idarenfrdehihujaru
Category: Tourism
Pages: 166
Year: 2015

Hits: 207

  / 0
PoorBest 

Review

Written by Super User

Sektor perjalanan dan pariwisata Indonesia mengalami peningkatan pada tahun 2014 mencapai jumlah 9.435.411 wisman atau meningkat sekitar 7,20%. Pertumbuhan yang dialami ini merupakan yang terbesar di antara negara-negara anggota G20 berdasarkan hasil riset World Travel & Tourism Council (WTTC), otoritas global dalam industri perjalanan dan pariwisata. Economic Impact Report tahun 2014 yang dikeluarkan WTTC menunjukkan bahwa di Indonesia terdapat pertumbuhan pengunjung internasional sebanyak 15,1% dan pertumbuhan ekonomi 7,2% dalam pariwisata domestik tahun lalu.

Perjalanan dan pariwisata diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan selama sepuluh tahun mendatang. Peluang tersebut hendaknya dapat dimanfaatkan antara lain dengan kebutuhan akan otoritas tempat kunjungan dan regional, menciptakan iklim bisnis yang lebih baik bagi investasi dalam infrastruktur dan sumber daya manusia. Hal ini penting untuk mempermudah sebuah industri pariwisata yang berkesinambungan. Di tingkat nasional, Pemerintah dapat melakukan lebih banyak kebijakan visa dan menjalankan kebijakan pajak yang lebih cerdas.

Dalam daftar peringkat daya saing pariwisata di ASEAN yang dilansir oleh World Economic Forum (2013), posisi Indonesia terus merangkak naik setiap tahunnya. Kini, peringkat daya saing Indonesia berada di urutan ke 70. Peringkat ini di atas peringkat Brunei (72),Vietnam (80), Filipina (82), serta Kamboja (106). Kekuatan industri pariwisata Indonesia yang utama masih pada sumber daya alam dan kekayaan ragam budaya, serta biaya yang relatif murah. Sektor terkait yang berpotensi menghambat industri ini, sedang dalam tahap pembenahan (soal kebersihan dan kesehatan).

Salah satu program besar guna mendongkrak kepariwisataan adalah mengikuti pameran pariwisata di luar negeri dan melakukan penguatan promosi pariwisata di berbagai kesempatan.

Isi Buku

  • Hal iv - SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA, KEMENTERIAN PARIWISATA/ Director General of Tourism Destination Development, Ministry of Tourism
  • Hal v - 
  • KATA PENGANTAR PENERBIT / Preface Of The Publisher
  • Hal vi - RINGKASAN EKSEKUTIF / Foreword Of The Publishers
  • Hal 1 - DESTINASI WISATA INDONESIA / Indonesian Tourism Destination
  • Hal 23 - KABUPATEN BENGKULU TENGAH / Central Bengkulu Regency
  • Hal 37 - KABUPATEN BIMAB / Bima Regency
  • Hal 51 - KABUPATEN EMPAT LAWANG / Empat Lawang Regency
  • Hal 63 - KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR / Selayar Archipelago Regency
  • Hal 87 - KABUPATEN MALANG / Malang Regency
  • Hal 113 - KABUPATEN NABIRE / Nabire Regency
  • Hal 127 - K
  • ABUPATEN PENAJAM PASER UTARA / North Penajam Paser Regency
  • Hal 128 - KOTA LUBUKLINGGAU / Lubuklinggau Municipality
Date insert:
top