idarenfrdehihujaru

SAMBUTAN

IR. ADOLF S. BINILANG, ME.
SAMBUTAN PLH. BUPATI KEPULAUAN TALAUD

Sebagai Plh. Bupati Kepulauan Talaud, berkenan menyambut anda di Kabupaten yang berjuluk “The Land of Porodisa”.

Buku panduan ini adalah bentuk promosi yang mengenalkan potensi Wisata Kabupaten kami ke wisatawan domestik dan mancanegara sebagai daerah tujuan wisata baru di Indonesia. Kepulauan Talaud penuh dengan berbagai atraksi wisata unik, mulai dari wisata kelas dunia Mane’e, pendakian, selancar, spot selam, pulau pasir putih, flora dan fauna endemik dan berbagai jenis atraksi sejarah dan budaya.

Atas nama masyarakat Kabupaten kepulauan Talaud, kami berharap anda akan memilih Talaud sebagai tujuan wisata berikutnya. Sekali anda mengunjungi Kabupaten Kepulauan Talaud, kami yakin anda akan membagikan pengalaman berharga kepada teman, relasi, kolega anda tentang bumi Porodisa.

Terima kasih.

AGUS SURYADI
SAMBUTAN PIDII

Pariwisata di Indonesia merupakan salahPariwisata di Indonesia merupakan salahsatu sektor yang memiliki potensi besaruntuk mendukung roda perekonomianpemerintah daerah maupun pusat. Berbagailokasi wisata dengan beragam budaya yangmelekat dapat ditemukan di sepanjangwilayah Bumi Pertiwi. Diawali dari sebuahkesadaran akan kebutuhan yang besarterhadap informasi industri pariwisata, DinasPariwisata dan Kebudayaan KabupatenKepulauan Talaud bekerjasama denganPusat Informasi Data Investasi Indonesia(PIDII) dan PT. Qayris Cipta Kreasindomemprakarsai pembuatan Travel Guide toTalaud Islands Regency, yaitu PanduanWisata Kabupaten Kepulauan Talaudyang dikemas dalam bentuk buku, disajikandalam dua bahasa (Indonesia – Inggris).

Harapan kami, semoga penerbitan bukuTravel Guide to Talaud Islands Regencyini dapat meningkatkan pelayanan informasipemerintah Kabupaten KepulauanTalaud kepada berbagai kalangan yangmembutuhkan informasi, baik untukmasyarakat Kabupaten Kepulauan Talaudmaupun wisatawan dan tamu yang datangke Kabupaten Kepulauan Talaud denganberbagai kepentingan.

Panduan Wisata Kabupaten Kepulauan Talaud

Travel Guide to Talaud Islands Regency
E-book
GAMBARAN UMUM DAERAH
Letak, Luas dan Batas Wilayah

GU pulauKabupaten Kepulauan Talaud merupakan bagian integral dari Propinsi Sulawesi Utara, dengan ibukota Melonguane yang berjarak sekitar 271 mil laut dari Ibukota Propinsi Sulawesi Utara, Manado. Kabupaten ini terletak antara 3°38’00” - 5°33’00” Lintang Utara dan 126°38’00”  - 127°10’ 00”  Bujur Timur. Kabupaten Kepulauan Talaud terdiri dari 19 Kecamatan, yang terbagi dalam 142 Desa dan 11 Kelurahan.

Sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan daerah bahari dengan luas lautnya sekitar 37.800 km2 dan luas wilayah daratan 1.251,02 Km2 dengan garis pantai sepanjang 367,7 km. Terdapat lima gugusan Pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Talaud yang terdiri dari 17 pulau dan di antaranya tiga pulau utama yaitu Pulau Karakelang, Pulau Salibabu, dan Pulau Kabaruan. Adapun batas-batasnya adalah sebagai berikut: Republik Filipina (Pulau Mindanao) di Utara; Laut Pasifik di Timur; Kabupaten Kepulauan Sangihe di Selatan; dan Laut Sulawesi di Barat.

Topografi dan Iklim

GU pelabuhan

Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki 1 gunung yaitu Gunung Piapi (di Kecamatan Pulutan) dengan ketinggian 864 m. Ketinggian wilayah antara 4 m (Nanusa) dan 48 m (Rainis).

Secara umum, suhu udara rata-rata per bulan di Kepulauan Talaud tahun 2017 adalah antara 22,7ºC dan 27,3ºC (suhu terendah pada Desember dan suhu tertinggi pada Januari dan Agustus). Kelembaban rata-rata pada kisaran 82 dan 87%, tekanan udara antara 1.009,0 dan 1.011,3 milibar, kecepatan angin antara 4 dan 6 knot dengan lama penyinaran matahari antara 48 dan 76%. Curah hujan tercatat antara 48 mm3 (Juni) dan 560 mm3 (Januari) dengan hari hujan antara 16 hari (April dan September) dan 24 hari (Maret).

FASILITAS PENDUKUNG PARIWISATA
Bandara

Bandara


Kabupaten ini memiliki dua bandara yakni Bandara Melonguane dan Bandara Miangas. Bandara dengan panjang lintasan 1.200 meter ini dapat dicapai dari Bandara Sam Ratulangi, Kota Manado, Ibukota Provinsi Sulawesi Utara. Transportasi udara yang menghubungkan Kabupaten Kepulauan Talaud dengan Kabupaten/Kota lain, dilayani oleh 1 maskapai penerbangan yang melakukan penerbangan melalui Bandara Melonguane (Wings Air yang berangkat dari Manado, Senin-Minggu). Pada tahun 2017, ada sebanyak 23.120 penumpang yang menggunakan jasa penerbangan keluar dari Talaud dan ada sebanyak 23.966 penumpang yang menggunakan jasa penerbangan menuju Talaud dengan 445 penerbangan melalui Bandara Melonguane.

Pelabuhan

pelabuhan kapal feri
Angkutan laut merupakan sarana perhubungan yang sangat penting dan strategis bagi Kabupaten Kepulauan  Talaud  karena sebagai "Daerah Kepulauan". Pemerintah dan didukung dengan swasta telah berusaha meningkatkan pengadaan kapal dengan membeli, sewa beli atau menyewa serta berupaya memperbaiki dukungan fasilitas pelabuhan. Untuk angkutan penumpang dan barang tersedia Kapal Barcelona dan Holly Merry (berangkat dari Manado setiap hari Senin-Rabu-Jum’at).

pelabuhan laut lirung

Empat trayek kapal perintis dan dua trayek kapal tol laut dibuka untuk meningkatkan konektivitas ke Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, yang merupakan wilayah paling depan yang berbatasan dengan Filipina. Trayek Kapal Perintis R-31 menyinggahi Bitung-Tagulandang-Kahakitan-Tahuna-Lipang-Kawaluso-Matutuang-Kawio-Marore-Kawio-Matutuang-Kawaluso-Li-pang-Tahuna-Mangarang-Melonguane-Beo-Essang-Karatung-Marampit-Karatung-Essang-Beo-Melonguane-Mangarang-Tahuna-Kahakitang-Tagu-landang-Bitung. Trayek ini dilayani oleh kapal KM Sabuk Nusantara 38 berukuran 1.200 gros ton (GT) dan kapal cadangan Coaster berukuran 1.000 DWT. Trayek R-32 meliputi Bitung-Munte (Likupang)-Biaro-Tagulandang-Makalehi-Tahuna-Mangarang-Lirung-Rainis yang dilayani oleh kapal KM Sabuk Nusantara 51 berukuran 1.200 GT dan kapal pengganti Coaster berukuran 1.000 DWT. Sementara itu, trayek R-33 melayari Tahuna-Mangarang-Lirung-Melonguane-Essang-Kakorotan-Karutung-Miangas-Marore-Kawio-Kawaluso-Tahuna-Kahakitang-Siau-Bitung-Siau-Makalehi-Kahakitang-Tahuna, Kawaluso-Kawio-Marore-Miangas-Karatung-Geme-Melonguane-Lirung-Mangarang-Tahuna yang dilayani dengan kapal KM Meliku Nusa berukuran 500 DWT dan kapal cadangan Coaster berukuran 500 DWT. Adapun trayek R-34 meliputi Tahuna-Lipang-Bukide-Matutuang-Kawio-Marore-Kawio-Matutuang-Kawaluso-Lipang-Bukide-Petta-Manalu-Ngalipeng-Kalama-Kahakitang-Para-Sawang-Pehe-Makalehi-Tagulandang-Biaro-Bitung-Labuhan Uki-Amurang-Biaro-Tagulandang-Buhias-Makalehi-Pehe-Para-Kahakitang-Kalama-Ngalipaeng-Manalu-Petta-Bukide-Lipang-Tahuna yang dilayani dengan kapal KM Berkat Taloda berukuran 750 DWT dan kapal Coaster 750 DWT sebagai cadangan.

Jalan Raya

jalan raya

Jalan merupakan prasarana pengangkutan darat yang penting untuk memperlancar kegiatan perekonomian. Dengan makin meningkatnya usaha pembangunan maka akan menuntut peningkatan pembangunan jalan untuk memudahkan mobilitas penduduk dan memperlancar lalulintas barang dari satu daerah ke daerah lain. Panjang Jalan Nasional di Kabupaten Kepulauan Talaud pada tahun 2017 mencapai 200,691 Km, Jalan Propinsi sepanjang 66,050 km dan Jalan Kabupaten sepanjang 204,030 km.

Transportasi Darat

traansportasi darat

Jumlah kendaraan bermotor yang terdaftar di Kabupaten ini adalah 595 unit (tidak termasuk speda-motor) yang terdiri dari: 6 sedan, 9 jip, 210 bus, 150 pickup, 200 mobil barang dan 20 alat besar. Ada Terminal Angkutan Darat di Kota Lirung.

Tempat Ibadah

gereja

Masjid

6 masjid, 1 musholah; 311 gereja Protestan; dan 13 gereja Katolik.

Sarana Kesehatan

rsud

Kabupaten ini memiliki 2 rumah sakit umum (di Melonguane dan Gemeh), 21 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), 41 Puskesmas Pembantu (Pustu), 152 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), dan 27 Pos Kesehatan Desa (Poskesdes). Tenaga Medis: 5 dokter Spesialis, 23 dokter Umum, 1 Dokter Gigi; 295 tenaga Keperawatan, 75 tenaga Kebidanan, 27 tenaga Kefarmasian.

Kantor Pos

kantor pos

Ketersediaan fasilitas telekomunikasi tahun 2017 tidak banyak berubah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kantor pelayanan Pos pada tahun 2017 tidak mengalami perubahan jumlahnya dengan tahun-tahun sebelumnya. Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki 4 kantor pos dan 1 kantor pos pembantu.

Internet Shop
Porodisa Net.
Sarana Perdagangan

pasar

Kabupaten ini memiliki sarana perdagangan berupa: 23 pasar, 58 toko, 790 kios dan 334 warung.

Perbankan

 

bank

No.

 B A N K

 ALAMAT

1.

2.

 Bank BRI 

 Bank SULUT

 Melonguane, Lirung, Beo

 Melonguane, Lirung, Beo

Kantor Polisi

Kantor Polisi

polres talaud

  1. POLRES Talaud, Jalan Memohomane (KantorPemda) Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara 95883; Telpon: (0434)-311332;
  2. POLSEK Lirung, Jalan Lirung, Lirung Matane, Talaud 95871; Telpon: (0434)-311332;
  3. POLSEK Beo, Jalan Beo, Beo Barat, Talaud 95881; Telpon: (0434)- 311332;
  4. POLSEK Rainis, Jalan Rainis, Bantane, Talaud 95882; Telpon: (0434)-311332;
  5. POLSEK Mangarang, Jalan Kabupaten Kepulauan Talaud, 95872; Telpon: (0434)-311332;
  6. POLSEK Essang, Jalan Essang Selatan, Talaud 95883; Telpon: (0434)-311332
USAHA JASA DAN INDUSTRI PARIWISATA

Daftar Hotel/Resort/Homestay/Penginapan: 18 penginapan dengan 178 kamar dan 280 tempat tidur, di antaranya adalah.

Daftar Restoran/Rumah Makan: 46 rumah makan, yang terdaftar di antaranya adalah:

PROFIL PARIWISATA

Kabupaten Kepulauan Talaud banyak memiliki tempat menarik untuk dikunjungi. Ceritera petualangan Bangsa Portugis tentang “Porodisa” pulau nan hijau, pantai pasir putih, terumbu karang, pulau-pulau dengan budaya tradisionalnya. Talaud adalah salah satu destinasi wisata Indonesia yang kaya akan keindahan alam dan budaya, tersebar di seluruh wilayah, dikombinasikan dengan daya tarik wisata yang sebagian besar areanya terdiri dari pulau-pulau yang indah, pantai pasir putih, tanaman kelapa dari pesisir pantai sampai ke perbukitan, juga keramahan masyarakatnya yang menjadi alasan tepat mengapa Talaud dijuluki sebagai “Tanah Porodisa atau Tanah Surga”.

WISATA BAHARI/PANTAI
sample38
Pulau Karakelang

Salah satu pulau yang menyimpan banyak pesona wisata di Kepulauan Talaud adalah Pulau Karakelang. Selain tempat beradanya desa adat Bannada, Pulau Karakelang juga memiliki banyak pantai dengan pemandangan yang cukup eksotis dengan bebatuan raksasa yang membingkai samudera pasifik bak lukisan. Selain pantai-pantai yang cantik, di pulau Karakelang juga terdapat air terjun yang masih sangat asri. Destinasi wisata di Talaud satu ini tentuya wajib masuk dalam daftar tujuan liburan di Sulawesi Utara para wisatawan. Hingga kini, pemerintah masih terus mengembangkan destinasi wisata satu ini. Diharapkan ke depannya Pulau Karakelang semakin ramai dan menarik untuk dikunjungi.

sample38
Pulau Miangas

Jika ingin melihat wilayah perbatasan Indonesia dengan negara luar, salah satunya bisa pergi ke Miangas. Pulau paling dekat dengan perbatasan antara Indonesia dan Filipina ini merupakan pulau terluar di Utara Indonesia. Pulau ini makin dikenal sebagai daerah perbatasan ketika Presiden Joko Widodo meresmikan Bandar Udara Miangas yang akan melancarkan aktivitas perekonomian wilayah tersebut. Disini terdapat Tugu Patung Tapal Batas Negara Indonesia. Selain itu, pantai pasir putihnya menjadi daya tarik sendiri, seperti pada Pantai Racuna dan Pantai Kubbu. Serta, pelancong bisa melihat budaya Manammi khas masyarakat Miangas, yaitu upacara adat penangkapan ikan.

sample38
Pantai Tampan Amma

Pantai Tampan Amma adalah garis pantai di sisi Timur Pulau Karakelang atau Pulau Karakelong di Kabupaten Kepulauan Talaud, yang memiliki sejuta keindahan alam. 12 kilometer pasir halus menawarkan tempat berselancar di atas punggung bukit Pasifik di surga tersembunyi tanah ribuan pulau. Pantai Tampan Amma Timur adalah pantai timur pulau Karakelang dan menyentuh ombak Samudera Pasifik. Panjang pantai 12 Km dan lebar 60 sampai 80 Km saat surut. Kawasan yang indah mencakup empat desa dimana orang berbaur dengan alam di pulau terluar Indonesia. Wisatawan menjelajahi pantai dengan sepeda motor sebagai petualangan yang tak terlupakan. Perjalanan dimulai di Kota Melonguane ke Kabupaten Beo sekitar 60 menit dengan menggunakan ojek dengan tarif sewa per hari Rp 50 ribu. Perjalanan dilanjutkan ke timur pulau ke Desa Riung di Kecamatan Tampan Amma dalam waktu dua jam perjalanan. Pantai di sini sangat indah. Batu kecil sampai raksasa berdiri kokoh di pantai yang indah ini saat diterpa ombak. Pantai eksotis sebagai ucapan selamat datang di surga yang tersembunyi. Pantai di Lirung adalah awal dari sebuah petualangan di jalur berpasir. Petualangan terus berlanjut di atas tanah pasir dan mengemudi harus hati-hati. Sesekali harus memecah ombak di pantai atau bahkan melewati celah-celah batu raksasa. Selanjutnya menyusuri pantai yang panjang dan menyaksikan kehidupan penduduk desa saat melakukan aktivitas sehari-hari. Penduduk desa di pantai sering menghabiskan waktu bersantai di pantai untuk saling bertemu, bermain bola voli atau bola kaki. Anak-anak berselancar dengan papan selancar tradisional. Orang tua membuat anyaman bambu sambil mengunyah pinang. Perjalanan melintasi pantai sepanjang 12 kilometer ini lebih seru bila sampai pada dua sungai yang harus dilalui menggunakan rakit. Tak hanya orang, sepeda motor juga diangkut menggunakan rakit. Di sisi sungai, penduduk memancing atau menyebarkan jala untuk menangkap ikan sebagai pertunjukkan lanskap asli kehidupan humanis penduduk pesisir. Di akhir perjalanan ke Desa Ammat, pengunjung dapat beristirahat di tepi pantai dengan mendirikan tenda. Suasana malam semakin melengkapi petualangan di Pantai Timur Karakelang ini. Selain berpetualang di pulau yang indah, pengunjung juga belajar tentang kehidupan orang-orang di surga yang tersembunyi.

Aktivitas: Surfing, Diving, snorkeling, berenang, memancing, trekking, hiking, camping, hammocking, jelajahi flora dan fauna, jelajahi etnografi, arkeologi, arsitektur, budaya dan kuliner. Berburu fotografi dan videografi, dan lainnya.

Perjalanan atau Rute menuju Pantai Tampan Amma: Tujuan pertama adalah Kota Manado, dari Manado pengunjung dapat menggunakan pesawat udara Wings Air menuju Bandara Melonguane di Kabupaten Talaud dan dari Bandara Melonguane dilanjutkan berkendara ke Pantai Timur.

sample38
Pulau Nusa

Bila pelancong melakukan perjalanan dari Beo ke bagian utara dengan melewati pesisir pantai bagian barat, dapat dijumpai Pulau Nusa Dolom dan Nusa Tofor di Desa Lobo, kira-kira 15 menit perjalanan dengan mobil untuk mencapai kedua pulau tersebut, dari tepi pantai dibutuhkan waktu 5 menit dengan perahu motor. Pulau Nusa memiliki terumbu karang yang indah dengan kontur berdinding curam, yang menjadi rumah bagi berbagai macam spesies laut seperti karang keras dan lunak, blue ribbon eel, beberapa jenis ikan kakatua, hiu, dll. Pada bagian hutan pulau hidup beberapa spesies burung dan ketam kenari.

sample38
Alude Point

Berkunjung ke Talaud, pengunjung disarankan untuk menyelam dan snorkelling khususnya di Alude. Spot menyelam ini dikenal dengan ikan yang banyak serta keragaman terumbu karangnya. Di Alude penyelam dapat menemukan kumpulan ikan pelagis dan jenis ikan trevally, barakuda, tuna dan juga jenis ikan karang lainnya. Spot ini mudah ditempuh hanya 10 menit dari Lirung dan 20 menit dari Melonguane dengan speedboat.

sample38
Pulau Salibabu (Lirung dan Selat Salibabu)

Pulau Salibabu adalah salah satu dari tiga pulau utama yang memperindah gugusan kepulauan Talaud. Pulau ini sangat terkenal dengan keindahan dan kekayaan alamnya, antara lain keragaman kehidupan laut dan terumbu karang. Dua dari beberapa titik penyelamannya yaitu Pulau Sara dan Desa Alude. Selat Salibabu adalah perairan yang berada di antara Pulau Karakelang dan Pulau Salibabu dengan karakteristik airnya yang sangat tenang.

Menuju dan Menginap di Pulau Salibabu
Ada beberapa cara menuju ke Pulau Salibabu, dari Bandar Melonguane wisatawan dapat memilih menggunakan perahu motor atau kapal dari Melonguane ke Lirung dan tinggal di penginapan di Lirung.

sample38
Napombaru

Napombaru adalah pulau karang. Terletak di bagian Selatan Kepulauan Talaud dapat dicapai 2 jam dengan perahu motor dari Mangaran. Pulau ini dikelilingi oleh gugusan karang yang indah dan berlimpah akan jenis ikan.

sample38
Pulau Intata

Pulau Intata adalah pulau tak berpenghuni dengan keindahan pantai, keanekaragaman ikan dan terumbu karang. Pada pulau ini biasanya dilaksanakan festival adat Mane’e. Untuk mengakses Pulau Intata, dapat ditempuh dengan menggunakan speed boat yang berangkat dari pelabuhan Melonguane.

sample38
Pantai Paranti

Terletak di Desa Tabang di pesisir Timur bagian Utara Karakelang, tempat ini cocok untuk rekreasi dan berselancar.

sample38
Pulau Sara

Pulau Sara adalah ikon Talaud. Pulau Sara terdiri dari dua bagian, Pulau Sara Besar dan Pulau Sara Kecil dan ditutupi oleh hutan tropis. Di Hutan Pulau Sara, hidup beberapa spesies burung dan ketam kenari. Tempat ini sering dikunjungi wisatawan yang tinggal dan menginap di Melonguane dan Lirung, dengan jarak tempuh 20 menit dari kota Melonguane dan 5 menit dari Lirung. Pulau Sara memiliki terumbu karang yang indah dengan airnya yang kernih, pantai pasir Putih, yang sangat cocok buat menyelam, snorkelling, rekreasi. Pulau kecil tak berpenghuni ini menawarkan pemandangan pantai yang eksotis dengan hamparan pantai berpasir putih bersih dan halus. Di pulau nan indah bagaikan surga ini telah difasilitasi dengan berbagai cottage dan prasarana air bersih. 

sample38
Pulau Kabaruan (Menuju Dan Menginap Di Kabaruan)

Kabaruan adalah salah satu dari tiga pulau besar yang terletak di bagian Selatan Kepulauan Talaud. Tiada cara lain menuju pulau ini selain melalui transportasi laut. Wisatawan dapat memilih angkutan kapal umum atau menyewa perahu potor ke Mangaran sebagai pintu utama masuk ke Kabaruan dengan waktu tempuh 2 jam dari Melonguane dan 1 jam jika dari Lirung. Wisatawan menginap di rumah-rumah penduduk bila melakukan perjalanan beberapa hari, karena di kabaruan tidak tersedia fasilitas penginapan. Ada beberapa tempat wisata yang dapat dikunjungi di Kabaruan seperti Pulau Napombaru, Goa Tengkorak Arandangan, Air Terjun Panulan yang sangat popular di Kabaruan.

sample38
Gugusan Kepulauan Nanusa

Nanusa terdiri dari tujuh pulau, yaitu Pulau Karatung, Garat, Marampit, Mangupung, Malo, Intata dan Kakorotan. Nanusa adalah gugusan kepulauan terluar yang tersebar sepanjang horizon yang memperindah Talaud. Kepulauan Nanusa terkenal dengan keindahan dan kekayaan laut dan terumbu karangnya, membuat Kawasan ini menjadi tujuan utama bagi para penyelam. Perjalanan ke Nanusa tidaklah mudah dan mahal karena wilayah ini terpencil.

Menuju dan Tinggal di Nanusa
Dari Melonguane pengunjung dapat menggunakan perahu motor carteran kira-kira 4 jam perlayaran dan tinggal dan menginap untuk menjelajah Kepulauan Nanusa, tetapi harga lebih mahal daripada naik kapal yang lebih lambat dan lama sampai tujuan.

sample38
Pantai Batu Ular

Objek wisata lainnya adalah Pantai Batu Ular yang sering dikaitkan dengan cerita nenek moyang zaman dahulu, bahwa batu ular dulunya adalah ular naga raksasa yang kalah bertarung dengan dua kesatria Talaud. Kekalahan tersebut menyebabkan isi perut dari ular meledak keluar dan bertaburan di bebatuan pantai.

sample38
Pantai Tambio’e

Pantai Tambio’e terletak di Desa Beo. Pantai ini dapat diakses dari Pelabuhan Melonguane dengan waktu tempuh selama 1,5 jam menggunakan mobil dan 15 menit dari Pelabuhan Beo dengan menggunakan bentor. Keindahan pantai yang sudah tertata dengan bangunan fasilitas umum berupa tempat-tempat duduk dan bersantai, menikmati pemandangan matahari terbenam, menambah rasa nyaman selama berada di pantai ini.

WISATA ALAM
sample38
Goa Weta

Goa Weta terletak di Desa Rainis dengan jarak tempuh 10 menit dari Beo. Goa ini memiliki karakteristik unik dengan stalagtit dan stalagmite serta dapat juga ditemukan sungai di bagian dalam goa. Goa ini pula dikelilingi oleh hutan tropis. Kondisi alam di Goa ini masih sangat alami dan terjaga keasriannya. Berada di tengah hutan Pulau Karakelang banyak tumbuh pohon besar serta rumput dan lumut. Menyusuri hutan dengan jalan setapak akan menghantar pengunjung ke pintu goa. Lebar goa yang sekitar 3 meter memudahkan pengunjung untuk mengekplorasinya.

sample38
Watumbarian

Watumbarian atau Batumbarian berlokasi di Desa Dapalan, di bagian Pesisir Timur, Utara Karakelang dapat ditempuh satu jam dengan mobil dari Beo. Tempat ini terdapat bebatuan besar yang memiliki karakteristik unik. Dari atas batu pengunjung dapat melihat matahari terbit di cakrawala.

sample38
Air Terjun Ampadoap

Air terjun Ampadoap berada di Desa Beo. Air terjun dengan debit air melimpah dan dikelilingi hutan hujan tropis yang masih alami. Wisata air terjun ini masuk kedalam salah satu wisata yang sedang dikembangkan oleh pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.

sample38
Goa Batu Kapal

Goa Batu Kapal dikenal sebagai salah satu objek wisata bersejarah yang berada di kawasan wisata Pantai Tinuwang. Objek wisata alam di Talaud ini berada di puncak bukit sehingga pengunjung harus menaiki tak kurang dari 144 anak tangga dan menyusuri jalan setapak dengan panorama hutan sebelum mencapai goa. Menurut masyarakat setempat, goa ini dahulu meruapakan tempat para nenek moyang melakukan samadi atau pertapaan. Namun, akibat longsor, akses untuk memasuki goa tertutup dan tradisi tersebut mulai ditinggalkan.

sample38
Air Terjun Pannulan

Air Terjun Pannulan terletak di Desa Pannulan, jarak tempuh 30 menit dari mangaran. Pannulan memiliki karakteristik unik yaitu dengan air terjun kembar dan airnya yang jernih. Kawasan ini dikelilingi oleh hutan tropis.

sample38
Danau Lotah Talaud

Berlokasi di Desa Moronge, pengunjung dapat menemukan Danau Lotah yang memiliki panorama cantik terutama saat menjelang senja. Kawasan yang masih sarat akan legenda dan cerita rakyat ini masih cukup jarang diketahui wisatawan sehingga pengunjung masih dapat menikmati ketenangan suasana alam yang indah di Danau Lotah.

sample38
Desa Pulutan

Selain menawarkan panorama pedesaan yang sepi dan udara sejuk, di desa ini terdapat Gunung Piapi yaitu gunung tertinggi di Kabupaten Kepulauan Talaud dengan ketinggian kurang lebih 864 m dpl yang sering dijadikan tempat hiking.

WISATA SEJARAH DAN BUDAYA
sample38
Monumen Patung Yesus Memberkati

Monumen setinggi 33 meter ini baru diresmikan oleh Bupati Sri Wahyuni Manalip pada tahun 2017 lalu dan diharapkan menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Talaud.  Patung Yesus Memberkati merupakan identitas warga Talaud. Dalam pengertian, dengan hanya melihat ada Patung Yesus yang dibangun kokoh di Bukit Melonguane, setiap pengunjung yang datang bisa langsung mengetahui bahwa Kristen menjadi agama mayoritas warga Talaud.

sample38
Mala Point (Kapal Perang Jepang)

Kapal perang Jepang ini dibom oleh Angkatan Laut Amerika Serikat pada Perang Dunia II dan akibatnya hanya sebagian dari kapal yang tersisa hingga saat ini. Tempat ini kaya akan spesies ikan seperti: kumpulan ikan sweetlips, harlequin, ribbon eels, goropa raksasa yang mendiami reruntuhan kapal ini. Kapal perang ini terletak di Desa Mala hanya 10 menit dari Bandara Melonguane.

sample38
Desa Adat Kakorotan (Tradisi Mane’e)

Kakorotan adalah desa adat yang terkenal dengan aturan yang melindungi ekosistem laut dengan metode aturan masyarakat adat. Mane’e adalah tradisi masyarakat lokal Desa Kakorotan menangkap ikan dengan tangan tanpa menggunakan alat tangkap modern dan biasanya dilakukan pada bulan Mei setiap tahun ketika laut tenang. Tradisi Mane’e atau penangkapan ikan secara tradisional menggunakan Sammi (janur kelapa yang di rangkaikan sedemikian rupa oleh para tua adat). Mane’e adalah salah satu tradisi yang sampai saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat Talaud. Dalam proses penangkapan ikan, tidak menggunakan teknologi penangkapan yang umumnya dipakai oleh nelayan di seluruh penjuru dunia. Tidak ada alat pancing ataupun umpan, namun ikan dapat ditangkap dalam jumlah besar.

sample38
Tarian Daerah

Tarian tradisional suku Talaud yang sering ditampilkan dalam acara-acara tertentu seperti pada penjemputan tamu (wanita) daerah dengan Tari Sasaroho, sedangkan Tari Bara adalah tari perang yang sering ditampilkan dalam pesta rakyat dan penjemputan tamu (pria) daerah.

Tari tradisional yang masih dipertahankan oleh masyarakat lokal Kabupaten Kepulauan Talaud ini dapat disaksikan saat Hari Natal dan Perayaan Tahun Baru. Tari Barek biasanya diperlombakan dengan tujuan utama untuk lebih menciptakan kerukunan dan menjalin persaudaraan dalam masyarakat. Sedangkan alat musik yang mengiringi tari Barek adalah musik Tambor.

sample38
Mala Point (Kapal Perang Jepang)

Monumen Santiago berada di Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Umumnya, harga tiket untuk masuk tempat wisata berbeda antara hari libur, minggu atau hari biasa. Monumen Santiago buka jam 06.00 dan tutup jam 18.00. Jam ini sesuai dengan zona waktu setempat yakni waktu Indonesia Tengah.

sample38
Desa Arangka’a

Berdasarkan sejarah, Desa Arangka’a adalah sebuah kerajaan yang melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda.

sample38
Desa Adat Bannada

Jika gemar bertualang, disarankan untuk sempat mampir ke desa yang terletak di paling ujung Utara Pulau Karakelang ini. Desa ini termasuk sulit dijangkau mengingat harus melewati pantai pasir putih yang jauh, menyeberang sungai, jalan berbatu dengan variasi mendaki dan menurun, juga semak belukar. Dipercaya sebagai desa tertua di Kepulauan Talaud, Bannada juga diyakini sebagai tempat bermulanya Kerajaan Porodisa. Hingga kini, pengunjung masih dapat menemukan dan melihat berbagai peninggalan dari kerajaan yang dikenal juga dengan nama kerajaan Payung Utara yang disimpan dan dijaga oleh para tetua adat. Sesuai dengan namanya, desa ini masih memegang teguh hukum adat, seperti dilarang berbuat onar, mabuk, mencuri, dan hal tidak terpuji lainnya. Konon, mitosnya, jika pengunjung berniat jahat, mereka tidak akan menemukan desa ini. Meski begitu, masyarakatnya sangat ramah pada pengunjung.

sample38
Musik Bambu Entel

Alat musik tradisional masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud, yang sering dimainkan pada saat penyambutan tamu dan pesta rakyat. Sedangkan baju adat khas masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud, sering dipakai dalam upacara adat, penyambutan tamu, dan pesta rakyat.

sample38
Tradisi Manami

Salah satu atraksi seni budaya yang mulai dikembangkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Talaud adalah tradisi Manami. Hampir sama dengan tradisi Mane’e, Manami juga merupakan cara menangkap ikan dengan menggunakan janur kuning yang dirangkaikan dengan tali hutan. Prosesi dalam upacara adat Manami memiliki kesamaan dengan upacara Mane’e, yang membedakan hanyalah waktu dan lokasi. Manami diadakan pada bulan Agustus dan bertempat di Pulau Miangas, sedangkan Mane’e diadakan sekitar bulan Mei-Juni.

WISATA AGRO
sample38
Pisang Abaka

Penduduk lokal di Kecamatan Esang Kabupaten Kepulauan Talaud, sudah lama memanfaatkan tanaman pisang abaka dalam kehidupan sehari-hari. Awalnya pemanfaatan pisang abaka hanyalah diolah sebagai panganan kecil atau makanan pelengkap saja, nanti pada tahun 2012 setelah dikembangkan lebih lanjut oleh pemerintah daerah setempat, barulah serat tanaman ini mulai di kirim ke negara-negara yang menggunakan mata uang dolar sebagai bahan baku pembuatan uang kertas dolar tersebut.

PENGEMBANGAN KE DEPAN

Strategi Pengembangan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Talaud dapat dilakukan dengan mempertimbangkan:


Pertama, potensi wisata di Kabupaten Kepulauan Talaud berasal dari sumber daya alam yaitu, Pulau Sarra, Pulau Intata, Desa Pulutan, Pantai Tambio’e, Air Terjun Ampadoap. Sumber daya buatan yaitu, Budidaya Pisang Abaka, Tari Sasaroho, Tari Bara, Musik Bambu Entel, Musik Tambor, Tradisi Mane’e/Manami/Maniu. Terdapat dua objek wisata yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud yaitu Pantai Tambio’e dan Air Terjun Ampadoap yang berlokasi di Desa Beo Kecamatan Beo.


Kedua, meskipun memiliki beragam potensi dan terbilang baik untuk dikembangkan, tidak langsung membuat Kabupaten Kepulauan Talaud menjadi salah satu destinasi wisata Provinsi Sulawesi Utara. Hal ini dikarenakan oleh beberapa kendala yaitu, keterbatasan frekuensi dan rute penerbangan serta jadwal pelayaran dari dan menuju Kabupaten Kepulauan Talaud, minimnya transportasi di dalam daerah Talaud, masalah pembangunan infrastruktur dasar (jalan, listrik, telekomunikasi) yang tidak merata di setiap daerah, kurangnya kesadaran masyarakat dalam memelihara fasilitas-fasilitas umum (toilet, tempat sampah, saluran pengairan dan irigasi) yang sudah disediakan oleh pemerintah, kurangnya fasilitas penunjang kegiatan pariwisata seperti jasa layanan akomodasi yang masih kurang, minimnya penyedia informasi terkait objek wisata bagi wisatawan serta minimnya lampu jalan atau penerangan pada objek wisata, belum tersedianya agen wisata sebagai salah satu organisasi kepariwisataan yang menunjang kegiatan pariwisata Kabupaten Kepulauan Talaud.


Ketiga, beberapa kendala di atas memerlukan strategi yang tepat guna memecahkan bermacam-macam kendala yang ada. Strategi yang didapatkan berupa: perbaikan dan penambahan infrastruktur dasar seperti, pengaspalan pada jalan-jalan utama yang menghubungkan setiap desa pada satu kecamatan dan antar kabupaten, lampu jalan, pembangunan dan perbaikan dermaga serta tempat peristirahatan pada objek wisata secara keseluruhan di daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, termasuk pulau tidak berpenghuni (Pulau Sarra, Pulau Intata). Upaya penyediaan listrik khususnya bagi masyarakat di pelosok desa (Pulau Kakorotan, Pulau Karakelang-Kecamatan Nanusa), dan perbaikan jaringan telekomunikasi. Penyediaan tempat sampah dan toilet serta konter informasi yang mutlak perlu ada pada setiap objek wisata. Peningkatan jasa layanan akomodasi pada hotel, penginapan, tempat makan, penambahan rute dan waktu penerbangan dan perbaikan layanan dalam pelayaran kapal laut dari dan menuju ke Kabupaten Kepulauan Talaud, serta penyediaan jasa layanan organisasi kepariwisataan yang nantinya mengkoordinir kegiatan pariwisata para pengunjung selama berada di Kabupaten Kepulauan Talaud.

TIPS

Waktu berkunjung ke Talaud sebaiknya pada bulan Mei sampai November saat laut tenang dan cuaca bagus. Untuk menyelam dan pemandu wisata silakan hubungi Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Talaud di Jl. Buibatu Kompleks Perkantoran Melonguane.

Peta Kabupaten Kepulauan Talaud
Kontak :

Kabupaten Talaud

top