idarenfrdehihujaru
Category: Investment
Pages: 256
Year: 2015

Hits: 218

  / 0
PoorBest 

Review

Written by Super User

Pemerintah mentargetkan pertumbuhan ekonomi 5,6 - 5,8% padaPemerintah mentargetkan pertumbuhan ekonomi 5,6 - 5,8% padatahun 2015 dan diharapkan terus meningkat menjadi 7% pada tahun2017. Guna mendukung target pertumbuhan tersebut diperlukanadanya realisasi APBN dan peningkatan investasi baik dari pemerintahmaupun masyarakat. Berdasarkan amatan pada sektor ekonomi,total investasi PMDN terbesar adalah pada sektor listrik, gas danair. Selanjutnya industri makanan; perumahan, kawasan industri danperkantoran; serta sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi.Sedangkan untuk PMA total investasi terbesar adalah sektorpertambangan, kemudian industri makanan, tanaman pangan danperkebunan.Dalam upaya untuk meningkatkan jumlah investor baik dari dalammaupun luar negeri, Pemerintah berupaya untuk memberikanberbagai kemudahan bagi para investor yang berminat dengan tetapberpijak pada peraturan perundang-undangan investasi yang berlaku.Peraturan Presiden No. 27 Tahun 2009 tentang Pelayanan TerpaduSatu Pintu (PTSP) di Bidang Penanaman Modal merupakan salah satuupaya Pemerintah untuk menarik minat para investor.Pemerintah melalui PTSP BKPM mengintegrasikan berbagai perizinanyang selama ini tersebar di 22 Kementerian dan Lembaga Negara.Hal ini menjadi langkah awal pemerintah untuk mempermudah prosesperizinan investasi dan menarik investasi besar-besaran. PTSP BKPMmemberikan kemudahan bagi investor dalam mengajukan izin usaha.Proses lebih cepat, transparan dan terintegrasi. Pada akhir 2015,BKPM mentargetkan integrasi pelayanan mencakup 24 provinsidan 120 kabupaten/kota. Untuk tahap pertama, 22 kementerian danlembaga negara melimpahkan kewenangannya kepada BKPM khususuntuk 6 sektor prioritas, yaitu listrik, maritim, pertanian, industri padatkarya, industri substitusi impor dan industri orientasi ekspor.

Isi Buku

  • Hal iv - SAMBUTAN MENTERI DALAM NEGERI
    Remarks of The Minister of Home Affairs of The Republic of Indonesia
  • Hal v - SAMBUTAN PENERBIT
    Foreword of The Publisher
  • Hal vi - RINGKASAN EKSEKUTIF
    Executive Summary
  • Hal 1 - GAMBARAN UMUM INVESTASI DI INDONESIA
    General Overview Investing in Indonesia
  • Hal 13 - KABUPATEN ACEH TENGAH
    Central Aceh Regency
  • Hal 29 - KABUPATEN BANGGAI
    Banggai Regency
  • Hal 47 - KABUPATEN BENGKULU TENGAH
    Central Bengkulu Regency
  • Hal 84 - KABUPATEN CIANJUR
    Cianjur Regency
  • Hal 85 - KABUPATEN HALMAHERA BARAT
    West Halmahera Regency
  • Hal 105 KABUPATEN LUWU
    Luwu Regency
  • Hal 123 - KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT
    West Southeast Moluccas Regency
  • Hal 145 - KABUPATEN MANDAILING NATAL
    Mandailing Natal Regency
  • Hal 169 - KABUPATEN MANOKWARI
    Manokwari Regency
  • Hal 191 - KABUPATEN SUMBAWA BARAT
    Sumbawa Barat Regency
  • Hal 215  - KABUPATEN TAKALAR
    Takalar Regency
  • KABUPATEN YAHUKIMO
    Yahukimo Regency
Date insert:
top