SAMBUTAN

Bupati Kabupaten Bangkalan

R. ABDUL LATIF AMIN IMRON

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Dengan mengucapkan syukur kehadirat Allah SWT. saya menyambut baik peluncuran booklet Pariwisata dalam rangka membuka ruang informasi yang seluas-luasnya. Dengan menyusun booklet Pariwisata ini merupakan langkah cerdas untuk memanfaatkan peluang yang ada.

Kabupaten Bangkalan tengah berupaya membangun sektor unggulan termasuk diantaranya sektor pariwisata. Berbagai potensi dimiliki daerah yang berjuluk “Kota Dzikir dan Shalawat” ini menjadikan kabupaten Bangkalan sebagai salah satu alternatif tujuan wisata, utamanya wisata religi

Keragaman kekayaan budaya, seni, keindahan alam dan berbagai potensi lainnya kiranya dapat menjadi pertimbangan untuk berkunjung dan bahkan berinvestasi di Kabupaten Bangkalan.

Perkembangan industri pariwisata cenderung terus mengalami peningkatan, sekaligus sebagai jawaban atas berbagai pertanyaan seputar faktor pendukung pembangunan sektor parwisata. Beberapa kuliner khas Bangkalan juga telah siap menyambut kedatangan wisatawan.

Saya selaku pimpinan daerah mengajak kepada para pengunjung sekalian untuk mengenali lebih banyak lagi sisi-sisi keindahan dan keunggulan Kabupaten Bangkalan yang menjadi pintu gerbang ke Pulau Madura.

Akhirnya saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terkait yang mendukung dalam penyusunan booklet ini. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi acuan wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Bangkalan. Selamat datang para wistawan dan selamat menikmati keindahan serta keunikan Kabupaten Bangkalan !!!.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata
Kabupaten Bangkalan

MOHAMMAD HASAN FAISOL, S.STP., MM.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kabupaten Bangkalan memiliki potensi wisata yang beragam dan menakjubkan dengan 3 (tiga) karakteristik daya tarik wisata yaitu : wisata alam, wisata religi dan wisata kuliner.

Beberapa objek wisata alam berupa perbukitan kapur dan pantai yang memiliki keindahan panorama yang sangat mempesona. Atraksi budaya dan beberapa situs sejarah turut memperkaya daya tarik wisata di Kabupaten Bangkalan.

Dalam rangka mempromosikan dan memasarkan berbagai objek dan daya tarik wisata Kabupaten Bangkalan kepada wisatawan nusantara dan mancanegara, maka disusunlah Booklet Pariwisata yang menggambarkan berbagai informasi tentang potensi pariwisata di Kabupaten Bangkalan.

Booklet ini juga menjadi panduan wisatawan untuk menyusun rencana kunjungan perjalanan wisata ke Kabupaten Bangkalan.

Kami berharap dengan diluncurkannya booklet informasi pariwisata ini akan Meningkatkan jumlah kunjungan wisata kedepannya, serta kami atas  nama Pemerintah Kabupaten Bangkalan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan buku ini sehingga Bangkalan menjadi alternatif destinasi yang patut dikunjungi.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Sambutan Direktur PIDII

Agus Suryadi

Diawali dari sebuah kesadaran akan kebutuhan yang besar terhadap informasi industri pariwisata yang lengkap dan mampu mengintegrasikan seluruh kegiatan pariwisata serta dapat memberikan berbagai pelayanan informasi untuk para turis dan tamu yang berkunjung serta masyarakat pada umumnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan bekerjasama dengan Pusat Informasi Data Investasi Indonesia (PIDII) dan PT. Qayris Cipta Kreasindo serta didukung oleh ASITA, memprakarsai penerbitan buku Travel Guide to Bangkalan (East Java Province).

Buku ini mencoba mengungkap secara lengkap tentang potensi obyek wisata di Kabupaten Bangkalan, dengan segala keindahan yang mempesona yang dimiliki serta petunjuk tentang akses menuju ke lokasi, sarana dan prasarana yang tersedia, obyek wisata dan kuliner yang tersedia dan informasi umum lainnya.

Harapan kami, semoga penerbitan buku Travel Guide to Bangkalan (East Java Province) ini dapat meningkatkan pelayanan informasi Pemerintah Kabupaten Bangkalan kepada berbagai kalangan yang membutuhkan informasi, baik untuk masyarakat Kabupaten Bangkalan maupun wisatawan dan tamu yang datang ke Kabupaten Bangkalan dengan berbagai kepentingan.

Pusat Informasi Data Investasi Indonesia

Sambutan Ketua Umum Association Of The Indonesian Tours And Travel Agencies (Asita)

DR Nunung Rusmiati, M.Si

Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), mengapresiasi dan menyambut baik diterbitkannya buku Travel Guide to Bangkalan (East Java Province) oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan bekerjasama dengan Pusat Informasi Data Investasi Indonesia (PIDII)  dan PT. Qayris Cipta Kreasindo, yang merupakan salah satu langkah maju pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan informasi kepada para wisatawan mancanegara maupun domestik yang datang ke Kabupaten Bangkalan.

Semoga buku ini dapat berperan sebagaimana mestinya, yaitu menjadi media informasi yang dapat membantu memandu para wisatawan dalam melakukan perjalanan wisata sekaligus menjadi referensi bagi para wisatawan dalam dan luar negeri dalam mencari destinasi pariwisata unggulan daerah.

Akhir kata kami ucapkan selamat dan sukses atas diterbitkan nya buku Travel Guide to Bangkalan (East Java Province), semoga inisiatif ini berdampak pada meningkatnya arus kunjungan wisatawan baik local maupun asing ke Kabupaten Bangkalan.

Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies

GAMBARAN UMUM DAERAH
Letak, Luas dan Batas Wilayah

peta

Kabupaten Bangkalan terletak antara 6o51’ – 7o11’ Lintang Selatan dan antara 112o40’ − 113o08’ Bujur Timur. Luas wilayah Bangkalan adalah berupa daratan seluas 1.260,14 km2, secara administratif terdiri dari 18 (delapan belas) kecamatan, 273 desa dan 8 kelurahan. Kecamatan tersebut adalah: Kamal, Labang, Kwanyar, Modung, Blega, Konang, Galis, Tanah Merah, Tragah, Socah, Bangkalan, Burneh, Arosbaya, Geger, Kokop, Tanjung Bumi, Sepulu dan Klampis. 10 wilayah kecamatan yang berbatasan langsung dengan laut, yaitu Kecamatan Socah, Kamal, Labang, Kwanyar, dan Modung dengan Selat Madura di sebelah Selatan; kemudian Kecamatan Bangkalan, Arosbaya, Klampis, Sepulu, dan Tanjung Bumi dengan Laut Jawa di sebelah Utara. Di sebelah Timur, Kecamatan Tanjung Bumi, Kokop, Konang, Blega, dan Modung merupakan perbatasan wilayah Kabupaten Bangkalan dengan Kabupaten Sampang.

Kabupaten ini terletak di ujung paling barat Pulau Madura; berbatasan dengan Laut Jawa di Utara, Kabupaten Sampang di Timur serta Selat Madura di Selatan dan Barat. Pelabuhan Kamal merupakan pintu gerbang Madura dari Jawa, di sana terdapat layanan kapal feri yang menghubungkan Madura dengan Surabaya (Pelabuhan Ujung). Saat ini telah beroperasi Jembatan SURAMADU (Surabaya-Madura) yang merupakan jembatan terpanjang di Indonesia. Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam kawasan metropolitan Surabaya, yaitu Gerbang kertosusila. Sejak diresmikannya Jembatan Suramadu, Kabupaten Bangkalan menjadi gerbang utama Pulau Madura serta menjadi salah satu destinasi wisata pilihan di Jawa Timur, baik dari keindahan alamnya (Bukit Jaddih, Gunung Geger, Pemandian Sumber Bening -Langkap - Modung dsb); budaya (Karapan Sapi, dsb), serta wisata kuliner di antaranya adalah nasi serpang dan tajin sobih.

Geografi, Tofografi Dan Iklim
bangkalan gu 03 bangkalan gu 04 bangkalan gu 05

Kabupaten Bangkalan memiliki topografi datar hingga berbukit dengan sebagian besar wilayahnya telah digunakan untuk kegiatan persawahan dan tegalan. Secara geologis, Kabupaten Bangkalan terdiri atas 4 (empat) macam batuan, yaitu alluvium, pleistosin fase sedimen, pleiosin fase gamping dan meiosin fase sedimen. Bangkalan merupakan dataran rendah dengan ketinggian 2 - 100 meter di atas permukaan laut, Berdasarkan elevasi (ketinggian dari permukaan laut), rata-rata ketinggian wilayah di Kabupaten Bangkalan adalah 23 m, terdiri dari: 0 m - 10 m = 52,86%; 11 m - 40 m = 9,58%; 40 m - 75 m = 17,80%; dan 76 m ke atas = 19,76%.

Penduduk

bangkalan gu 07

Penduduk Kabupaten Bangkalan berdasarkan proyeksi penduduk tahun 2018 sebanyak 978.892 jiwa. Dibandingkan dengan jumlah penduduk SP2000 – SP2010, penduduk Kabupaten Bangkalan pada SP2010 – 2018 mengalami pertumbuhan sebesar 0,92%. Sementara itu besarnya angka rasio jenis kelamin tahun 2018 penduduk laki-laki terhadap penduduk perempuan adalah 91,50. Kepadatan penduduk di Kabupaten Bangkalan tahun 2018 mencapai 777 jiwa/km2.

941.610 penduduk menganut agama Islam; 1.547 orang penganut Protestan; 1.240 orang penganut Katolik; 135 orang beragama Hindu; dan 475 orang beragama Budha.

INFORMASI BERBAGAI FASILITAS PENDUKUNG PARIWISATA
Bandara

Para pengunjung yang ingin berwisata ke Kabupaten Bangkalan dapat menggunakan Bandara Juanda di Kabupaten Sidoarjo dan Bandara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep.

Jalan Raya

Panjang jalan di Kabupaten ini adalah 721,365 km dengan kondisi baik (312,363 km), sedang (146,208 km), rusak (103,171 km) dan rusak berat (159,623 km).

Pelabuhan

Pelabuhan laut utama di Kabupaten ini adalah Pelabuhan Kamal, yang menjadi pintu gerbang utama memasuki wilayah Pulau Madura.

Transportasi Darat

Kendaraan yang terdaftar di Kabupaten ini adalah 185 mobil penumpang umum, 97 bus umum, 106 bus non-umum, 3.607 pickup, 5.766 truk dan 30 tandum. Kabupaten ini memiliki 1 terminal klas B dan 2 terminal klas C.
Terminal Bangkalan
Jl. Raya Bilapora Socah Bangkalan
031-3091643

Perbankan

Kantor Perbankan yang beroperasi di Kabupaten Bangkalan adalah: BRI, BNI, BCA, Mandiri, BTN, BPD, Danamon, BII, BTPN, BRI Syariah, Bank Mega, dan BSM.

FASILITAS UMUM
Kesehatan

Kabupaten ini memiliki 3 Rumah Sakit dan 1 Rumah Sakit Bersalin di Kecamatan Bangkalan; 6 Klinik/Balai Pengobatan; 22 Puskesmas; 69 Puskesmas Pembantu (Pustu); 587 Posyandu; 157 Polindes; dan 29 Apotek dengan 63 dokter; 581 perawat; 802 bidan; 26 tenaga Farmasi; dan 15 ahli Gizi.

table1

 

Komunikasi
kantor pos indosat telkomsel

Ada unit Kantor Pos Pembantu yang menjalankan tugas untuk mendukung sistem komunikasi, disamping sambungan telpon kabel (PT. Telkom) dan nirkabel (PT. Telkomsel, Indosat Ooredo, dll.).

Listrik dan Air bersih
bangkalan fu 03 bangkalan fu 04

PT. PLN Kabupaten Bangkalan mencatat daya listrik yang terpasang di Kabupaten Bangkalan selama tahun 2018 sebesar 196.120.690 KW dengan daya yang terpasang paling besar di Kecamatan Bangkalan sebesar 38.827.260 KW. Sedangkan jumlah pelanggan listrik di Kabupaten Bangkalan selama 2018 sebanyak 210.143 pelanggan.

Jumlah pelanggan pada PDAM di Kabupaten Bangkalan sebanyak 21.839 pelanggan dengan jumlah air yang disalurkan sebanyak 5.169.980 m3.

Tempat Ibadah
bangkalan fu 05 bangkalan fu 03 bangkalan fu 04

Kabupaten ini memiliki 1.014 masjid; 274 musholah; 11 gereja Protestan; dan 1 Pura.

Kantor Polisi
bangkalan fu 05 bangkalan fu 03 polres bangkalan

Polres Bangkalan beralamatkan di
Jl. Soekarno-Hatta 45 Bangkalan,
telpon: (+6231) 309006,
e-mail address; bangkalan@jatim.polri.go.id.

Jajaran Polsek di bawah POLRES Bangkalan adalah:

  1. Polsek Kamal, No. Telpon: (+6231)3011110;
  2. Polsek Socah, No. Telpon: (+6231)3013900;
  3. Polsek Sukolilo, No. Telpon: (+6231)3014200;
  4. Polsek Burneh, No. Telp (031) 3099407;
  5. Polsek Tanah Merah, No. Telpon: (+6231)3081010;
  6. Polsek Kwanyar, No. Telpon: (+6231)3166203;
  7. Polsek Galis, No. Telpon: (+6231)3080010;
  8. Polsek Tragah, No. Telpon: (+6231)70546010;
  9. Polsek Blega, No. Telpon: (+6231)3041110;
  10. Polsek Modung, No. Telpon: (+6231)3094138;
  11. Polsek Konang, No. Telpon: (+6231)3041589,
  12. Polsek Arosbaya, No. Telpon: (+6231)3051110;
  13. Polsek Klampis, No. Telpon: (+6231)3052110;
  14. Polsek Geger, No. Telpon: (+6231)3031010;
  15. Polsek Tanjung Bumi, No. Telpon: (+6231)3071110;
  16. Polsek Sepulu, No. Telpon: (+6231)3079110; dan
  17. Polsek Kokop, No. Telpon: (+6231) 3036010.
USAHA JASA DAN INDUSTRI PARIWISATA
Hotel/Resort/Homestay/Penginapan
Restoran, Rumah Makan dan Cafe
Rumah Makan
Rental Kendaraan
Agen/Biro Perjalanan Wisata
Spa dan Salon
Toko Sovenir Dan Oleh – Oleh
PROFIL PARIWISATA

Obyek pariwisata di Kabupaten Bangkalan di tahun 2018 tercatat sebanyak 20 yang terdiri dari obyek wisata alam, hiburan, dan wisata religi yang tersebar di 10 Kecamatan (Kwanyar, Konang, Galis, Socah, Bangkalan, Arosbaya, Geger, Kokop, Tanjung Bumi dan Sepulu). Jumlah wisatawan tahun 2018 mencapai lebih dari 2,4 juta orang, diantaranya hanya terdapat kurang dari 1% yang merupakan wisatawan mancanegara.

Jumlah Wisatawan
WISATA ALAM
Api Alam Konang
api alam konang01 api alam konang02

Keberadaan api tak kunjung padam tersebut tak banyak diketahui oleh masyarakat luas karena letaknya terpencil di Desa Genteng. Desa tersebut berada di sebelah Timur Kabupaten Bangkalan. Lokasi ini akan diprioritaskan untuk difasilitasi agar dapat menarik perhatian masyarakat banyak, termasuk infrastrukturnya

Gunung Geger
api alam konang01 api alam konang02

Gunung Geger adalah tempat wisata yang perlu dikunjungi, terletak di Kabupaten Bangkalan. Potensi wisata religi di tempat ini adalah terdapat Makam Potre Koneng (Putri Kuning) yang menurut penduduk lokal adalah nenek moyang masyarakat Madura. Gunung Geger berada kurang lebih 30 Km arah Tenggara Kota Bangkalan, tepatnya di Desa Geger, Kecamatan Geger. Dari Kota Bangkalan lurus terus ke arah Utara yaitu ke arah Kecamatan Arosbaya, lalu ke Timur ke arah Kecamatan Geger. Bukit tersebut mudah dijangkau karena letaknya tepat dipinggir jalan raya pada ketinggian sekitar 150-200 meter diatas permukaan laut. Selain Keindahan Wisata Alam/hutan, Objek Wisata Gunung Geger juga memiliki Patung Kuno yang dikeramatkan, ada juga Hutan Akasia, Hutan Mahogany, dan hutan Jati seluas 42 hektar lebih, Lembah Palenggiyan dengan keindahan Danau dan Jajaran Sawah yang rapi dan luas, tempat peristirahatan di puncak bukit yaitu Situs Pelanggiran. Bukit ini juga memiliki 5 (lima) goa legendaris dan amat bersejarah, yaitu: Goa Petapan (gua tempat semedi), Goa Potre (gua putri), Goa Planangan (gua laki-laki), Goa Pancong Pote (gua pancung putih), dan Goa Olar (gua Ular). Hingga kini di lokasi tersebut banyak dijadikan tempat tirakat oleh masyarakat, baik masyarakat yang berasal dari Madura maupun dari luar.

Bukit Kapur Jaddih
api alam konang01 api alam konang02
bukit kapur03 bukit kapur04

Bukit Jaddih terletak di Kecamatan Socah, Desa Jaddih, Kabupaten Bangkalan, berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat kota Kabupaten Bangkalan. Dari pusat kota Surabaya, berjarak sekitar 28 km dan dapat dijangkau melalui jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Madura dengan Surabaya. Bukit Jaddih ini memiliki kolam renang bernama “Aeng Goweh Pote”. Sensasi yang sangat luar biasa menikmati berenang santai di antara bukit -bukit kapur seperti oasis di tengah gurun pasir.

Bukit Pelanglangan Arosbaya
bukit arosbaya01 bukit arosbaya02 bukit arosbaya03

Dahulunya, Bukit Pelanglangan Arosbaya adalah sebuah tambang batu kapur biasa dengan bukit sisa pahatan.  Bukit bekas pahatan sisa penambangan kapur di sini justru menghadirkan bentuk-bentuk unik dan menjadi alasan orang-orang yang berkunjung ke sini. Tak hanya bekas pahatannya saja yang unik, namun warna Bukit Pelanglangan Arosbaya yang merah merona menambah keunikan Bukit Pelanglangan Arosbaya ini. Bukit Pelanglangan Arosbaya ini terletak di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Kab. Bangkalan. Wisatawan yang ingin berkunjung ke Bukit Pelanglangan Arosbaya, aksesnya terbilang cukup mudah karena letaknya tak jauh dari situs religi makam para Raja Bangkalan “Aer Mata Ebu” yang sudah terkenal. Pemandangan di sekitar kawasan Bukit Pelanglangan Arosbaya juga sangat mengagumkan. Pahatan bekas galian terlihat hampir di semua kawasan. Setiap sudut-sudut ada bekas goa-goa yang sudah digali. Perbukitan bekas sisa galian-galian inilah yang terlihat sangat unik dan instagramable.

Taman Pendidikan Mangrove Labuhan

 

taman mangrove01 taman mangrove02

Salah satu pilihan detinasi wisata edukasi dibawah pengawasan Badan Pengelola Hutan Mangrove (BPHM) seluas 6,64 hektare yang berada di desa labuhan kecamatan sepulu ini dapat menjadi pilihan yang Sangat menarik, konservasi mangrove, cemara,Budidaya Kepiting soka, outbond camp, camping ground, serta rumah kayu ada di dalamnya.

Untuk menikmati keindahan destinasi ini wisatawan akan di pandu oleh kelompok tani setempat “Cemara Sejahtera” dengan melewati geladak kayu sepanjang 350 meter.dilokasi ini juga telah dibangun tower setinggi 10meter yang akan dijadikan tempat pemantau burung burung migran, sekaligus tempat kontrol pengantisipasi kegiatan burung secara liar.

Air Terjun Kecamatan Galis

 

taman mangrove01 taman mangrove02

Air Terjun Batu Raja Manetan yang berada di Kecamatan Galis ini menjadi salah satu surga wisata alam yang masih sangat jarang ditemukan di Pulau Madura terutama untuk wilayah Kabupaten Bangkalan sendiri. Air Terjun Batu Raja Manetan ini tidak berhadapan langsung dengan laut lepas, di sekitar air terjun masih banyak ditumbuhi dengan pepohonan hijau yang rindang dan sangat sejuk. Kawasan air terjun yang terletak di Kecamatan Galis ini memiliki suasana yang masih sangat tenang karena berada jauh dari jalanan yang bising. Letak Kecamatan Galis sendiri berjarak sekitar 50 km di arah timur kota Bangkalan. Bagi pengunjung yang berada di luar Madura bisa melewati akses Jembatan Suramadu lalu setelah tiba di pertigaan Tangkel ambil jalan membelok kanan ke arah Kabupaten Sampang. Pengunjung yang suka berpetualang alam lokasi ini cocok sekali untuk memuaskan keinginan untuk sekedar Wisata atau Foto Prewedding.

WISATA BAHARI
Pantai Sembilangan (Mercusuar)
pantai sembilangan01 pantai sembilangan04

Kawasan Pantai Sambilangan yang terletak di Desa Sambilangan, berjarak 8 Km dari Kecamatan Bangkalan Kota juga termasuk lokasi potensial untuk wisata bahari. Kawasan itu kebanyakan masyarakat mengenal dengan sebutan “Lampu”. Hal ini karena terdapat  mercusuar berketinggian 90 meter peninggalan Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1879. Disamping itu  keelokan perairan Selat Madura dan perjalanan “sunset” bisa dinikmati dengan amat transparan. Saat ini di sekitar pantai sembilangan tumbuh subur restoran Sea Food yang menyediakan menu ikan segar bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama pantai maupun memancing.

Pantai Rongkang
 pantai rongkan01  pantai rongkang02  pantai rongkang03

Pantai ini terletak persis di sebelah Timur jembatan Suramadu atau sekitar 35 km dari arah kota Bangkalan, tepatnya di Desa Kwanyar, Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Dengan akses jalan yang sudah diperbaiki dan sudah tidak berlubang lagi bisa dengan mudah dilalui menuju Pantai Rongkang. Bagi pengunjung yang berasal dari luar Pulau Madura, dapat memilih dua akses jalan yakni, menggunakan kapal untuk menyeberang ke pelabuhan Kamal atau melewati Jembatan Suramadu. Membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk bisa sampai di Pantai Rongkang dari pelabuhan Kamal yang berjarak sekitar 12 km. Jika melewati Jembatan Suramadu perjalanan menjadi lebih singkat hanya sekitar 15 menit atau berjarak kurang lebih 5 km saja. Pantai Rongkang merupakan salah satu pantai di kabupaten Bangkalan yang masih sangat alami dengan banyaknya pohon rindang yang tumbuh subur disekitar pantai.

Pantai Siring Kemuning
pantai siring kemuning01 pantai siring kemuning02

Pantai Siring Kemuning terletak sekitar 41 km sebelah utara kota Bangkalan, tepatnya terletak di Desa Macajah Kecamatan Tanjung Bumi Bangkalan. Dari Bangkalan kota membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk bisa sampai ke pantai Siring Kemuning dengan menggunakan kendaraan bermotor. Hembusan dan semilir angin pantai yang sangat sejuk, walaupun begitu para pengunjung diminta untuk tetap senantiasa waspada saat bermain-main di tepi pantai karena gulungan ombak yang cukup kuat untuk menarik ke tengah pantai.

Pantai Bumi Anyar
pantai siring kemuning01 pantai siring kemuning02

Surga tersembunyi di antara perbatasan Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang di jalur pantura yang berupa pantai, terletak di Desa Lobuk, Bumi Anyar, Tanjung Bumi, Bangkalan. Pantai ini merupakan tipe pantai berpasir yang memiliki hamparan pasir luas dan cantik, terlebih ketika arus laut sedang surut. Pantai ini juga memiliki pemandangan yang cantik bagi pengejar fotografi dengan latar sunset dan sunrise.

WISATA BUDAYA
Karapan Sapi

Salah satu icon atraksi budaya Madura yang tiada duanya di dunia adalah Karapan Sapi tradisional. Atraksi sapi karap konon berasal dari kepulauan Sepudi Kabupaten Sumenep. Pemrakarsa karapan sapi yaitu Pangeran Katandur pada abad 13 dan berkembang menjadi tradisi turun temurun hingga kini.

Sapi karap yang dilombakan minimal telah berumur 2 tahun dengan tinggi badan 120 cm. Jarak tempuh lintasan yang dipergunakan pada kerajinan sapi bervariasi yaitu :

  • 120 M untuk karapan sapi tingkat kawedanan
  • 130 M untuk karapan sapi tingkat Kabupaten
  • 140 M untuk karapan sapi tingkat Karesidenan

Penyelenggaraan karapan sapi tradisional telah terjadwal setiap tahun oleh Bakorwil VI Pamekasan. Bagi wisatawan yang tertarik menyaksikan karapan di luar karapan sapi tradisional, maka pesanan paket karapan sapi carter dapat menghubungi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan Jl. Soekarno Hatta No. 39A Bangkalan.

KESENIAN TRADISIONAL

Aneka ragam Kesenian Tradisional dan upacara adat sebagai potensi wisata penunjang yang sudah tergarap dan layak jual antara lain ;Tari Rokat, Tari Moang Sangkal,Tari Angklung Topeng,Tari Keraban,Tari Nelayan,Tari Andongan,Tari Blandaran,Tari Tera` Bulan,Tari Nelayan,Tari Sholawat Nabi,tari Nyello` Aeng, tari Reng Majangan,Kesenian Hadrah Jidor dan kesenian Salabadan (Sandur Madura) di semua (18) Kecamatan.

Kesenian Tradisional sampai sekarang tetap eksis dengan kreasi baru ciptaan Koreografer – koreografer local yang aktif berkesenian  di Sanggar Tari seperti Sanggar Tari Tarara di Kecamatan Bangkalan Kota dan Sanggara Tari Larasati di Kecamatan Burneh.

Disamping kesenian tradisional berupa tari – tarian, Bangkalan kaya dengan Upacara Adat yang secara rutin masih dilaksanakan oleh warga setempat seperti :

Upacara Adat Rokat Tase`
bangkalan wb 04 bangkalan wb 03

Upacara Adat Rokat Tase` di Kecamatan Sepulu dan Kecamatan Arosbaya, yaitu upacara ritual untuk memohon keselamatan dan berkah laut dari Tuhan YME.

Upacara adat Jaran Kenca`

bangkalan wb 04Upacara adat Jaran Kenca` di Kecamatan Socah, yakni upacara penyambutan tamu pada acara resepsi sunatan (khitanan) dan temantenan.

Upacara adat Hong Bahhong

Upacara adat Hong Bahhong di Kecamatan Geger, yaitu upacara ritual untuk menolak bala / bencana / penyakit dan pengaruh buruk lainnya.

Upacara adat Topeng Patenteng

Upacara adat Topeng Patenteng di Kecamatan Modung, yaitu upacara ritual untuk memohon turunnya hujan ketika kemarau panjang mencapai puncak kegarangannya.

Upacara adat temantenan Moang Sangkal

Upacara adat temantenan Moang Sangkal di semua (18) Kecamatan. Upacara ritual ini menyiratkan permohonan talak bala (agar tidak kualat) karena terjadinya pernikahan seorang wanita yang mendahului kakak wanitanya yang belum menikah.

Upacara adat temantenan Ka` Okke`

Upacara adat temantenan Ka` Okke` di semua Kecamatan.

WISATA RELIGI
Pesarean Aer Mata Ebhu
Pesarean Aer Mata Ebhu01 Pesarean Aer Mata Ebhu02

Situs Pesarean Aermata di Desa Buduran Kecamatan Arosbaya berwujud makam raja – raja dari kerajaan Bangkalan pada era keemasan Dinasti Panembahan Cakraningrat I s/d Panembahan Cakraningrat ke VII antara abad ke 16 s/d 18 silam. Di Kompleks makam keramat yang terletak di atas ketinggian Bukit Buduran itu bersemayam pula kuburan Kanjeng Ratu Syarifah Ambami, permaisuri dari Raja Bangkalan pertama, yakni Raden Praseno alias Panembahan Cakraningrat I. sejak tempo dulu, Pesarean Aermata dengan situs kuburan raja – rajanya amat popular akan kekeramatannya. Itu sebabnya dalam setiap harinya kompleks Pesarean Aermata terutama makam Kanjeng Ratu yang tercatat sebagai cucu dari Waliullah Sunan Giri selalu dibanjiri oleh para peziarah dan ahli tirakat di seantero nusantara. Bahkan tak jarang para peziarah dari Negeri Jiran seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura dan bahkan dari Bangladesh, sowan ke kompleks pemakaman kuno ini.

Makam Sultan Abdul Kadirun
Makam Sultan Abdul Kadirun01 Makam Sultan Abdul Kadirun02

Wisata Makam Sultan R. Abdul Kadirun Bangkalan adalah salah satu tempat wisata yang berada di di Jl. Sultan Abdul Kadirun, di belakang Masjid Agung Kota Bangkalan. Wisata Makam R. Sultan Abdul Kadirun Bangkalan adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari libur. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari. Wisata Makam R. Sultan Abdul Kadirun Bangkalan memiliki sejarah agama yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Pesarean KH. Moh. Kholil Bin Abdul Latief
Pesarean_KH._Moh._Kholil_Bin_Abdul_Latief01 Pesarean KH. Moh. Kholil Bin Abdul Latief02

Pesarean KH. Moh. Kholil terletak di Desa Martajasah, Kecamatan Bangkalan. Pesarean ini merupakan peninggalan sejarah yang berupa Makam Agung Ulama tersohor di belahan nusantara pasca kejayaan Wali songo. Pesarean ini relatif dekat dengan pusat kota ditempuh 2 km dan bersebelahan dengan pantai sambilangan. Makam KH. Moh Kholil banyak dikunjungi peziarah dan ahli tirakat dari seantero nusantara bahkan dari mancanegara. Semasa hidupnya KH. Moh. Kholil dikenal sebagai seorang ulama legendaris yang memiliki kepakaran amat fasih tentang keilmuan dan seluk beluk agama Islam. Selain itu KH. Moh. Kholil adalah sosok ahli nahwu, Sharaf, fiqih, qiroah sab’ah serta hafidz Al-Qur’an yang adiluhung dan beliau kondang sebagai maha guru dari para kiai besar di seluruh pelosok nusantara. Beliau pula yang awal mula menggagas ide berdirinya Nahdatul Ulama sebagai wadah yang uhuwah islamiyah para ulama di Indonesia. Melalui dua muridnya yaitu KH. Hasyim Asyari (alm) pendiri Ponpes Tebu Ireng Jombang sekaligus kakek dari mantan Presiden RI ke-4 yakni KH. Abdurahman Wahid dan KH. As`ad Syamsul Arifin (alm) pendiri Pondok Asem Bagus Situbondo. Berdirilah Nahdatul Ulama berdiri sebagai organisasi islam terbesar di dunia.

Makam Sunan Cendana
Makam Sunan Cendana01 Makam Sunan Cendana02

Letak objek wisata religi ini berada di desa Ketetang Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Berupa sebuah masjid yang berdiri kokoh dan terdapat pemakaman dari Sunan Cendana. Kecamatan Kwanyar sendiri terletak di pesisir pantai berhadapan langsung dengan selat Madura. Untuk bisa sampai di Kecamatan Kwanyar pengunjung tidak perlu kesulitan utamanya bagi mereka yang berasal dari luar Pulau Madura. Dengan melewati akses jembatan Suramadu setelah itu anda cukup melanjutkan perjalanan sejauh kurang lebih 5 km dengan menggunakan kendaraan. Begitu pun dengan pengunjung yang berasal dari Kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep, anda hanya perlu mengarahkan kendaraan anda menuju kawasan Jembatan Suramadu. Sunan Cendana adalah keturunan dari Sunan Ampel atau lebih tepatnya ialah cucu Sunan Ampel.

WISATA BUATAN DAN LAIN-LAIN
Perahu Sarimuna
Perahu Sarimuna01 Perahu Sarimuna02

Perahu Sarimuna peninggalan Syaichona Moh Kholil yang berada di Desa Telaga Biru, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Perahu Sarimuna peninggalan Syaichona Moh Kholil ini dibuat sekitar abad ke-18 dan hingga sekarang perahu tersebut diperkirakan telah mencapai usia 125 tahun. Pada tulisan kertas yang berjudul "Golekan Sarimuna Perahu Tradisional Tanjung Bumi Peninggalan Syaichona Kholil" dijelaskan bahwa pembuat perahu tersebut adalah Molin yang merupakan warga Desa Telaga Biru kemudian dia diminta Syaichona Moh Kholil untuk membuat perahu tersebut. Untuk mengabadikan Perahu tersebut, Nama "Sarimuna" juga dipakai sebagai nama Pelabuhan di desa setempat.

Museum Cakraningrat Bangkalan
Museum Cakraningrat Bangkalan01 Museum Cakraningrat Bangkalan02

Museum Cakraningrat Bangkalan adalah peninggalan raja-raja Cakraningrat terletak di pusat kota tepatnya di deretan kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan Jl. Soekarno – Hatta, Kelurahan Mlajah, Kecamatan Bangkalan. Museum ini mengoleksi berbagai benda antik yang bernilai sejarah seperti Meriam Kuno, Gamelan, miniature rumah adat Madura dan lain – lain.

Taman Rekreasi Kota Bangkalan
Taman Rekreasi Kota Bangkalan01 Taman Rekreasi Kota Bangkalan02

Salah satu obyek wisata minat khusus tengah kota yang dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Taman tengah kota yang di penuhi dengan bermacam – macam wahana bermain anak - anak, kolam renang dan danau buatan yang di desain khusus bagi anda yang hobi memancing atau sekedar ingin bermain perahu mengelilingi danau.

Taman Paseban Kota Bangkalan
Taman Paseban01 Taman Paseban02

Taman Kota Bangkalan yang juga disebut dengan Taman Paseban ini berada tepat di tengah kota berhadapan dengan Mesjid Agung Bangkalan dan bersebelahan dengan Gedung Rato Ebu. Taman Paseban berjarak sekitar 7 km saja dari pertigaan Tangkel Suramadu.

WISATA KULINER
Wisata Kuliner
Topak Ladeh soto madura

Kabupaten Bangkalan banyak pula memiliki makanan tradisional khas daerah yang yang cukup diminati oleh kalangan wisatawan. Ragam jenis masakan khas itu antara lain : Soto khas Bangkalan , Sate khas Bangkalan, Topa` Ladhah, Tajin Sobih dari Kecamatan Burneh, Emping Mlinjo khas Kecamatan Burneh, Terasi khas Kecamatan Klampis, Kerupuk Udang khas Kecamatan Kwanyar, Petis Udang khas Kecamatan Socah, Leppet khas Bangkalan, Mentor mente khas Bangkalan dan Sate Lala` khas Kecamatan Bangkalan kota serta Nasi Serpang.

Sate Madura nasi serpang

Sebagian besar dari masakan tradisional khas Bangkalan itu, terutama Soto dan sate Madura, umumnya telah tersaji di berbagai restoran, rumah makan dan warung di 18 Kecamatan se-Kabupaten Bangkalan.

KALENDER EVENT
OKT
Pemilihan Duta Wisata Kacong Jebbing
Gedung Ratu Ebhu
LEARN MORE
OKT
Kirab Budaya
Depan Pendopo Bangkalan
LEARN MORE
OKT
Pekan Raya Bangkalan
Alun-alun Bangkalan
LEARN MORE
OKT
-
NOV
Karapan Sapi
Stadion R.P. Moh. Noer
LEARN MORE
NOV
Festival 1001 Menu Bebek
Depan Pendopo Wabub Bangkalan
LEARN MORE
NOV
Pesta Kesenian Bangkalan
Taman Paseban Bangkalan
LEARN MORE
PETA PARIWISATA KABUPATEN BANGKALAN

Kontak

DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BANGKALAN

Jl. Soekarno Hatta No. 39A, Kel. Mlajah, Kec. Bangkalan, Kabupaten Bangkalan,
Provinsi Jawa Timur
69116
Email: disbudpar@bangkalankab.go.id
Tlp/Fax: (031) 3097065
Website: www.disbudpar.bangkalankab.go.id

Back to top
Go to bottom
iden
240959
TodayToday887
YesterdayYesterday1289
This_WeekThis_Week10162
This_MonthThis_Month24191
All_DaysAll_Days240959

Free Joomla! template by L.THEME