SAMBUTAN

BENEDIKTUS TAMBONOP, S.STP.
BUPATI BOVEN DIGOEL

Beliau mengawali Pendidikan dasar di Taman Kanak-Kanak St. Bernadetha Keuskupan Agung Merauke, kemudian melanjutkan ke SD Inpres Polder 1988, SMPN 2 Merauke 1991 dan SMAN 1 Merauke 1994. Sedangkan Pendidikan tinggi ditempuhnya di STPDN Jatinangor, 1995-1999. Beliau beragama Katolik memiliki hobby berolah-raga, menikahi Ny. Juliana Tangke Allo, SE. dan dikaruniai 5 orang anak.

Riwayat Pekerjaan beliau diawali sebagai Sekcam Kimam (2001); Camat Jair Kabupaten Merauke (2001); Kepala Distrik Mandobo Kabupaten Merauke (2003); Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Boven Digoel (2005); Kepala Bidang TTG BPMK Kabupaten Boven Digoel (2010); Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Boven Digoel (2011); Asisten 1 Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Boven Digoel (2014); dan sebagai Bupati Boven Digoel periode 2016- 2021.

Motto beliau adalah: “TAK PERLU TENAR, TAK PERLU SANGAR, APALAGI KOAR-KOAR, CUKUP BISA BERMANFAAT BAGI ORANG LAIN, TUHAN SUDAH MENILAI KITA LEBIH”.

DJUKMARIAN, S.STP
SAMBUTAN KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN BOVEN DIGOEL

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wa Barakatuh

Salam Sejahtera untuk kita semua.

Salam Kebajikan.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Boven Digoel, selama ini kita telah melaksanakan pelayanan publik diberbagai bidang dengan tujuan memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Mewujudkan pelayanan yang baik bukanlah pekerjaan mudah, perlu komitmen dan usaha keras dari segenap komponen, satuan kerja dan aparat Pemerintah Daerah yang terlibat didalamnya. Keberadaan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu merupakan kesungguhan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menciptakan pelayanan publik yang baik menuju pelayanan prima dalam rangka terwujudnya Tata Kepemerintahan yang baik atau Good Governance, sesuai dengan Visi Pemerintah Kabupaten Boven Digoel yakni Boven Digoel yang bersatu, sejahtera dan berdaya saing.
Pelayanan Prima dapat dicapai antara lain melalui adanya komitmen yang besar, koordinasi yang baik, transparansi, inovasi dan kinerja aparatur yang tanggap serta kontinuitas dan berkesinambungan. Buku ini dimaksudkan sebagai sarana publikasi untuk memberikan Informasi dan gambaran mengenai potensi-potensi investasi pada tiaptiap sektor yang ada di Kabupaten Boven Digoel yang tentunya akan menunjang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu terlaksananya kegiatan pelayanan dengan baik dan terbitnya buku ini sehingga bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

BOVEN DIGOEL

SINAR MEREKAH DI SELATAN BUMI CENDERAWASIH
(KABUPATEN BOVEN DIGOEL)
wEB DAERAH
Visi

Berdasarkan Visi RPJPD Kabupaten Boven Digoel tahun 2005- 2025 yaitu “Terwujudnya Kemandirian Masyarakat Boven Digoel dengan tetap Menjaga Pelestarian Lingkungan Hidup dan Budaya”, maka untuk memajukan Kabupaten Boven Digoel ke depan ditetapkan visi RPJMD Kabupaten Boven Digoel 2016- 2021 sebagai berikut: “BOVEN DIGOEL YANG BERSATU, SEJAHTERA DAN BERDAYA SAING”.

Misi

Misi merupakan upaya umum bagaimana mewujudkan sebuah visi dengan cara-cara yang efektif dan efisien. Misi juga menjadi alasan utama mengapa suatu organisasi harus memiliki komitmen dan konsistensi kinerja yang terus dijaga oleh segenap stakeholders pembangunan. Berdasarkan visi di atas, maka ditetapkan Misi Pembangunan Daerah Jangka Menengah sebagai berikut:

1. Mengembangkan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam; dan
2. Membangun Infrastruktur Dasar dan Penataan Ruang Serta Wilayah Perbatasan.

Sedangkan Tujuan dan Sasaran Pembangunan adalah:
1. Meningkatkan derajat dan pelayanan pendidikan;
2. Meningkatkan derajat dan pelayanan kesehatan;
3. Meningkatkan pelayanan rehabilitasi social;
4. Meningkatkan prestasi olah raga;
5. Meningkatkan potensi energi dan sumber daya alam;
6. Mengembangkan potensi pertanian dan pemberdayaan petani;
7. Melestarikan budaya dan potensi wisata;
8. Meningkatkan potensi penerimaan asli daerah dan pertumbuhan ekonomi;
9. Meningkatkan pembangunan infrastruktur dasar, kawasan khusus serta penataan ruang; dan
10. Meningkatkan stabilitas kawasan perbatasan.

GAMBARAN UMUM
Letak, Luas dan Batas Wilayah

Kabupaten Boven Digoel (bahasa Belanda: boven berarti atas) adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua yang terletak di Tanah Merah. Kabupaten ini adalah kabupaten baru yang dibentuk dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2002, sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Merauke, bersamaan dengan sejumlah kabupaten lain di bagian selatan, yakni Kabupaten Asmat dan Kabupaten Mappi.

Secara astronomi, Kabupaten Boven Digoel terletak di antara 4°98’ - 7°10’ Lintang Selatan dan 139°90’ – 141° Bujur Timur. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Pegunungan Bintang di sebelah Utara; di sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Merauke; di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Mappi dan di sebelah Timur berbatasan dengan Negara Papua New Guinea. Luas wilayah Kabupaten Boven Digoel mencapai 27.108,29 km2. Kabupaten ini terdiri dari 20 Distrik (Jair, Subur, Ki, Mindiptana, Iniyandit, Kombut, Sesnukt, Mandobo, Fofi, Arimop, Kouh, Bomakia, Firiwage, Manggelum, Yaniruma, Kawagit, Kombay, Waropko, Ambatkwi dan Ninati) dengan 112 kampung.

Topografi

Seluruh wilayah Kabupaten Boven Digoel merupakan daerah yang tidak termasuk daerah pesisir dan juga daerah pegunungan, melainkan daerah yang berbukit-bukit di lokasi hamparan dengan kemiringan antara 0 sampai 15°. Topografi Kabupaten Boven Digoel terdiri dari kontur-kontur yang menggambarkan perbedaan setiap jengkal wilayah di Kabupaten Boven Digoel. Kontur-kontur tersebut menggambarkan pula ketinggian wilayah Kabupaten Boven Digoel. Wilayah Kabupaten ini berada pada ketinggian 0 - 1.000 meter di atas permukaan laut (dpl). Wilayah pada ketinggian 25-100 m dpl, merupakan bagian terluas. Wilayah ini diapit oleh beberapa sungai, yaitu Sungai Digoel, Sungai Ui Merah, Sungai Mandobo, Sungai Kao, Sungai Nugu, Sungai Fofi, Sungai Kouh, dan Sungai Eilanden. Sebagian besar sungai-sungai tersebut mengalir ke Selatan dan bersatu dengan Sungai Digoel di wilayah Kabupaten Merauke. Sungai Eilanden, Sungai Fofi, dan Sungai Steenboom, mengalir ke Barat jatuh ke Sungai Mappi di Kabupaten Mappi. Wilayah pegunungan dijumpai di ketinggian 500 – 2077 m, pada sektor Utara wilayah hingga perbatasan Kabupaten Pegunungan Bintang. Wilayah ini merupakan bagian hulu sungai-sungai di Kabupaten Boven Digoel. Secara umum bentuk bentang alam Kabupaten Boven Digoel merupakan suatu wilayah yang mempunyai ketinggian di bagian Utara dan wilayah yang mempunyai dataran rendah di bagian Selatan. Dari 20 distrik hanya 3 distrik yang memiliki bagian bentang alam curam hingga terjal, yaitu Distrik Waropko, Ambatkwi dan Manggelum. Sisanya ke arah Selatan umumnya memiliki bentuk bentang alam berupa datar hingga agak curam.

Iklim

Kabupaten Boven Digoel termasuk wilayah beriklim panas. Suhu udara rata-rata berkisar antara 26,1oC – 27,3oC. Kelembaban udara relatif normal yaitu berkisar antara 84,8% hingga 90,4%. Rata-rata curah hujan beberapa tahun terakhir cukup tinggi. Panasnya suhu di Kabupaten Boven Digoel diimbangi dengan curah hujan rata-rata antara 22 dan 192 mm dengan hari hujan antara 10 dan 22 hari serta penyinaran matahari antara 11% dan 67,6%. Kecepatan maksimum angin berkisar antara 1 dan 15 Knot, tekanan udara antara 1010,5 dan 1013,4 mb.

Penduduk

Berdasarkan data yang bersumber dari Dinas Kependudukan dan Tenaga Kerja Kabupaten Boven Digoel bahwa penduduk kabupaten ini pada tahun 2016 mencapai 66.209 jiwa, terdiri dari 35.673 laki-laki dan 30.536 wanita (rasio: 116,82) dalam 19.333 rumah-tangga. Laju pertumbuhan 2,37% dan tingkat kepadatan penduduk rata-rata Kabupaten Boven Digoel mencapai 2,44 orang/km2. Indeks Pembangunan Manusia tercatat 59,35.

Kabupaten Boven Digoel memiliki beraneka ragam suku bangsa yang hidup berdampingan satu sama lain. Selain suku asli, Kabupaten Boven Digoel juga dihuni oleh berbagai suku lainnya yang berasal dari suku-suku yang ada di Papua maupun sukusuku pendatang yang berasal dari luar Papua. Suku Asli yang mendiami wilayah Kabupaten Boven Digoel adalah 5 Suku Besar (Wambon, Muyu, Auyu, Kombay dan Wanggon) dan 3 Sub-Suku (Sau Wambon, Sait Wambon dan Koroway); Suku Pendatang sesama Papua dari daerah asal Marinda, Biak, Serui, Wamena, Asmat, Mappi, Ayamaro, Kima, Paniai, Sentani, Genyem dan Mimika; dan Suku Pendatang dari luar Papua (Batak, Jawa, Bugis, Makassar, Dayak, Ambon, Key, Tanimbar, NTT, Buton, Toraja, Manado, Betawi, Sunda, Madura, Badui, Lombok, Bali, Bajawa dan Tual).

Jumlah Angkatan Kerja di Kabupaten ini mencapai 32.383 orang yang kesemuanya bekerja; sedangkan Bukan Angkatan Kerja berjumlah 48.572 orang yang terdiri dari: 30.653 orang yang bersekolah; 14.741 orang mengurus rumah tangga; dan 178 orang dengan kegiatan lain-lain.

Agama

Penduduk Kabupaten Boven Digoel menganut beragam agama dan kepercayaan, yaitu: 45.479 orang beragama Katolik (75 gereja); 20.530 orang beragama Protestan (109 gereja); 19.240 orang beragama Islam (31 Masjid/Mushola); 180 orang beragama Hindu (1 Pura); dan 65 orang beragama Budha (1 Vihara).

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Sumbangan terbesar pada struktur ekonomi Kabupaten Boven Digoel tahun 2017 diberikan oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, yaitu sebesar 26,57%, diikuti oleh Industri Pengolahan (sebesar 24,74%), lapangan usaha Konstruksi (sebesar 23,31%), dan lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib (sebesar 10,87%). Sementara itu, untuk lapangan usaha lainnya memberikan sumbangan dibawah 5%. Laju pertumbuhan PDRB Kabupaten Boven Digoel pada tahun 2017 sebesar 4,26%.

POTENSI SUMBER DAYA ALAM
Pertanian Tanaman Pangan

Pertanian tanaman pangan yang terdapat di Kabupaten Boven Digoel meliputi tanaman padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, ubi jalar, keladi, sayuran dan buahbuahan yang dapat digambarkan sebagai berikut: PADI SAWAH (Luas Tanam 55 ha, luas Panen 15 ha, produksi gabah 22 ton, produktivitas 14,67 kw/ha); PADI LADANG (Luas Tanam 75 ha, luas Panen 67 ha, produksi 67 ton dan produktivitas 10 kw/ha); JAGUNG (Luas Tanam 38 ha, luas Panen 42 ha, produksi 42 ton dan produktivitas 10 kw/ha); KACANG TANAH (Luas Tanam 15 ha, luas Panen 15 ha, produksi 15 ton dan produktivitas 10 kw/ha); UBI KAYU (Luas Tanam 102 ha, luas Panen 95 ha, produksi 950 ton dan produktivitas 100 kw/ha); dan UBI JALAR (Luas Tanam 71 ha, luas Panen 65 ha, produksi 590 ton dan produktivitas 91 kw/ha). Disamping itu, produksi sayuran dan buah-buahan cukup dapat memenuhi kebutuhan penduduk setempat.

Perikanan

Kondisi geografis Kabupaten Boven Digoel yang terdiri dari banyak sungai kecil dan beberapa sungai besar memungkinkan masyarakatnya untuk melakukan usaha kegiatan perikanan baik yang bersifat penangkapan ataupun pemeliharaan atau usaha budidaya ikan air tawar. Jumlah produksi Perikanan Darat mencapai 89,79 ton dengan konsumsi lokal sebanyak 0,85 ton. Jenis ikan yang dibudidayakan adalah: lele, nila dan gurami. Produksi ikan tangkap air tawar adalah 2,74 ton dan untuk ikan kakap putih sebanyak 0,63 ton.

Peternakan

Kabupaten ini memiliki (2017) 821 sapi potong, 1.625 kambing dan 8.668 babi; sedangkan ternak ungas tercatat: 18.436 ayam buras, 7.000 ayam petelur, 7.500 ayam pedaging, dan 650 itik.

Perkebunan

Perkebunan Rakyat di Kabupaten ini meliputi: Kopi (73 ha, produksi 4 ton), karet (3.843 ha, produksi 3.025 ton) dan lada seluas 1 ha. Sedangkan milik Perkebunan Besar tercatat: Kelapa sawit (17.721 ha, produksi 1.227 ton).

Pertambangan

Pertambangan yang terdapat di Kabupaten Boven Digoel adalah pertambangan bahan galian golongan C, yang terdiri atas tanah timbun dan pasir kerikil.

SARANA DAN PRASARANA PENDUKUNG INVESTASI
Transportasi

Panjang jalan di Kabupaten Boven Digoel pada tahun 2016 mencapai 1.210.443 m, terdiri dari jalan Negara sepanjang 300 Km, jalan Provinsi sepanjang 45 Km, dan jalan Kabupaten sepanjang 856,05 Km. Di Kabupaten Boven Digoel terdapat 7 lapangan terbang perintis, yaitu Bandara Tanah Merah (bandara utama), Bandara Mindiptana, Bandara Bomakia, Bandara Wanggemalo dan Yaniruma, Bandara Manggelum, dan Bandara Koroway Batu.

Listrik dan Air Baku

Energi listrik di Kabupaten Boven Digoel dibangkitkan oleh dua sumber utama, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTD di Kabupaten Boven Digoel sebagian besar dikelola oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Banyaknya pelanggan PLN di Kabupaten Boven Digoel mencapai 6.079 konsumen. Jumlah mesin pembangkit (2015) adalah 16 unit. PLTD milik Pemerintah Daerah di Tanah Merah memiliki kapasitas 3.930 KVA, 2.515 KW dengan daya terpakai 80%; di Asiki (320 KVA, 256 KW; 95%); Bomakia (60 KVA, 48 KW; 75%); dan Kouh (60 KVA, 48 KW; 80%). kapasitas terbesar PLTD milik Pemerintah Daerah, masih berada di wilayah Tanah Merah yang merupakan ibu kota Kabupaten, diikuti oleh PLTD Asiki, dimana Asiki merupakan pusat industri kelapa sawit dan kayu lapis. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) diadakan dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerahdaerah yang sulit dijangkau oleh PLTD. PLTS dalam bentuk Solar Cell diberikan sebagai bantuan kepada masyarakat yang berada pada kampung-kampung yang termasuk daerah sulit dijangkau.

Di Kabupaten Boven Digoel kebutuhan air baku rumah tangga beberapa diperoleh dari Hidran Umum dan Keran Umum. Di tahun 2017, data rumah tangga pengguna hidran umum tidak tersedia. Rumah tangga yang menggunakan keran umum jumlahnya menurun, yaitu dari 250 rumah tangga pada tahun 2016 menjadi 120 rumah tangga di tahun 2017. Jumlah rumah pengguna sumber air minum yang berasal dari PAM/air kemasan terus meningkat menjadi 351 unit di tahun 2016. Sedangkan data jumlah rumah pengguna PAM/air kemasan di tahun 2017 tidak tersedia.

Pos & Telekomunikasi

Jumlah Kantor Pos di Kabupaten Boven Digoel tercatat sebanyak 3 unit yang berada di Distrik Mandobo, Distrik Jair dan Distrik Mindiptana. Jaringan komunikasi seluler yang ada di Kabupaten Boven Digoel disediakan oleh dua perusahaan penyedia jasa telekomunikasi, yaitu Telkomsel dan Indosat masing-masing 6 titik jaringan. Seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan komunikasi yang semakin cepat, maka semakin besar pula jumlah jaringan yang dibangun oleh kedua perusahaan penyedia jasa telekomunikasi tersebut. Ada 5 Warung Internet berada di Tanah Merah dengan jumlah 31 jaringan. Pengguna Internet tercatat 11.000 pelanggan.

Selain itu, untuk menunjang telekomunikasi, di Kabupaten Boven Digoel terdapat jaringan telepon kabel yang diusahakan oleh PT. Telkom, yaitu 63 Sambungan Induk; 256 Kapasitas Sentral; 60 Kapasitas Terpasang; dan 60 Kapasitas Terpakai.

Kesehatan

Kabupaten ini memiliki 2 Rumah Sakit (di Distrik Mindiptana dan Mandobo), 5 Rumah Sakit Tunggu Kelahiran, 20 Puskesmas, 20 Puskesmas Keliling, 26 Pustu, 145 Posyandu, 5 Klinik/Balai Kesehatan, dan 19 Polindes. Tenaga Kesehatan tercatat: 6 Dokter Spesialis, 26 Dokter Umum dan 3 Dokter Gigi; 161 Perawat, 179 Bidan, 22 Apoteker, 12 Asisten Apoteker, 16 Ahli Gizi, dan 14 Sanitarian serta 1 Ahli Rontgen.

Rumah Ibadah

Kabupaten ini memiliki 24 Mesjid, 6 Mushola (19.240 orang beragama Islam), 77 Gereja Protestan (22.004 orang beragama Protestan), 75 Gereja Katholik (45.485 orang beragama Katholik), 1 Pura dan 1 Vihara.

Industri, Perdagangan, Koperasi dan Lembaga Keuangan

Pada tahun 2017, terdapat tiga jenis industri, yaitu industri pengolahan pangan dan kayu serta industri galian bukan logam. Industri yang paling banyak jenisnya di tahun 2017 adalah Industri Pengolahan Kayu yaitu mencapai 19 unit, diikuti Industri Galian bukan logam sebanyak 12 unit dan yang paling sedikit adalah Industri Pengolahan Pangan dengan jumlah 6 unit.

Pasar tradisional yang ada di Kabupaten Boven Digoel dikelola oleh Pemerintah Daerah, dengan bangunan yang hampir semuanya merupakan bangunan semi permanen. Sementara itu data sarana perdagangan yang tercatat pada tahun 2016 hanyalah jumlah pasar swalayan sebanyak 2 unit, dimana jumlah ini sama dengan jumlah tahun-tahun sebelumnya selama lima tahun terakhir, sedangkan data untuk sarana perdagangan lainnya di tahun 2016 tidak tersedia. Pada tahun 2017 di Kabupaten Boven Digoel tercatat bahwa terdapat kios sebanyak 163 unit dan warung sebanyak 83 unit.

Jumlah Koperasi pada tahun 2017 adalah 3 unit Koperasi Unit Desa dengan anggota sebanyak 134 orang. Pada tahun 2017, jumlah Koperasi yang terbanyak adalah Koperasi Serba Usaha (KSU). Tercatat jumlah KSU yang aktif pada tahun 2017 sebanyak 28 koperasi. Selanjutnya diikuti Koperasi TKBM dengan jumlah koperasi aktif sebanyak 2 koperasi, sedangkan jumlah Koperasi Wanita, KSP dan KPN pada tahun 2017 hanya sebanyak 1 koperasi yang aktif.

PARIWISATA
Objek Wisata Boven Digoel
Kabupaten Boven Digoel memiliki berbagai objek wisata yang tersebar di beberapa distrik. Objek wisata yang ada di Kabupaten Boven Digoel sangat beranekaragam, mulai dari Wisata Budaya, Sejarah, Rohani dan Wisata Alam.

WISATA BUDAYA

1. Rumah Pohon dan Kehidupan Tradisional Suku Koroway dan Kombay (Distrik Yaniruma);
2. Rumah Tinggi (Distrik Arimop);
3. Rumah Adat di Distrik Waropko; dan
4. Pesta Ulat Sagu di Distrik Bomakia dan Distrik Kombay.

WISATA AGRO

1. Terek di Distrik Subur; dan
2. Kebun Raya Kelapa Sawit di Distrik Jair.

WISATA ALAM

1. Pemandian, Air Terjun Atakat dan Gunung Koreyom di Distrik Iniyandit;
2. Air Terjun Distrik Kombut;
3. Kali Gedi di Distrik Bomakia;
4. Pulau Ikan Ampera di Distrik Mandobo (Minat Khusus).
5. Air Terjun Komen di Distrik Waropko; dan
6. Air Terjun Won, Aman, Tayon, Towoin, Ajan dan Maket di Distrik Arimop.

WISATA SEJARAH

1. Penjara Situs Boven Digoel; Taman Makam Pahlawan (Perintis); Tanah Tinggi; dan Tugu Monumen Bung Hatta di Distrik Mandobo;
2. Gereja Tua di Distrik Arimop; dan
3. Patung Batu di Distrik Iniyandit.

WISATA ROHANI

1. Goa Bunda Maria Kandon Kakuna di Distrik Mindiptana; dan
2. Goa Bunda Maria di Distrik Mandobo.

Akomodasi
Penyediaan jasa akomodasi sangat menunjang bagi perkembangan pariwisata suatu wilayah. Kabupaten Boven Digoel memiliki beberapa jasa penyedia akomodasi yang tersebar di beberapa distrik seperti Hotel, Losmen dan Penginapan, antara lain di Tanah Merah (Hotel Tanah Merah, Mandiri, Honai, Sahabat, dan Idaman; Penginapan Savena, Valentine, Caritas, Boven Jaya dan Pelangi); di Prabu-Asiki (Penginapan Papua Jaya Group, Katiyo Yoga, Sederhana, Sulut dan Tripa); Bomakia I (Majelis); Bomakia II (Lima Serangkai dan Usaha Baru) dan di Mindiptana (Penginapan Cayati).

Pada tahun 2017 tercatat 2.075 orang yang menginap pada fasilitas akomodasi yang ada di Kabupaten Boven Digoel. Dari keseluruhan jumlah pengunjung akomodasi, sebanyak 12,87% adalah pengunjung yang berasal dari mancanegara (Wisatawan Mancanegara) sedangkan 87,13% adalah pengunjung yang berasal dari wilayah Indonesia.
PENANAMAN MODAL (INVESTASI)
Visi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yaitu “Terwujudnya Iklim Investasi Penanaman Modal dan Pelayanan Publik yang Cepat, Tepat, Efisien, Efektif dan Akuntabel”.

Adapun Misi untuk mewujudkan Visi tersebut adalah :

1

Meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan non perizinan serta iklim investasi Penanaman Modal kepada masyarakat di Kabupaten Boven Digoel.

2

Menumbuhkan keinginan masyarakat untuk memiliki perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

3

Meningkatkan citra aparatur pemerintah dengan memberikan perizinan yang mudah, cepat, aman, transparan, nyaman, ramah dan pasti.

4

Meningkatkan kompetensi dan profesionalitas Sumber Daya Aparatur di Bidang Penanaman Modal dan Perizinan.

Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Boven Digoel, tercatat bahwa pada tahun 2017 terdapat 15 investor yang berskala nasional (PMDN/PMA) yang berinvestasi di Kabupaten Boven Digoel. Nilai investasi asing yang ditanamkan pada tahun 2017 pada industri kertas dan percetakan sebesar 117,553 miliar rupiah dan pada industri lainnya sebesar 154,947 miliar rupiah. Pada tahun 2017 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Boven Digoel telah mengeluarkan sebanyak 2.064 perijinan untuk melakukan aktivitas perekonomian di Kabupaten Boven Digoel.

Jenis kewenangan penerbitan perizinan dan non-perizinan yang didelegasikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Boven Digoel Tahun Anggaran 2018, antara lain:

Bidang Penanaman Modal

1. Pendaftaran Penanaman Modal Dalam Negeri;
2. Pendaftaran Perubahan Penanaman Modal;
3. Pendaftaran Perluasan Penanaman Modal;
4. Izin Usaha;
5. Izin Usaha Perluasan;
6. Izin Usaha Penggabungan Perubahan Penanaman Modal (Merger);
7. Izin Usaha Perubahan; dan 8. Izin Lokasi;

Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan:

1. Izin Usaha Tanaman Pangan dan Hortikultura Wilayah Kabupaten;
2. Izin Usaha Peternakan (IUP);
3. Surat Izin Jagal;
4. Izin Pemasukan/Pengeluaran Ternak dan Hasil Ternak: - Surat Keterangan Izin Pemasukan Ternak dan Produksi Peternakan; - Surat Keterangan Izin Pengeluaran Ternak dan Produksi Ternak;
5. Izin Pemasukan Bibit Ternak;
6. Izin Pemasukan Produk Peternakan; dan
7. Izin Pengeluaran ternak dan Produk Peternakan;

Bidang Perikanan

1. Surat Izin Usaha Perikanan (IUP);
2. Izin Usaha Pembudidayaan Ikan;
3. Izin Usaha perikanan untuk Beberapa Komoditi Ikan;
4. Izin Usaha Perikanan untuk Ikan Hias;
5. SIUP Pengiriman Komoditi Budidaya;
6. SKAI (Surat Keterangan Asal Ikan); dan
7. SIUP Pengiriman Produk Olahan Perikanan;

Bidang Perhubungan

1. Retribusi Izin Trayek;
2. Izin Usaha Bongkar Muat (PBM);
3. Izin Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL); dan
4. Izin Usaha Angkutan;

Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi

1. Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA);
2. Izin Perpanjangan Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA);
3. Tenaga Kerja Warga Negara Asing Pendatang (TKWNAP);
4. Izin Pendirian dan Pendaftaran Lembaga Pelatihan Kerja;
5. Izin Pelaksana Transmigrasi;
6. Izin Tenaga Kerja Wanita; dan
7. Izin Mendirikan Lembaga Latihan Wanita;

Bidang Perindustrian dan Perdagangan

1. Tanda Daftar Industri (TDI);
2. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP);
3. Surat Izin Tanda Daftar Perusahaan (TDP); 4. Surat Izin Tanda Daftar Gudang (TDG);
5. Surat Rekomendasi untuk Agen Premium, Minyak dan Solar (APMS);
6. Izin Usaha Industri (IUI) dan Izin Perluasan di atas 1 Milyar: - IUI melalui Tahap Persetujuan Prinsip; - IUI tanpa melalui Tahap Persetujuan Prinsip;
7. Izin Perluasan;
8. Rekomendasi dan Penerbitan BAP untuk Pengurusan Pengakuan sebagai Eksportir terhadap produk Industri Kehutanan (ETPIK) Khusus Industri Sekunder;
9. Angka Pengenalan Importir (API): - Angka Pengenalan Importir Umum (API-U); - Angka Pengenalan Importir Produsen (API-P);

Bidang Koperasi dan UKM

1. Pengesahan Akta Pendirian Koperasi;
2. Pengesahan Akta Perubahan AD/ART Koperasi; dan
3. Rekomendasi Koperasi;

Bidang Lingkungan Hidup dan Pertanahan

1. Izin Lingkungan Hidup;
2. Izin Pengumpulan Limbah B3;
3. Izin Pemanfaatan Limbah B3;
4. Izin Pengolahan Limbah B3;
5. Izin Operasi Peralatan pengolahan Limbah B3;
6. Izin Operasi Penimbunan Limbah B3;
7. Rekomendasi pengangkutan Limbah B3; dan
8. Izin/Persyaratan Pengolahan Limbah B3;

Bidang Pariwisata

1. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel;
2. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Biro Perjalanan;
3. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Restoran;
4. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Rumah Makan;
5. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Warung Makan;
6. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Café;
7. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Bar;
8. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Katering;
9. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Salon Kecantikan;
10. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Panti Pijat;
11. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Klub Malam;
12. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Bilyar;
13. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Karaoke;
14. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Pusat kebugaran dan Jasmani;
15. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Pusat Seni dan Budaya;
16. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Mandi Uap/Spa;
17. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Kolam Pemancingan;
18. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Pemandian Alam;
19. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Gelanggang renang;
20. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Gelanggang Bowling;
21. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Taman Rekreasi;
22. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Pub;
23. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Panggung Terbuka;
24. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Panggung Tertutup;
25. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Diskotik; dan
26. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Gelanggang Permainan Ketangkasan;

Bidang Administrasi Perekonomian dan KESRA

1. Izin Pemasangan Reklame; dan
2. Rekomendasi Besi Tua;

Bidang Pekerjaan Umum

1. IUJK (Ijin Usaha Jasa Konstruksi); dan
2. Izin Mendirikan Bangunan (IMB);

Bidang Kesehatan

1. Izin Operasional Rumah Sakit;
2. Izin Operasional Klinik;
3. Izin PUSKESMAS;
4. Izin Panti Pengobatan Tradisional;
5. Izin Laboratorium;
6. Izin Usaha Kecil Obat Tradisional;
7. Izin Praktek Dokter dan Dokter Gigi;
8. Izin Praktek Apoteker; 9. Izin Praktek Perawat dan Perawat Gigi;
10. Izin Praktek Fisioterapi;
11. Izin Praktek Refraksionis Optisen;
12. Izin Praktek Bidan;
13. Izin Praktek Asisten Apoteker;
14. Izin Praktek Penata Anestesi;
15. Izin Praktek Tenaga Akupunktur;
16. Izin Praktek Tenaga Teknis Kefarmasian;
17. Izin Praktek Radiografer;
18. Izin Praktek Fisioterapi;
19. Izin Praktek Sanitarian;
20. Izin Praktek Ahli Kesehatan Masyarakat;
21. Izin Praktek Tenaga Gizi;
22. Izin Praktek Teknisi Gigi;
23. Izin Ahli kecantikan;
24. Izin Tukang Gigi;
25. Izin Toko Obat;
26. Izin Apotik;
27. Izin Salon Kecantikan;
29. Izin Battara;
30. Izin Analisis Laboratorium;
31. Izin Ruang Bersalin; dan
32. Izin Optikal;

Bidang Pendidikan

1. Izin Prinsip Taman Kanak-Kanak;
2. Izin Operasional Taman Kanak-Kanak;
3. Izin Prinsip Sekolah Dasar;
4. Izin Operasional Sekolah Dasar;
5. Izin Prinsip Pendidikan Inklusi;
6. Izin Operasional Pendidikan Inklusi;
7. Izin Prinsip Sekolah Menengah Pertama;
8. Izin Operasional Sekolah Menengah Pertama;
9. Izin Prinsip Sekolah Menengah Atas;
10. Izin Operasional Sekolah Menengah Atas;
11. Izin Prinsip Sekolah Menengah Kejuruan;
12. Izin Operasional Sekolah Menengah Kejuruan;
13. Rekomendasi Satuan Pendidikan Kerjasama TK;
14. Rekomendasi Satuan Pendidikan Kerjasama SD;
15. Rekomendasi Satuan Pendidikan Kerjasama SMP;
16. Rekomendasi Satuan Pendidikan Kerjasama SMA;
17. Izin Penyelenggara Pendidikan Layanan Khusus;
18. Izin Operasional Lembaga Khusus dan Pelatihan;
19. Izin Operasional Pendidikan Anak Usia Dini;
20. Izin Operasional Satuan PAUD Sejenis;
21. Izin Operasional Pusat Belajar Mengajar; dan
22. Izin Operasional Lembaga Pendidikan Informal;

Bidang Non-Perijinan

1. Rekomendasi Insentif Daerah; dan
2. Rekomendasi Layanan Pengaduan.

1. Rekomendasi Insentif Daerah; dan 2. Rekomendasi Layanan Pengaduan.
PERTANIAN
PERKEBUNAN
PETERNAKAN
PERIKANAN/ KELAUTAN
INDUSTRI
PERTAMBANGAN DAN ENERGI
PARIWISATA

LOKASI INVESTASI

BIDANG USAHA

STATUS KEPEMILIKAN

Kabupaten BOVEN DIGOEL

Peningkatan Produksi dan Produktivitas Tanaman Pangan (Padi sawah, padi ladang, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah); Peningkatan Budidaya tanaman sayuran dan buah-buahan .

Masyarakat

LOKASI INVESTASI

BIDANG USAHA

STATUS KEPEMILIKAN

Kabupaten BOVEN DIGOEL

Peningkatan produksi tanaman perkebunan rakyat kopi dan lada.

Masyarakat

LOKASI INVESTASI

BIDANG USAHA

STATUS KEPEMILIKAN

Kabupaten BOVEN DIGOEL

Pengembangan komoditi ternak unggulan (sapi potong, kambing dan babi serta unggas).

Masyarakat

 

LOKASI INVESTASI

BIDANG USAHA

STATUS KEPEMILIKAN

Kabupaten BOVEN DIGOEL

Pengembangan Budidaya dan Panangkapan Ikan air tawar.

Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten

 

LOKASI INVESTASI

BIDANG USAHA

STATUS KEPEMILIKAN

Kabupaten BOVEN DIGOEL

Pengembangan jenis-jenis industri terbanyak di Kabupaten Boven Digoel, yaitu Industri Pengolahan Kayu, Industri Galian dan Industri Pengolahan Pangan.

Masyarakat

LOKASI INVESTASI

BIDANG USAHA

STATUS KEPEMILIKAN

Kabupaten BOVEN DIGOEL

Pemanfaatan bahan galian C (tanah timbun dan pasir kerikil) guna mendukung geliat pembangunan infrastruktur.

Pemerintah Kabupaten

LOKASI INVESTASI

BIDANG USAHA

STATUS KEPEMILIKAN

Kabupaten BOVEN DIGOEL

a.     Pembangunan Sarana dan Prasarana Transportasi;

b.     Pembangunan Fasilitas Umum dan Publik (Panggung Pertunjukan, Sarana Bermain, dll.) di Tempat Tujuan Wisata;

c.     Pembangunan hotel/penginapan di tempat tujuan wisata tertentu;

d.     Restoran/Toko Suvenir/Tempat Ibadah;

e.     Penyiapan Paket Wisata;

f.      Pembinaan/Pemeliharaan;

g.     Industri Jasa Kepariwisataan.

 

Pemerintah Kabupaten dan Masyarakat

Peta Kabupaten Boven Digoel
Kontak Investasi :

Kabupaten Boven Digoel

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
KABUPATEN BOVEN DIGOEL

Jl. Trans Papua KM.4 Tanah Merah
E-mail : dpmptsp.bovendigoel@gmail.com
Contact Person :
Andi Himawan Kurniawan Syafri, S.STP
Hp. 085316368439

Back to top
Go to bottom
iden
201664
TodayToday408
YesterdayYesterday1429
This_WeekThis_Week4232
This_MonthThis_Month25483
All_DaysAll_Days201664

Free Joomla! template by L.THEME