipi, Desa Sendana, Kecamatan Sendana, jarak dari ibukota kabupaten sekitar 38 km, pulau yang berbukit ini ditumbuhi pepohonan rindang, tampak hijau berkilau saat mentari menguras cahanya, awan yang mencium puncak pulau, seputih kapas menjemput pandangan, seperti berarak menuju gelombang lautan.

Konon ceritanya (epos La Galigo dengan tokoh Sawerigading), suatu ketika Sawerigading berencana mencari sebuah wilayah yang kelak dijadikan tempat menyembah tuhan, tempat suci yang diinginkan Sawerigading menyerupai Mekkah di tanah Arab., kemudian menunjuk tanah Mandar sebagai lokasi penyembahannya dengan membawa ayam jagonya yang berukuran raksasa.

Warga yang tinggal di kampung itu mengatakan kotoran ayam raksasa itulah yang berubah menjadi pulau dan memberikan nama Pulau Tai Manu, yang artinya Pulau Tahi Ayam. Sementara kampung disekitar pulau disebut Palipi, yang artinya tertidur pulas.

Pulo Baluno

Objek Wisata Pulo Baluno terletak di Desa Binanga Kecamatan Sendanana, jarak tempuh dari ibukota kabupaten sekitar 32 km,  akses untuk sampai ke lokasi sangat mudah karena berada pada jalur jalanan trans sulawesi.

Untuk menjangkau bibir pantai, pengunjung harus melalui boarwalk/ tracking (jembatan kayu) yang meliuk-liuk diatas muara kecil yang memutus jalan menuju lokasi, terdapat sisa-sisa patahan terumbu karang menyerupai kerikil cadas memenuhi sepanjang pinggir pantai, suasananya damai, angin menyiur di sela-sela daun menambah keindahan pantai baluno..

Sedang pengelolaan pantai baluno diserahkan kepada BumDes kerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata “Muttia Sendana” melalui forum musyawarah desa.

Wisata Buatan
Kolam Renang Tirta

Tempat Rekreasi Kolam Renang Tirta, terletak dalam wilayah administratif Kelurahan Totoli Kecamatan Banggae, jarak tempuh dari ibukota kabupaten sekitar 2 km. Kolam Renang Tirta memilii fasilitas yang cukup memadai, ramai dikunjungi pada hari-hari libur nasional/hari minggu serta dijadikan tempat praktek lapangan olahraga sekolah.

Operasional pengelolaan Kolam Renang Tirta  ditangani oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene dengan menugaskan Kepala UPTD Pariwisata  dan mengangkat Tenaga Honorer sebagai kolektor pemungutan retribusi daerah.

Kolam Renang lambe-lambe

Lokasi ini berada di wilayah Apoang Desa Bukit Samang Kecamatan. Sendana, dengan jarak sekitar 30 km dari pusat kota kabupaten. Dilokasi ini terdapat kolam renang yang bisa digunakan untuk anak-anak dan juga orang dewasa. View laut yang dapat diliat dari kolam renang ini membuat masyarakat setempat menjadikan lokasi ini sebagai lokasi wisata favorit. Kolam Renang Lambe-lambe di kelola oleh pihak swasta.

Taman Rekreasi Puncak Raja Bunga

Tempat Rekreasi Puncak Raja Bunga dikelola oleh Pihak Swasta berlokasi di Desa Buttu Baruga Kecamatan Banggae Timur, jarak dari ibukota kabupaten sekitar 10 km, fasilitas yang dimiliki  saat ini 1 unit kolam dewasa dan 1 unit kolam anak-anak serta fasilitas lain yang memadai.

Akses jalan menuju objek wisata ini dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua, meskipun jalannya agak sedikit menanjak karena objek berada diatas bukit dengan panorama alam yang sejuk dan indah.

Taman Kota Majene

Pusat Rekreasi Taman Kota (Tako) adalah objek wisata terbarukan yang berlokasi dalam Kota Majene beroperasi mulai jam 16.00 – 24.00 Wita setiap hari maupun malam hari banyak di kunjungi oleh wisatawan. Menu jajanan yang dijual diantanya, makanan minuman tradisional Mandar Majene sampai kepada menu makanan minuman nusantara.

Pusrekmas Pantai Labuang

Pusat Rekreasi Masyarakat (Pusrekmas) yang berlokasi di sepanjang Pantai Labuang Kecamatan Banggae Timur difungsikan sebagai Pasar Malam beroperasi mulai jam 18.00 – 24.00 Wita dua kali seminggu (Malam Kamis dan Malam Minggu) para pedagang menjual pakaian maupun pakaian bekas dari luar negeri (Cakar) serta berbagai wahana bermain bagi anak – anak dan sangat digemari oleh masyarakat  sebagai wisata malam.

Wisata Budaya / Religi / Sejarah
Museum Mandar Majene

Museum Mandar Majene didirikan berdasarkan salah satu keputusan Seminar Kebudayaan Mandar di Majene pada 2 Agustus 1984. Pada 1989 status hukum Museum Mandar Majene dialihkan dari status swasta (yayasan) menjadi Museum Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Majene dengan Surat Keputusan: Bupati KDH Tk. II Majene Nomor 142/HK-KPTS/IX/1989. Museum Mandar mempunyai koleksi sejumlah 1.304 buah, meliputi koleksi geologi, geografi, biologi, etnografi, arkeologi, sejarah, numismatik, heraldik, filologi, keramik, senirupa, dan teknologi.

Museum Mandar menampilkan keunikan suku Mandar terdapat beragam informasi mengenai kebudayaan suku Mandar. Pengunjung bisa mengenali pakaian adat, bentuk rumah, hingga peralatan rumah tangga.  Majene adalah salah satu kota tua peninggalan Belanda di Indonesia, Belanda mendirikan enam pusat pemerintahan di Pulau Sulawesi, salah satunya adalah Majene sebagai pusat pemerintahan Sulawesi Barat. Tak heran, ada beberapa peninggalan bangunan Belanda. Salah satunya adalah Museum Mandar Majene yang berarsitektur khas Eropa tersebut adalah bekas rumah sakit.dibangun pada tahun 1908 dan sekarang beralih fungsi menjadi museum.

Makam Raja-raja dan Hadat Banggae

Kompleks pemakaman ini memuat sekitar 480 makam, setiap makam dibuat dari bahan-bahan yang variatif, mulai dari batu tanah, batu lava, juga kayu. Makan ini pun kemudian diberikan hiasan dengan semacam simbol geometris, termasuk juga kaligrafi Arab dan simbol swastika.

Menurut penelitian sejarah atau arkeologi yang dilakukan di dalam kompleks, diperkirakan bahwa situs pemakaman kerajaan dapat ditelusuri sampai abad ke-16 dan ke-17, lokasi puncak bukit ini dipilih dengan alasan supaya nenek moyang Kerajaan Banggae Majene bisa mengawasi keturunan mereka yang hidup di bawah bukit.

Kompleks Makam Raja - Raja dan Hadat Banggae berada dalam wilayah Kelurahan Pangali-Ali Kecamatan Banggae dengan jarak tempuh dari ibukota kabupaten sekitar 1 km

Makam Syech Abdul Mannan

Salah satu tradisi menjelang bulan Ramadhan di Sulawesi Barat adalah berziarah ke makam Syekh Abdul Mannan, yang terletak di lingkungan Salabose, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae,  jarak dari ibukota kabupaten sekitar 1 km.

Syekh Abdul Mannan merupakan ulama penyebar Islam di Sulawesi Barat. Peziarah tidak hanya datang dari   Majene   dan   sekitarnya,   tetapi  juga   dari  berbagai  daerah  lain,  utamanya  menjelang  bulan Ramadhan atau sesudah lebaran, Kompleks makam yang berdiri di wilayah perbukitan dengan luasnya hampir  1 hektar.

Mesjid Syech Abdul Mannan

Masjid Syekh Abdul Mannan Salabose yang berusia lebih dari 400 tahun masih berdiri kokoh, dibangun pada 1608 menggunakan batu gunung yang dipahat, kemudian disusun dan direkatkan dengan putih telur, meskipun mengalami perbaikan karena sebagian komponennya rusak dan lapuk, namun sejumlah ornamen asli seperti kubah, dinding batu, menara, dan ukiran yang kaya dengan simbol persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat masih tetap dipertahankan.

Bagian luar masjid sudah ditambah berbagai ornamen lain, seiring pertambahan jumlah jemaah yang memaksa bangunan purbakala ini mengalami renovasi di beberapa tempat. Ornamen bagian depan di dalam ruangan masjid, tempat imam memimpin shalat terdapat relief peninggalan tempo dulu yang syarat makna, bagian atas terdapat gambar bintang yang jumlah sisinya berjumlah lima dan lambang matahari dan bulan, pertanda lima waktu shalat dalam sehari semalam.

Sedangkan pada bagian bawahnya terdapat lambang wadah sebagai tempat wudhu, kemudian lambang tombak dan keris sebagai perpaduan budaya Mandar-Jawa, terdapat relief daun berjumlah 30 sebagai tanda 30 juz dalam Al Qur’an.

Desa Wisata

 No. 

 Nama Objek 

 Lokasi 

 Keterangan 

 1  Baurung   Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur   Penerima Bantuan PNPM Bidang Pariwisata Tahun 2012 - 2013 
 2  Labuang   Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur   Penerima Bantuan PNPM Bidang Pariwisata Tahun 2012 - 2013
 3  Pangali-Ali   Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae   Penerima Bantuan PNPM Bidang Pariwisata Tahun 2012 - 2013 
 4  Bonde   Desa Bonde, Kecamatan Pamboang  Penerima Bantuan PNPM Bidang Pariwisata Tahun 2012 - 2013
 5  Mosso   Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana  Penerima Bantuan PNPM Bidang Pariwisata Tahun 2012 - 2013
 6  Binanga   Desa Binanga, Kecamatan Sendana  Penerima Bantuan PNPM Bidang Pariwisata Tahun 2012 - 2013
 7  Tallu Banua Utara   Desa Tallu Banua Utara, Kecamatan Sendana  Penerima Bantuan PNPM Bidang Pariwisata Tahun 2012 - 2013
 8  Mekkatta  Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur  Penerima Bantuan PNPM Bidang Pariwisata Tahun 2012 - 2013
UMKM Bidang Pariwisata

 No. 

 Nama Usaha 

Alamat Usaha

      Jenis Usaha        

 1  Madinah  Tangnga - Tangnga  Kuliner 
 2  Mila  Labuang   Kuliner
 3  Mekar Sari   Tanjung Batu Barat  Kuliner 
 4  Nurhidayah Tanjung Batu Barat  Pengrajin
 5  Bunga Koda  Luaor  Tenun Sutera
 6  Olang Mesa  Luaor  Pengrajin
 7  Muttia Sendana   Binanga  Kuliner 
 8  Limbua Indah  Lakka'ding  Kuliner
 9  Marannu  Tappa' Galung  Kuliner
10  Khaerunnisa Cake  Tappa' Galung  Pengrajin
11  Barane Beach  Baurung  Kuliner
12  Siamasei  Mekkatta  Kuliner
13  Rumah Seni  Baruga Dhua  Pengrajin
14  Dapur Samaratanna   Tubo Tengah  Kuliner
15  Dato Indah  Pangale  Kuliner
16   Cafe Abo'  Baurung  Kuliner
17  Cafe Rahmah  Baurung  Kuliner
18  Elo' Puang  Pangale  Kuliner
Back to top
Go to bottom
iden
190040
TodayToday642
YesterdayYesterday1220
This_WeekThis_Week1862
This_MonthThis_Month13859
All_DaysAll_Days190040

Free Joomla! template by L.THEME