idarenfrdehihujaru
Hits: 272

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan menekankan kualitas dalam menjaring investasi sepanjang tahun 2018 ini, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tidak saja nilai atau kuantitas investasi tapi juga kualitas, yang bisa membuat pekerja-pekerja kita naik kelas ke pekerjaan-pekerjaan yang nilai tambahnya lebih besar dan memberikan penghasilan yang lebih tinggi.

Terkait hal itu, Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan, ada dua sektor yang paling strategis. Yang pertama, pariwisata, karena hasilnya cepat. Ia menambahkan bahwa dampak berupa lapangan kerjanya cepat, penghasilan devisanya jalan, dan sektor jasa juga meningkat karena semua layanan pariwisata dilakukan oleh manusia, jadi menghasilkan lapangan kerja.

Read More: Kejar Kualitas Investasi, Kepala BKPM Bidik Pariwisata dan E-Commerce
Hits: 254

JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengajak investor dari Arab Saudi untuk investasi properti dan infrastruktur di Indonesia. Ada empat daerah wisata yang dinilai layak dimasuki investor Arab setelah Bali yakni Danau Toba, Yogyakarta, Mandalika dan Labuan Bajo.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di sektor properti karena  harga tanah masih murah dan infrastrukturnya sedang dibangun.

Read More: Arab Saudi Diajak Investasi di 4 Daerah Wisata
Hits: 353

JAKARTA - Sepanjang tahun lalu atau hingga 14 Desember 2017, komitmen investasi baru yang masuk ke Indonesia mencapai USD42,6 miliar dengan sejumlah 1.054 proyek. Capaian ini mengalami kenaikan 23,7% dibanding 2016.

"Pemerintah terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif serta memberikan kemudahan berbisnis di dalam negeri agar para investor meningkatkan penanaman modalnya di Indonesia dalam membangun perekonomian nasional yang lebih inklusif dan berkualitas," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Read More: Realisasi Investasi Industri 2017 Tembus USD21,6 Miliar
Hits: 251

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau industri farmasi. Foto: IstimewaJAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan nilai investasi di sektor industri kimia, tekstil, dan aneka (IKTA) pada tahun 2018 mencapai Rp117 triliun, naik dari realisasi tahun 2017 yang diperkirakan menembus angka Rp94 triliun. 

Proyeksi penanaman modal dari sektor IKTA tahun ini bakal menyumbang sekitar 33% terhadap target investasi secara keseluruhan pada kelompok manufaktur nasional sebanyak Rp352 triliun.

"Industri farmasi serta produk obat kimia dan tradisional akan memberikan kontribusi pertumbuhan paling tinggi di sektor IKTA pada tahun ini, yakni mencapai 6,38%," kata Dirjen IKTA Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono di Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Read More: Sektor IKTA Ditargetkan Gaet Investasi Rp117 Triliun
Hits: 223

JAKARTA - Perusahaan pertambangan asal Korea Selatan (Korsel), Made By Good (MBG) Group melalui anak usahanya PT MBG Nikel Indonesia telah memulai pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai Rp76 triliun.

"Kami memberikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Konawe Utara yang berperan serta dalam menarik investor dari sektor industri," kata Direktur Pengembangan Wilayah Industri I Kementerian Perindustrian Arus Gunawan di Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Read More: Korsel Bangun Pabrik Smelter Nikel Rp 76 Triliun di Konawe Utara

Subcategories

top