KABUPATEN PAKPAK BHARAT
PROSPEK CERAH INVESTASI

Kabupaten Pakpak Bharat

Peluang Investasi

Ben Martyn
Pj. BUPATI PAKPAK BHARAT

Beliau dilahirkan di Kisaran pada tanggal 19 Oktober 1965 anak ke 4 dari 8 bersaudara dari pasangan Amir Hasan Nasution dan Siti Asmah Rangkuti, menikah dengan Randatussofa, M.Si. Beliau menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 2 Kampung Lalang Tanjung Tiram dan Madrasah Ibtidaiyah Alwasliyah Tanjung Tiram lulus lahun 1977, kemudian masuk Madrasah Mualimin lulus tahun 1980. Beliau kemudian meningkatkan lagi pendidikannya ke perguruan tinggi IAIN Medan jurusan Penyuluhan dan Penerangan lulus pada tahun 1987.

Mengawali karier sebagai militer (TNI) setelah berhasil masuk Sekolah Perwira Wajib Militer (Sepawamil) dan lulus tahun 1988 dengan pangkat Letnan Dua (Letda). Pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Binarois Bintal Kodam I BB. Sambil menunaikan tugas sebagai TNI, beliau melanjutkan pendidikannya ke jenjang Magister dan meraih gelar Magister of Arts (MA) tahun 2001 dan study S3 ke USU dengan Gelar Doktor (Dr) Tahun 2008. Namum sejak tahun 2011, karier beliau berubah menjadi PNS setelah kurun waktu 22 tahun bertugas di militer.

Beliau pernah menjabat sebagai Kadis Kominfo Sumut tahun 2011, Pj, Rektor Universitas Al Washliyah Labuhan Batu tahun 2017 dan sekarang menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Sumut Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat tahun 2018.

Setelah dilantik sebagai Penjabat (Pj.) Bupati Pakpak Bharat tanggal 17 Januari 2019, beliau melihat masih banyak potensi di Kabupaten Pakpak Bharat yang masih bisa dikembangkan dan ditingkatkan lagi. Hal itu dapat dilaksanakan dengan dukungan dari stakeholder dan para investor baik dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat selalu siap menyambut setiap kedatangan investor dengan tangan terbuka dengan memberikan rasa aman dan nyaman selama berinvestasi.

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Next.....
VISI DAN MISI
VISI
“Terwujudnya Pakpak Bharat Yang Bersatu Dan Sejahtera, Unggul Dalam Kualitas Hidup, Terdepan Dalam Pelayanan Publik Berlandaskan Agama Dan Budaya”.
MISI
  • Melanjutkan Peningkatan Kinerja Aparatur Pemerintah, Meliputi Manajemen Pemerintahan Yang Profesional, Kepemimpinan Yang Amanah Dan Pelayanan Publik Yang Berkualitas

  • Meningkatkan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Yang Berkualitas Yang Berbasis Pada Sumber Daya Alam Lokal

  • Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Yang Berdaya Saing Tinggi Yang Dilandasi Budaya Pakpak Dan Ketakwaan Pada Tuhan Yang Maha Esa

  • Meningkatkan Derajat Kesehatan Melalui Pelayanan Dan Fasilitas Kesehatan Yang Prima Terutama Untuk Ibu Dan Anak Dalam Mewujudkan Generasi Emas Pakpak Bharat

  • Mengembangkan Infrastruktur Untuk Mendorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Dan Memperlancar Aksesibilitas Antar Wilayah Serta Meningkatkan Pemanfaatan Teknologi Dan Informatika Secara Luas.

  • Menjadi Sentra Pendidikan Dan Kesehatan Yang Unggul Di Provinsi Sumatera Utara.
GAMBARAN UMUM DAERAH
Letak Geografis

Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Secara Geografis wilayah Kabupaten Pakpak Bharat terbentang di 96°00’00” - 98°31’00” Bujur Timur dan 02°15’00” - 03°32’00” Lintang Utara. Di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Dairi, di sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Aceh Singkil dan Kabupaten Humbang Hasundutan, di sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Toba Samosir, dan di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam Prov. Nangroe Aceh Darussalam.
Luas °wilayah Kabupaten Pakpak Bharat adalah 1.218,30 km2, yang terdiri dari 8 kecamatan yaitu Kec. Salak, Kec. Kerajaan, Kec. Sitellu Tali Urang Jehe, Kec. Tinada, Kec. Siempat Rube, Kec. Sitellu Tali Urang Julu, Kec. Pergetteng Getteng Sengkut dan Kec. Pagindar). Terdiri dari 52 desa (50 desa swadaya dan 2 desa swakarsa) dan 212 dusun.

Topografi

Kabupaten Pakpak Bharat memiliki iklim tropis, dengan ketinggian antara 700-1500 m di atas permukaan laut. Hampir keseluruhan kondisi geografis berbukit-bukit, memiliki 26 aliran sungai dengan panjang antara 4 sampai 75 km. Curah hujan tergolong sangat tinggi karena hampir setiap bulan turun hujan dimana tercatat antara 209 mm (Februari) sampai 42.675 mm (April). Suhu udara rata-rata berkisar antara 18°-28°C, kelembaban udara relatif berkisar 86-92%.

Penduduk

Penduduk Kabupaten ini terdiri dari beragam suku yang tersebar merata di seluruh pelosok desa. Kabupaten ini dikelilingi oleh daerah yang berlainan suku sehingga terjadilah pembauran suku menjadi heterogen. Suku-suku tersebut antara-lain adalah: Suku Pakpak (penduduk asli), Toba, Karo, Jawa, Aceh, Mandailing, Nias, dan beberapa suku lainnya. Jumlah penduduk Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2017 sebanyak 47.183 jiwa dalam 10.544 rumah-tangga, terdiri dari laki-laki 23.793 jiwa dan perempuan 23.390 jiwa (rasio: 102%). Kepadatan penduduk rata-rata mencapai 39 jiwa per kilometer persegi. Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Pakpak Bharat rata-rata sebesar 1.71%. Pada tahun 2017, jumlah Angkatan Kerja mencapai 26.556 orang (bekerja sejumlah 26.425 orang dan pengangguran mencapai 131 orang) dan 2.779 orang bukan angkatan kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja mencapai 99,04 dengan Tingkat Pengangguran Terbuka tercatat 0,49%.

Produk Domestik Regional Bruto

PDRB Kabupaten Pakpak Bharat pada tahun 2016 atas dasar harga berlaku mencapai Rp. 996.481,46 Milyar sedangkan atas dasar harga konstan mencapai Rp. 760.552,53 Milyar. Sektor Pertanian masih mendominasi dengan kontribusi 55,15%, disusul 12,86% dari Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan 10,50% dari Sektor Konstruksi serta 11,27% dari Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Speda motor. Laju pertumbuhan ekonomi tercatat 5,94%.

FASILITAS DAN PRASARANA YANG ADA

Sektor Sosial

Pendidikan

Taman Kanak-Kanak (6 unit); Sekolah Dasar (59 unit)/ MI (11 unit); Sekolah Menengah Pertama (26 unit)/MTs (3 unit); Sekolah Menengah Umum (5 unit)/MA (1 unit); dan Sekolah Menengah Kejuruan/SMK (4 unit).

Kesehatan

1 Rumah Sakit, 8 Puskesmas; 25 Pustu; 53 Poskesdes; dan 90 Posyandu. Tenaga Medis: 18 dokter umum, 9 dokter spesialis dan 4 dokter gigi, 191 Bidan, 174 Perawat, 9 Perawat Gigi, 6 Apoteker, 10 Tenaga Kefarmasian, 13 Ahli Gizi, 5 Analis Kesehatan, 5 Teknis Medis dan Rontgen, 9 Ahli Sanitasi dan 21 Sarjana Kesehatan Masyarakat.

Agama

19.158 pemeluk Islam, 23.069 Protestan, dan 2.047 Katholik dengan 78 Masjid, 19 langgar/musolah, 14 Gereja Katholik dan 112 Gereja Protestan.

Sektor Transportasi dan Komunikasi

Transportasi darat

Panjang jalan 733,679 km (41,00 km Jalan Negara, 69,50 km jalan Provinsi dan 623,179 km jalan Kabupaten). 125 jembatan (90 jembatan dalam kondisi baik, 14 kondisi sedang, 10 kondisi rusak ringan dan 11 rusak berat)

Komunikasi

Panjang jalan 733,679 km (41,00 km Jalan Negara, 69,50 km jalan Provinsi dan 623,179 km jalan Kabupaten). 125 jembatan (90 jembatan dalam kondisi baik, 14 kondisi sedang, 10 kondisi rusak ringan dan 11 rusak berat)

Sektor Air dan Energi

Listrik

5.146 pelanggan KWh Meter mekanik dan 3.455 pelanggan KWh Prabayar, dengan dukungan PLTM Kombih I (Kapasitas Terpasang (kw) 1500 kW dan dan Daya mampu : 1400 kW) dan PLTM Kombih II (Kapasitas Terpasang (kw) 1500 kW dan dan Daya mampu : 1400 kW).

Air Bersih

Air minum untuk 1.320 pelanggan.

Sektor Industri dan Perdagangan

Industri

2 industri kecil dengan 10 tenaga kerja dan 1.521 kerajinan rumah tangga dengan 5.097 tenaga kerja.

Perdagangan

77 perusahaan berbadan hukum; Sarana perdagangan: 8 Pasar (104 kios, 57 balerong dan 302 ruang terbuka), 20 toko, 61 kios dan 152 warung.

Sektor Perbankan

Bank

Bank Rakyat Indonesia, Bank SUMUT dan BPR NBP 88

Sektor Perhotelan

Penginapan

Ada 3 tempat/fasilitas penginapan (Hotel Waris, Hotel Waris II dan Hotel Lolona dengan kapasitas 48 kamar

POTENSI SUMBER DAYA ALAM

Sektor Pertanian

Tanaman Pangan

Padi sawah (luas 2.398,9 Ha, produksi 9.720,3 Ton), jagung (luas 2.537 Ha produksi 15.171,26 Ton), kacang tanah (luas 24 Ha produksi 30 Ton), ubi kayu (luas 32 Ha produksi 733,7 ton) dan ubi jalar (luas 15 produksi 219,5 ton)

Hortikultura

cabai merah (luas 114 produksi 1.385,10 ton), durian (produksi 769,27 ton), jeruk (produksi 13.741 ton), nenas (produksi 407,1 ton) dan pisang (produksi 159,50 ton).

Perkebunan Rakyat

Gambir sebagai tanaman unggulan (luas 1.374,86 Ha, produksi 1.573,75 ton), kopi Robusta (luas 206,8 Ha produksi 115,8 Ton, kopi Arabika (luas 945,56 produksi 1.114,59 ton), karet (luas 1.213,87 produksi 748,39 Ton), kemenyan (luas 1.265,85 Ha produksi 110,6 Ton), kayu manis luas 55,75 produksi 41,74 ton), nilam (luas 20 Ha produksi 1,57 Ton), kelapa sawit (luas 984,5 Ha produksi 1.114,63 ton), kakao (luas 254,45 Ha produksi 80,12 ton) dan tembakau (luas 7,04 Ha produksi 1,64 ton).

Kehutanan

Luas hutan 109.693 ha dengan 44.136 ha hutan lindung, 5.943 ha hutan konservasi, 10.224 ha hutan produksi tetap dan 49.390 ha hutan produksi terbatas. Hasil hutan: 14.820,04 m3.

Peternakan

276 Sapi potong, 801 kerbau, 6.670 babi, 1032 kambing, 1133.517 ayam kampung dan 4.027 itik/entog.

Perikanan dan Kelautan

Perikanan Budidaya (kolam air tenang dan Mina Padi) dengan produksi 33,61 ton; Perikanan Tangkap di Perairan Umum (sungai, genangan air) dengan produksi 7,70 ton. Jenis ikan: ikan mas, nila merah, nila hitam, mujair, lele, ikan lain-lain.

Sektor Pariwisata

Destinasi Pariwisata

Terdapat 51 daerah/tempat tujuan wisata alam, Sejarah dan budaya

PELUANG INVESTASI

PERTANIAN

Peningkatan Produksi Padi, Jagung, Palawija dan Hortikultura (cabai dan bawang merah; Durian, Jeruk dan Pisang).

PERKEBUNAN

Peningkatan Produksi kopi, kelapa sawit, karet, nilam, kakao dan cengkeh.

KEHUTANAN

Pemanfaatan hasil hutan dalam azas lestari dan hasil sampingannya: gambir, batang kemenyan, rotan, lebah madu, kulit manis, bamboo, dammar dan kulit kayu medang.

PETERNAKAN

Pengembangan Sapi potong, kambing, babi, ayam kampung, ayam potong dan itik.

PERIKANAN DAN KELAUTAN

Pengembangan Budidaya Perikanan Air Payau dan Air Tawar.

PERINDUSTRIAN/ PERDAGANGAN

Pengembangan Sentra Perdagangan dan Industri Lokal.

PARIWISATA

Peningkatan Sarana dan Prasarana Pariwisata di berbagai lokasi Wisata, termasuk akses jalan dari ibukota Kabupaten menuju lokasi.

ENERGI LISTRIK

Peningkatan Produksi Listrik seperti PLTMH, PLTM dan PLTA untuk seluruh wilayah Kabupaten yang didukung dengan adanya 4 (empat) Sungai Besar (1.Lae Kombih, 2. Lae Ordi, 3.Lae Sigundur, 4. Lae Cinendang) dengan aliran Sungai yang Sangat Panjang.

AIR BERSIH

Pembangunan dan Pengelolaan Air Minum.

Wilayah

Kabupaten Pakpak Bharat

Wilayah

Seluruh Kecamatan

Wilayah

Kabupaten Pakpak Bharat

Wilayah

Kabupaten Pakpak Bharat

Wilayah

Kabupaten Pakpak Bharat

Wilayah

Kabupaten Pakpak Bharat

Wilayah

Kabupaten Pakpak Bharat

Wilayah

Kabupaten Pakpak Bharat

Wilayah

Kabupaten Pakpak Bharat

KEMUDAHAN BERINVESTASI DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT

Mengapa Disarankan Berinvestasi Di Kabupaten Pakpak Bharat ?

1.
Kabupaten Pakpak Bharat memiliki posisi yang strategis dalam pengembangan wilayah di Sumatera Utara, karena Kabupaten ini menghubungkan pusat- pusat pengembangan wilayah seperti Kabupaten Dairi dan Kabupaten lainnya serta Kabupaten Aceh Singkil di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Besarnya jumlah penduduk Sumatera Utara termasuk Medan pada khususnya dan Indonesia pada umumnya merupakan pangsa pasar yang sangat potensial bagi produk-produk yang berasal dari Kabupaten Pakpak Bharat. Dengan demikian kabupaten ini dapat menarik dan memanfaatkan peluang-peluang bisnis pada sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata dan aktivitas lainnya.

2.
Kabupaten Pakpak Bharat memiliki jaringan jalan yang sampai saat ini terus dibenahi yang dapat menghubungkan kabupaten ini dengan Provinsi lainnya, yaitu karena Kabupaten ini terletak pada lintasan Jalan Negara yang menghubungkan wilayah Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Nangroe Aceh Darrussalam, sehingga akan memicu pengembangan ekonomi yang lebih dinamis. Tersedianya jalan antara kabupaten seperti dengan Kabupaten Dairi yang sudah mulus dan Kabupaten Humbahas yang masih harus diperbaiki serta termasuk Kabupaten Penopang Destinasi Danau Toba yang sedang digerakan oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Otoritas Danau Toba.

KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT TERHADAP INVESTASI

Sebuah kebijakan dirumuskan untuk tujuan yang jelas, termasuk tujuan jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek. Iklim investasi mengacu kepada konstelasi kebijakan di lingkungan suatu yuridiksi tertentu yang merupakan kepentingan utama dari orang-orang yang menguasai modal. Iklim investasi selalu mempunyai arti penting untuk menentukan tingkat investasi, tetapi iklim itu menjadi semakin menonjol ketika mobilisasi umum dari modal meluas secara khusus, ketika para pengendali modal yang berpangkalan di suatu yuridiksi tertentu menjadi mampu untuk menjelajahi kesempatan kondisi luar yuridiksi tersebut.
Sekalipun friksi-friksi yang berbeda mempunyai kepentingan pada kebijakan-kebijakan yang berbeda dan kadang-kadang bertentangan. Beberapa kebijakan mendasar yang menjadi perhatian bersama bagi semua pengendali modal dan menjadi semakin penting ketika proses sebuah usaha dari seorang investor meningkat.
Kebijakan investasi memainkan peran yang sangat penting dalam menentukan seberapa para pelaku akan terkait dengan investasi, hal ini sesuai dengan keunggulan mereka untuk memperluas, bukan mempersempit jangkauan tempat tersedia bagi mereka. Suatu unsur terpenting dalam kemampuan seorang investor untuk meraih keuntungan besar adalah kehadiran dan daya saing para investor dan perusahan-perusahaan lain. Menciptakan iklim investasi yang menarik seluruh yuridiksi nasional terbukti secara teknis sangatlah sulit, karena banyaknya berbagai kepentingan yang harus diikutsertakan dan secara politis dan sosial bersifat destabibilisasi. Biaya untuk membangun infrakstruktur baik politis, hukum dan sarana prasarana pendukung yang diminta oleh investor sangat mahal, bila dilaksanakan secara umum di wilayah Negara. Ruang lingkup lokasi yang dapat dipilih oleh para pemilik modal sangat luas, sehingga posisi tawar-menawar mereka sangat kuat dan pemintaan mereka untuk kebijakan responsif sangat luas.
Hal ini disikapi dengan bijak oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pakpak Bharat dalam menyediakan sarana dan prasarana pendukung guna memudahkan mereka untuk menanamkan modalnya di daerah ini. Akses jalan terus diperbaiki dan iklim usaha terkait perizinan juga sudah dipermudah melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, sudah selayaknya para investor melirik Kabupaten Pakpak Bharat sebagai potensi yang besar khususnya dibidang pariwisata.
Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Pakpak Bharat
Dalam upaya menarik masuknya investor baik dari dalam negeri (PMDN) maupun dari luar negeri (PMA), beberapa hal dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pakpak Bharat, antara lain adalah:

1

Menggali dan mengidentifikasikan untuk menentukan potensi unggulan daerah yang bisa ditawarkan pada investor;

2

Melakukan promosi atau road show ataupun publikasi lain pada industri terutama yang menarik bagi investor asing;

3

Menetapkan kebijakan pemerintah daerah dan pengaturan hukum yang mendukung penciptaan iklim yang kondusif bagi investor;

4

4. Melakukan penyesuaian kebijakan pemerintah daerah dan pengaturan hukum yang tidak sesuai dengan ketentuan penanaman modal baik internasional ataupun nasonal;

5

Mempersiapkan peningkatan sumber daya manusia aparat daerah dalam memberikan pelayanan yang baik bagi investor;

6

Mendukung partisipasi aktif masyarakat atau publik pada aktivitas dan pengawasan kegiatan permodalan;

7

Perbaikan peningkatan sarana dan prasarana pendukung bagi kelancaran modal;

8

Perbaikan pelayanan perizinan bagi penanaman modal secara sederhana, cepat, mudah, murah, dan memuaskan;

9

Mengupayakan keamanan, kenyamanan, ketertiban lingkungan agar tercipta iklim yang ramah dan memuaskan; dan

10

Mendukung pemberian fasilitas untuk peningkatan sumber-daya masyarakat agar dapat menduduki jabatan strategis dan terjadi alih teknologi.

Insentif Investasi (Fiskal dan Non-Fiskal)
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, terus mendorong percepatan bagi investor untuk menanamkan investasi di kabupaten tersebut dengan memberikan berbagai kemudahan, baik dari perijinan, perpajakan, penyediaan tenaga kerja, sarana dan prasarana, serta hal-hal lain terkait.

POTENSI OBJEK WISATA

Kabupaten Pakpak Bharat memiliki beberapa potensi wisata khususnya wisata alam dan cagar budaya, diantaranya adalah sebagai berikut:
Beberapa potensi yang dapat dijadikan sebagai objek wisata di Kabupaten Pakpak Bharat yang butuh investor untuk mengembangkannya adalah sebagai berikut:

Delleng Simpon

Delleng simpon yang memiliki panorama alam yang sangat indah memiliki nilai wisata yang menarik untuk dikunjungi. Delleng simpon adalah puncak gunung tertinggi di Kabupaten Pakpak Bharat. Selama ini Delleng Simpon menjadi daerah tujuan wisata lokal yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Tak hanya masyarakat Pakpak, para pendatang dari daerah lainpun kagum akan keindahan dari panorama alam Delleng Simpon. Kawasan Delleng Simpon merupakan batas wilayah pemerintahan Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kabupaten Humbang Hasundutan. Kawasan di sekitar Delleng Simpon memiliki peninggalan-peninggalan budaya yang tinggi seperti Legenda Mata Air Eluh Berru Tnambunan, Perkemenjenan (kebun kemeyan) sebagai mata pencarian masyarakat, Barati untuk Merbanto, situs-situs budaya seperti Mejan, Rumah Adat, Lae Merah (sungai yang berwarna merah alami) serta Legenda Silaan di Desa Ulumerah; Berada di kawasan jalan Provinsi yang mudah untuk dikunjungi.

Air Terjun “Sampuren Simbilulu”

Letaknya di Kecamatan Tinada Desa Prongil Julu. Jalan menuju lokasi ini masih dalam tahap pembangunan, ke depan objek wisata ini pasti bisa diandalkan karena potensi keindahannya apalagi ditata sedemikian rupa. Air Terjun Simbilulu merupakan salah satu tempat wisata yang bagus dan menarik untuk membuang rasa penat Anda karena bekerja selama seminggu penuh. Air Terjun Simbilulu memiliki ketinggian + 40 m dengan kedalamannya + 5 m dan luasnya 60 m2. Air terjun ini memiliki 2 air terjun yang berdampingan dari satu sumber sungai. Berjarak +/- 5 km dari Tinada atau +/- 20 km dari Sidikalang.

Mata Air Eluh Berru Tinambunan

Ada cerita yang melegenda di masyarakat Pakpak, yaitu Cerita Berru Tinambunan dari Pakpak Suak Kelasen. Cerita ini melahirkan legenda berupa mata air yang tidak pernah kering walau musim kemarau berkepanjangan. Diyakini ini adalah bekas air mata Berru Tinambunan saat menangis. Terletak di kaki “Delleng Simpon” Desa Rumerah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu. Jalan ke kawasan ini adalah jalan Provinsi dan telah dibangun dan bisa dilewati kendaraan roda dua atau roda empat. Silahkan berkunjung, masyarakat yang ramah siap mengantar ke tempat tujuan…!! Lokasi Air Mata Berru Tinambunan juga merupakan tapal batas antara Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Pesta Budaya Oang-Oang

Dilaksanakan setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk melestarikan budaya Pakpak sekaligus sebagai sarana promosi budaya Pakpak untuk menarik minat wisatawan baik dalam maupun luar negeri berkunjung ke Pakpak Bharat. Pesta tersebut menampilkan tarian tradisional Pakpak, Alat musik Traditional Pakpak dan iring-iringan persembahan hasil bumi tanah pakpak dari setiap kecamatan.

Air Terjun Lae Une

Berada di Kecupak, sekitar 7 Km dari Kota Salak ibu kota Kabupaten Pakpak Bharat. Air terjun ini merupakan wisata air terjun yang masih sangat alami dan belum banyak mendapatkan sentuhan dari luar, sehingga cukup menarik wisatawan. Sampuren atau Air Terjun Lae Une berada di Desa Kecupak I Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut. Objek wisata alam ini dapat di tempuh sekitar 15 menit dari ibukota Pakpak Bharat – Salak dengan menggunakan kendaraan roda 2 maupun roda 4. Air terjun ini cukup terkenal sebagai objek wisata lokal di Kabupaten Pakpak Bharat. Sampai saat ini pengunjung bebas masuk ke lokasi Lae Une tanpa dikenakan pungutan retribusi. Keindahan Air Terjun Lae Une, walau belum mendapat penataan dan fasilitas yang memadai mampu mengundang kekaguman setiap orang yang melihatnya. kesejukannya dapat membuat orang terlena berlama lama di Lae Une, bahkan tanpa mandi merupakan sebuah kerugian yang besar apabila berkunjung ke sini. Keindahannya membuat kita lupa untuk pulang. Alangkah indahnya ciptaan Tuhan yang diberikan kepada manusia agar manusia selalu ingat kepada sang pencipta, khususnya Lae Une.

Air Terjun Lae Singgabit

Letaknya di Dusun Kuta Delleng, Desa Mahala, Kec. Tinada. Air Terjun Lae Singgabit memiliki pesona alam yang sangat indah dan alami. Pesona ini belum banyak diketahui secara luas karena akses masih sulit untuk dicapai.

Peta Kabupaten Pakpak Bharat Map of Pakpak Bharat Regency

sample74
Peta Kabupaten Pakpak Bharat

Kontak Investasi :

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Kompleks Panorama Indah Sindeka-Salak, Kab. Pakpak Bharat 22272
Telp/Faks : (0627)-7433033, Provinsi Sumatera Utara
Email : penanamanmodalpb@gmail.com
Webmail : dispm-ptsp@pakpakbharatkab.go.id Website : www.kp2t-pm.pakpakbharatkab.go.id / www.pakpakbharatkab.go.id

Kontak Person
Kepala Dinas
Bapak Losmar Berutu, MM

Nomor Kontak 0822-9439-6488

Kabid Pm
Ibu Rosdiana Berutu

Nomor Kontak ; 0821-6551-0851

Kasi Pm
Bapak Haganta Sebayang

Nomor Kontak : 0853-7325-5244

Back to top
Go to bottom
iden
200045
TodayToday218
YesterdayYesterday1140
This_WeekThis_Week2613
This_MonthThis_Month23864
All_DaysAll_Days200045

Free Joomla! template by L.THEME